Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Tegangan Roda Gigi Miring pada Transmisi Kendaraan Roda Empat berdasarkan AGMA dan ANSYS Hadi Sutanto
Media Teknika Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Sanata Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/mt.v12i1.943

Abstract

Two kinds of stresses in the gear teeth are root bending stress and tooth contact stress. These two stresses results in the failure of gear teeth. The root bending stress results in fatigue failure and contact stress results in pitting failure at the contact surface. The stress analysis used to minimize gear failure in the design of helical gear. It is also optimize the design of helical gear on the transmission system of the truck motor vehicle, where the power transmission is required at heavy loads with smoother and noiseless operation. In this paper bending stress and contact stress estimated using analytical method while modeling of gears used the numerical solution. Method of beam strength based on modified Lewis calculation used to predict the bending strength of helical gears. Contact stress was estimated using related method of AGMA contact stress. Stress modeling of helical gears is done by ANSYS 14.5, which is a finite element analysis package. The results are then compared with both AGMA and ANSYS procedures. The values of bending strength and contact stress determined using AGMA method found to be compatible with ANSYS simulation.
Kaji Eksperimental Variasi Ukuran Butir dan Tekanan Penyemprotan Material Abrasif Dalam Proses Sand-Blasting Terhadap Kekasaran Permukaan dan Umur Lelah pada Stainless Steel 304 Hendri - Kusumawijaya; Hadi - Sutanto; Roziq - Himawan
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 23, No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (720.131 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2019.23.1.5420

Abstract

KAJI EKSPERIMENTAL VARIASI UKURAN BUTIR DAN TEKANAN PENYEMPROTAN MATERIAL ABRASIF DALAM PROSES SAND-BLASTING TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN UMUR LELAH PADA STAINLESS STEEL 304. Proses sand-blasting merupakan salah satu jenis surface treatment dengan cara menembakkan partikel tekanan tertentu ke permukaan material sehingga menimbulkan tumbukan dengan tujuan menghilangkan kontaminasi seperti korosi, sisa pengecatan, kristalisasi garam, dan pelumas. Proses sand-blasting dilakukan setelah proses pengelasan dalam kegiatan penggantian komponen penunjang kerja PLTN, bertujuan untuk menghilangkan heat tint yang dapat mempengaruhi ketahanan komponen terhadap korosi dan mencegah terjadinya kontaminasi komponen pengganti yang dapat mempengaruhi performa pada kondisi lingkungan ekstrim. Eksperimen pada material stainless steel AISI 304 ini terbagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu proses sand-blasting pada spesimen uji, dilanjutkan dengan melakukan pengujian kekasaran permukaan, dan terakhir melakukan pengujian lelah. Dua jenis ukuran glass bead (Mesh 3, Mesh 8) dan tiga tingkatan tekanan penyemprotan material abrasif (4, 5, 6 bar) digunakan dalam proses sand-blasting. Hasil eksperimental menunjukkan bahwa proses sand-blasting merubah nilai kekasaran permukaan dan umur lelah pada material stainless steel AISI 304. Variasi ukuran glass bead Mesh 8 dengan tekanan penyemprotan material abrasif sebesar 5 bar menghasilkan nilai kekasaran permukaan dan umur lelah yang optimal.
KAJI EKSPERIMENTAL PREDIKSI KETEBALAN NITRIDASI PADA BAJA SKD 61 MENGGUNAKAN METODE GELOMBANG ULTRASONIK Albert Christian Wanandi; Hadi Sutanto; Roziq Himawan
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 22, No 1 (2018): Mei 2018
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.176 KB) | DOI: 10.17146/sigma.2018.22.1.4319

