Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN TUBERKULOSIS DI UPTD PUSKESMAS PAAL X KOTA JAMBI TAHUN 2023 yunartha, matda; Intami, Eprina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2862

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan suatu penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberkulosis, yang dapat menyerang berbagai organ terutama paru-paru. Tahapan pencapaian target pasien Tuberkulosis tahun 2020 dalam penurunan angka kesakitan karena TBC sebesar 30% dan target pencapaian penurunan angka kematian karena TBC sebesar 40%. Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis tergantung pada pengetahuan pasien dan dukungan dari keluarga serta informasi yang telah didapatkan oleh penderita tentang upaya pencegahan penularan Tuberkulosis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh edukasi etika batuk pada pasien terhadap pengetahuan tentang upaya pencegahan penularan penyakit tuberculosis.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di UPTD Puskesmas Paal X Kota Jambi dan telah dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 56 orang, dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 38 orang. Penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner dengan cara pengisian kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis univariat dan bivariat, menggunakan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara pengetahuan pasien dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,014, adanya hubungan antara sikap pasien dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,041, dan adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan tuberkulosis dengan nilai p-value 0,006.Diharapkan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai pencegahan penularan tuberculosis, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN POSBINDU PTM (PENYAKIT TIDAK MENULAR) DI MASYARAKAT WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAAL X KOTA JAMBI TAHUN 2024 Yunartha, Matda; Intami, Matda Eprina; Badriyah, Lailatul
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 8, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v8i1.3165

Abstract

Salah satu bentuk peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM yaitu melalui Posbindu PTM. Posbindu merupakan bentuk UKBM dibawah binaan Puskesmas dalam pengendalian faktor resiko PTM yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Tujuan penelitian adalah mengetahui Faktor-Faktor apa saja yang mempengaruhi pemanfaatan Posbindu PTM di Masyarakat wilayah Puskesmas Paal X Kota Jambi Tahun 2023. Penelitian ini mengunakan desain cross sectional dengan Teknik Purposive sampling pada masyarakat yang berusia ≥15 tahun yang berkunjung ke Puskesmas Paal X, jumlah sampel sebanyak 106 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Cara menganalisis dengan univariat dan bivariat. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-Square. Hasil penelitian ini diperoleh ada hubungan antara pengetahuan (0,000), sikap (0,0031), dukungan tenaga kesehatan (0,000) dan dukungan keluarga (0,000) dengan pemanfaatan Posbindu PTM. Kegiatan Posbindu PTM merupakan kegiatan yang sangat efektif dalam pemantauan status kesehatan untuk mengendalikan kejadian Penyakit Tidak Menular sehingga perlu adanya peningkatan pengetahuan serta dukungan dari berbagai pihak baik Dinas Kesehatan, Puskesmas, dukungan keluarga maupun masyarakat itu sendiri.Kata Kunci : Pentakit Tidak Menular (PTM), Posbindu PTM, Puskesmas, Masyarakat.
Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi Pada Anak Di Rumah Sakit Royal Prima Jambi yunartha, matda; Meliyani, Risna
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 2 (2023): November 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i2.2060

Abstract

Menurut Disease Control National Hospital Discharge Survey mengatakan di Amerika Serikat, diperkirkan 5 juta anak menjalani hospitalisasi karena pembedahan dan lebih dari 50% jumlah tersebut mengalami stres dan cemas hospitalisasi. Sekitar 33% populasi di indonesia diperkirakan sekitar 30% anak pernah mengalami perawatan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Kecemasan Hospitalisasi Pada Anak Dirumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2022.Penelitian ini menggunakan penelitian analitik menggunakan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu orangtua yang memiliki anak usia 3- 12 tahun yang mengalami hospitalisasi dari januari-agustus berjumlah 100 orang. Yang diambil dengan teknik accidental sampling sebanyak 100 sampel pengumpulan data menggunakan kuisioner analisa data yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100 resonden 32 diterapkan perilaku caring dengan tingkat kecemasan ringan (6,2%), sedang(59,4%), berat (34,4%), yang tidak dilakukan caring perawat sebanyak 68 responden dengan kategori kecemasan ringan (5,0%), sedang (42,0%), berat (53,0%).Ada hubungan Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kecemasan Akibat Hospitalisasi Pada Anak Dirumah Sakit Royal Prima Jambi Tahun 2022 dengan p-value 0,024 <0.05.
PENGARUH TEKNIK MARMET DALAM PENGOSONGAN PAYUDARA TERHADAP PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP MERLUNG TAHUN 2023 BADRIYAH, LAILATUL; YUNARTHA, MATDA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1771

