Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penyuluhan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Adainasnosen Kabupaten Biak Numfor Istyanto, Febry; Aswar , Sophian; Hermayani, Hermayani; Asih, Estu Sami; Ulfiani, Nurul; Rumbino, Maria Marice; Arwam, Anggaraymun H.M; Zaqiah, Anisah Nurul; Jumriati, Jumriati
Jurnal Nusantara Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jnm.v3i2.2868

Abstract

Purpose: To educate and enhance the knowledge of the community in Adainasnosen village, located in Biak Numfor Regency, Papua Province, regarding the dangers of noncommunicable diseases (NCDs). Methodology: Planned and structured counseling sessions were conducted by lecturers and students, accompanied by simple laboratory tests for the Adainasnosen village community, including the examination parameters of Blood Pressure (BP), Uric Acid, Hemoglobin (Hb), Cholesterol, and Blood Sugar. Results: Some members of the village community were found to need an immediate change in lifestyle towards a healthier direction because several laboratory examination parameters were above normal levels. Regular counseling and examinations related to Non-Communicable Diseases (NCDs) must be implemented to effectively and comprehensively prevent these diseases. Limitations: Tools and materials fundamental for counseling inspections are limited. Hopefully, in the future, better inspection tools with a larger quantity can be utilized, enabling outreach to a greater number of village communities. Contribution: This inspection has benefits in raising awareness among the community in Adainanosen Village, Biak Numfor Regency, regarding the prevention of noncommunicable diseases.
Analisis Faktor Risiko dan Protektif Terhadap Kejadian Diabetes Mellitus Berbasis Regresi Linier Berganda dan GSEM Gaussian Identity Febry Istyanto; Sophian Aswar; La Jumu
Syntax Idea 4009-4014
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/syntax-idea.v6i9.4436

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius. Sampai saat ini DM masih menjadi salah satu penyakit tidak menular (PTM) tertinggi di Indonesia tidak terkecuali di Papua Khususnya di Kabupaten Biak Numfor Kecamatan Sumberker. Identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian DM penting untuk pencegahan serta pengelolaan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko dan protektif yang mempengaruhi kejadian DM dengan menggunakan model analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dari populasi pasien yang didiagnosis DM dan populasi kontrol yang sehat di wilayah Kecamatan Sumberker. Dari setiap populasi diambil masing-masing sebanyak 35 kasus dan 35 kontrol. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah DM sedangkan variabel independen terdiri dari 2 faktor risiko (tingkat stress; minuman kemasan) dan 2 faktor protektif (konsumsi sayur; konsumsi buah). Analisis Regresi Linier Berganda dan GSEM Gaussian Identity digunakan untuk menentukan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian DM, baik sebagai faktor risiko maupun protektif dalam satuan unit. Hasil penelitian didapatkan tingkat stress 1,99 unit (P Value= 0,025); minuman kemasan 7,47 unit (P Value =0,000); konsumsi sayur -5,71 unit (P Value= 0,03); -4,90 unit (P Value=0,004). Kesimpulan didapatkan bahwa tingkat stress dan minuman kemasan menjadi faktor risiko kejadian DM dan secara statistik signifikan; didapatkan konsumsi sayur dan buah secara teratur berpotensi menjadi faktor protektif terhadap kejadian DM dan secara statistik signifikan.
Pemberdayaan Kader dan Penyuluhan pada Ibu Hamil dan Ibu Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Desa Yenusi Wilayah Kerja Puskesmas Bosnik Distrik Biak Timur Kabupaten Biak Numfor Hermayani; Lenny Krey; Febry Istyanto
Health Care : Journal of Community Service Vol. 2 No. 2 (2024)
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/q4q3p069

