Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG MANGROVE JENIS Rhizopora sp SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN PADA PEMBUATAN ES KRIM Ernawati, Ernawati; Rini Utami , Cahyaning; Nuswardhani , Sri Karuniari; Adam, Moh. Awaludin; Widiastuti, Irawati Mei
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Techno-fish
Publisher : Universitas Dr Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4273

Abstract

Es krim merupakan salah satu produk makanan yang populer dan disukai masyarakat. Pengolahan tepung mangrove jenis Rhizophora menjadi es krim merupakan alternatif diversifikasi pangan kaya antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan tepung Rhizophora sp dan lama waktu pencampuran (mixing), sehingga didapatkan es krim yang mempunyai karakteristik baik dan sesuai dengan standar nasional tentang es krim (SNI 01-3820-1995). Metode penelitian adalah metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu : penambahan tepung Rhizophora sp (0, 100, 150, dan 200 g); Lama pencampuran (mixing) (10, 15 dan 20 menit). Variabel penelitian meliputi analisis sifat fisikokimia tepung Rhizophora yaitu kadar proksimat dan aktifitas antioksidan. Analisis sifat fisikokimia es krim meliputi kadar lemak, protein, karbohidrat dan aktifitas antioksidan. Variabel subyektif yang diamati meliputi rasa dan tekstur. Tepung Rhizophora sp hasil analisis mempunyai kadar air 10,11%, lemak 0,48%, protein 2,15%, karbohidrat 82,94%, antioksidan IC50 yaitu 113,7 mg/mL. Perlakuan penambahan tepung Rhizophora berpengaruh sangat nyata terhadap nilai kadar protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan. Perlakuan lama pencampuran berpengaruh nyata terhadap nilai kadar protein. Nilai rasa pada kisaran 5,20 (agak suka) – 6,85 (sangat suka), dan nilai tekstur 5,20 (agak suka) – 6,90 (sangat suka).
Diversifikasi pengolahan singkong untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Khoirin Maghfiroh; R.R. Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v10i2.1647

Abstract

The community partnership program (PKM) in the cassava processing effort without producing waste was carried out together with PKK ladies groups namely PKK RT.4 RW 1 Loring Sukopuro Jabung District Malang Regency. The lack of technological knowledge causes the processing of cassava is not optimal. Cassava processing still uses simple technology. Most cassava is sold in raw form and some is sold in processed chips, besides that there are no handlers related to waste produced from cassava preparations. But on the other hand, abundant cassava production. This program aims to form an independent business group in the development of processed cassava to produce nutritious products without producing waste. The method of approach used in PKM is the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach, which involves partner groups in activities. As for the implementation of this PKM activities include: counseling, training, hands-on practice, and assistance. The results of this program are increasing partners 'knowledge in processing cassava into nutritional products based on waste utilization, knowledge of partners' skills in processing cassava into nutritional products based on waste utilization, partners are able to utilize appropriate technology transfer, and improving management and marketing capabilities.
STRUKTUR BIAYA DAN PROFITABILITAS USAHATANI TANAMAN PANGAN (Padi, Jagung, dan Kedelai) Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.913 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i1.565