Abstract

ABSTRAK  Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2016, cakupan ASI eksklusif di seluruh dunia hanya 38%. Indonesia menduduki peringkat ke-3 terbawah dari 51 Negara di dunia yang memberikan ASI eksklusif Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan kehidupan terbaik yang sangat dibutuhkan oleh bayi. ASI mengandung berbagai zat penting untuk tumbuh kembang bayi dan sesuai dengan kebutuhannya Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan accidental sampling, variabel indenpendent adalah pemberian teknik marmet sedangkan variabel dependent adalah asi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Teknik Marmet Dalam Pengosongan Payudrah Terhadap Produksi Asi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Merlung Tahun 2023. Penelitian ini dilakukan 2 kali pengukuran yaitu sebelum perlakuaan (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test ). Jika data dari hasil pre- test dan post-test analisis dilakukan menggunakan t-test. Hasil Uji Paired Samples Test nilai p-value 0,000 jika dibandingkan dengan α = 0.005, maka nilai menunjukan p-value < α, sehingga dapat disimpulkan bahawa Ha diterima dan Ho ditolak Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat Pengaruh Tehnik Marmet Dalam Pengosongan Payudara Terhadap Produksi Asi Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Merlung Tahun 2023. Kata Kunci : Kata Kunci : Asi Ekslusif, Pijat Marmet, post partum.
HUBUNGAN SIKAP DAN MOTIVASI MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASANG PUDAK Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus baru yaitu Coronavirus (COVID-19) Penularan COVID-19 dapat dicegah dengan melakukan 3M+vaksin yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan vaksin.hal ini dipengaruhi oleh sikap dan motivasi masyarakat terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dimana jumlah masyarakat yang terpapar sebanyak 20 orang .Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan Masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak mengenai wabah virus corona. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak. Subjek penelitian dipilih dengan metode accidental sampling, pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner, metode analisis data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian adanya hubungan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dengan p-value 0,00 < dari nilai p-value 0,05. Adanya hubungan motivasi terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak dengan p-value 0,25 < dari nilai p-value 0,05.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN KUALITAS TIDUR PENDERITA DIABETES MELLITUS Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

