Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sistem Pendeteksi Area Jalan Berbasis Computer Vision Dengan Sensor LDR Grady, Michael; Christiand, Christiand; Soewono, Arka Dwinanda; Darmawan, Marten
ROTASI Vol 23, No 4 (2021): VOLUME 23, NOMOR 4, OKTOBER 2021
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.23.4.66-73

Abstract

Banyak dari kendaraan otonom (seperti : robot beroda) membutuhkan kemampuan bernavigasi pada area jalan yang dapat dilalui. Kemampuan tersebut dapat diwujudkan melalui penggunaan teknik computer vision dengan menggunakan kamera sebagai sensor. Selanjutnya, gambar yang ditangkap oleh kamera akan disegmentasikan dengan menggunakan teknik computer vision. Pada kerja penelitian ini, sebuah sistem pendeteksi untuk segmentasi area jalan telah dikembangkan berbasis kamera dengan tambah sensor berupa LDR (Light Dependent Resistor) dengan teknik computer vision. Sensor LDR memiliki peran dalam meningkatkan kualitas proses segmentasi dengan cara mengatur parameter intensitas cahaya sesuai dengan kondisi yang ada pada ruang terbuka dan sesuai waktu. Sebagai hasilnya, proses segmentasi area menjadi lebih akurat karena parameter yang digunakan dalam algoritma computer vision bersifat adaptif terhadap intensitas cahaya lingkungan. Dari eksperimen yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa, sistem yang dikembangkan memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan sistem yang standar dalam hal segmentasi area jalan.
RANCANG BANGUN ALAT PENGATUR KERUCUT LALU-LINTAS SEMI-OTOMATIS Christiand Christiand; Reinaldo Khowanto; Makdin Sinaga
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The management (pick and place activities) of traffic cones (KLL) is generally performed in traditional way where the operator of KLL management picks and places KLL by using their body power. Therefore, the speed and effeciency of the task greatly depends on the power, stamina, and skill of the operator. Furthermore, in the case of KLL management at toll roads, the speed of task completion may vary because of stamina decreasing and huge number of KLL. Improving the speed and efficiency of the task is absolutely needed. One of the goals is to reduce the time of task completion as well as the power consumption of the operator. Electric motor may be used as the solution to achieve faster and effective KLL management. In this research work, a semi-automatic KLL pick-n-place machine is proposed to solve the problem. This machine uses DC motor to reduce the human power. In addition, a semi-automatic controller is designed to reduce the human role in the work sequence of KLL pick-n-place machine. Mechanical design of the machine is carefully formulated by taking into account the aspects of carrier (truck) type and the strength of build-material. The concept of the design is simple yet tough. The machine is designed to be flexible in mounting position whether it is mounted in the left or right side of the carrier deck. From the experiment, the maximum speed of the carrier when managing the KLL was ± 10 km/hour.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Otomatis Untuk Budidaya Ikan Lele Di Pondok Aren Christiand Christiand; Arka Dwinanda Soewono; Marten Darmawan; Hadi Sutanto; Frederikus Wenehenubun
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i2.2888

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan jenis ikan yang paling digemari dan dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Data Direktorat Jenderal Budidaya Perikanan dari tahun 2009 sampai 2013 menunjukkan terjadinya peningkatan konsumsi ikan lele di Indonesia. Dari data tersebut dapat dilihat adanya potensi ekonomi dari kebutuhan ikan lele di pasaran. Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan ikan lele, perlu dilakukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan produksi ikan lele, salah satunya adalah dengan peningkatan efisiensi kerja dari pembudidayaan ikan lele. Pemberian pakan secara otomatis dengan menggunakan microcontroller merupakan salah satu cara dalam usaha peningkatan efisiensi kerja. Usaha tersebut diwujudkan dalam sebuah rancang bangun alat pengumpan pakan ikan otomatis yang metode pengoperasiannya menggunakan RTC (Real Time Clock) untuk mengatur buka tutup dari pintu pengumpan. Algoritma atau program pengumpanan disimpan didalam microcontroller (Arduino Nano) sebagai unit pengendali. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat dapat menampung berat pakan hingga 1 kg. Setelah tiga bulan pemakaian, mitra (peternak lele) menyatakan peningkatan efisiensi kerja yaitu dengan berkurangnya beban pemberian pakan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
RANCANG BANGUN ALAT HAND SANITIZER OTOMATIS UNTUK SEKOLAH TARAKANITA GADING SERPONG Marten Darmawan; Arka Dwinanda Soewono; Christiand; Kornelia Agnes Juliati
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.20135

