Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Perencanaan Peningkatan Tebal Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Petuk (STA 15+050 – STA 15+500) Kec. Penfui Kota Kupang Menggunakan Metode Bina Marga 2017 Pandji Thoha S. Balido; Sri Wiwoho Mudjanarko; Hendramawat Aski Safarizki
MoDuluS: Media Komunikasi Dunia Ilmu Sipil Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/modulus.v3i1.1784

Abstract

Perkerasan lentur (flexible pavement) adalah sistem perkerasan jalan dimana konstruksi terdiri dari beberapa lapisan. Tiap-tiap lapisan perkerasan pada umumnya menggunakan bahan maupun persyaratan yang berbeda sesuai dengan fungsinya yaitu, menyebarkan roda kendaraan sedemikian rupa sehingga dapat ditahan oleh tanah dasar. Aspal sebagai bahan pengikat merupakan material penting dalam konstruksi perkerasan jalan. Perkerasan jalan di Indonesia sebagian besar menggunakan aspal minyak dengan Penetrasi 60/70. Akan tetapi penggunaan aspal konvensional masih memiliki kelemahan, salah satunya adalah perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Penggunaan Asbuton modifikasi (Retona) diharapkan dapat mengatasi kelemahan aspal konvensional tersebut. Aspal Retona dikembangkan melalui proses penyulingan dan ekstraksi Asbuton guna mempertinggi kualitas aspal. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PT. Alam Indah Cendana Lestari, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja terhadap ruas jalan petuk. Perkerasan jalan tidak mampu menahan beban lalu lintas berlebih dan temperatur tinggi. Perencanaan perkerasan jalan ini adalah untuk mendapatkan tebal struktur perkerasan lentur dengan menggunakan metode Bina Marga 2017.
PENINGKATAN MUTU BETON DENGAN CAMPURAN LIMBAH KALSIT SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF RAMAH LINGKUNGAN Anissa Diyah Lestari; Luky Indra Gunawan; Dyah Julia Syifa; Ronny Wahyu Wibowo; Hendramawat Aski Safarizki
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 5, No 2 (2019): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.985 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v5i2.3887

Abstract

AbstrakPada era teknologi sekarang ini, beton adalah sebagai salah satu bahan bangunan yang paling banyak digunakan di Indonesia. Inovasi diperlukan untuk peningkatan mutu beton dalam kuat tekan beton dan harga lebih murah dibandingkan dengan beton normal. Limbah penambangan batu kapur di Wonogiri tidak dimanfaatkan dengan baik. Sehingga menimbulkan polusi udara dan mencemari lingkungan di sekitar penambangan. Maka dari itu, inovasi ini menggunakan limbah kalsit untuk ditambahkan sebagai bahan tambah pembuatan beton. Luaran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah dapat mengetahui komposisi yang pas untuk penambahan kalsit dalam campuran pembuatan beton dan menjadikan beton dengan bahan tambah limbah kalsit sebagai beton inovatif ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomis. Serta draft artikel ilmiah tentang beton inovatif yang dituangkan dalam sebuah draft artikel ilmiah, laporan kemajuan dan laporan akhir. Hasil yang telah dicapai saat ini berdasarkan indikator keberhasilan jangka pendek, yaitu telah dilaksanakannya penelitian dan pembuatan beton dengan bahan tambah kalsit dengan beberapa varian, serta pengujian sampel beton setelah berumur 14 hari. Pada penelitian ini mengetahui komposisi optimum penambahan kalsit terhadap kuat tekan beton, dengan penambahan kadar kalsit sebesar 5%, 9%, dan 15% benda uji yang digunakan adalah silinder berdiameter 15 cm dengan tinggi 30 cm sebanyak 9 buah dimana pengujian dilakukan pada umur 14 hari. Hasil analisis data pengujian kuat tekan beton kalsit adanya peningkatan pada variasi 9% kalsit sebesar 20,71 MPa (4.12%) dibandingkan beton normal 19,89 MPa. Maka kesimpulannya penggunaan kalsit dapat meningkatkan kuat tekan beton.Kata Kunci: Efektivitas, Beton SCC, Kalsit, Kuat TekanAbstractConcrete is one of the most widely used building materials in Indonesia In the current technological era. Innovation is needed to improve concrete quality in concrete compressive strength and prices are cheaper than normal concrete. Waste from limestone mining in Wonogiri is not utilized properly. So that it causes air pollution and pollutes the environment around mining. Therefore, this innovation uses calcite waste to be added as an ingredient to add concrete. The expected output in this study is to be able to find out the right composition for the addition of calcite in a mixture of concrete making and to make concrete with calcite added waste as an innovative concrete that is environmentally friendly and has economic value. As well as the draft scientific article about innovative concrete as outlined in a draft scientific article, progress report and final report. The results that have been achieved at present are based on short-term success indicators, namely the research and manufacture of concrete with calcite added ingredients with several variants, as well as testing of concrete samples after being 14 days old. In this study, the optimum composition of calcite was added to the compressive strength of concrete, with the addition of calcite levels of 5%, 9%, and 15%. The test material used was a cylindrical diameter of 15 cm with a height of 9 cm in which testing was done at 14 days . The results of the analysis of the test data for compressive strength of calcite concrete was an increase in the variation of 9% of calcite by 20.71 MPa (4.12%) coMPared to normal concrete of 19.89 MPa. So the conclusion is the use of calcite can increase the concrete compressive strength.Keywords: Effectiveness, SCC Concrete, Calcite, Compressive Strength
PAPBLOCK : PAVING BLOCK DENGAN BAHAN TAMBAH LIMBAH KERTAS Dyah Julia Syifa; Pandu Dimas Gumilang; Anissa Diyah Lestari; Luky Indra Gunawan; Hendramawat Aski Safarizki
Jurnal Ilmiah Teknosains Vol 5, No 2 (2019): JiTek
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.696 KB) | DOI: 10.26877/jitek.v5i2.3893