Abstract

Stunting adalah manifestasi malnutrisi yang serius dan berdampak jangka panjang, menjadi prioritas global untuk ditangani. Stunting mencerminkan gizi buruk kronik sejak awal kehidupan. Penyebabnya terbagi menjadi faktor langsung, seperti kurangnya asupan gizi, dan faktor tidak langsung, seperti praktik pengasuhan yang buruk. Kader, sebagai warga yang dipilih masyarakat, memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pemerintah kepada kelompok sasaran, terutama ibu hamil dan balita, karena kader lebih tanggap dan berpengetahuan kesehatan di atas rata-rata. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan tentang skrining pencegahan stunting melalui posyandu serta meningkatnya pengetahuan ibu hamil dan ibu balita terkait stunting sehingga lebih aware terhadap dampak stunting, Solusi permasalahan yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan pelatihan pengukuran antropometri sebagai upaya deteksi dini stunting bagi kader kesehatan dan penyuluhan kepada ibu hamil serta ibu balita tentang edukasi stunting. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pelatihan pengukuran antropometri. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya kelompok kader peduli stunting yang telah terampil dalam pengukuran tinggi badan menggunakan Microtoise dan Length board serta penimbangan berat badan menggunakan dacin, dan timbangan digital. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan, peningkatan pengetahuan ibu hamil dan ibu yang memiliki balita.
Efektifitas Modul Pembelajaran Epidemiologi Malaria di Program Studi D-III Keperawatan Poltekkes Kemenkes Jayapura Kampus Biak Istyanto, Febry; Yahya Saul Karel Dori; Dian Dwiranti Patricia Tifen; Philips Roly Rore; Novi Ayu Lestari; Reforma Permatasari
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i14
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Epidemiologi menjadi mata kuliah wajib di Prodi D-III Keperawatan Kampus Biak Poltekkes Kemenkes Jayapura, khususnya pada bidang epidemiologi malaria. Berdasarkan data pendahuluan, diketahui bahwa pemahaman mahasiswa mengenai epidemiologi malaria masih belum optimal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sederhana dengan desain one group pre-test post-test yang dilakukan pada satu kelompok saja, yaitu kelompok eksperimen, tanpa adanya kelompok pembanding atau kontrol. Subjek penelitian terdiri dari 20 mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Kampus Biak Semester 1 dan 3. Pengumpulan data dilakukan selama sekitar 2 minggu dengan cara memberikan pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai-nilai rata-rata (mean), kuartil 1, kuartil 2, dan kuartil 3 setelah dilakukan optimalisasi pembelajaran menggunakan modul soal-soal pembahasan epidemiologi malaria. Nilai post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan mean, kuartil 1, kuartil 2, dan kuartil 3 berturut-turut sebesar 74,8; 65,5; 78; 86, sedangkan pada pre-test nilai-nilai tersebut masing-masing berada pada angka 30; 27,5; 28; 34. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis modul elektronik efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai epidemiologi malaria.
Manfaat Puasa Terhadap Kesehatan Masyarakat: Literatur Review Istyanto, Febry
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 3 No. 3 (2025): Juni
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v3i3.78

Abstract

Puasa adalah praktik menahan diri dari makan dan minum selama jangka waktu tertentu, yang sering kali memiliki dimensi spiritual, budaya, atau kesehatan. Dalam konteks penelitian yang disebutkan, puasa intermiten adalah bentuk puasa yang dilakukan secara teratur, biasanya dengan periode waktu tertentu di mana seseorang tidak mengonsumsi makanan. Penelitian ini bertujuan mengkaji manfaat puasa, khususnya puasa intermiten, terhadap kesehatan masyarakat dengan malakukan ulasan terhadap artikel yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025. Melalui analisis komprehensif, ditemukan bahwa puasa intermiten dapat meningkatkan sensitivitas insulin, membantu pencegahan diabetes tipe 2, serta memberikan keuntungan kardiovaskular melalui pengurangan tekanan darah dan kolesterol LDL. Selain itu, puasa intermiten juga terbukti efektif dalam manajemen berat badan, kesehatan mental, dan mengurangi gejala depresi dan kecemasan. Penelitian menunjukkan bahwa puasa berpotensi menurunkan peradangan, sehingga mengurangi risiko penyakit kronis dan berkontribusi pada peningkatan umur panjang dengan cara mengurangi stres oksidatif. Kesimpulannya, praktik puasa yang sehat, terutama puasa intermiten, dapat menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Perspektif Epidemiologi Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular Bagi Masyarakat Pulau Bromsi Istyanto, Febry; Aswar, Sophian; Dori , Yahya Saul Karel; Tifen, Dian Dwiranti Patricia; Rore, Philips Roly; Lestari, Novi Ayu; Permatasari, Reforma
Jurnal Nusantara Mengabdi Vol. 4 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jnm.v4i3.4676

Abstract

Purpose: This community service initiative on the impact of physical exercise on community health in Bromsi Island, Biak Numfor Regency, focuses on the prevention of non-communicable diseases (NCDs) and improving overall quality of life through structured exercise activities. Methodology/approach: The community service program consisted of (1) surveys and discussions with educators, staff, and students; (2) obtaining permits from local authorities; (3) socializing the importance of exercise; (4) presenting the health benefits of exercise; (5) organizing group exercise sessions; and (6) monitoring and evaluating the impact on the community. Results/findings: The program increased public awareness of physical activity, promoted healthy lifestyles, and decreased NCD cases, positively affecting the local economy and community productivity. Conclusion: From an epidemiological perspective, regular physical activity has been shown to help prevent non-communicable diseases in the community of Bromsi Island. Limitations: Challenges include inadequate sports facilities and limited local support. The effectiveness of these programs varied according to community participation. Contribution: This study offers insights for evidence-based health policies and highlights the need to integrate health education with physical activity to enhance community well-being. These findings can guide the promotion of exercise as a preventive strategy against NCDs, fostering a supportive environment for healthy lifestyles.
Association of Physical Activity, Sleep Quality, and Vegetable and Fruit Consumption with the Risk of Diabetes Mellitus: A Case-Control Study in Biak Numfor, Papua, Indonesia Istyanto, Febry; Aswar, Sophian
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 3 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/pjphsr.v5i3.2160

