Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EKSPERIMEN ECOFRIENDLY PAVING PLASTIK HDPE Mudjanarko, Sri Wiwoho; Bin Arshad, Mohd Fadzil; Harmanto, Dani; Nurmianto, Eko; Artaya, I Putu; Rasidi, Nawir; Safarizki, Hendramawat Aski; Mayestino, Alexander Machicky; Mulyadi, Irwan; Bahaswan, Rizal; Ningsih, Hardian; Wiwoho, Firdaus Pratama; Achmad, Imron Ramdhani; Maruli, Sahat; Tjahjono, Prijo
E-Jurnal SPIRIT PRO PATRIA Vol 9 No 1: Maret 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat / Narotama University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/spirit.v9i1.2217

Abstract

Sampah merupakan sumber masalah dalam kehidupan kita sehari-hari baik di daerah perkotaan maupun pinggiran perkotaan. Keterbatasan pembuangan sampah menimbulkan bencana sendiri apabila tidak bisa dilakukan pengelolaan yang baik atau didaur ulang untuk kebutuhan kehidupan lainnya. Proses daur ulang bisa menjadi peluang bisnis masyarakat sekitar maupun Industri skala UMKM. Salah satu bagian sampah yang bisa didaur ulang adalah plastik. Plastik merupakan material yang sulit diuraikan didalam tanah. Di beberapa kota besa Di beberapa kota besar, permasalahan pemilahan plastik dilakukan oleh Bank Sampah yang dibentuk sesuai tingkat kesadaran masyarakatnya seperti Bank Sampah Bhakti Pertiwi di bawah naungan Bumdes Tamansera Tambaksawah di Kota Sidoarjo.. Permasalahan ini akan menimbulkan bencana bagi umat manusia. Tujuan penelitian ini ini untuk memproses limbah plastik menjadi produk paving yang ramah lingkungan dengan mutu yang bisa menerima beban ringan seperti sebagai jalan setapak. Metodologi yang dilakukan dalam pembuatan paving plastik adalah mengumpulkan tutup botol plastik yang termasuk kategori plastik HDPE. Langkah selanjutnya dilakukan pembakaran menggunakan media kompor berenergi gas LPG. Setelah plastik mendidih dan mencair, plastik hasil pembakaran dimasukkan ke media cetak paving dan setelah cetakan penuh dilakukan perendaman di air untuk melepaskan paving plastik dari cetakan. Dari hasil pengujian material ini dihasilkan mutu tekan yang baik sehingga bisa dijadikan salah satu cara menyelesaikan permasalahan sampah plastik dan produk ekonomis yang dihasilkan bisa menjadi bagian bisnis umkm masyarakat sekitarnya.
Sensory Evaluation and Consumer Preference of a Tempeh–Beef Burger Prototype for Urban Markets Prabowo, Ivy Dian Puspitasari; Mau, Daniel Pandu; Lestariningsih, Titin; Tjahjadi, kezia; Hidayah, Nani Kharisma Nur; Tjahjono, Prijo
THE SPIRIT OF SOCIETY JOURNAL : International Journal of Society Development and Engagement Vol 9 No 1: September 2025
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/scj.v9i1.3465

Abstract

Urban culinary development creates opportunities to reintroduce local ingredients in formats that meet modern consumer preferences for taste, nutrition, and attractive presentation. This study explored the acceptance of a tempeh-based burger (ITBurger) as an innovative soybean product for urban markets. A total of 20 urban consumers aged 18–30 participated in a controlled sensory evaluation. The burger patty was formulated with 60% steamed tempeh and 40% lean ground beef, then assessed for taste, texture, aroma, and appearance using a 9-point hedonic scale. Participants also identified the primary reason for their preference among taste, texture, appearance, or nutritional value. Results showed high overall acceptance, with taste receiving the highest mean score (8.2 ± 0.5), followed by appearance (8.0 ± 0.4), texture (7.8 ± 0.6), and aroma (7.6 ± 0.7). Taste was the most frequently cited reason for liking the product (50%), while appearance and texture each accounted for 20%, and nutritional value 10%. These findings confirm that flavor and visual appeal are the key drivers of consumer acceptance, while health benefits play a secondary role. The positive response to a tempeh–beef hybrid highlights the potential of flexitarian approaches to reposition traditional soybean products as modern, appealing foods. This model offers a practical pathway for small food enterprises to promote healthy, locally based innovations in urban culinary markets.