Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGROMIX

STRUKTUR BIAYA DAN PROFITABILITAS USAHATANI TANAMAN PANGAN (Padi, Jagung, dan Kedelai) Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.913 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i1.565

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui baik dan tidaknya keragaan suatu usahatani adalah dengan mengetahui biaya dan profitabiltasnya. Analisis struktur biaya dan profitabilitas usahatani diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan tentang pengembangan komoditas dengan tujuan meningkatkan produksi sekaligus memperbaiki taraf hidup. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis struktur biaya dan profitabilitas usahatani tanaman pangan..Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang telah dirilis resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi dan Struktur Ongkos Usahatani Tanaman Pangan. Untuk Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi adalah publikasi BPS pada bulan Oktober 2016, sedangkan Struktur Ongkos Usahatani tanaman Pangan adalah publikasi BPS pada tahun 2011.Hasil penelitian menunjukkan struktur biaya usahatani ketiga komoditi (padi, jagung, dan kedelai hampir sama). Pada komoditas padi, jagung, dan kedelai pangsa biaya terbesar untuk upah tenaga kerja dan sewa lahan. Pada periode 2011-2014, total biaya usahatani untuk ketiga komoditas tersebut cenderung menurun. Penurunan total biaya ini dominan disebabkan oleh penurunan upah kerja selama periode 2011-2014, walaupun ada kenaikan sewa lahan, tetapi selisih kenaikannya masih lebih rendah daripada selisih penurunan upah kerja. Secara umum biaya per ha usahatani padi sawah paling besar dibandingkan dengan padi ladang, jagung dan kedelai.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tingkat keuntungan, R/C Ratio, dan efisiensi usahatani padi sawah lebih baik daripada padi ladang, jagung, apalagi kedelai. Usahatani padi sawah, padi ladang, jagung masih layak diusahakan, karena tingkat keuntungan, R/C Ratio dan efisiensi bernilai positif, sedangkan kedelai tidak layak, karena tingkat keuntungan dan efisiensi bernilai negative dan R/C Ratio di bawah 1.
PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS DI BAGIAN PRODUKSI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) KANTOR REGIONAL III WILAYAH JAWA TIMUR) Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.81 KB) | DOI: 10.35891/agx.v6i1.687

Abstract

Pengaruh Kemampuan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan  ( Studi  Kasus  di  B agian  P roduksi PT Sang Hyang Seri (Persero)  K antor Regional III Wilayah  Jawa Timur) .  Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis kemampuan  karyawan , (2) menganalisis motiv asi karyawan, (3) menganalisis pengaruh  kemampuan dan motivasi terhadap kinerja karyawan.  Metode yang digunakan  merupakan metode diskriptif. Responden dalam p enelitian ini  berjumlah 38  karyawan  bagian Produksi  PT Sang Hyang  S eri (Persero) Kantor  R egional I II  wilayah Jawa Timur  yang ditentukan secara  sensus . Dipergunakan alat analisis :  regresi dan  analisis jalur. Kemampuan dan Motivasi berpengaruh positif dan  signifikan terhadap kinerja karyawan . Kemampuan berpengaruh langsung  maupun tidak langsung melalui  motivasi  terhadap kinerja karyawan. Motivasi  berpengaruh langsung  maupun tidak langsung melalui kemampuan  terhadap  kinerja karyawan.  Kemampuan  dan motivasi  berpengaruh  terhadap kinerja  karyawan  sebesar 73,43%, sedangkan 26,57% dipengaruhi oleh variabel lai n. 
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PABRIK BENIH PADI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) Sri Karuniari Nuswardhani; Bidjaksana Arief fateqah

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.595 KB) | DOI: 10.35891/agx.v6i2.692