Abstract

As part of Covid-19 safety measures, the government requires public facilities such as schools to provide hand sanitizers. Therefore, the primary purposes of this social outreach program are to design an automatic hand sanitizer dispenser that can reduce the potential for spreading the Covid-19 virus in the Tarakanita Gading Serpong High School and provide education on the proper procedure to use hand sanitizer. The dispenser is designed to be operated without direct contact to minimize the chance of transmission of the Covid-19 virus. It is created using a steel frame, a container for holding the sanitizer, a faucet, and a control system. The control system employs an Arduino microcontroller, batteries, and an infrared sensor. The Arduino will automatically adjust the faucet to dispense the optimal amount of sanitizer when the sensor detects the user's hand. After the completion of the design process, the training session for the representatives of teachers and staff of SMA Tarakanita Gading Serpong was carried out. The materials provided during the event included how to properly use hand sanitizers, the dangers of alcohol-based hand sanitizers, and a manual on how to operate and maintain the automatic hand sanitizer dispenser correctly. The evaluation results related to the design aspects of the automated hand sanitizer showed that the device performs its functions as intended, has an attractive appearance, and is comfortable to use. Positive comments were also given by participants of the training event, where information on the proper method for using hand sanitizers was considered very useful during this pandemic. Hopefully, the presence of the automatic hand sanitizer can encourage teachers, employees, and students of Tarakanita Gading Serpong High School to use hand sanitizer regularly and with a proper procedure to prevent the spread of Covid-19. Dalam rangka menanggulangi pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan fasilitas publik seperti sekolah untuk menyediakan hand sanitizer. Oleh sebab itu, tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah mengembangkan dan membuat alat hand sanitizer otomatis yang dapat mengurangi potensi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA)Tarakanita Gading Serpong serta melakukan penyuluhan tentang tata cara pemakaian hand sanitizer yang benar. Alat tersebut dirancang agar dapat dioperasikan tanpa kontak secara lansung sehingga peluang terjadinya penularan virus melalui kontak barang dapat diminimalkan. Alat hand sanitizer otomatis ini dirancang menggunakan rangka bermaterial baja, container untuk cairan sanitizer, kran, dan sistem kontrol mekatronika. Sistem kotrol dirancang dengan menggunakan Arduino, baterai, dan sensor inframerah. Sistem kontrol akan mengatur kran untuk mengeluarkan cairan hand sanitizer dengan jumlah yang optimal secara otomatis pada saat sensor mendeteksi ada tangan yang mendekat. Setelah proses pembuatan alat selesai, proses sosialisasi dan pelatihan dilaksanakan dan dihadiri oleh perwakilan guru dan staf SMA Tarakanita Gading Serpong. Materi sosialisasi yang diberikan termasuk cara penggunaan hand sanitizer yang benar, bahaya dari hand sanitizer berbasis alkohol dan pelatihan cara pengoperasian alat hand sanitizer otomatis. Hasil survei evaluasi terkait aspek-aspek desain dari alat hand sanitizer otomatis menunjukan bahwa purwarupa hand sanitizer otomatis dinilai dapat berfungsi dengan baik, memiliki tampilan yang menarik dan nyaman untuk digunakan. Komentar positif juga diberikan oleh peserta acara pelatihan di mana informasi terkait prosedur penggunaan hand sanitizer dinilai sangat bermanfaat di masa pandemi ini. Diharapkan keberadaan alat hand sanitizer otomatis dapat mendorong guru, karyawan dan siswa SMA Tarakanita Gading Serpong untuk menjaga kebersihan tangan secara rutin dengan menggunakan hand sanitizer dengan metode yang benar sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.
Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 Di SMA Providentia Melalui Penggunaan Alat Sterilisasi Dokumen Marten Darmawan; Arka Dwinanda Soewono; Christiand; Luky Andreas
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Vol.4 No.1, October 2023
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v4i1.367

