Claim Missing Document
Check
Articles

SHIFTING DAKWAH METHODS TO MATCH MEDIA TECHNOLOGY TRANSFORMATION Murodi Murodi; Muhtadi Muhtadi; Kamarusdiana Kamarusdiana; Deden Mauli Darajat
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 18 No 1 (2023)
Publisher : Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/epis.2023.18.1.93-113

Abstract

The advancement of communication technology has sophisticated all aspects of human lives, including Islamic dakwah (preaching) activities, for Muslim communities in Indonesia. As a result, several Islamic organizations in Indonesia try hard to match this advancement by using digital media for their dakwah to reach larger audiences and youth media-savvy generation. This article, by focusing on three Islamic organizations in Indonesia (Nahdlatul Ulama known as NU, Muhammadiyah, and Al Washliyah), addresses the question of how their dakwah activities and strategies respond to advancement of communication technology on a social media platform, YouTube. This study employs digital etnography by collecting the data from YouTube accounts affiliated to the three organizations. By using content analysis for data interpretations, this article finds that each Islamic organization has its own characteristics of virtual dakwah activities and strategies. NU focuses on the teachings of ahlussunnah wal jamaah and religious tolerance, Muhammadiyah emphasizes charity and business, while Al Washliyah aims to strengthen the faith and morals of the society. In addition, their virtual dakwah activities are also in the context of countering transnational Islamic movements that utilize social media for their dakwah.
Strategi Keberlanjutan Program Hidroponik Farm Di RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Labib, Faris; Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v12i2.21059

Abstract

RPTRA Permai memiliki program pengelolaan tanaman hidroponik bersama masyarakat setempat dengan tujuan mengoptimalkan keterbatasan lahan pertanian agar tetap menghasilkan tanaman yang dapat memberikan berbagai manfaat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui strategi keberlanjutan program Hidroponik Farm dalam memberdayakan masyarakat di RW 09, Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan, DKI Jakarta serta faktor pendorong dan penghambat dalam menjalankan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metodologi kualitatif. Pada penelitian ini peneliti menggambarkan suatu keadaan dengan apa adanya berdasarkan hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini terdapat tiga strategi keberlanjutan yang dilakukan oleh RPTRA Permai yaitu: 1)    Penguatan kelembagaan lokal melalui aspek organisasi, sumber daya dan jaringan. 2) Membina kader masyarakat melalui pelatihan dan pemberian fasilitas dan 3) Sumber pendanaan dalam menjalankan program. Faktor yang menjadi pendorong program ini berlanjut adalah adanya antusiasme dari masyarakat dan dukungan dari pemerintah dalam hal ini dinas PKPK dan PPAPP terhadap program hidroponik Farm. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu ketergantungan terhadap kondisi cuaca dan adanya hama penerang tanaman yang mengakibatkan hasil panen tidak maksimal.
Strategi Keberlanjutan Program Budidaya dan Home Industry Aloe Vera Dompet Dhuafa Yogyakarta Ikram, M. Fadli Dzul; Muhtadi, Muhtadi
JURNAL AGRIBISNIS TERPADU Vol 18, No 1 (2025): Jurnal Agribisnis Terpadu
Publisher : Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jat.v18i1.30886

Abstract

 Sektor pertanian mempunyai peranan yang sangat penting dalam membangun perekonomian nasional termasuk perekonomian daerah. Salah satu hasil pertanian yang kaya akan manfaat dan dapat dikelola menjadi berbagai macam kebutuhan adalah Aloe vera atau di Indonesia biasa dikenal dengan tanaman lidah buaya. Dompet Dhuafa Yogyakarta sebagai lembaga filnatropi sejak 2018 berupaya untuk memberdayakan masyarakat Desa Katongan melalui program budidaya dan home industry Aloe vera. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi keberlanjutan, kesejahteraan pada masyarakat Desa Katongan, serta faktor pendukung dan penghambat dari program budidaya dan home industry Aloe vera. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemilihan dengan jenis pemilihan informan berdasarkan kelompok. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi. Hasil penelitiannya adalah Dompet Dhuafa Yogyakarta telah melakukan strategi keberlanjutan yaitu keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan keberlanjutan sosial. Pada kesejahteraan, dapat dilihat dari kualitas segi materi, fisik, mental, serta spiritual. Faktor pendukung antusiasme dan partisipasi masyarakat, dukungan dari berbagai pihak, dan sarana dan prasarana yang memadai. Sedangkan faktor penghambatnya adalah alat-alat produksi yang digunakan masih semi manual dan kurangnya pelatihan pembuatan produk dan pemasaran.
PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN MELALUI HOME INDUSTRY BATIK DI DESA SENDANG DUWUR KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN Mir'atun Nisa Muhtadi
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v3i1.2906