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a major metabolic disorder marked by elevated blood glucose levels, which can result in severe health complications. In Indonesia, DM ranks among the top non-communicable diseases (NCDs), highlighting a significant public health crisis. Specifically, the Biak Numfor District in Papua is experiencing a marked rise in DM cases, threatening community health. Recent studies indicate that lifestyle modifications, dietary practices, and limited healthcare access significantly contribute to the rising urgency of addressing diabetes mellitus (DM) in specific regions. This research seeks to evaluate the risk factors influencing the incidence of DM through a multiple linear regression analysis model. Data was gathered from both diagnosed DM patients and a healthy control group in the Subdistrict of Sumberker, with 35 cases and 35 controls selected from each population. In this study, DM is the dependent variable, while the independent variables include physical activity, sleep quality, and the consumption of vegetables and fruits.Multiple linear regression analysis was used to determine the contributing factors to the incidence of DM in units. The results showed that regular physical activity contributed -0.26 units (P Value < 0.001); poor sleep quality contributed 1.7 units (P Value = 0.039). Meanwhile, regular vegetable consumption contributed -5.335 units (P Value = 0.004), and regular fruit consumption contributed -5.08 units (P Value = 0.002). This study concludes that regular physical activity and vegetable and fruit consumption lower the risk of developing DM, while poor sleep quality increases it.
Determinan Kejadian Hipertensi di Desa Adainasnosen Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua Istyanto, Febry; Rahmi, Safirina Aulia; Aswar, Sophian; Eskawati, Maria Yeny
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 2 (2024): April 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i2.1244

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi salah satu pencetus kematian tertinggi di Indonesia. Angka kejadian hipertensi di desa Adainasnosen diketahui meningkat setiap tahunya. Kolesterol (Chol), gula darah (Glu), dan asam urat (UA) yang berlebih menjadi determinan penyebab hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui determinan kejadian hipertensi di desa Adainasnosen Kabupaten Biak Numfor. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 156 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Simple Random Sampling (SRS). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan alat laboratorium sederhana GCU Meter Device. Berdasarkan hasil uji statistik Logistik Binomial didapatkan bahwa kolesterol (P-Value=0,006), gula darah (P-Value=0,12), dan asam urat (P-Value=0,018) yang tinggi menjadi determinan yang berisiko terhadap kejadian hipertensi dan secara statistik signifikan selanjutnya nilai Adjusted Odd Ratio (AOR) secara berurutan adalah 2,60(1,32-5,12); 2,41(1,21-4,79); dan 2,38(1,16-4,89).
Determinants of Chronic Energy Deficiency (CED) among Pregnant Women Aswar, Sophian; Istyanto, Febry
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4703

Abstract

Maternal health is a crucial global development issue, particularly in developing countries like Indonesia. The health of pregnant women is vital for ensuring the survival and well-being of their unborn children. This study aims to identify factors contributing to Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women and its effects on maternal health and fetal development. Conducted as an analytical survey with a cross-sectional design, the study's population comprises all pregnant women in their first, second, and third trimesters within the Yendidori Health Center area, totaling 63 individuals. Using a non-probability sampling method with incidental sampling, a sample of 45 participants was selected. Data collection involved observation sheets and a validated questionnaire on maternal knowledge, demonstrating high reliability (Cronbach's alpha = 0.951). Bivariate analysis revealed significant relationships between several factors and CED incidence: education level (p = 0.004), family income (p = 0.002), and nutritional knowledge (p = 0.001). These findings indicate that higher educational attainment, increased family income, and better nutritional knowledge are associated with a lower incidence of CED among pregnant women, highlighting the need for targeted interventions to improve maternal health outcomes.
DETERMINAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS SUMBERKER KABUPATEN BIAK NUMFOR Istyanto, Febry; Aswar, Sophian; Jumu, La
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.32450

Abstract

Diabetes mellitus (DM) masih menjadi masalah penyakit tidak menular (PTM) secara global tidak terkecuali di Indonesia. Hal ini juga terjadi di daerah Papua seperti di Kabupaten Biak Numfor khusunya di wilayah kerja Puskesmas Sumberker. Faktor risiko yang sering terjadi seperti kecemasan, kualitas tidur dan aktifitas fisik secara ilmiah memiliki peran untuk menjadi faktor kejadian DM. Penelitian ini merupakan jenis observasi analitik kuantitatif dengan desain epidemiologi kasus kontrol. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Sumberker Kabupaten Biak Numfor. Jumlah sampel diambil sebanyak 70 responden dengan Teknik pengambilan model Fix Disease Sampling (FDS) dengan perbandingan yang seimbang antara kasus dan kontrol sebesar 1:1 dimana jumlah responden dengan status DM dan responden dengan status kontrol masing-masing sebanyak 35 responden. Hasil penelitian di analisis multivariat pendekatan Generalized Linier Models (GLM) jenis Gaussian. Variabel terikat pada penelitian ini adalah DM dan variabel bebas adalah kecemasan, kualitas tidur dan aktifitas fisik. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai Kecemasan sebesar 5,19 (CI=3,56-6,84; P value <0,001); Kualitas Tidur sebesar 2,55(CI=1,11-3,99; P Value=0,001); dan Aktifitas Fisik sebesar -0,15 (CI= (-0,82) - (-0,029); P Value = 0,015).  Kesimpulan dari penelitian ini adalah kecemasan, kualitas tidur, dan aktifitas fisik berpengaruh terhadap kejadian DM dan secara statistik signifikan.