Abstract

Indonesia termasuk salah satu negara yang terdampak oleh pandemi COVID-19 di mana pemerintah menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Hal ini menyebabkan banyak sektor kehidupan, termasuk sektor pendidikan, perlu menerapkan adaptasi cara hidup baru dengan menerapkan kegiatan belajar-mengajar secara daring selama PPKM berlangsung. Meskipun kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring, kegiatan administrasi dan surat-menyurat di lembaga pendidikan berpotensi menjadi sumber penyebaran COVID-19 mengingat virus tersebut dapat bertahan pada permukaan benda untuk jangka waktu yang cukup lama. Sebagai salah satu cara pencegahan penyebaran virus COVID-19, tim pengabdi dari Universitas Katolik Atma Jaya telah merancang dan membangun purwarupa alat yang dapat mensterilkan permukaan kertas dan dokumen dari virus COVID-19. Mitra untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMA Providentia. Alat sterilisasi dokumen ini menggunakan sinar UV-C yang dihasilkan oleh dua (2) buah lampu halogen berdaya 15-watt yang dipasang pada bagian bawah tutup alat sehingga dapat mensterilkan kertas yang masuk. Alat tersebut memiliki dimensi 425 mm x 304 mm x 149 mm, serta dapat memproses 5 lembar kertas per menit dan tumpukan kertas dengan maksimum ketebalan sebanyak 10 lembar. Tahap serah terima dan sosialisasi cara pengoperasian dan perawatan alat sterilisasi dokumen kemudian dilaksanakan dengan perwakilan terbatas dari mitra di ruang tata usaha SMA Providentia dikarenakan kondisi PPKM. Hasil kuisioner yang diisi oleh peserta sosialisasi yang terdiri dari lima orang karyawan kependidikan SMA Providentia menunjukan tingkat kepuasan yang tinggi sehingga dapat dinyatakan bahwa kegiatan berhasil mencapai tujuan utamanya yaitu mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19 di lingkungan SMA Providentia.
Rancang Bangun Jig Multiguna Untuk Mesin Drill Yohanes Agus Nugrahanto; Christiand; Anthon Defretes
Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 4 No. 1 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Department of Mechanical Engineering Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jig dan fixture adalah perkakas pembantu yang sering digunakan oleh perusahaan industri manufaktur. Penggunaan jig dan fixture berlaku untuk perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Sebuah kelemahan dari jig dan fixture yaitu penggunaan yang dikhususkan untuk sebuah benda kerja, tetapi bila produksi benda tersebut telah selesai, jig dan fixture menjadi barang yang sudah tidak terpakai lagi. Kelemahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan jig multiguna. Jig multiguna adalah sebuat alat bantu jig yang memiliki beberapa bagian (part) untuk dimodifikasi sesuai dengan barang yang akan dibuat, sehingga jig dan fixture tidak perlu dibuat ulang secara menyeluruh bila ada benda kerja baru yang akan diproduksi. Fungsi dari jig multiguna tetap memenuhi seluruhaspek penting dari jig dan fixture. Metode perancangan dimulai dari penjabaran tugas, perancangan konsep, perhitungan perancangan, perancangan wujud, dan perancangan detail. Selanjutnya rancangan dilakukan proses manufaktur untuk mewujudkan jig multiguna. Setelah jig multiguna sudah terwujud, dilakukan beberapa pengujian pada 3 jenis spesimen yang berbeda bentuk, lalu menganalisa keseragaman spesimen hasil dari penggunaan jig multiguna. Hasil rancangan menunjukkan bahwa tegangan geser yang terjadi jauh lebih kecil dari kekuatan yang dimiliki baut itu sendiri yaitu 50,2 MPa ≤ 800 MPa. Rancangan juga menunjukkan bahwa penyimpangan ratarata spesimen 1 adalah 0,635mm, spesimen 2 adalah 0,25mm dan spesimen 3 adalah 0,021mm. Rancangan ini juga memiliki tingkat keberhasilan penggunaan jig multiguna sebesar 96,875% atau 31 dari 32 spesimen dapat diterima.
Workpiece Handling System using 6-DOF Manipulator Robot for CNC Lathe Machine Thomas Simajaya; Christiand; Anthon de Fretes
Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Department of Mechanical Engineering Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pengumpan benda kerja berbasis robot manipulator 6-DOF bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada proses berbasis bubut menggunakan CNC. Sistem ini terdiri dari aktuator pneumatik, robot, control unit, dan sensor-sensor yang didedikasikan untuk mengumpan/menangani benda kerja di mesin CNC. Program yang ditanamkan kedalam sistem dapat membantu operator (manusia) dalam proses pemasangan benda kerja pada mesin CNC melalui kerja sebuah robot manipulator. Eksperimen untuk mengukur kinerja sistem dalam mengumpan benda kerja pada mesin bubut CNC telah dilakukan melalui 4 sesi eksperimen dimana pada setiap sesi diambil 100 data terkait proses pemasangan maupun pengambilan benda kerja.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PINTAR BERBASIS ARDUINO UNTUK AKUAPONIK DENGAN TEKNOLOGI BIOFLOK Arka Dwinanda Soewono; Febrian Andika Gunarko; Rory Anthony Hutagalung; Christiand Christiand
Rang Teknik Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Januari 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v7i1.3928

