Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRASI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DALAM PENANGANAN BULYYING DI PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH CIOMAS Ana Rodiana; Rosipah; Rafli Ramadhani; Farhan Fadilah; Asy-Syifa Sudjiman; Rifky Nurwahyu Budi Utomo; Yuyun Rohmatul Uyuni
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi antara hukum Islam dan hukum positif dalam penanganan kasus bullying di Pondok Pesantren Al-Hidayah Ciomas, dengan menggunakan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi; hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun nilai-nilai hukum Islam seperti larangan terhadap kezaliman dan kewajiban menjaga hak sesama telah diterapkan secara normatif, implementasinya belum sepenuhnya terstruktur dalam mekanisme formal sebagaimana diatur dalam hukum positif, khususnya Undang-Undang Perlindungan Anak dan Permendikbud Nomor 82 Tahun 2015, sehingga diperlukan integrasi yang lebih sistematis antara keduanya untuk menciptakan regulasi internal pesantren yang mampu mencegah dan menangani bullying secara adil, efektif, dan sesuai dengan nilai- nilai keislaman serta ketentuan hukum nasional.
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS, AUDIT DELAY DAN OPINI AUDITOR TERHADAP AUDITOR SWITCHING Susana Dewi; Farhan Fadilah; Edi Sutanto
The Asia Pacific Journal Of Management Studies Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Universitas La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether financial distress, audit delay, and audit opinion significantly affect partial and simultaneous auditor switching in transportation and logistiks sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The data in this study uses secondary data in the form of audited financial reports obtained through the Indonesia Stock Exchange website www.idx.co.id, and the sampling technique uses purposive sampling to produce a total sample of 12 companies. For data analysis techniques using, descriptive statistical analysis, logistik regression model feasibility test, logistik regression model analysis, and hypothesis testing. The results showed that audit delay partially has a significant effect on auditor switching, while financial distress and audit opinion partially have no significant effect on auditor switching. In addition, the results show that simultaneously financial distress, audit delay, and audit opinion affect auditor switching.
INTEGRASI HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF DALAM PENANGANAN BULYYING DI PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH CIOMAS Asy-Syifa Sudjiman; Ana Rodiana; Rosipah; Farhan Fadilah; Rafli Ramadhani; Rifky Nurwahyu Budi Utomo
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the integration of Islamic law and positive (national) law in addressing bullying cases at Al-Hidayah Islamic Boarding School in Ciomas by employing a qualitative approach, with data obtained through in-depth interviews, observation, and documentation; the findings reveal that while Islamic legal principles—such as the prohibition of injustice and the obligation to uphold others’ rights—are normatively applied, their practical implementation lacks structured mechanisms as prescribed in positive law, particularly the Child Protection Act and Ministry of Education Regulation No. 82 of 2015, thereby necessitating a more systematic integration between both legal frameworks to establish internal pesantren regulations that can prevent and handle bullying effectively, fairly, and in accordance with Islamic values as well as national legal standards.
REVITALISASI RITUAL MITEMBEYAN SEBAGAI PELESTARIAN LEWAT YOUTUBE PADA KELOMPOK TANI SINDANG HURIP DI DUSUN SINDANG, DESA/KEC. RANCAKALONG, SUMEDANG, JAWA BARAT Imam Setyobudi; Yuyun Yuningsih; Wahyu Hifajar; Rifka Rahma Dewi; Nurgalih Hadad Jantika; Silvia Dewi; Farhan Fadilah
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 2 (2025): POTRET BUDAYA TRADISI DAN MATERI LOKAL DAN GLOBAL PADA MASA KONTEMPORER DI INDO
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i2.4644

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan konsep dan metode revitalisasi ritual mitembeyan meuseul sebagai upaya pelestarian nilai-nilai kearifan budaya lokal masyarakat petani Sunda di tengah perubahan sosial budaya akibat modernisasi pertanian, serta mendiseminasikan hasil revitalisasi melalui media digital. Modernisasi pertanian melalui penggunaan mesin penggiling gabah (huller) telah menyebabkan memudarnya praktik ritual mitembeyan yang sebelumnya menjadi bagian integral dari sistem kepercayaan, kosmologi, dan kehidupan komunal petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi yang dilakukan di Dusun Sindang, Desa/Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi ritual dilakukan melalui rekonstruksi bentuk otentik berbasis memori kolektif, reaktualisasi tahapan ritual, serta penggalian kembali makna simbolik dan nilai kearifan lokal yang mencakup nilai spiritual-religius, keselarasan dengan alam, dan solidaritas sosial komunal. Dokumentasi ritual melalui platform YouTube berfungsi sebagai arsip visual sekaligus strategi adaptif pelestarian budaya di era digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa revitalisasi ritual mitembeyan meuseul merupakan bentuk modernisasi selektif yang memungkinkan masyarakat petani mempertahankan identitas budaya dan nilai-nilai fundamental tanpa menolak kemajuan teknologi. Kata kunci: revitalisasi budaya, ritual mitembeyan, kearifan lokal, pertanian tradisional, media digital. Abstract: This study aims to formulate concepts and methods for revitalizing the mitembeyan meuseul ritual as an effort to preserve local cultural wisdom among Sundanese farming communities amid socio-cultural changes caused by agricultural modernization, as well as to disseminate the revitalization outcomes through digital media. The introduction of rice milling machines (hullers) has gradually diminished the practice of mitembeyan, which was previously an integral part of farmers’ belief systems, cosmology, and communal life. This research employs a qualitative method with an ethnographic approach conducted in Sindang Hamlet, Rancakalong Village/Subdistrict, Sumedang Regency. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), and literature review. The findings indicate that ritual revitalization was carried out through reconstructing its authentic form based on collective memory, reactualizing ritual stages, and reinterpreting symbolic meanings and local wisdom values, including spiritual-religious beliefs, harmony with nature, and communal social solidarity. Digital documentation via YouTube functions as a visual archive and an adaptive strategy for cultural preservation in the digital era. The study concludes that revitalizing the mitembeyan meuseul ritual represents a form of selective modernization that enables farming communities to maintain cultural identity and fundamental values without rejecting technological advancement. Keywords: cultural revitalization, mitembeyan ritual, local wisdom, traditional agriculture, digital media.