Abstract

ABSTRAKDalam penulisan ini, ingin melihat bagaimana proses pemberdayaan yang dilakukan serta apa saja hasil yang dapat diperoleh masyarakat yang tergabung dalam  home industry  batik.Dengan demikian, metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif, yaitu pengamatan dan wawancara guna untuk melihat sejauh mana proses yang dilakukan oleh home industry  batik serta melihat hasil yang didapat oleh anggotanya. Teori yang digunakan adalah teori tahapan pemberdayaan yang dikemukakan oleh Sumodiningrat dan teori indikator pemberdayaan yang dikemukakan oleh Edi Suharto. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pemberdayaan yang dilakukan home industry batik sesuai dengan tiga tahapan pemberdayaan yaitu tahap penyadaaran, tahap transformasi dan tahap peningkatan intelektualitas. Sedangkan hasil yang diperoleh oleh masyarakat dari home industry batik  hanya menggunakan 3 dari 8 indikator pemberdayaan yang dikemukakan  oleh Edi Suharto. Home industry batik dapat dikatakan sudah berhasil memberdayakan masyarakat disekitar lokasi home industry. Berhasil merubah masyarakat yang tidak produktif menjadi produktif serta memiliki penghasilan yang tidak hanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan juga bisa diinvestasikan untuk dipergunakan di masa yang akan mendatang. ABTRACTIn this paper, want to see how the empowerment process is done and what the results can be obtained by people who are members of the home industry batik. Thus, the method used in this paper is a qualitative method, namely observations and interviews in order to see how far the process done by batik home industry and see the results obtained by its members. The theory used is the theory of empowerment stages proposed by Sumodiningrat and theory of empowerment indicators proposed by Edi Suharto. The results showed that the empowerment process conducted batik home industry in accordance with the three stages of empowerment stage of penyauaran, transformation stage and stage of intellectual improvement. While the results obtained by the community from the batik home industry use only 3 of the 8 indicators of empowerment proposed by Edi Suharto. Home industry batik can be said to have succeeded in empowering society around home industry location. Successfully transforming unproductive societies into productive ones and having income that is not only used to meet the needs of life, and can also be invested to be used in the future.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kampung Sejahtera Mandiri (KSM) dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial (Studi Kasus di Kampung Grenpul Kelurahan Gerendeng Kecamatan Karawaci) Rimadina Melianingsih; Muhtadi Muhtadi Muhtad
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v7i1.10122

Abstract

This study looks at how the sustainability of community empowerment through the Mandiri Prosperous Village (KSM) program in Grenpul Village is seen from the stages, results, and supporting and inhibiting factors of the community empowerment process through the Mandiri Prosperous Village (KSM) program in realizing social welfare. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. The results of this study indicate that community empowerment through the Kampung Sejahtera Mandiri (KSM) program has been able to realize social welfare in the community in Grenpul Village. This can be seen from the welfare indicators used as a measure of success in community empowerment through the Mandiri Prosperous Village (KSM) program. In addition, it can be seen from the seven stages of the community empowerment process through the Kampung Sejahtera Mandiri (KSM) program including the preparation, assessment, planning alternative programs or activities, formulation of action plans, implementation of programs or activities, evaluation, and termination which have gone well even though There are several stages that are not fully in accordance with the existing theory. In this case, of course there are supporting factors and inhibiting factors in the sustainability of community empowerment through the Mandiri Prosperous Village (KSM) program.
Strategi Pemberdayaan untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Kaum Dhuafa Alfira Assyha Ramadanty; Muhtadi Muhtadi
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v8i2.14621

Abstract

This research is about the empowerment strategy carried out by the Rindang Indonesia Foundation for the poor through computer training programs. The research method used is descriptive qualitative method with data collection techniques using interviews, observation and documentation. The results of this study indicate that the empowerment strategies carried out by the Rindang Indonesia Foundation include human resource development, group institutional development, community investment, productive business development, and providing the right information. Indicators of the success of the empowerment program are measured by reducing the number of poor people, namely reaching more than 10 (ten) people and 2 (two) others successfully working in the company, business development to increase income, namely 10,000 / pcs, increasing community awareness, increasing group independence, and increasing community capacity and income distribution.
The Role Of The Produsen Pemulung Berdaya Cooperative In Improving The Economy Of Scavengers In Setu District, South Tangerang Muhtadi Muhtadi Muhtadi; Muhammad Zahran Al Ariq
Empower : Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/empower.v9i2.18483

