Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODUL GIZI SEIMBANG DAN BAHAYA ANEMIA DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MAHASISWA ASIA UNIVERSITY TAIWAN Weningtyas, Anditri; Ariesaka, Kiky Martha; Sishartami, Lintang Widya; Tsurayya, Hilma; Iftitahurroza, Iftitahurroza; Ladika, Arif; Bakhtiar, Fannia Yosa
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 7 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v7i4.657

Abstract

The objective of this study was to evaluate the impact of utilizing balanced nutrition and anemia awareness modules as socialization media on the knowledge levels of university students in Taiwan. Balanced nutrition is a critical element for maintaining optimal health, especially among students who often face academic and social pressures. This socialization initiative aimed to provide a deeper understanding of the importance of balanced nutrition and anemia prevention to enhance awareness and knowledge among students. The study employed a quantitative approach involving 32 students from Asia University College of Medical and Health Sciences as participants. Data were collected through pre-tests and post-tests using a questionnaire comprising 10 questions to assess knowledge levels before and after the intervention. The data were analyzed using the Wilcoxon test with SPSS software to identify significant differences in knowledge scores. The results revealed a significant improvement in the students' knowledge after the socialization program. Before the intervention, the average knowledge score of the participants was 22.4 ± 6.93. Following the intervention, the score increased to 15.8 ± 6.53, with a p-value of 0.005, indicating the program's success. In conclusion, the balanced nutrition module proved to be an effective socialization tool for enhancing students' understanding of anemia prevention and the importance of healthy eating habits. Recommendations from this study include the development of more interactive modules and the implementation of continuous educational programs to ensure long-term improvements in students' comprehension of balanced nutrition and anemia prevention.
Integrasi Edukasi Manajemen Stress Berbasis Flipbook dan Medical Check-Up untuk Pekerja Migran Wanita Indonesia di Singapura Weningtyas, Anditri; Ariesaka, Kiky Martha; Sishartami, Lintang Widya; Iftitahurroza, Hilma Tsurayya; Wiratama, Arif Ladika; Bakhtiar, Fannia Yosa; Putri, Adhiena Liany Anastasia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20348

Abstract

Background: Pekerja migran wanita Indonesia di Singapura menghadapi berbagai permasalahan kesehatan mental dan fisik akibat tekanan kerja tinggi serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Program ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program manajemen stres menggunakan media flipbook yang terintegrasi dengan Medical Check-Up gratis bagi pekerja migran wanita Indonesia di Singapura. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development dengan desain pre-post-test yang melibatkan 221 partisipan. Intervensi berupa edukasi manajemen stres melalui flipbook dan pemeriksaan kesehatan komprehensif meliputi antropometri, tekanan darah, gula darah, dan penilaian kesehatan mental menggunakan Kessler-10. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan dari pre-test 9,52 menjadi post-test 16,68 dengan selisih rata-rata 7,15 poin. Medical check-up menunjukkan bahwa 70,1 persen partisipan berisiko tinggi gangguan mental, 38,0 persen mengalami diabetes, dan 17,6 persen hipertensi. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan manajemen stres secara menyeluruh pada seluruh partisipan. Integrasi manajemen stres dengan Medical Check-Up memberikan solusi komprehensif untuk mengatasi permasalahan kesehatan pekerja migran wanita Indonesia di Singapura.
SANTERA (Santri Sehat Terawat): Edukasi Penyakit Menular Berbasis Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat bagi Santri Ariesaka, Kiky Martha; Sishartami, Lintang Widya; Weningtyas, Anditri; Iftitahurroza, Hilma Tsurayya; Ismaya, Matius Dimas Reza Dana; Wiratama, arif Ladika; Wibisono, Taurisma Aulia Nanda; Bakhtiar, Fannia Yosa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.672

Abstract

Lingkungan pesantren yang padat dan komunal menyebabkan santri rentan terhadap penyakit menular serta gaya hidup tidak sehat. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, ditemukan masalah kesehatan yang dominan seperti skabies, diare, serta kelelahan akibat kebiasaan menahan buang air besar dan melewatkan sarapan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai pentingnya kebersihan diri dan gaya hidup sehat melalui edukasi kesehatan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap kunjungan dan menggunakan pendekatan model ADDIE yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan materi, pengembangan media edukatif berupa presentasi dan flyer, pelaksanaan edukasi secara interaktif kepada santri, serta evaluasi menggunakan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator kepuasan memperoleh skor rerata tinggi, berkisar antara 76,5% hingga 83%, dengan kategori sangat baik. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama sesi edukasi, serta adanya niat untuk menerapkan dan menyebarluaskan informasi yang diperoleh. Tim pengabdian juga memberikan dukungan fasilitas kesehatan berupa alat kebersihan, alat pemeriksaan sederhana, dan obat-obatan umum yang dibutuhkan oleh Unit Kesehatan Pesantren. Kegiatan ini memberikan dampak positif jangka pendek dalam hal peningkatan pengetahuan dan kesadaran, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menjaga kesehatan santri. Oleh karena itu, program ini dinilai berhasil mencapai tujuannya dan berpotensi untuk direplikasi di lingkungan pesantren lainnya dengan penyesuaian konteks lokal.