Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Political Dynamics of the Prophetic Era of the Mecca period 610 - 623 AD (Contribution of the Political System in Islamic Civilization) Nopriansyah, Beri; Ramadhani, Gita Fitri; Alamsyah, Peri; Mubaroq, Zulfi; Kholid, Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10444

Abstract

Kajian tentang Studi Peradaban Islam Masa Kenabian Periode Mekkah sangat penting untuk dikaji lebih mendalam. Hal ini karena kajian tersebut tidak pernah berhenti untuk selalu diperdebatkan. Tujuan tulisan ini ingin memahami 3 hal: Pertama, paradigma politik Masa Kenabian Periode Mekkah. Kedua, faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi politik Masa Kenabian Periode Mekkah. Ketiga, implikasi positif dan negatif politik masa kenabian periode Mekkah terhadap umat islam. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan. Hasil yang ditemukan 3 hal: Pertama, paradigma politik masa kenabian periode mekkah ada 3 bentuk: (1) Pertentangan penguasa (2) Egosentrisme (3) Barbar. Kedua, secara internal yang mempengaruhi politik masa kenabian periode mekkah ada 3 faktor: (1) Kekhawatiran akan kehilangan kekuasaan (2) Ancaman terhadap sistem sosial dan ekonomi (3) konflik kepentingan politik dan ekonomi. Adapun secara eksternal yang mempengaruhi politik masa kenabian periode mekkah ada 3 faktor: (1) Ajaran islam (2) Tauhid (3) Pendidikan dan Pengetahuan. Ketiga, implikasi positifnya terhadap umat islam ada 3 hal: (1) Peningkatan perjuangan dan keteguhan umat islam (2) solidaritas dan persatuan umat muslim (3) ) Pemeliharaan stabilitas. Sedangkan, implikasi negatif positif politik masa kenabian periode mekkah terhadap umat muslim ada 3 hal: (1) ketidakadilan dalam pemerintahan (2) Diskriminasi dan penindasan (3) konflik dan pertempuran. Kesimpulan Tulisan ini menunjukkan bahwa hal tersebut memberikan wawasan dan pandangan baru tentang studi peradaban islam pada masa kenabian periode Mekkah (623 – 633 M) bidang politik.
Assessment Design Plan in the Merdeka Belajar Curriculum for Islamic Religious Education Farida Wardah Yudela; Alamsyah, Peri; Romadhon, Ahmad; Bashith, Abdul
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i4.1538

Abstract

This study aims to explore assessment within the Merdeka Belajar Curriculum's context, particularly in Islamic Religious Education (PAI). Utilizing a literature review method and a descriptive qualitative approach, this research aims to understand how assessment measures are employed within the Merdeka Belajar Curriculum. The emphasized adaptive and responsive approach in Merdeka Belajar Curriculum assessments provides opportunities for teachers to comprehend the individual needs and abilities of students. Through three types of assessments, namely, diagnostic, formative, and summative, teachers can utilize each assessment according to the goals and information they seek to acquire.