Abstract

AbstrakDalam penelitian ini akan mencoba menganalisis penambahan kertas terhadap campuran pembuatan paving, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak penambahan kertas terhadap paving sehingga dapat menjadi paving inovatif dan ramah lingkungan. Metode dalam pembuatan adalah dengan mempersiapkan limbah kertas yang sudah diolah menjadi butiran kecil ukuran 2 mm sebanyak 0%, 5%, 9%, 15%  dari berat pasir kemudian dicampurkan dengan pasir dan semen. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu penambahan kertas 0% kuat tekan rata rata 18,16 Mpa, 5% sebesar 8,77 Mpa, 9% sebesar 5,53 Mpa, 15% sebesar 5,97 Mpa. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa penambahan kertas 5%, 9% dan 15% belum menunjukan adanya peningkatan kuat tekan. Tetapi dapat menjadikan beton lebih ringan dengan variasi paling ringan 15%.Kata kunci: efektivitas, kertas, kuat tekan, paving inovatif AbstractIn this study will try to analyze the addition of paper to the mixture of paving making, the purpose of this study is to determine the effect of adding paper to paving so that it can be innovative and environmentally friendly paving. The method of making is to prepare waste paper that has been processed into small granules measuring 2 mm by 0%, 5%, 9%, 15% of the weight of the sand and then mixed with sand and cement. The results of this study are the addition of 0% paper compressive strength of average 18.16 Mpa, 5% of 8.77 Mpa, 9% of 5.53 Mpa, 15% of 5.97 Mpa. The results show that the addition of paper 5%, 9% and 15% has not shown an increase in compressive strength. But it can make lighter concrete with the lightest variation of 15%Keywords: compressive strength, effectiveness, innovative paving, paper  
Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Dan Pemasaran Pada Kb -Tk IT Insan Madina Tantin Pristyawati; Hendramawat Aski Safarizki; Putri Pramudya Wardani
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 2 No 2 (2022): UN PENMAS Vol 2 No 2
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v2i2.2031

Abstract

KB-TK IT Insan Madina merupakan sekolah islam terpadu satu – satunya di desa Dukuh. Meskipun baru berdiri pada 13 Juli 2020 tetapi dalam perkembangannya cukup bagus, hal ini terlihat dari jumlah murid yang saat ini untuk KB ada 7 murid, PAUD 10 murid dan TK 10 muri. Tenaga pengajar saat ini terdiri dari 4 pengajat tetap dan dibantu dengan 2 pegawai magang yang merupakan calon guru. Selama hampir 2 tahun berjalan ada beberapa permasalahan yang belum menemukan solusi. Permasalahan tersebut antara lain adalah untuk pembelajaran daring belum maksimal, media digital yang dimiliki belum berperan optimal sebagai salah satu media promosi sekolah termasuk belum adanya web sekolah. Oleh karena itu salah satu tim dari Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo akan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk memberikan pendampingan kepada bpk/ibu guru, komite sekolah dan wali murid dalam penggunaan salah satu media pembelajaran jarak jauh, transfer ilmu tentang pemanfaatan dan pengisian konten pada media digital yang sudah dimilki sekolah dan pembuatan web sekolah. Tujuan khususnya adalah meningkatkan mutu Pendidikan dan meningkatkan pemasaran KB – TK IT Insan Madina. Kata kunci: web desain, mutu Pendidikan, KB – TK IT Insan Madina, pengabdian, teknologi pendidikan
Pemanfaatan Digital Class Dalam Meningkatkan Soft Skill Guru TK Aisyiah X Jaten Safarizki, Hendramawat Aski; Lestari, Mathilda Sri
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 4 No 1 (2024): UN PENMAS Vol 4 No 1
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/un-penmas.v4i1.2784

