Kundarita, Kundarita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PETERNAK TENTANG PENGUATAN STRATEGI KETERSEDIAAN PAKAN SAPI PEDAGING MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION BERSAMA PEMANGKU KEPENTINGAN DI KABUPATEN MUNA Nasiu, Firman; Nafiu, La Ode; Abadi, Musram; Gerhana, Gerhana; Auza, Fuji Astuty; Asminaya, Nur Santy; Agustina, Dian; Tasse, Andi Murlina; Yunus, Lukman; Zani, Munirwan; Gandri, La; Manginsi, Wa Ode Jumiarni; Kundarita, Kundarita; Setiawati, Indra Rahayu; Safitri, Safitri
BAKIRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): BAKIRA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/bakira.2025.6.2.214-225

Abstract

Feed availability is a key factor in increasing beef cattle productivity. This activity aims to strengthen beef cattle feed availability strategies through a collaborative approach involving all relevant stakeholders in Muna Regency. This FGD activity was held in August 2025 in one of the beef cattle development centers in Kabangka District, Muna Regency. FGD participants consisted of various important elements, including the Southeast Sulawesi Regional Research and Innovation Agency (BRIDA) Team, the Halu Oleo University (UHO) Research Team, the Muna Regency Livestock and Animal Health Service (PKH) Team, the Kabangka Subdistrict Agricultural Extension Center (BPP), and local farmers. The data obtained from the FGD was analyzed using descriptive methods. The main strategies recommended are the application of feed processing technology, crop-livestock integration, increasing the capacity of livestock farmers, and protecting grazing land. Therefore, together with stakeholders in Muna Regency, it can become a driving force in developing the beef cattle industry in Muna Regency. The results obtained show that Muna Regency has great potential for beef cattle development, supported by its population and availability of land, natural resources, and feed from agricultural waste. However, this potential is constrained by low feed quality, traditional management systems, and limited knowledge and infrastructure among farmers. The main strategies recommended are the application of feed processing technology, crop-livestock integration, increasing the capacity of livestock farmers, and protecting grazing land. Therefore, together with stakeholders in Muna Regency, this can be a driving force in overseeing the development of beef cattle.
Bimbingan Teknis Kolaborasi Multipihak dalam Pengembangan Ketersediaan Pakan Sapi Pedaging melalui Focus Group Discussion di Kabupaten Konawe Yunus, Lukman; Nafiu, La Ode; Abadi, Musram; Nasiu, Firman; Gandri, La; Gerhana, Gerhana; Manginsi, Wa Ode Jumiarni; Kundarita, Kundarita; Safitri, Safitri
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 16, No 4 (2025): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v16i4.24713

Abstract

Upaya penguatan ketersediaan pakan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif menjadi langkah penting dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan di suatu wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan kolaborasi multipihak dalam pengembangan ketersediaan pakan sapi pedaging melalui Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Konawe. Kegiatan FGD ini dilaksanakan selama sebulan, pada bulan Agustus tahun 2025. Lokasi kegiatan dilaksanakan pada salah satu wilayah titik sentra produksi sapi pedaging terbanyak di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu Kabupaten Konawe. Lokasi tersebut menjadi tempat pertemuan atau perwakilan semua stakholder terkait. Kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahapan pelaksanaan, meliputi persiapan kegiatan dan pelaksanaan FGD. Data yang diperoleh dari informasi dan survei lapangan akan dianalisis menggunakan metode deskriptif. Metode ini bertujuan untuk menyajikan deskripsi yang sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta, gejala atau kejadian yang diamati. Hasil FGD menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan sapi potong, terutama dari sisi ketersediaan lahan, sumber daya alam, dan limbah pertanian sebagai bahan pakan. Namun, masih terdapat kendala seperti rendahnya kualitas pakan, pengelolaan tradisional, serta keterbatasan pengetahuan dan infrastruktur. Strategi yang tepat meliputi pemanfaatan HIP melalui teknologi, integrasi tanaman-ternak, peningkatan kapasitas peternak, serta perlindungan lahan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor, ketahanan pakan ternak dan produktivitas peternakan dapat ditingkatkan secara berkelanju