Abstract

Salah satu cara untuk mengetahui baik dan tidaknya keragaan suatu usahatani adalah dengan mengetahui biaya dan profitabiltasnya. Analisis struktur biaya dan profitabilitas usahatani diperlukan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan tentang pengembangan komoditas dengan tujuan meningkatkan produksi sekaligus memperbaiki taraf hidup. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis struktur biaya dan profitabilitas usahatani tanaman pangan..Penelitian ini memanfaatkan data sekunder yang telah dirilis resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi dan Struktur Ongkos Usahatani Tanaman Pangan. Untuk Laporan Bulanan Data Sosial Ekonomi adalah publikasi BPS pada bulan Oktober 2016, sedangkan Struktur Ongkos Usahatani tanaman Pangan adalah publikasi BPS pada tahun 2011.Hasil penelitian menunjukkan struktur biaya usahatani ketiga komoditi (padi, jagung, dan kedelai hampir sama). Pada komoditas padi, jagung, dan kedelai pangsa biaya terbesar untuk upah tenaga kerja dan sewa lahan. Pada periode 2011-2014, total biaya usahatani untuk ketiga komoditas tersebut cenderung menurun. Penurunan total biaya ini dominan disebabkan oleh penurunan upah kerja selama periode 2011-2014, walaupun ada kenaikan sewa lahan, tetapi selisih kenaikannya masih lebih rendah daripada selisih penurunan upah kerja. Secara umum biaya per ha usahatani padi sawah paling besar dibandingkan dengan padi ladang, jagung dan kedelai.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa tingkat keuntungan, R/C Ratio, dan efisiensi usahatani padi sawah lebih baik daripada padi ladang, jagung, apalagi kedelai. Usahatani padi sawah, padi ladang, jagung masih layak diusahakan, karena tingkat keuntungan, R/C Ratio dan efisiensi bernilai positif, sedangkan kedelai tidak layak, karena tingkat keuntungan dan efisiensi bernilai negative dan R/C Ratio di bawah 1.
PENGARUH KEMAMPUAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS DI BAGIAN PRODUKSI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) KANTOR REGIONAL III WILAYAH JAWA TIMUR) Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.81 KB) | DOI: 10.35891/agx.v6i1.687

Abstract

Pengaruh Kemampuan dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan  ( Studi  Kasus  di  B agian  P roduksi PT Sang Hyang Seri (Persero)  K antor Regional III Wilayah  Jawa Timur) .  Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis kemampuan  karyawan , (2) menganalisis motiv asi karyawan, (3) menganalisis pengaruh  kemampuan dan motivasi terhadap kinerja karyawan.  Metode yang digunakan  merupakan metode diskriptif. Responden dalam p enelitian ini  berjumlah 38  karyawan  bagian Produksi  PT Sang Hyang  S eri (Persero) Kantor  R egional I II  wilayah Jawa Timur  yang ditentukan secara  sensus . Dipergunakan alat analisis :  regresi dan  analisis jalur. Kemampuan dan Motivasi berpengaruh positif dan  signifikan terhadap kinerja karyawan . Kemampuan berpengaruh langsung  maupun tidak langsung melalui  motivasi  terhadap kinerja karyawan. Motivasi  berpengaruh langsung  maupun tidak langsung melalui kemampuan  terhadap  kinerja karyawan.  Kemampuan  dan motivasi  berpengaruh  terhadap kinerja  karyawan  sebesar 73,43%, sedangkan 26,57% dipengaruhi oleh variabel lai n. 
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS PABRIK BENIH PADI PT SANG HYANG SERI (PERSERO) Sri Karuniari Nuswardhani; Bidjaksana Arief fateqah

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.595 KB) | DOI: 10.35891/agx.v6i2.692

