Mayasari, Destianti Indah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Serulingmas

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH TERAPI ZIKIR TERHADAP PENURUNAN TANDA GEJALA HALUSINASI PADA PASIEN SKIZOFRENIA: LITERATURE REVIEW Alfiani, Titi; Mayasari, Destianti Indah; Priyanto, Budi
Serulingmas Health Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Stikes Serulingmas Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental kronis yang ditandai dengan distorsi persepsi, pikiran, emosi, dan perilaku. Halusinasi merupakan salah satu gejala persepsi sensori yang paling sering terjadi pada pasien skizofrenia yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien. Terapi zikir dilakukan dengan pengulangan kata-kata religius yang diyakini dapat memberikan efek mengurangi gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh kesimpulan berbasis evidence-base yang membahas tentang pengaruh terapi zikir terhadap penurunan tanda gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Metode penelitian menggunakan literature review hasil penelitian tahun 2020-2024 yang sudah dipublikasikan ke dalam media elektronik seperti Science direct, Pubmed, CINAHL, Mendeley search, Google Scholar, dan ProQuest terkait terapi zikir untuk mengurangi tanda dan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Jumlah artikel penelitian yang memenuhi kriteria berjumlah 10 artikel yang menunjukkan bahwa pemberian terapi zikir dapat membantu menurunkan gejala halusinasi pada pasien skizofrenia. Terapi zikir mudah dilakukan, dapat dilakukan kapan saja dan direkomendasikan dan dapat dipakai dengan menggabungkan pengobatan farmakologi pada pasien skizofrenia untuk menurunkan tanda gejala halusinasinya.  
EFEK HIDROTERAPI TERHADAP LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI KLINIK PRATAMA RAWAT INAP GRAHA AMANAH Mayasari, Destianti Indah; Pramithasari, Intan Diah; Rahmasari, Intan
Nursing Sciences Journal Vol 8 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v8i2.6057

Abstract

Hypertension is still a threat to increase blood pressure, especially in the elderly. Hypertension is "The Silent Killer" because hypertension sufferers do not feel the symptoms when their blood pressure increases and can attack the elderly. Many complementary therapies have been used to treat hypertension in the elderly, but in reality they still show less significant reductions in blood pressure. This condition shows that the treatment of hypertension in the elderly has not been completed. Therefore, hydrotherapy intervention is needed to reduce high blood pressure in the elderly. Water therapy is a method of body treatment that uses water as a healing agent. The aim of the research was to determine the effect of hydrotherapy on elderly people with hypertension at the Graha Amanah Inpatient Primary Clinic. Quasi experimental research design pre – post test with control group with hydrotherapy treatment. The research respondents were elderly people with hypertension at the Graha Amanah Inpatient Primary Clinic. The sampling technique used was purposive sampling. Research results: There is a significant effect between hydrotherapy and blood pressure in the elderly. It is hoped that this research will provide benefits for improving the quality of life of the elderly and increasing the implementation of complementary therapies in nursing interventions, especially for the elderly with hypertension so that they can maintain blood pressure within normal limits.
PENGARUH LOGOTERAPI TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUMAH SAKIT DR. SOEPRAOEN MALANG Destianti Indah Mayasari; Edi Widjajanto; Lilik Supriati
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jurnal.v3i2.212

Abstract

Kanker payudara adalah keganasan yang bermula dari sel-sel di payudara. Salah satu pengobatan  kanker payudara adalah kemoterapi. Pada pelaksanaannya kemoterapi dapat menyebabkan berbagai dampak pada pasien salah satunya adalah kecemasan. Jika kecemasan tersebut dialami pasien dalam  jangka waktu yang lama akan menyebabkan pasien mengalami nyeri kepala, lelah, penurunan sistem  imun, kelainan jantung, depresi dan gangguan mental emosional lainnya Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk mengetahui pengaruh logoterapi terhadap kecemasan pada pasien kanker payudara  yang menjalani kemoterapi di Rumah Sakit dr. Soepraoen Malang. Desain penelitian yang digunakan  adalah quasi exsperiment pre post test with control group. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah  32 responden yang dibagi dalam 2 kelompok, yaitu kelompok perlakuan 16 responden dan kelompok  control 16 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah logoterapi, variable dependennya adalah kecemasan.  Analisa data menggunakan t test berpasangan dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa ada perbedaan kecemasan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol sesudah diberikan  logoterapi dengan nilai p = 0,000. Hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa ada pengaruh logoterapi  57,9% terhadap kecemasan setelah dikontrol dengan variabel yang lain.  Kata kunci:  Logoterapi, Kecemasan, Pasien Kanker Payudara, Kemoterapi
Pengaruh Hidroterapi Terhadap Keseimbangan Tubuh dan Resiko Jatuh Pada Lansia Pramithasari, Intan Diah; Suwariyah, Puji; Mayasari, Destianti Indah
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.442

