Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS PELAYANAN SEBAGAI KUNCI KEPUASAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA BALURAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Saidah; Latifa, Siti Nur; Fajriyatin, Fajriyatin; Miftahurrohman, Miftahurrohman
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i1.6907

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan tingkat kepuasan pelanggan, khususnya dalam sektor pelayanan public seperti penyediaan air bersih. PDAM Tirta Baluran Kabupaten Situbondo sebagai penyedia layanan air minum dituntut untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanannya guna memenuhi harapan serta kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PDAM Tirta Baluran Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan metode survey melalui penyebaran kuesioner kepada 344 pelanggan sebagai responden. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan untuk memastikan keabsahan dan konsistensi instrument penelitian, dimana seluruh item dinyatakan valid dan reliable. Uji asumsi klasik yang mencakup uji normalitas dan heteroskedastisitas, dan hasilnya menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan memenuhi asumsi tersebut. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan niali signifikansi 0,000 < 0,05. Uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) mendukung hasil tersebut dengan nilai t hitung sebesar 20,047 dan F hitung sebesar 401,867, keduanya menunjukkan signifikansi tinggi. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,540 menunjukkan bahwa 54% variasi kepuasan pelanggan dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan terbukti secara signifikan dapat meningkatkan kepuasan pelanggan pada PDAM Tirta Baluran Kabupaten Situbondo.
Biokonversi Sampah Organik Berbasis Maggot BSF dalam Pemberdayaan PKK RT 1 RW 7 di Kelurahan Sumbersari, Jember: Bioconversion of Organic Waste Using BSF Maggots in the Empowerment of PKK RT 1 RW 7 in Sumbersari Subdistrict, Jember Habriantono, Bakhroini; Irsyadi, Muhammad Burhanuddin; Suharto, Suharto; Wagiyana, Wagiyana; Alfarisy, Fariz Kustiawan; Nurlaelita, Khaerani; Dewi, Rifani Rusiana; Sari, Wahyu Intan; Latifa, Siti Nur; Ramadhan, Gilang; Fourthina, Amanda Intan; Setyawan, Rizki Agus
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 4 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i4.11589

Abstract

Household organic waste is a major component of waste generation in densely populated residential areas, especially in urban areas with limited land and time. In RT 1 RW 7, Sumbersari Village, waste management is not optimally carried out, as the waste transportation system still relies on the door-to-door method, with no processing at the household level. This community service program aims to increase community awareness and involvement, especially among PKK mothers, in managing organic waste through bioconversion technology using Black Soldier Fly (BSF) maggots. The activity was carried out through a participatory approach in the form of a Focus Group Discussion (FGD) that was aligned with the PKK's regular meeting agenda. Residents were educated on how to use maggots, starting with sorting organic and non-organic waste. PKK mothers were also shown the decomposition process using BSF maggots firsthand, thereby convincing them of the program's benefits. Regular monitoring and evaluation were conducted to assess the program's effectiveness and changes in community behavior in sorting and processing waste. Monitoring results showed that most residents were quite enthusiastic about implementing the organic waste conversion program with maggots.