Abstract

PT Sang Hyang Seri (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang  bergerak dalam bidang perbenihan pertanian dituntut untuk menyiapkan benih secara 7 (tujuh)  tepat untuk memenuhi kebutuhan konsumen (petani) dan laba yan g optimal untuk kelangsungan  hidup perusahaan. Oleh karena itu, produktivitas pabrik benih dalam memproduksi benih  merupakan salah satu komponen penting dalam menunjang kesinambungan usaha. Pada penelitian yang berjudul Faktor - faktor yang mempengaruhi Pro duktivitas pabrik  benih padi PT Sang Hyang Seri (Persero) mempunyai tujuan untuk mengetahui rencana dan  realisasi produksi benih padi masing - masing Kantor Regional (KR) PT SHS, untuk mengetahui  perkembangan produktivitas masing - masing pabrik PT SHS dalam m enghasilkan benih padi, dan  untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi produktivitas pabrik PT SHS dalam  menghasilkan benih padi. Tujuan penelitian tersebut dicapai dengan mengumpulkan data  sekunder, baik dari PT SHS maupun di luar perusahaan pada pe riode waktu 2010 - 2014 Data  tersebut meliputi data produksi benih kantong, data pengadaan calon benih berupa gabah kering  panen, data harga pembelian calon benih rata - rata per tahun, data kapasitas mesin terpasang ,  data jumlah alat dan mesin pengering (lan tai jemur dan  box dryer ), data umur mesin (pabrik),  dan data upah pengolahan benih yang kemudian dianalisis dengan cara tabulasi dan  menggunakan bantuan program komputer  SPSS dan  EViews . Dari hasil analisis menunjukkan bahwa realisasi produksi calon benih padi non hibrida  (gkp) PT Sang Hyang Seri (Persero) dibandingkan dengan rencananya dalam kurun waktu lima  tahun (2010  – 2014) tidak mencapai 100% di setiap tahunnya. Rata - rata realisasi produksi calon  benih padi non hibrida (gkp) masing - masing Kantor Regi onal dan PBS pada tiap tahun dalam  kurun waktu lima tahun (2010  – 2014) dibandingkan dengan rata - rata rencananya tidak mencapai  100%. Realisasi produksi benih bersih padi non hibrida PT Sang Hyang Seri (Persero)  dibandingkan dengan rencananya dalam kurun w aktu lima tahun (2010  – 2014) tidak mencapai  100% pada setian tahunnya. Rata - rata realisasi produksi benih bersih padi non hibrida masing - masing Kantor Regional dan PBS pada tiap tahun selama waktu lima tahun (2010 - 2014)  dibandingkan dengan rata - rata renca nanya tidak mencapai 100%. Perkembangan (tren) produksi benih bersih padi non hibrida pada setiap kantor Regional  dan PBS cenderung menurun, kecuali di Kantor Regional IV cenderung naik. Secara  keseluruhan, perkembangan (tren) produksi benih bersih padi n on hibrida PT Sang Hyang Seri  (Persero) cenderung menurun. Pada produktivitas pabrik benih padi, perkembangan (tren)  produktivitas pabrik benih padi pada setiap Kantor Regional dan PBS cenderung menurun,  kecuali di Kantor Regional IV cenderung naik. Secara keseluruhan, perkembangan (tren)  produktivitas pabrik benih padi PT Sang Hyang Seri (Persero) cenderung menurun. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara bersama - sama variabel - variabel produksi  calon benih padi , harga calon benih padi, jumlah  box dryer ,  jumlah lantai jemur, umur pabrik  (mesin), nrendemen benih, dan tenaga kerja berpengaruh nyata secara statistik terhadap  60 produktivitas pabrik benih padi. Namun, hasil estimasi secara individual terdapat 5 (lima)  variable bebas yang memberi pengaruh signifik an secara statistik terhadap produktivitas pabrik  benih padi pada α = 1% dan α = 10%, yaitu produksi calon benih padi (gkp), jumlah  box dryer ,  jumlah lantai jemur, rendemen benih, dan umur pabrik (mesin). Produksi calon benih padi (gkp)  dan rendemen benih  berpengaruh positif, sedangkan jumlah  box dryer , jumlah lantai jemur, dan  umur pabrik berpengaruh negatif.  
ANALISIS PENGEMBANGAN PASAR DURIAN DI KABUPATEN PASURUAN Muh. Aniar Hari Swasono; Rr Sri Karuniari Nuswardhani

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.436 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i2.790