Abstract

KAJI EKSPERIMENTAL PREDIKSI KETEBALAN NITRIDASI PADA BAJA SKD 61 MENGGUNAKAN METODE GELOMBANG ULTRASONIK. Lapisan yang terbentuk pada permukaan material seperti lapisan karburasi pada bagian dalam pipa menyebabkan permukaan pipa tersebut mengalami pengerasan, dan apabila terjadi retak, retak tersebut dapat memicu kebocoran. Pencegahan terjadinya kerusakan tersebut memerlukan dilakukannya pengukuran ketebalan lapisan, dengan metode tidak merusak. Pada penelitian ini akan dikembangkan metode pengukuran lapisan tipis pada material dengan metode ultrasonik. Lapisan tipis dibuat dengan proses nitridasi yang mewakili lapisan akibat karburasi pada pipa. Spesimen terbuat dari material baja SKD61. Proses nitridasi menghasilkan ketebalan lapisan berbeda-beda yaitu 59 µm, 102 µm, dan 160 µm. Metode ultrasonik yang digunakan adalah metode Ultrasonic Water Immersion menggunakan satu Probe dan defocusing. Besaran yang dijadikan acuan adalah cepat rambat gelombang permukaan Rayleigh. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode defocused tidak memperlihatkan pengaruh ketebalan lapisan nitridasi pada cepat rambat gelombang Rayleigh, sementara metode satu probe memperlihatkan pengaruh ketebalan lapisan nitridasi terhadap cepat rambat gelombang Rayleigh.Kata kunci: lapisan nitridasi, ultrasonic water immersion, gelombang permukaan, defocusing, metode satu probe 
Experimental study of the effect of adding bioethanol to RON 90 gasoline on exhaust gas emissions of a four-stroke motor vehicle Hadi Sutanto; Christefa Hendy Setianto
Jurnal Teknika Vol 17, No 2 (2021): Available Online in November 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/tjst.v17i2.11330

Abstract

The use of biofuels in the world is increasing due to their economic prices and an energy crisis. Bioethanol is an alternative renewable fuel suitable for use in internal combustion engines. When compared to the octane number of gasoline, this fuel has a relatively high octane number. Another major property is that bioethanol can reduce motor vehicle emissions when compared to fossil fuels. This study aimed to determine the number of exhaust emissions with fuel that uses a mixture of pertalite RON 90 gasoline and bioethanol. The test method uses a loaded engine with three rpm variations, namely 1200, 6000, and 9000 rpm, with exhaust emission measurement parameters consisting of CO2, CO, HC, and NOx. The test used four kinds of bioethanol mixtures, namely bioethanol 5% (E5), bioethanol 10% (E10), bioethanol 15% (E15), and bioethanol 20% (E20), in addition to pure gasoline RON 90 (pertalite). Measurement of exhaust emissions is carried out using an exhaust gas analyzer. The test results show that using a mixture of bioethanol as fuel does not reduce the total amount of exhaust emissions. The proportion of CO2 tends to grow as the bioethanol mixture increases, and vice versa for the percentage of CO. Meanwhile, the proportion of HC reduced as the bioethanol mixture rose, whereas the percentage of NOx increased. Penggunaan bahan bakar nabati di dunia semakin bertambah disebabkan oleh harga ekonomisnya dan adanya krisis energi. Bioetanol sebagai bahan bakar alternatif yang bersifat terbarukan sesuai untuk digunakan pada mesin pembakaran dalam. Bahan bakar ini memiliki angka oktan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan angka oktan bensin. Sifat utama yang lain yaitu bioetanol dapat mengurangi emisi kendaraan bermotor jika dibandingkan dengan bahan bakar fosil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besar emisi gas buang dengan bahan bakar yang menggunakan campuran bensin jenis pertalite RON 90 dan bioetanol. Metode pengujian menggunakan mesin terbebani dengan tiga macam variasi rpm yaitu 1200, 6000 dan 9000 rpm dengan parameter pengukuran emisi gas buang terdiri dari CO2, CO, HC dan NOx. Pengujian menggunakan empat macam campuran bioetanol, yaitu bioetanol 5% (E5), bioetanol 10% (E10), bioetanol 15% (E15) dan bioetanol 20% (E20), selain bensin murni RON 90 (pertalite). Pengukuran emisi gas buang dilakukan dengan menggunakan exhaust gas analyzer. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan campuran bioetanol sebagai bahan bakar tidak mengurangi seluruh jumlah emisi gas buang. Persentase CO2 cenderung naik terhadap kenaikan campuran bioetanol dan sebaliknya pada persentase CO. Sedangkan persentase HC menurun dengan naiknya campuran bioetanol dan sebaliknya persentase NOx meningkat dengan campuran bioetanol pada bensin.
Rancang Bangun Alat Pemberi Pakan Otomatis Untuk Budidaya Ikan Lele Di Pondok Aren Christiand Christiand; Arka Dwinanda Soewono; Marten Darmawan; Hadi Sutanto; Frederikus Wenehenubun
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v7i2.2888

