Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Edukasi Manajemen Stress Berbasis Flipbook dan Medical Check-Up untuk Pekerja Migran Wanita Indonesia di Singapura Weningtyas, Anditri; Ariesaka, Kiky Martha; Sishartami, Lintang Widya; Iftitahurroza, Hilma Tsurayya; Wiratama, Arif Ladika; Bakhtiar, Fannia Yosa; Putri, Adhiena Liany Anastasia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20348

Abstract

Background: Pekerja migran wanita Indonesia di Singapura menghadapi berbagai permasalahan kesehatan mental dan fisik akibat tekanan kerja tinggi serta keterbatasan akses layanan kesehatan. Program ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program manajemen stres menggunakan media flipbook yang terintegrasi dengan Medical Check-Up gratis bagi pekerja migran wanita Indonesia di Singapura. Metode: Metode penelitian menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development dengan desain pre-post-test yang melibatkan 221 partisipan. Intervensi berupa edukasi manajemen stres melalui flipbook dan pemeriksaan kesehatan komprehensif meliputi antropometri, tekanan darah, gula darah, dan penilaian kesehatan mental menggunakan Kessler-10. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan dari pre-test 9,52 menjadi post-test 16,68 dengan selisih rata-rata 7,15 poin. Medical check-up menunjukkan bahwa 70,1 persen partisipan berisiko tinggi gangguan mental, 38,0 persen mengalami diabetes, dan 17,6 persen hipertensi. Kesimpulan: Program ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan manajemen stres secara menyeluruh pada seluruh partisipan. Integrasi manajemen stres dengan Medical Check-Up memberikan solusi komprehensif untuk mengatasi permasalahan kesehatan pekerja migran wanita Indonesia di Singapura.
Formulation and Characterization Profile of Sugarcane (Saccharum officinarum L.) Leaf Extract Emulsion Sishartami, Lintang Widya; Weningtyas, Anditri; Ariesaka, Kiky Martha; Wiratama, Arif Ladika; Wibisono, Taurisma Aulia Nanda
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10932

Abstract

Sugarcane (Saccharum officinarum L.) leaves contain various bioactive compounds, which exhibit antioxidant and pharmacological potential. However, their application in pharmaceutical preparations faces challenges due to low solubility, stability, and bioavailability. Therefore, the development of an emulsion formulation is needed to improve its stability and absorption. This study aims to determine the phytochemical content of sugarcane leaf extract and to evaluate the physical stability of its emulsion formulation. The extraction was obtained through maceration using 96% ethanol, followed by phytochemical screening. Emulsions were prepared using sugarcane leaf extract as the active ingredient, Virgin Coconut Oil (VCO) as the oil phase, Tween 80 as a surfactant, and PEG 400 as a co-surfactant. The formulations were tested for organoleptic properties, emulsion type, percent transmittance, pH, particle size, polydispersity index, zeta potential, centrifugation, and cycling stability. The results showed that sugarcane leaf extract contained flavonoids, alkaloids, tannins, phenols, triterpenoids, and saponins. Among the four tested formulas, F1 and F2 showed the best stability, with pH 6–7, high percent transmittance, uniform particle size with polydispersity index <0.3, and absence of phase separation. These findings suggest that F1 and F2 represent optimal emulsion formulations for further pharmaceutical development.
SANTERA (Santri Sehat Terawat): Edukasi Penyakit Menular Berbasis Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat bagi Santri Ariesaka, Kiky Martha; Sishartami, Lintang Widya; Weningtyas, Anditri; Iftitahurroza, Hilma Tsurayya; Ismaya, Matius Dimas Reza Dana; Wiratama, arif Ladika; Wibisono, Taurisma Aulia Nanda; Bakhtiar, Fannia Yosa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.672

Abstract

Lingkungan pesantren yang padat dan komunal menyebabkan santri rentan terhadap penyakit menular serta gaya hidup tidak sehat. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, ditemukan masalah kesehatan yang dominan seperti skabies, diare, serta kelelahan akibat kebiasaan menahan buang air besar dan melewatkan sarapan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri mengenai pentingnya kebersihan diri dan gaya hidup sehat melalui edukasi kesehatan kontekstual. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap kunjungan dan menggunakan pendekatan model ADDIE yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan materi, pengembangan media edukatif berupa presentasi dan flyer, pelaksanaan edukasi secara interaktif kepada santri, serta evaluasi menggunakan kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator kepuasan memperoleh skor rerata tinggi, berkisar antara 76,5% hingga 83%, dengan kategori sangat baik. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama sesi edukasi, serta adanya niat untuk menerapkan dan menyebarluaskan informasi yang diperoleh. Tim pengabdian juga memberikan dukungan fasilitas kesehatan berupa alat kebersihan, alat pemeriksaan sederhana, dan obat-obatan umum yang dibutuhkan oleh Unit Kesehatan Pesantren. Kegiatan ini memberikan dampak positif jangka pendek dalam hal peningkatan pengetahuan dan kesadaran, serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menjaga kesehatan santri. Oleh karena itu, program ini dinilai berhasil mencapai tujuannya dan berpotensi untuk direplikasi di lingkungan pesantren lainnya dengan penyesuaian konteks lokal.