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan fungsi tubuh akibat perubahan fisik. Perubahan menonjol yang terjadi pada lansia terletak pada perubahan sistem musculoskeletal yang mengakibatkan penurunan kekuatan otot dan gangguan keseimbangan tubuh. Penurunan fungsi otot dan keseimbangan tubuh meningkatkan risiko jatuh pada lansia. penelitian ini, bertujuan mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap keseimbangan tubuh dan risiko jatuh pada lansia. Penelitian menggunakan desain penelitian pre-post eksperimen semu yang melibatkan kelompok kontrol dan intervensi. Analisis yang digunakan adalah uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Instrumen yang digunakan adalah Berg Balance Scale (BBS) dan Morse Falls. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden dalam penelitian ini adalah wanita dengan kategori usia lanjut usia lanjut (56-65 tahun), terdapat perbedaan rata-rata skor keseimbangan tubuh sebelum dan sesudah hidroterapi pada intervensi kelompok (p value 0,019), tidak ada perbedaan rata-rata skor keseimbangan tubuh sebelum dan sesudah hidroterapi pada kelompok kontrol (p value 0,212), tidak ada perbedaan rata-rata skor risiko jatuh sebelum dan sesudah hidroterapi pada kelompok intervensi (p value 0,713) dan kontrol (p value 1.000) dan ada pengaruh Ada hubungan yang signifikan antara hidroterapi dan keseimbangan tubuh (p value 0,000) dengan risiko jatuh pada lansia (p value 0,006).
Efektifitas Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Destianti Indah Mayasari; Yenni Kristiana; Andin Sefrina
Jurnal Riset Teknologi Kesehatan Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Riset Teknologi Kesehatan (RITEKES) Volume 1, Nomor 1, Februari 2025.
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/ritekes.v1i1.134

Abstract

Pijat oksitosin merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan pengeluaran ASI pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dan dilaksanakan di Kelurahan Gumilir pada Januari–Februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran ASI pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (18,47 cc vs 13,26 cc; p = 0,014). Pijat oksitosin terbukti efektif dalam meningkatkan pengeluaran ASI pada ibu nifas.
Efektivitas Intervensi Organizational Support terhadap Kepuasan Kerja dan Keselamatan Pasien: Review Literatur Berbasis Evidence-Based Practice Roni Purnomo; Destianti Indah Mayasari; Budi Priyanto; Puji Suwariyah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.646

Abstract

Kepuasan kerja tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di fasilitas kesehatan. Dukungan organisasi telah diidentifikasi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan kepuasan kerja tenaga kesehatan dan keselamatan pasien. Tujuan untuk meninjau dan mensintesis bukti ilmiah tentang efektivitas intervensi dukungan organisasi terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan dan keselamatan pasien menggunakan pendekatan praktik berbasis bukti. Tinjauan pustaka sistematis dilakukan dengan mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian dilakukan di PubMed, Scopus, ScienceDirect, ProQuest, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan antara tahun 2018 dan 2024. Data dianalisis dengan analisa narasi. Dari 1.052 artikel yang diidentifikasi, 20 studi dipilih untuk dianalisis. Hasil analisa narasi didapatkan sebagian besar intervensi, seperti dukungan supervisor, pelatihan, dan budaya keselamatan, menunjukkan efek signifikan dalam meningkatkan kepuasan kerja dan keselamatan pasien. Intervensi dukungan organisasi efektif dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan meningkatkan kualitas serta keselamatan perawatan.
SCREENING FOR MENTAL EMOTIONAL DISORDERS: DEPRESSION, ANXIETY, AND STRESS AMONG FIRST-YEAR NURSING STUDENTS Fida Dyah Puspasari; Destianti Indah Mayasari
Nursing Sciences Journal Vol 10 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/nsj.v10i1.7340

Abstract

Background: Mental emotional disorders such as depression, anxiety, and stress are common among university students, especially during the transition from high school to higher education. Early detection is important to prevent more severe psychological problems. Objective: This study aimed to describe the prevalence of depression, anxiety, and stress among first-year students. Methods: This study used a descriptive design with a cross-sectional approach. The research was conducted at STIKES Serulingmas Cilacap. A total of 150 first-year students were included using total sampling. Mental emotional disorders were measured using the Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Data were analyzed using descriptive statistics. Results: The results showed that 30% of students experienced depression (18% mild, 9% moderate, and 3% severe). Anxiety was experienced by 67% of students (18% mild and 34% moderate). Meanwhile, 20% of students experienced stress (13% mild and 4% moderate). Conclusion: A considerable proportion of first-year students experienced mental emotional disorders. Early screening programs and psychological support services are recommended to improve students’ mental health.