Background: Pekerja migran wanita Indonesia di Singapura menghadapi berbagai permasalahan kesehatan mental dan fisik akibat tekanan kerja tinggi serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Program ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program manajemen stres menggunakan media flipbook yang terintegrasi dengan Medical Check-Up gratis bagi pekerja migran wanita Indonesia di Singapura. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development dengan desain pre-post-test yang melibatkan 221 partisipan. Intervensi berupa edukasi manajemen stres melalui flipbook dan pemeriksaan kesehatan komprehensif meliputi antropometri, tekanan darah, gula darah, dan penilaian kesehatan mental menggunakan Kessler-10. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan dari pre-test 9,52 menjadi post-test 16,68 dengan selisih rata-rata 7,15 poin. Medical check-up menunjukkan bahwa 70,1 persen partisipan berisiko tinggi gangguan mental, 38,0 persen mengalami diabetes, dan 17,6 persen hipertensi. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan manajemen stres secara menyeluruh pada seluruh partisipan. Integrasi manajemen stres dengan Medical Check-Up memberikan solusi komprehensif untuk mengatasi permasalahan kesehatan pekerja migran wanita Indonesia di Singapura.