Abstract

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan jenis ikan yang paling digemari dan dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia. Data Direktorat Jenderal Budidaya Perikanan dari tahun 2009 sampai 2013 menunjukkan terjadinya peningkatan konsumsi ikan lele di Indonesia. Dari data tersebut dapat dilihat adanya potensi ekonomi dari kebutuhan ikan lele di pasaran. Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan ikan lele, perlu dilakukan usaha-usaha yang dapat meningkatkan produksi ikan lele, salah satunya adalah dengan peningkatan efisiensi kerja dari pembudidayaan ikan lele. Pemberian pakan secara otomatis dengan menggunakan microcontroller merupakan salah satu cara dalam usaha peningkatan efisiensi kerja. Usaha tersebut diwujudkan dalam sebuah rancang bangun alat pengumpan pakan ikan otomatis yang metode pengoperasiannya menggunakan RTC (Real Time Clock) untuk mengatur buka tutup dari pintu pengumpan. Algoritma atau program pengumpanan disimpan didalam microcontroller (Arduino Nano) sebagai unit pengendali. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat dapat menampung berat pakan hingga 1 kg. Setelah tiga bulan pemakaian, mitra (peternak lele) menyatakan peningkatan efisiensi kerja yaitu dengan berkurangnya beban pemberian pakan yang sebelumnya dilakukan secara manual.
The Design and Fabrication of Waterwheels with System Floating Pontoon Fatahul Arifin; Hadi Sutanto; Isdaryanto Iskandar; Ronald Sukwadi
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 2 No. 3 (2022): IJRVOCAS - December
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v2i3.143

Abstract

The use of fossil energy is currently starting to be slightly reduced by the government, and at this time the government is also starting to look at renewable energy as alternative energy, just as energy, solar, wind, biomass, and water. One of the utilization of water energy for the use of electrical energy is with a waterwheel. In this study, a pontoon-type water wheel was designed, where the ratio of rotation of the wheel to the rotation of the generator rotor was 1: 4. The dimensions of the water wheel designed and made were with a pontoon width of 1080 mm x 2000 mm x 15 mm, and the diameter of the water wheel is 1200 mm, which can be generated by a generator of 1 watt.
Analisa Perbandingan Anggaran Biaya Dengan Menggunakan Metode BOW, SNI, dan AHSP Edi Mawardi; Isdaryanto Iskandar; Hadi Sutanto; Mohd Sofiyan Sulaiman; Muhammad Hidayat
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v5i1.225

Abstract

Bangunan sekolah sebagai faslitas umum yang merupakan sarana pendidikan untuk kelancaran proses belajar mengajar. Pembangunan SD Negeri 1 Alue Bilie di bangun pada tahun 2020, Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu proses utama dalam suatu proyek kontruksi. Karena merupakan dasar untuk membuat penawaran sistem pembiayaan dan kerangka estimasi yang akan dikeluarkan. Untuk merencanakan suatu anggaran proyek, estimator harus mempunyai pedoman metode yang ekonomis dan jelas berlaku di Indonesia yaitu BOW (Burgelijke Openbare Werken), SNI (Standar Nasional Indonesia) dan AHSP (Analisa Harga Satuan Pekerjaan). Konsultan umumnya membuat harga penawaran berdasarkan analisa yang tidak seluruhnya berpedoman pada analisa BOW, SNI maupun AHSP. Rumusan masalahan pada penelitian adalah untuk mengetahui metode apa yang paling ekonomis dan praktis untuk menjadi acuan para estimator merencenakan biaya konstruksi dengan metode yang berlaku di Indonesia tidak dengan metode yang di analisa sendiri. Berdasarkan analisa kembali pembangunan SD Negeri 1 Alue Bilie dengan menggunakan 3 metode BOW, SNI dan AHSP diperoleh hasil metode SNI 2011 sebesar Rp. 4.057.019.000,- lalu metode AHSP 2019 sebesar Rp. 4.494.974.000,- dan yang paling mahal metode BOW 2009 sebesar Rp. 4.643.122.000,-. Sedangkan selisih metode AHSP dengan BOW sebesar 3,30 % sedangkan analisa SNI dengan AHSP selisih 10,79 %. Berdasarkan analisa metode SNI yang paling ekonomis untuk digunakan dalam menghitung Anggaran Biaya.
Pengaruh Variasi Geometri Sudu Impeler Radial Semi Terbuka Terhadap Efisiensi Mini Pompa Sentrifugal: Pengaruh Variasi Geometri Sudu Impeler Radial Semi Terbuka Terhadap Efisiensi Mini Pompa Sentrifugal Zainuri Anwar; Hadi Sutanto; Anthon De Fretes; Sandra Octaviani
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 2 (2023): In Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i2.16258