Abstract

TK Aisyiah X Jaten yang berada di Jl. Getas Raya, Dusun V, Jaten, Kec. Jaten, Kabupaten Karanganyar Propinsi Jawa Tengah merupakan salah satu TK yang berkembang di wilayah Kecamatan Jaten. Proses kegiatan pembelajaran di TK Aisyiah X Jaten terganggu akibat adanya pandemi Covid-19. Dalam prosesnya kegiatan pembelajaran di TK Aisyiah X selama PPKM hanya dilakukan dengan metode pengambilan buku tugas siswa setiap minggu dan pelaporan kegiatan melalui pesan Whatsapp. Hal ini tentu saja tidak efektif karena siswa tidak dapat mendapat feedback secara langsung dari guru. Orang tua siswa juga merasa kesulitan untuk menyampaikan maksud dari tugas yang diberikan kepada anaknya. Tidak adanya pelatihan pembelajaran Digital Class dari dinas pendidikan terkait membuat guru menjadi bingung dan tidak tahu harus bagaimana menghadapi keterbatasan tatap muka dalam kondisi PPKM akibat pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan ini yaitu pelatihan dan pendampingan mitra dalam hal ini guru TK Aisyiah X Jaten dengan memberikan pengenalan pengelolaan Digital Class serta pembuatan video pembelajaran yang dapat diunggah ke jaringan Youtube. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan mitra dalam memanfaatkan Digital Class menggunakan Google Classroom serta pembuatan video pembelajaran dengan Youtube. Melalui kegiatan ini mitra dapat memperbaiki proses pembelajaran yang berlangsung. Komunikasi dua arah dengan orang tua dan anak didik dapat berlangsung lebih baik setelah adanya pemanfaatan Digital Class pada Guru TK Aisyiah X Jaten.
Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Banjir di Proyek Pembangunan Bendungan Jlantah, Kabupaten Karanganyar Adhi, Bagas Wahyu; Setiyanto, Beni; Kurniawan, Andri; Hidayawan, Ahmad; Syahputra, Hanif Nanda; Safarizki, Hendramawat Aski; Febriyanto, Wahyu; Rachmawatie, Srie Juli
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 02 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i02.3455

Abstract

Angka kecelakaan kerja di Indonesia cukup tinggi, tercatat sepanjang tahun 2023 data Kemnaker menunjukan angka 370.747 kasus. Sejumlah kecelakaan kerja yang terjadi pada proyek konstruksi sepanjang tahun 2023 menjadi potret kurangnya perhatian dalam pelaksanaan sistem manajeman keselamatan kerja dibidang konstruksi. Keselamatan kerja merupakan suatu cara untuk melindungi tenaga kerja dari luka yang disebabkan oleh kecelakaan yang berhubungan dengan pekerjaan. Resiko keselamatan dipengaruhi oleh lingkungan yang menyebabkan kebakaran, patah tulang, kesleo, serta kerugian alat tubuh seperti penglihatan dan pendengaran. Sedangkan kesehatan kerja adalah situasi dimana bebas dari gangguan fisik atau rasa sakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja. Resiko kesehatan merupakan fakta- fakta dalam lingkungan kerja yang bekerja melebihi waktu yang ditentukan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mengedukasi para pekerja proyek tentang pentingnya tanggap daruat banjir.Metode pengabdian dengan cara memberikan paparan informasi tentang sistem tanggap daruat, serta sharing diskusi antara tim K3 dan pekerja, persiapan alat simulasi tanggap daruat banjir yang akan digunakan sebagai media pelengkap kebutuhan praktek lapangan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Proyek Bendungan Jlantah Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah, sasaran warga sekitar Bendungan Jlantah yang merupakan pekerja proyek. Program Tanggap Darurat Banjir di Bendungan Jlantah berhasil meningkatkan pemahaman pekerja tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta memperkuat koordinasi antar tim. Meskipun ada tantangan, program ini menunjukkan peningkatan kesiapsiagaan dan efektivitas tanggap darurat di masa mendatang.
Kepuasan Pengguna dan Hambatan BIM di Proyek Al Azhar IIBS Karanganyar Abdillah, Zuhairidil; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 22, No 3 (2024)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2579-891X.v22i3.15626

