Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

INTRODUKSI TEKNOLOGI BAG CULTURE BERBASIS MIKOTRIDERM PADA KELOMPOK TANI JAHE DI KECAMATAN BETARA KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Lizawati, Lizawati; Kartika, Elis; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.909 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v1i2.4283

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani melalui pendampingan, penyuluhan dan demonstrasi dalam mengatasi penyakit pada tanaman jahe dengan introduksi teknologi bag culture berbasis mikotriderm. Metode yang digunakan adalah pendidikan kepada masyarakat melalui: ceramah tentang introduksi teknologi bag culture berbasis mikotriderm, yaitu inovasi baru yang memanfaatkan perananan mikroorganime Trichoderma sp dan cendawan mikoriza untuk memfermentasi limbah kulit kopi menjadi pupuk padat. Mengadakan demonstrasi tentang cara mempersiapkan bibit jahe merah yang sehat introduksi teknologi bag culture Mengadakan diskusi dan tanya jawab tentang materi yang diberikan. Demonstrasi dilakukan dengan membuat demplot dan pemantauan dilakukan secara berkala, dengan site visited ke lokasi demplot dua minggu sekali. Hasil dari kegiatan program iptek yang dilakukan didusun Tri Jaya dan Dusun Sukorejo Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah : (a). Terdapat 10 orang peserta yang dapat memperbanyak Trichoderma sp dan setiap orang tersebut dapat menghasilkan 250 g Trichoderma sp setiap bulannya. (b). Mitra mampu mengembangkan pupuk kompos mikotriderm berbasis limbah kulit kopi dengan kapasitas produksi 100 kg setiap 3 bulan. (c). Mitra mampu menerima dan menyerap teknologi untuk memproduksi jahe sehat secara bag culture berbasis Mikotriderm.
PPM Kelompok Tani Kecamatan Betara : Aplikasi Teknologi Pupuk Organik Mikotriderm Dalam Penerapan Good Agricultural Practices Pada Budidaya Kopi Liberika Tungkal Jambi Lizawati, Lizawati; Kartika, Elis; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.885 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i1.7004

Abstract

Kecamatan Betara yang menjadi target PEMDA dalam menerapkan Program Bangkit yang merupakan program penanaman kembali tanaman-tanaman yang dahulu adalah tanaman dominan namun produksinya sudah menurun. Untuk Kecamatan Betara, tanaman kopi liberika Tungkal Jambi termasuk tanaman yang diprioritaskan karena merupakan tanaman utama yang ditumpangsari dengan tanaman pinang. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat akan dilaksanakan di Kelurahan Mekar Jaya yang merupakan kawasan sentra tanaman kopi, namun produksinya terus menurun karena tanaman tidak dirawat serta serangan penyakit terutama penyakit akar (jamur akar). Ipteks yang dilaksanakan adalah penerapan Sistem budidaya perkebunan kopi yang baik (GAP) dan berkelanjutan (sustainable coffee production) yang merupakan inovasi baru dalam bisnis budidaya kopi liberika Tungkal Jambi. Petani belum mengetahui bagaimana cara menerapkan Sistem budidaya perkebunan kopi yang baik dan berkelanjutan (sustainable coffee production) atau dikenal dengan istilah Good Agricultural Practices (GAP). GAP merupakan sebuah pedoman pelaksanaan budidaya tanaman. Penerapan GAP mencerminkan tiga pilar keberlanjutan yaitu layak secara ekonomi, ramah lingkungan, dan diterima oleh masyarakat, termasuk keamanan dan kualitas pangan. Penerapan GAP serta dengan memanfaatkan peranan mikroorganime (Trichoderma sp) dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit (induksi ketahanan) sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Mikoriza dapat digunakan sebagai komponen pengendali hama dan patogen akar. Respon dari mitra sangat positif, di mana mitra memberikan antusias dan mau menerima inovasi teknologi yang diberikan serta memiliki minat yang tinggi dan bersedia untuk menerapkan teknologi yang diberikan.
Upaya Pemanfaatan Sayur Dan Buah Sebagai Penyeimbang Asam dan Basa Tubuh: PPM Kelompok Tani Makmur Desa Pematang Gajah Soverda, Nerty; Zulkifli, Zulkifli; Neliyati, Neliyati; Wari, Elli Indras; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.099 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v6i1.19378