Abstract

Salah satu yang mempengruhi peningkatan efisiensi pompa adalah geometri sudu impeler. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain geometri impeler terbaik pada mini pompa sentrifugal. Geometri impeler yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tiga variasi yaitu: tipe impeller radial miring, radial melengkung, dan radial airfoil. Sudu impeler didesain selanjutnya dibuat mengunakan mesin 3D print dengan bahan filamen PLA. Motor penggerak pompa yang digunakan adalah dinamo 775 DC 12Volt dengan kecepatan putaran pompa diatur menggunakan potensio pada 2000 rpm, 2150 rpm, 2300 rpm, 2450 rpm, 2600 rpm, dan 2700 rpm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perbedaan geometri sudu impeler mempengarui efesiensi mini pompa sentrifugal. Efisiensi tertinggi terjadi pada tipe impeler radial melengkung dengan nilai efesiensi mencapai 19,35% pada putaran 2700 rpm. Kondisi ini lebih baik daripada tipe impeler lainnya dengan trend kenaikan efesiensi meningkat seiring dengan peningkatan putaran pompa.
Analisis Nosel Kompresor Sentrifugal Tekanan Rendah di Unit Fasilitas Produksi Terapung Fahrisa Irdianto; Anthon De Fretes; Hadi Sutanto
Jurnal Teknologi Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Teknologi Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/jtm.v6i2.2720

Abstract

Studi kasus ini membahas bagaimana melakukan analisis nosel dari salah satu unit kompresor sentrifugal bertekanan rendah yang berada diatas fasilitas produksi terapung. Peneliti ditugaskan untuk memeriksa nosel dibagian hisap dan buang dengan mempertimbangkan faktor pertumbuhan pemuaian nosel, pergerakan dek, rute pipa-pipa, temperatur dan tekanan yang digunakan. Pemeriksaan ini mengacu kepada spesifikasi basis desain tegangan yang menyebutkan bahwa kasus pembebanan dengan kondisi operasi proses, hasil gaya dan momen yang terjadi di nosel secara individu dan secara kombinasi antara hisap dan buang harus dibawah beban yang diijinkan oleh vendor kompresor. Analisis tegangan pipa ini menggunakan perangkat lunak berbasis metode elemen hingga, CAESAR II, dimana semua parameter-parameter yang menyertai pemodelan harus dimasukkan, seperti masa jenis fluida, kecepatan angin, beban gelombang air laut, pergerakan dek disetiap titik-titik penyangga pipa baik tipe pegas atau fix, temperatur dan tekanan, properti insulasi, material pipa, ukuran dan panjang pipa, jenis dan lokasi penyangga pipa yang sudah ditentukan.
Optimasi Sudut Die, Rasio Reduksi, dan Panjang Bearing terhadap Tegangan Penarikan Kawat Aluminium dengan Finite Element Method Alfian Wijaya; Sheila Tobing; Hadi Sutanto
Cylinder : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Department of Mechanical Engineering Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses penarikan kawat, geometri die menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil dari proses penarikan. Dalam Tugas Akhir ini variasi sudut die, rasio reduksi, dan panjang bearing menjadi kasus yang akan diuji. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah melakukan analisis teoritis dan simulasi untuk menemukan pengaruh variasi geometri die pada tegangan penarikan kawat dengan metode Uniform-Deformation Energy Method dan finite element method. Material yang digunakan adalah aluminium-3003. ANSYS-WORKBENCH v18.2 digunakan untuk melakukan proses simulasi. Kawat ditarik pada rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 2,5; dan 0,3 dengan sudut die 6o, 8o, 8.5o, 9o, 9.5o, 10o, 15o. Panjang bearing yang diuji adalah 0,6 mm, 0,8 mm, 1 mm, 1,2 mm, 1,4 mm. Hasil dari percobaan menunjukkan sudut optimum pada aluminium-3003 untuk rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; dan 0,3 adalah 8o, 8,5o, 10o, 10o, 15o sesuai dengan urutan.