Abstract

This research is motivated by the high poverty rate among the scavenger community in Setu District. This research aims to find out the role and results of empowering the waste picker community in improving their economy carried out by the South Tangerang Empowered Waste Picker Producer Cooperative. The research methodology used is a qualitative approach with descriptive analysis, data collection through observation, interviews, and documentation. The technique of collecting informant data using purposive sampling technique, with data analysis techniques through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that in empowering the scavenger community through plastic bottle waste recycling activities in accordance with the theory of Jim Ife and Frank Tesoriero, namely the role of facilitation (social spirit, motivation, negotiation and mediation, building agreements, organizing, group facilitation), the role of educating (building awareness, providing information and training), the role of representation (obtaining sources, sharing knowledge and experience, cooperation and use of media), and technical roles (use of computer technology, presentation of reports and finance).  And the empowerment results obtained are in accordance with the theory put forward by Suharto, namely that cooperative members are able to meet their basic needs with a fixed income after becoming cooperative members and access to knowledge and skills.
The Effect of Attitude and Intention on Adoption of Women and Child Protection Application Tangerang City Sandra Oktaviani; Rini Laili Prihatini; Muhtadi; Maria Ulfah; Wati Nilamsari
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 11 No. 1 (2026): June 2026 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/92mspg30

Abstract

The expansion of digital public services reflects changing communication practices aimed at increasing participation and social justice. Grounded in Rogers’ Diffusion of Innovations and attitude–intention communication frameworks, this study examines how attitudes and intentions influence the adoption of the Silacakperak application for reporting violence against women and children. It hypothesizes that attitude positively affects intention and innovation adoption, with intention acting as a mediator. A quantitative explanatory design was applied using a survey of 384 respondents in Tangerang City. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using statistical models to test direct and mediating relationships among attitude, intention, and innovation adoption. The findings show that attitude significantly influences intention and innovation adoption, while intention also has a significant positive effect on adoption and mediates the attitude–adoption relationship. These results are consistent with prior communication studies and empirically support diffusion of innovations theory in the context of digital public service communication. Attitude and intention are central communicative factors in the adoption of digital reporting applications, underscoring the importance of persuasive communication strategies in technology-based public services.
Strategi Pemberdayaan Muzaki oleh Rumah Zakat Cabang Palmerah Jakarta Barat melalui Platform Digital Islamic Style Muhtadi Muhtadi Muhtadi
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 6, No 1 (2023): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v6i1.7632

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0 Indonesia telah banyak berubah. Teknologi yang sudah dapat di akses dengan mudah membuat masyarakat semakin nyaman. Tetapi dalam penggunaan internet juga mempunyai sisi positif dan negatif. Masyarakat diharapkan untuk menggunakan internet secara positif yakni memanfaatkan untuk kebaikan sesama manusia sebagaimana yang dilaksanakan oleh Lembaga Rumah Zakat yang telah membuat platform Digital Islamic Style. Platform digital ini untuk kenyamanan Muzakki dalam membayar zakat. Penelitian dilakukan pada platform Digital Islamic Style dalam memberdayakan muzakki untuk membayar zakat secara online, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus dan penjelas deksriptif. Hasil penelitian bahwa terdapat strategi yang digunakan oleh Rumah Zakat untuk memberdayakan muzakki dalam membayar zakat secara online dengan tujuan untuk mempermudah muzakki di antara ruang dan waktu. 
OPTIMALISASI KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM DIGITALISASI PELAYANAN DAN ASPIRASI MASYARAKAT DI DESA KARANGANYAR, KABUPATEN TEGAL Adinda Dyah Kumala; Ahmad Naufal; Fauzan Firdaus; Dinna Chaerunnisa; Muhtadi Muhtadi
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i2.2202

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik dan penyaluran aspirasi masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 28 Juli hingga 28 Agustus 2025. Adapun mitra kegiatan adalah perangkat desa dan masyarakat khususnya Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal. Program utama meliputi pembuatan website dan media sosial desa sebagai sarana informasi dan komunikasi dua arah. Hasilnya, meningkatnya kemampuan aparatur desa dalam pengelolaan digital, partisipasi masyarakat yang lebih aktif, serta terwujudnya pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.