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan adalah dengan memahami hal-hal yang dapat menunjang kesehatan itu sendiri. Baik pengetahuan buat diri sendiri maupun untuk keluarga dan lingkungan sekitar kita. Kelompok Tani Makmur Desa Pematang Gajah Jambi adalah kelompok yang umumnya merupakan ibu rumah tangga yang mempunyai peran penting dalam keluarga, terutama dalam penjagaan kesehatan anak-anak dan keluarganya. Kegiatan utama umumnya adalah mengurus rumah tangga. Disamping itu, sebagian ada yang mengusahakan usaha home industry sebagai penopang kehidupan keluarga yaitu dengan menanam tanaman sayuran di pekarangan rumah mereka. Kegiatan tersebut belum merupakan kegiatan yang banyak dilakukan oleh ibu-ibu Kelompok Tani Makmur. Hal ini dikarenakan belum dipahaminya bagaimana cara bertanam sayur dengan memanfaatkan lahan pekarangan sendiri, baik penanaman dilahan maupun penanaman secara hidroponik dipekarangan sendiri. Disamping itu, belum adanya pemahaman akan pentingnya mengkonsumsi buah dan sayur untuk kesehatan. Melalui pengabdian pada masyarakat (PPM) ini maka tim pengabdian akan membimbing kelompok mitra tentang memberi pengetahuan tentang bagaimana memanfaatkan buah dan sayur serta mengetahui pola makan dan baik untuk menunjang Kesehatan, disamping itu memberi pengetahuan tentang cara penanaman sayur yang baik secara organik dengan pemanfaat mol rebung sebagaai pupuk organik cair. Target untuk Kelompok Tani Makmur Desa Pematang gajah adalah memahami tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga dengan memanfaatkan sayur dan buah sebagai penyeimbang asam basa tubuh. Selain itu KT Makmur sudah dapat membuat pupuk organik padat dan pupuk organik cair rebung bambu untuk tanaman sayur dipekarangan rumah mereka.
PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KOPI LIBERIKA TUNGKAL KOMPOSIT (Coffea liberica Var. liberika Tungkal Komposit) DI POLYBAG DENGAN PEMBERIAN EKOENZIM PLUS Simanullang, Jepune; Lestari, Ardiyaningsih Puji; Salim, Helmi; Alia, Yulia; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/agroecotania.v8i1.45830

Abstract

Ekoenzim yang diperkaya dengan cangkang telur akan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemberian ekoenzim plus terhadap peningkatan pertumbuhan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit di polybag. Pelaksanaan percobaan dilakukan di Teaching and Research Farm Faperta Unja selama 4 bulan dimulai tanggal 04 Agustus 2023 - 27 November 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yaitu pemberian ekoenzim plus yang terdiri dari 6 taraf perlakuan perlakuan yaitu: p0 = Tanpa pemberian ekoenzim plus + 100% pupuk anorganik, p1 = 5% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p2 = 10% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p3 = 15% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p4 = 20% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik dan p5 = 25% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik. Variabel yang diamati meliputi pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, luas daun total, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pemberian ekoenzim plus berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit dan bobot kering akar bibit kopi Liberika, 2) Pemberian ekoenzim plus dengan konsentrasi 5% + 50% pupuk anorganik menghasilkan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit yang terbaik. Kata kunci : Fermentasi, Pupuk Anorganik, Ultisol
OPTIMIZATION OF CACAO SEEDLING GROWTH (Theobroma Cacao L.) THROUGH THE INTERACTION OF Asystasia gangetica COMPOST FERTILIZER AND NPK FERTILIZER Prasatyio, Ahwa Eko; Gusniwati, Gusniwati; Fathia, Nyimas Myrna Elsa; Neliyati, Neliyati
Biospecies Vol. 18 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v18i2.44581