Abstract

BIM meningkatkan efektivitas waktu, tenaga, dan biaya dalam perencanaan pembangunan, memudahkan pengolahan data, dan pembuatan desain material model 3D. Pekerja proyek Al Azhar IIBS sebagian perencanaan sudah menerapkan BIM dan lainnya masih konvensional. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kepuasan dan hambatan penerapan tekla BIM di lingkungan proyek. Penelitian menggunakan metode pengisian kuesioner skala likert 5 poin, respon data diuji validitas dan reliabilitas dengan SPSS’25. Hasil penelitian tingkat kepuasan software BIM dapat dilihat dariaa: Kecepatan dan akurasi desain (X12) merupakan indikator dari kepuasan presisi, kejelasan detail (X1) adalah yang paling dominan dengan nilai mean 3,840; Informasi terintegrasi (X22) merupakan indikator kepuasan otomatisasi terhadap output (X2) paling dominan dengan nilai mean 3,760; dan Teknologi BIM dapat meningkatkan kinerja (X35) merupakan indikator kepuasan efisien dan penghematan manajemen (X3) paling dominan dengan nilai mean 4,200. Hambatan penerapan Tekla BIM ialah tingkat ketersediaan perangkat keras (X45) paling dominan dengan nilai mean 4,360.
Diversifikasi Fungsi Buis Beton sebagai Kolam dalam Budidaya Ikan Lahan Terbatas di Desa Dukuh, Ngargoyoso, Karanganyar Ningsih, Hardian; Paryanto, Edi; Setyono, Wahyu; Adi, Raden Kunto; Safarizki, Hendramawat Aski
UN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri) Vol 4 No 2 (2024): UN PENMAS Vol 4 No 2
Publisher : LPPM Universitas Narotama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dukuh, Ngargoyoso menghadapi tantangan dalam budidaya ikan akibat keterbatasan lahan dan sumber daya. Proyek ini bertujuan untuk mengeksplorasi diversifikasi fungsi buis beton sebagai kolam ikan, mengatasi masalah keterbatasan lahan dengan solusi yang terjangkau dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan meliputi sosialisasi terkait desain dan instalasi buis beton sebagai wadah budidaya ikan serta evaluasi efektivitasnya dalam mendukung pertumbuhan ikan dibandingkan dengan kolam tradisional. Hasil dari implementasi menunjukkan bahwa buis beton dapat berfungsi dengan baik sebagai kolam budidaya ikan, memberikan hasil yang memuaskan dalam hal pertumbuhan ikan dan kualitas air. Kesimpulan dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan buis beton sebagai kolam alternatif adalah solusi yang efektif dan ekonomis untuk meningkatkan produksi ikan di daerah dengan lahan terbatas. Proyek ini berpotensi untuk diterapkan lebih luas di daerah lain yang menghadapi kendala serupa.
Life Cycle Cost Gedung LPPM Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Yosse Rizal; Firdausi, Annisa Azhar; Hendramawat Aski Safarizki; Agung Wibawa
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.13994

Abstract

Gedung Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) dibangun pada tahun 2018 dan diresmikan pada tahun 2020. Untuk memastikan pengelolaan biaya yang efisien selama umur layan bangunan, perhitungan Life Cycle Cost (LCC) diperlukan. LCC adalah pendekatan yang mempertimbangkan seluruh biaya dari perencanaan, konstruksi, operasional, pemeliharaan, hingga pembongkaran bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menganalisis LCC pada gedung LPPM selama 50 tahun, dengan fokus pada biaya awal, biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan biaya penggantian komponen. Metode yang digunakan adalah perhitungan LCC dengan simulasi biaya berdasarkan data aktual dan tingkat inflasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total LCC gedung LPPM selama 50 tahun mencapai Rp. 16.900.342.884, dengan komponen biaya pemeliharaan dan penggantian mencapai 56,67%. Pembahasan menunjukkan bahwa pemeliharaan rutin dan penggantian komponen gedung merupakan bagian terbesar dari biaya LCC. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar pengelola bangunan memprioritaskan perencanaan pemeliharaan yang efisien untuk mengurangi biaya jangka panjang.
Life Cycle Cost Gedung Masjid Sahid Universitas Veteran Bangun Nusantara Fa-izah, Aprilina Nur; Firdausi, Annisa Azhar; Safarizki, Hendramawat Aski
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 21 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v21i2.1441