WHO (2016) menyatakan bahwa sekitar 1 juta orang di wilayah regional Asia Tenggara meninggal karena konsekuensi dari kadar gula darah tinggi. WHO (2016) sekitar 1 juta orang di wilayah regional Asia Tenggara meninggal karena konsekuensi dari kadar gula darah tinggi. Semakin lama pasien mengalami DM dengan peningkatan kadar glukosa darah, maka semakin tinggi kemungkinan terjadinya komplikasi yang salah satunya adalah gangguan tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menderita DM dengan kualitas tidur penderita diabetes melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi Tahun 2021.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah penderita diabetes melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin pada bulan Mei tahun 2021 sebanyak 138 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang yang diambil dengan teknik accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Simpang IV Sipin Jambi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-26 Oktober 2021. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden baru menderita diabetes melitus sebanyak 18 responden (56,2%) dan sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk sebanyak 23 responden (71,9%). Hasil uji chi square menunjukkan bahwa hubungan lama menderita DM dengan kualitas tidur penderita diabetes melitus dengan p value 0,024 < 0,05. Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam menetapkan kebijakan – kebijakan manajemen kesehatan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan khususnya pada penderita diabetes melitus untuk mengatasi kualitas tidur buruk yang dialami sejak menderita DM dengan memberikan terapi baik farmakologi dan non farmakologi.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hiperbillirubinemia pada Bayi Baru Lahir di RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2020 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperbillirubin pada bayi baru lahir terjadi pada 25-50% neonatus cukup bulan dan lebih tinggi lagi pada neonatus kurang bulan. Data yang diperoleh dari RSUD Raden Mattaher Jambi pada tahun 2020 sebanyak 22 kasus, tahun 2019 sebanyak 15 kasus dan tahun 2018 sebanyak 18 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperbillirubinemia di RSUD Raden Mattaher Jambi tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan case control. Penelitian ini dilakukan di RSUD Raden Mattaher Jambi pada bulan September-October 2020. Populasi penelitian terbagi menjadi dua yaitu populasi kasus adalah bayi baru lahir dengan kejadian hiperbillirubinemia tahun 2020 sebanyak 44 bayi dan populasi kontrol adalah bayi baru lahir normal pada tahun 2020 sebanyak 973 bayi. Sampel dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu sampel kasus sebanyak 44 bayi yang diambil dengan teknik total sampling dan sampel kontrol sebanyak 44 bayi yang diambil dengan rasio 1:1 dengan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh menggunakan lembar ceklis. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok kasus, sebagian besar responden memiliki KGD normal sebanyak 26 responden (59,1%), menggunakan infus oksitosin sebanyak 49 responden (68,2%) dan BBLR sebanyak 30 responden (68,2%). Sedangkan pada kelompok kontrol, sebagian besar responden memiliki KGD normal sebanyak 23 responden (52,3%), tidak menggunakan infus oksitosin sebanyak 25 responden (56,8%) dan tidak BBLR sebanyak 28 responden (63,6%). Ada hubungan antara hipoglikemia (p=0,032) dan BBLR (p=0,006) dengan dengan kejadian hiperbillirubinemia pada bayi baru lahir dengan p value < 0,05. Tidak ada hubungan antara hipoglikemia dengan kejadian hiperbillirubinemia pada bayi baru lahir dengan p value 0,668 > 0,05.Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada tenaga medis dan ibu bersalin yang meliputi keadaan ibu dan menganjurkan ibu untuk melakukan pemeriksaan kadar gula, serta meminimalkan penggunaan oksitosin pada saat bersalin serta menyarankan untuk mencukupi asupan gizi selama hamil.
Hubungan Sikap dan Motivasi Masyarakat Terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kasang Pudak Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVID-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus baru yaitu Coronavirus (COVID-19) Penularan COVID-19 dapat dicegah dengan melakukan 3M+vaksin yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan vaksin.hal ini dipengaruhi oleh sikap dan motivasi masyarakat terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dimana jumlah masyarakat yang terpapar sebanyak 20 orang .Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan motivasi dengan perilaku pencegahan Masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak mengenai wabah virus corona. Metode Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan penelitian cross sectional yang dilakukan pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas kasang pudak. Subjek penelitian dipilih dengan metode accidental sampling, pengumpulan data dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner, metode analisis data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil Penelitian adanya hubungan sikap terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak kabupaten muaro jambi dengan p-value 0,00 < dari nilai p-value 0,05. Adanya hubungan motivasi terhadap perilaku pencegahan COVID-19 di wilayah kerja puskesmas kasang pudak dengan p-value 0,25 < dari nilai p-value 0,05.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Ulkus Diabetik pada Penderita Diabetes Militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020 Matda Yunartha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), diabetes merupakan penyebab kematian ke enam dunia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) Pada tahun 2015 penderita diabetes pada orang dewasa sebanyak 415 juta. Diabetes Melitus menyebabkan komplikasi salah satunya ulkus diabetik. Prevalensi penderita luka diabetik di Indonesia sekitar 15% angka amputasi 30%, angka mortalitas 32%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan ulkus diabetik pada penderita Diabetes Militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Tahun 2020.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita Diabetes militus di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi pada bulan Januari – Juli 2020 yang berjumlah 497 orang. Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 30 penderita. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner, analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden, sebagian besar responden pengetahuan tinggi sebanyak 16 responden (53,3%), dukungan keluarga yang baik sebanyak 18 responden (60%) dan perilaku pencegahan ulkus diabetik yang baik sebanyak 18 responden (60%). Ada hubungan pengetahuan (p-0,004) dan dukungan keluarga (p-0,020) dengan perilaku pencegahan ulkus diabetik pada penderita Diabetes Militus karena p value < 0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan dukungan keluarga mempengaruhi pencegahan ulkus diabetik. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan gambaran agar meningkatkan promosi kesehatan dengan melakukan penyuluhan untuk menghindari terjadinya pencegahan ulkus diabetik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN RESIKO STUNTING PADA BALITA Dewi Aprilia Ningsih.I; Dini Suryani; Matda Yunartha; Winna Sari
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 17, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v17i1.30958

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Curup di 5 posyandu dari 5 orang ibu yang memiliki anak dengan resioko stunting, yaitu  semuanya tidak mengetahui tentang arti dari stunting, ciri-ciri stunting, penyebab dan dampak stunting itu sendiri. Kemudian 3 orang juga tidak memberikan ASI Eksklusif sedangkan 2 orang lainnya memberikan ASI eksklusif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan resiko stunting pada balita 36-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Curup. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita 36-59 bulan di Puskesmas Curup Kab. Rejang Lebong pada bulan oktober 2025 yang berjumlah 269 orang. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling yaitu 81 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 81 orang responden sebanyak 37 responden mengalami resiko stunting, sebanyak 19 responden memiliki pengetahuan yang kurang, dan sebanyak 28 responden tidak memberikan ASI Eksklusif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan resiko stunting (p value=0,004<0,05) dan ada hubungan pemberian ASI Ekslisif dengan resiko stunting (p value=0,027<0,05). Diharapkan Puskesmas dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita dan penyuluhan tentang pemberian ASI eksklusif guna mencegah terjadinya stunting.