Abstract

Cacao (Theobroma cacao L.) is a widely cultivated plantation commodity. However, its production has declined, with one of the contributing factors being old plants, so rejuvenation must be carried out using high-quality plant seedlings. Good-quality seedlings are obtained through the addition of nutrients during the nursery phase using organic and inorganic fertilizers. This study aims to determine the interaction between Asystasia compost and NPK on seedling growth and to obtain the best dosage of Asystasia compost and NPK on the growth of cacao (Theobroma cacao L.) seedlings. This research was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with a factorial pattern consisting of two factors. The first factor was the dose of NPK fertilizer (P), which consisted of three levels: p0 = 0 g/seedling, p1 = 7 g/seedling, and p2 = 14 g/seedling. The second factor was the dose of Asystasia compost (A), which also consisted of three levels: a0 = 83 g/seedling, a1 = 166 g/seedling, and a2 = 249 g/seedling. There were nine treatment combinations, each repeated three times. In this experiment, cacao seedlings were planted in polybags. The data obtained were analyzed using analysis of variance (ANOVA) to determine the effects, followed by the DNMRT test. The observed variables were seedling height, stem diameter, number of leaves, total leaf area, shoot dry weight, and root dry weight. The results showed that there was an interaction between the application of Asystasia compost and NPK on the variables of seedling height, total leaf area, and shoot dry weight. The application of 166 g/seedling of Asystasia compost and 7 g/seedling of NPK showed the best growth of cacao seedlings in polybags.
Sustainable Valorization of Used Biochar for Hexavalent Chromium Removal from Wastewater and Soil Fertility Enhancement Anwar, Dedy; Neliyati, Neliyati; Gusniwati, Gusniwati; Jasminarni, Jasminarni; Rohman, Arif; Syarifuddin, Hutwan; Nainggolan, Ellyas Alga; Wibowo, Yudha Gusti
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 22, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v22i3.723-750

Abstract

Environmental pollution from wastewater and soil contamination remains a critical global concern, with current treatment methods often facing limitations in scalability, cost, or environmental safety. Biochar, a carbon-rich material derived from biomass pyrolysis, has emerged as a sustainable adsorbent for heavy metals and organic pollutants. While its use in environmental remediation is well-established, the fate and reuse of spent biochar have received limited attention. This comprehensive review explores the untapped potential of used biochar, particularly for the removal of hexavalent chromium (Cr(VI)) from wastewater and its role in enhancing soil fertility. We critically analyze current practices, mechanisms of Cr(VI) removal using spent biochar, regeneration techniques, and field applications, while highlighting circular economy frameworks that promote resource efficiency. The study integrates empirical evidence from recent case studies and offers policy recommendations to support large-scale implementation. This work is the first to provide an integrative review of the reuse of spent biochar with a dual focus on wastewater treatment and soil enhancement, underpinned by a circular economy perspective. It addresses critical research gaps by evaluating regeneration techniques, post-use functionality, and practical field applications, thereby positioning spent biochar as a viable, low-cost, and eco-friendly alternative in environmental management systems.
Produksi tanaman kopi liberika hasil penyambungan intra- dan inter- spesifik pada aplikasi mikoriza dan pupuk anorganik di lahan gambut Kartika, Elis; Duaja, Made Deviani; Gusniwati, Gusniwati
Jurnal AGRO Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/34002