Abstract

One of the Bantara University facilities is Sahid Mosque. This mosque was built as a result of a design competition in 2020. The building area is 682 m2. Construction was carried out for 1 year with a total budget is Rp. 3,989,519,570.00. the building was operated in 2022. Many building components are imported from abroad. However, in this building the Life Cycle cost (LCC) calculation has never been done. Operation and maintenance need to be taken into account in every building construction. Building maintenance is a very important activity in maintaining the condition and value of property. This activity involves a series of actions to change, update and repair building components so that they continue to function properly according to established standards. The aim of this research is to identify the LCC of mosque buildings over their 25 years services life. The calculation is carried out by describing the LCC components, namely initial costs, operational costs, maintenance, replacement, and demolition. Initial costs are obtained from design and preparation costs. Operational costs are obtained from interviews with the parties concerned. Maintenance is obtained from looking at the age of the component lines and is calculated based on the Sukoharho Regency AHSP. The results of the LCC calculation 25 years in 2022 for the Sahid Univet Mosque showed a total cost of Rp. 8.786.694.099 that: initial cost worth Rp. 5.285.031.300 (60.15%); operational costs worth Rp.1.439.754.354 (16.39%); maintenance costs worth Rp. 1.523.813.081 (17.34%); and replacement costs amounting to Rp. 538.095.364 (6.12%).
Co-Authors Abdillah, Zuhairidil Achmad, Imron Ramdhani Agung Wibawa Ahmad Hidayawan Ahmad Hidayawan, Ahmad Al Matin, Muhammad Ma'ruf ANDRI KURNIAWAN Anissa Diyah Lestari Anissa Diyah Lestari Annas Saiful Rohman Annisa Azhar Firdausi Ariyanto Arum Narwastu Bagas Wahyu Adhi, Bagas Wahyu Basori Basori Bawono, Bagas Dwi Beni Setiyanto Bin Arshad, Mohd Fadzil Daru Wahyuningsih Devi, Rida Handiana Dewi Handayani Dewi, Amelia Putri Dhonna meylida Dyah Julia Syifa Dyah Julia Syifa Edy Purwanto Eko Nurmianto Endang Widiyastuti Fa-izah, Aprilina Nur Fadhilah, Rifqi Adam Febriyanto, Wahyu Fery Firmansah Firdaus Pratama Wiwoho, Firdaus Pratama Guruh Aryotejo, Guruh Hardian Ningsih, Hardian Harmanto, Dani Hendrata, Jonathan Anugrah Hery Purwanto Hidayat, Kurniawan I Putu Artaya Ilonka, Willy Anastasya Iwan Ristanto Karno, Muhammad Febrialdi Lestari, Mathilda Sri Listiana, Icho Dharma Tri Luky Indra Gunawan Maruli, Sahat Marwahyudi Marwahyudi Marwahyudi Marwahyudi Mayestino, Alexander Machicky Muflih, Ahadin Banu Muhammad Aksan Muhammad Malik Hakim, Muhammad Malik Mulyadi, Irwan Nawir Rasidi Norhidayati Pamungkas, Wahyu Aji Pandji Thoha S. Balido Pandu Dimas Gumilang Paryanto, Edi Putra, Imam Prasetyo Azhari Putri Pramudya Wardani Rachmawatie, Srie Juli Raden Kunto Adi, Raden Kunto Rida Handiana Devi Rizal Bahaswan Ronny Wahyu Wibowo Senot Sangadji Senot Sangadji, Senot Setiyanto, Beni Setyono, Wahyu Sri Wiwoho Mudjanarko, Sri Wiwoho Stefanus Adi Kristiawan Sulthon, Aufa Hanif Abiyyu Supriyanto, Rahmat Susilowati Syahputra, Hanif Nanda Tantin Pristyawati Tjahjono, Prijo Yosse Rizal