Abstract

PT Sang Hyang Seri (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang  bergerak dalam bidang perbenihan pertanian dituntut untuk menyiapkan benih secara 7 (tujuh)  tepat untuk memenuhi kebutuhan konsumen (petani) dan laba yan g optimal untuk kelangsungan  hidup perusahaan. Oleh karena itu, produktivitas pabrik benih dalam memproduksi benih  merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang kesinambungan usaha. Pada penelitian yang berjudul Faktor - faktor yang mempengaruhi Pro duktivitas pabrik  benih padi PT Sang Hyang Seri (Persero) mempunyai tujuan untuk mengetahui rencana dan  realisasi produksi benih padi masing - masing Kantor Regional (KR) PT SHS, untuk mengetahui  perkembangan produktivitas masing - masing pabrik PT SHS dalam m enghasilkan benih padi, dan  untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi produktivitas pabrik PT SHS dalam  menghasilkan benih padi. Tujuan penelitian tersebut dicapai dengan mengumpulkan data  sekunder, baik dari PT SHS maupun di luar perusahaan pada pe riode waktu 2010 - 2014 Data  tersebut meliputi data produksi benih kantong, data pengadaan calon benih berupa gabah kering  panen, data harga pembelian calon benih rata - rata per tahun, data kapasitas mesin terpasang ,  data jumlah alat dan mesin pengering (lan tai jemur dan  box dryer ), data umur mesin (pabrik),  dan data upah pengolahan benih yang kemudian dianalisis dengan cara tabulasi dan  menggunakan bantuan program komputer  SPSS dan  EViews . Dari hasil analisis menunjukkan bahwa realisasi produksi calon benih padi non hibrida  (gkp) PT Sang Hyang Seri (Persero) dibandingkan dengan rencananya dalam kurun waktu lima  tahun (2010  – 2014) tidak mencapai 100% di setiap tahunnya. Rata - rata realisasi produksi calon  benih padi non hibrida (gkp) masing - masing Kantor Regi onal dan PBS pada tiap tahun dalam  kurun waktu lima tahun (2010  – 2014) dibandingkan dengan rata - rata rencananya tidak mencapai  100%. Realisasi produksi benih bersih padi non hibrida PT Sang Hyang Seri (Persero)  dibandingkan dengan rencananya dalam kurun w aktu lima tahun (2010  – 2014) tidak mencapai  100% pada setian tahunnya. Rata - rata realisasi produksi benih bersih padi non hibrida masing - masing Kantor Regional dan PBS pada tiap tahun selama waktu lima tahun (2010 - 2014)  dibandingkan dengan rata - rata renca nanya tidak mencapai 100%. Perkembangan (tren) produksi benih bersih padi non hibrida pada setiap kantor Regional  dan PBS cenderung menurun, kecuali di Kantor Regional IV cenderung naik. Secara  keseluruhan, perkembangan (tren) produksi benih bersih padi n on hibrida PT Sang Hyang Seri  (Persero) cenderung menurun. Pada produktivitas pabrik benih padi, perkembangan (tren)  produktivitas pabrik benih padi pada setiap Kantor Regional dan PBS cenderung menurun,  kecuali di Kantor Regional IV cenderung naik. Secara keseluruhan, perkembangan (tren)  produktivitas pabrik benih padi PT Sang Hyang Seri (Persero) cenderung menurun. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara bersama - sama variabel - variabel produksi  calon benih padi , harga calon benih padi, jumlah  box dryer ,  jumlah lantai jemur, umur pabrik  (mesin), nrendemen benih, dan tenaga kerja berpengaruh nyata secara statistik terhadap  60 produktivitas pabrik benih padi. Namun, hasil estimasi secara individual terdapat 5 (lima)  variable bebas yang memberi pengaruh signifik an secara statistik terhadap produktivitas pabrik  benih padi pada α = 1% dan α = 10%, yaitu produksi calon benih padi (gkp), jumlah  box dryer ,  jumlah lantai jemur, rendemen benih, dan umur pabrik (mesin). Produksi calon benih padi (gkp)  dan rendemen benih  berpengaruh positif, sedangkan jumlah  box dryer , jumlah lantai jemur, dan  umur pabrik berpengaruh negatif.  
ANALISIS PENGEMBANGAN PASAR DURIAN DI KABUPATEN PASURUAN Muh. Aniar Hari Swasono; Rr Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.436 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i2.790

Abstract

Buah durian merupakan salah satu komoditas unggulan yang ada di Kabupaten Pasuruan.Walaupun Kabupaten Pasuruan menyumbang hasil produksi durian terbesar di Provinsi Jawa Timur, tetapi dalam hal pemasaran masih kalah dengan durian dari Luar Jawa atau dari Kabupaten Malang yang lebih dikenal di pasaran. Hal ini dikarenakan pemasarannya masih skala lokal saja.Oleh karena itu, untuk mewujudkan peningkatan pengembangan pasar durian di Kabupaten Pasuruan, maka penelitian mengenai “Potensi Pengembangan Pasar Durian di Kabupaten Pasuruan” sangat diperlukan dan diharapkan dapat membantu kebijakan pemerintah daerah terkait dengan pengembangan komoditas unggulan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) pengembangan pasar durian di daerah penelitian.Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa SWOT. Dari hasil penelitian didapatkan Faktor-Faktor Internal yang memiliki tingkat kepentingan dari yang tertinggi sampai tingkat terendah terdiri dari: Faktor Kekuatan, potensi sumber daya alam yang dimiliki, Durian masak di pohon, Panen tetap banyak walaupun perawatan tidak intensif, Memiliki warna daging kuning, rasa yang manis dengan aroma harum dan daging yang tebal, Pelayanan ke konsumen yang sudah baik. Faktor Kelemahan, Belum adanya promosi yang lebih intensif, Menggunakan kios seadanya, Harga lebih mahal dari pada durian yang dijual di seberang jalan raya, Kualitas SDM yang masih rendah, Tidak ada kelompok yang menaungi petani durian. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang memiliki tingkat kepentingan dari yang tertinggi sampai tingkat terendah terdiri dari: Faktor Peluang, Minat konsumen yang masih tinggi, Daerah pemasaran durian yang masih luas, Adanya pelanggan setia, Adanya keinginan pemerintah untuk memajukan durian kucur. Faktor Ancaman, Perubahan cuaca yang tidak menentu, Adanya pesaing baru, Maraknya impor durian, Kurangnya pemerintah dalam mengembangkan durian lokal, Tidak ada pendampingan dalam berkebun durian. Strategi yang patut di gunakan di dalam Peluang Usaha Agribisnis Buah Durian Di Desa Sumber Rejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan adalah strategi S-O (Kekuatan-Peluang) Strategi ini di buat dengan cara memanfaatkan kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi serta mengatasi ancaman. Strategi yang di gunakan antara lain : Menginformasikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki durian kucur, Optimalisasi penggunaan berbagai media untuk media promosi dan Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan terhadap konsumen serta memperbaiki jaringan distribusi dan pemasaran