Abstract

Aquaponik merupakan sistem budidaya yang menggabungkan metode hidroponik dan akuakultur dalam lingkungan yang bersifat saling menguntungkan dan efisien. Akuaponik bila dipadukan dengan teknologi bioflok dapat menghasilkan sistem budidaya tanaman dan ikan yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah buangan (zero waste). Tantangan terbesar dari akuaponik adalah kondisi derajat keasaman (pH) dan jumlah padatan terlarut (Total Dissolve Solid atau TDS) pada air yang diperlukan untuk budidaya tanaman dan ikan umumnya bertolak belakang. Oleh sebab itu, tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem kontrol pintar berbasis Arduino yang dapat digunakan untuk untuk mengendalikan kadar pH dan TDS pada akuaponik dengan bioflok. Pengujian purwarupa sistem kontrol pintar tersebut dilakukan pada akuaponik sederhana di dalam ruangan untuk membudidayakan kangkung dan ikan lele Sangkuriang selama dua minggu. Hasil pengujian menunjukan bahwa akuaponik dengan sistem kontrol pintar menghasilkan tanaman kangkung dengan ukuran rata-rata 10 cm lebih panjang. Selain itu, ikan lele yang dihasilkan oleh akuaponik dengan sistem kontrol pintar memiliki rata-rata massa 0,5 gram lebih berat dan tingkat kematian 12% lebih rendah dibandingkan dengan akuaponik kontrol manual. Hasil budidaya tanaman dan ikan yang lebih baik dikarenakan keberadaan sistem kontrol pintar menjaga suhu, pH dan TDS pada air yang tersirkulasi pada kondisi ideal. Hal ini juga membantu meningkatkan kandungan bioflok yang dihasilkan oleh akuaponik sistem selama pengujian.
Sosialisasi dan Pemasangan Sistem Penerangan Berbasis Tenaga Surya Di Panti Asuhan Mekar Sari Darmawan, Marten; Soewono, Arka Dwinanda; Hutagalung, Rory Anthony; Christiand, Christiand; Fanlau, Dylan Ryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Vol. 2 No. 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/charitas.v2i01.3600

Abstract

Solar energy is one of the sustainable and environmentally friendly energy sources. However, this renewable energy is still not widely utilized by the people of Indonesia even though Indonesia, as a tropical country, has vast solar energy potential. Hence, It is essential to introduce and socialize solar energy potential to the general public. The partner of this community outreach program is Mekar Lestari Orphanage in South Tangerang. The orphanage care for children aged 3-16 years from various backgrounds. As a younger generation, it is hopeful that they can develop a mindset of solar energy as one of the renewable energy sources that can replace fossil fuels. In addition, the Mekar Lestari Orphanage in its social role requires a facility with adequate lighting. However, there was a lack of lighting in the front yard of the orphanage, making access to the facility difficult, especially at night. Therefore, a solar energy-based lighting system has been built and installed on the front gate of the orphanage. After installing the lighting system, socialization about the basic theory of solar energy and how the solar-powered lighting system works was conducted. The evaluation of the event, attended by representatives of staff and children living in the orphanage, showed that all participants gained new knowledge and a deeper understanding of solar energy. In addition, they learned new skills to operate and maintain solar lighting systems. From the positive feedback during the socialization, it is hopeful that this activity can provide education on the actual application of solar energy and help to improve lighting conditions in the orphanage.
Rancang Bangun Sistem Pembersih Akuarium Untuk Penjual Ikan Hias Jakarta Aquatics Darmawan, Marten; Soewono, Arka Dwinanda; Hutagalung, Rory Anthony; Christiand, Christiand; Hermansyah, Fabian David
Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Vol. 2 No. 02 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Charitas Desember 2022
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/charitas.v2i02.3706

Abstract

Aquarium cleaning is routine maintenance that must be done to maintain dissolved oxygen levels in the water to ensure the survival of aquatic biota. Maintaining cleanliness and water quality is key to preventing the water in the aquarium from becoming cloudy and emitting a foul odor due to increased ammonia levels in the water. However, aquarium cleaning is quite time-consuming and laborious, which becomes a problem for Jakarta Aquatics, which is engaged in selling and purchasing ornamental fish. As a solution, a prototype cleaning equipment that can simplify the process of maintaining the cleanliness of the water in the aquarium was designed and built. In general, the cleaning equipment designed consists of an acrylic screen that acts as a pseudo-base that collects fish waste at the bottom of the aquarium tank. Pumps are then used to remove water and waste from the aquarium easily, so there is no need to remove aquarium inhabitants during the cleaning process, thereby minimizing the possibility of fish death due to stress. The method used during the outreach program includes conducting a survey, performing a design process, and demonstrating on how to use and maintain the cleaning equipment. To assess the success of this program, Jakarta Aquatics owners and employees were asked to fill out a questionnaire. The questionnaire results showed that partners were more than satisfied with the equipment performance and the demonstration event. It is hoped that using this cleaning equipment in their aquariums can help improve the productivity of Jakarta Aquatics employees.