Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TERHADAP IMUNISASI TETANUS TOXOID DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA PADANG TAHUN 2018 Nila Eza Fitria; Aulia Luthfia
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 1 No. 1 (2018): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.428 KB) | DOI: 10.36984/jkm.v1i1.13

Abstract

Imunisasi Tetanus Toxoid adalah proses Pembangun kekebalan sebagai upaya pencegahan infeksi tetanus. Berdasarkan data dan cakupan imunisasi Tetanus Toxoid Dinas Kesehatan Kota Padang, Puskesmas Lubuk Buaya merupakan cakupan yang terendah. Pada tahun 2016 sebesar 2.138 sasaran cakupan ibu hamil, diimunisasi TT yaitu pada TT1 18,80%, cakupan TT2 22,54%, cakupan TT3 10,24%, cakupan TT4 6,03%, dan cakupan TT5 2,39%. Tujuan penelitian adalah untuk melihat tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemberian imunisasi TetanusToxoid di Puskesmas Lubuk Buaya Tahun 2018.Penelitianiniadalah deskriptif di Puskesmas Lubuk Buaya Padang pada tanggal 14-18 Juli 2018. Populas iseluruh Ibu Hamil yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang dari bulan Juni-JuliTahun 2018 sejumlah 121 orang. Sampel 31 orang dengan teknik pengambilan sampel acidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner denganl angkah data editing, coding, entry, tabulating, dan cleaning. Data secara analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 orang responden memiliki pengetahuan cukup sebanyak 13 orang (14,9%) tentang imunisasi Tetanus Toxoid, responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 17 orang (54,8%). Dari data diatas disimpulkan bahwa kurang dari separuh responden memiliki pengetahuan cukup tentang imunisasi Tetanus Toxoid, lebih dari separuh responden memiliki sikapnegatifdan menolak pemberian imunusasi Tetanus Toxoid. Di sarankan kepada ibu hamil harus mendapatkan imunisasi Toxoid agar terhindar dari penyakit infeksi Tetanus pada janin yang dikandungnya.
GAMBARAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMPUNYAI BAYI USIA 7-12 BULAN TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KELURAHAN AIA PACAH KOTA PADANG TAHUN 2018 nila eza fitria
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.266 KB) | DOI: 10.36984/jkm.v2i1.31

Abstract

Mother's milk (ASI) plays an important role to maintain the health and survival of babies. The low level of exclusive breastfeeding based on the Ministry of National program is 40% and 30% due to the factors of maternal age, employment, education, and husband's support. Based on data from the Padang City Health Office the working area of ​​the Air Dingin health center is the lowest percentage (33.85%). The purpose of this study was to determine the characteristics and level of knowledge of mothers who have babies aged 7-12 months about exclusive breastfeeding in the working area of ​​cold water puskesmas in Aia Pacah village, Padang city in 2018.This type of research is descriptive. This research was conducted in August 2018 in Aia Pacah Village, Padang City. The study population was all mothers who had babies aged 7-12 months in the Aia Pacah village, Padang. The sample in this study was 68 people with total sampling technique. Using primary data. Data collection was carried out by filling out questionnaires and filling out informed consent. Data processing techniques for editing, coding, entry and cleaning. Data analysis is carried out univariately. The results showed that of the 68 respondents who had ASI production age were not at risk as many as 52 people (76.4%), respondents who had ASI production age were at risk as many as 16 people (23.5%) giving exclusive breastfeeding, respondents who had as much higher education 45 people (66.1%), respondents who have a low education level of 23 people (33.8%), respondents who work as many as 22 people (32.2%), respondents who do not work as many as 46 people (67.6% ), respondents with high knowledge were 32 people (47.0%) and respondents with low knowledge as many as 36 people (52.9%).From the data above, it can be concluded that most mothers have breast milk production age not at risk in exclusive breastfeeding. More than half of mothers who have babies aged 7-12 months do not work. More than half of mothers who have higher education in exclusive breastfeeding. More than half of mothers who have a low level of knowledge in exclusive breastfeeding.
PERAN BIDAN DALAM PELAYANAN ANTENATAL PADA MASA PANDEMI COVID 19 Farida Ariyani; Widya Lestari; Nila Eza Fitria; Eka Putri Primasari
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v4i1.175

Abstract

Saat ini Indonesia dan Dunia sedang menghadapi Pandemic Covid 19. Pelayanan kehamilan menjadi salah satu layanan yang terkena dampak baik secara akses maupun kualitas. Sebagai tenaga kesehatan yang berada pada garis depan dalam pelayanan maternal neonatal di seluruh Indonesia, bidan harus mampu mengelola, memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya secara efektif dan efisien dalam memutus mata rantai penularan, baik di level individu, keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan peran bidan dalam pelayanan antenatal pada masa pandemic covid-19. Metoda yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yang menggambarkan pengetahuan dan peran bidan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Di Sumatera Barat. Sampel penelitian adalah bidan yang memberikan pelayanan antenatal di FKTP sebanyak 55 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner online yang dikirimkan melalui format kuesioner elektronik. Selanjutnya data dianalisa secara univariat. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 52,7% responden memiliki pengetahuan yang tinggi tentang pelayanan ibu hamil masa pandemic Covid 19, 98,2% responden berperan baik dalam pelayanan ibu hamil masa pandemic Covid 19. Diharapkan instansi pelayanan kesehatan tingkat pertama, melengkapi APD yang dibutuhkan dalam layanan ANC dan memberikan penghargaan kepada bidan yang memberikan layanan ANC. Kata kunci : pelayanan antenatal masa pandemic covid-19, peran bidan