Abstract

Increasing the production of Liberica coffee plants in peatlands can be achieved by applying mycorrhiza and using superior plants resulting from intra- and inter-specific grafting. This research aimed to determine the interactions between intra- and inter-specific grafted Liberica coffee plant with combination of mycorrhiza and inorganic fertilizers in peatlands. The experiment was conducted for 6 months on 2-year-old coffee plants used a Split-Plot Design with two treatment factors. The first factor (main plot) consisted of two levels, namely the Liberica coffee plant grafted with Liberica coffee (intra-specific) and Liberica coffee plants grafted with Robusta coffee (inter-specific). The second factor (sub-plot) was the treatment combination of mycorrhiza (Glomus sp-1a and Glomus sp-3c isolate) and inorganic fertilizer, which consisted of six levels: without mycorrhiza + 100% inorganic fertilizer, mycorrhiza + without inorganic fertilizer, mycorrhiza + 25% inorganic fertilizer, mycorrhiza + 50% inorganic fertilizer, mycorrhiza + 75% inorganic fertilizer, and mycorrhiza + 100% inorganic fertilizer according to recommendations. The results showed that there was an interaction between grafted Liberika coffee plants and a combination of mycorrhiza and inorganic fertilizers on the production of Liberika coffee plants. Combining mycorrhiza and 50% inorganic fertilizer was the best combination for producing intra- and inter-specific grafted of Liberica coffee plant in peat land. Peningkatan produksi tanaman kopi Liberika di lahan gambut dapat dilakukan melalui aplikasi mikoriza dan penggunaan tanaman unggul hasil sambung intra- dan inter- spesifik. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara tanaman kopi liberika hasil sambung intra- dan inter- spesifik dengan kombinasi mikoriza dan pupuk anorganik di lahan gambut. Percobaan dilakukan selama 6 bulan pada tanaman kopi berumur 2 tahun menggunakan Rancangan Petak Terbagi faktorial dengan dua faktor perlakuan, yaitu faktor pertama (petak utama), perlakuan jenis tanaman kopi hasil penyambungan terdiri dari dua taraf, yaitu tanaman kopi Liberika hasil penyambungan dengan kopi Liberika (intra-spesifik) dan tanaman kopi Liberika hasil penyambungan dengan kopi Robusta (inter-spesifik). Faktor kedua (anak petak) adalah perlakuan kombinasi mikoriza (isolat Glomus sp-1a dan Glomus sp-3c) dan pupuk an-organik yang terdiri atas enam taraf yaitu tanpa mikoriza + 100% pupuk an-organik, mikoriza + tanpa pupuk an-organik, mikoriza + 25% pupuk an-organik, mikoriza + 50% pupuk an-organik, mikoriza + 75% pupuk an-organik serta mikoriza + 100% pupuk an-organik sesuai rekomendasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara jenis tanaman kopi Liberika hasil sambung dengan kombinasi mikoriza dan pupuk anorganik terhadap produksi tanaman kopi Liberika. Kombinasi mikoriza dan 50% pupuk anorganik merupakan kombinasi terbaik untuk produksi tanaman kopi Liberika hasil sambung intra- dan inter-spesifik di lahan gambut.
STEM-Based Straight Motion Learning to Improve Creative Thinking Skills STEM-Based Straight Motion Learning to Improve Creative Thinking Skills for Class VIII Students Wahyu Hidayat; Gusniwati Gusniwati; Hardiana Hardiana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4336

Abstract

The ability to think creatively is one aspect that plays an important role in preparing students to face the challenges of modern times. The purpose of this study was to describe learning in straight motion with a STEM approach that could improve students' creative thinking skills. This research is a Classroom Action Research (CAR). The data analysis technique used is quantitative analysis technique to analyze the assessment score and qualitative analysis technique to summarize and describe the research results through observational observations. The results showed that in the learning process students were quite enthusiastic in expressing their opinions and students were also quite creative in each indicator of creative thinking. In addition, it is seen based on test scores and student reports. For the percentage of students whose scores are above the KKM in the first cycle, it reaches 56.25% on the test. However, if it is seen in the report, it reaches 50%, so it has not reached the criteria for research success. In the second cycle, improvements will be made in the first cycle so that the percentage of students' scores above the KKM in the second cycle will increase. On the test it increased to 93.75% and on the report it increased to 81.25%. Based on research results and reviews, it can be said that STEM-based straight motion learning at UPT SMP Negeri 3 Pangsid can improve students' creative thinking skills.