Abstract

Buah durian merupakan salah satu komoditas unggulan yang ada di Kabupaten Pasuruan.Walaupun Kabupaten Pasuruan menyumbang hasil produksi durian terbesar di Provinsi Jawa Timur, tetapi dalam hal pemasaran masih kalah dengan durian dari Luar Jawa atau dari Kabupaten Malang yang lebih dikenal di pasaran. Hal ini dikarenakan pemasarannya masih skala lokal saja.Oleh karena itu, untuk mewujudkan peningkatan pengembangan pasar durian di Kabupaten Pasuruan, maka penelitian mengenai “Potensi Pengembangan Pasar Durian di Kabupaten Pasuruan” sangat diperlukan dan diharapkan dapat membantu kebijakan pemerintah daerah terkait dengan pengembangan komoditas unggulan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) pengembangan pasar durian di daerah penelitian.Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa SWOT. Dari hasil penelitian didapatkan Faktor-Faktor Internal yang memiliki tingkat kepentingan dari yang tertinggi sampai tingkat terendah terdiri dari: Faktor Kekuatan, potensi sumber daya alam yang dimiliki, Durian masak di pohon, Panen tetap banyak walaupun perawatan tidak intensif, Memiliki warna daging kuning, rasa yang manis dengan aroma harum dan daging yang tebal, Pelayanan ke konsumen yang sudah baik. Faktor Kelemahan, Belum adanya promosi yang lebih intensif, Menggunakan kios seadanya, Harga lebih mahal dari pada durian yang dijual di seberang jalan raya, Kualitas SDM yang masih rendah, Tidak ada kelompok yang menaungi petani durian. Sedangkan faktor-faktor eksternal yang memiliki tingkat kepentingan dari yang tertinggi sampai tingkat terendah terdiri dari: Faktor Peluang, Minat konsumen yang masih tinggi, Daerah pemasaran durian yang masih luas, Adanya pelanggan setia, Adanya keinginan pemerintah untuk memajukan durian kucur. Faktor Ancaman, Perubahan cuaca yang tidak menentu, Adanya pesaing baru, Maraknya impor durian, Kurangnya pemerintah dalam mengembangkan durian lokal, Tidak ada pendampingan dalam berkebun durian. Strategi yang patut di gunakan di dalam Peluang Usaha Agribisnis Buah Durian Di Desa Sumber Rejo Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan adalah strategi S-O (Kekuatan-Peluang) Strategi ini di buat dengan cara memanfaatkan kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang yang ada dan menghadapi serta mengatasi ancaman. Strategi yang di gunakan antara lain : Menginformasikan kelebihan-kelebihan yang dimiliki durian kucur, Optimalisasi penggunaan berbagai media untuk media promosi dan Mempertahankan dan meningkatkan pelayanan terhadap konsumen serta memperbaiki jaringan distribusi dan pemasaran
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE TINJANG (Rhizophora sp) SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN PADA PEMBUATAN ES KRIM Ernawati; Cahyaning Rini Utami; Sri Karuniari Nuswardhani; Moh. Awaludin Adam; Irawati Mei Widiastuti
Techno-Fish Vol 5 No 2 (2021): TECHNO-FISH
Publisher : TECHNO-FISH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/tf.v5i2.4406

Abstract

Produk es krim merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat. Pengolahantepung mangrove jenis Rhizophora menjadi es krim merupakan alternatif diversifikasi pangankaya antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan tepungRhizophora sp dan lama waktu pencampuran (mixing), sehingga didapatkan es krim yangmemiliki mutu baik mengacu pada standar nasional tentang es krim (SNI 01-3820-1995).Metode penelitian terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu: penambahan tepung Rhizophora sp (0,100, 150, dan 200 g); Lama pencampuran (mixing) (10, 15 dan 20 menit). Variabel yang ditelititerdiri dari kadar proksimat dan aktifitas antioksidan tepung Rhizophora. Analisis produk es krimmeliputi kadar lemak, protein, karbohidrat dan aktifitas antioksidan. Analisis organoleptik yangdiamati adalah rasa dan tekstur. Tepung Rhizophora sp hasil analisis mempunyai kadar air10,11%±0.07, lemak 0,48%±0.03, protein 2,15%±0.01, karbohidrat 82,94%±0.05, antioksidanIC50 yaitu 113,7±11.83 mg/mL. Perlakuan penambahan tepung Rhizophora berpengaruh sangatnyata terhadap nilai kadar protein, karbohidrat dan aktivitas antioksidan. Perlakuan lamapencampuran berpengaruh nyata terhadap kadar proteinnya. Nilai rasa pada kisaran 5,20 (agaksuka) – 6,85 (sangat suka), dan nilai tekstur 5,20 (agak suka) – 6,90 (sangat suka).
Pendampingan Diversifikasi Pangan Olahan Jagung Berbasis "Less Waste" pada Kelompok Wanita Tani di Desa Kersikan Pasuruan Utomo, Deny; Maghfiroh, Khoirin; Nuswardhani, Sri Karuniari
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v5i4.9523

Abstract

Corn is a primary commodity in Kersikan Village, cultivated by farmer groups. However, corn processing into food products has not yet been optimized, and current practices often result in waste due to limited knowledge among members of the Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani or KWT). Sustainable assistance is therefore needed to enhance their skills and knowledge. Through ongoing assistance, corn can be diversified into less-waste-based food products, where all parts of the corn are utilized to minimize processing waste. Corn kernels, for instance, are processed into dodol (a local confectionery) and tortilla chips, capitalizing on the nutritional content of corn, which includes carbohydrates, protein, fat, and various vitamins and minerals. Corn silk waste is used to make corn silk tea, which contains phenolic compounds with antioxidant properties. Additionally, corn husks are repurposed as natural packaging for the dodol. This sustainable processing activity engages KWT Permata from Kersikan Village, Gondang Wetan District, Pasuruan Regency, in stages that include socialization, training, technology application, and continued assistance and evaluation. This ongoing assistance model improves partners' knowledge, skills, and understanding in diversifying corn processing with a less-waste approach.
Socialization of the Utilization of Artificial Intelligence on Education to Improve the Professional Competence of Educators in the Era of Technological Development Daud, Anshar; Syulhasbiullah, Muh; Nuswardhani, Rr. Sri Karuniari; Masduki, Damayanti; Simatupan, Septian; Widianingsih, Yuliani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2209

Abstract

Community service is organized by the Non-Governmental Organization Noorwangsanegara, located in Bogor, West Java, Indonesia. In the pre-service, it was found that there was a gap in understanding artificial intelligence which is now widely used both in the world of education and in the world of work where students, namely students, will later work. In addition, it is also a challenge for lecturers, especially in improving not only their understanding but also their competence in writing and publishing scientific articles in journals that have a reputation for improving performance in the world of higher education. The problem in this service is how to improve the competence of lecturers through the use of artificial intelligence in writing and reputable publications. The results of the service show that the tendency of participants does not understand the meaning and use of artificial intelligence that can be used in educational activities such as the use of tools that can facilitate work in the world of education. In addition, these tools can also be used in writing articles or disseminating articles through publication in reputable journals. Keywords: Artificial Intelligence, Education, Competence, Technological Development, Socialization
Strategi Pengembangan Usaha Tani Jahe di Desa Kunjorowesi Aida Aida; Sri Karuniari Nuswardhani
Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Vol. 1 No. 3 (2024): September: Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/botani.v1i3.99

Abstract

This thesis examines the strategy for developing ginger farming in Kunjorowesi Village with the aim of increasing local agricultural income and sustainability. This research aims first, to identify factors that influence ginger farming income, and second, to evaluate the potential for developing ginger farming strategies that can increase income and agricultural sustainability. The research method uses observation techniques, interviews with farmers, and documentation to collect data. The analysis was carried out using the SWOT analysis model to identify strengths, weaknesses, opportunities and threats in ginger farming in Kunjorowesi Village The research results show that internal factors such as large areas of land, favorable land conditions, and the availability of skilled labor, as well as external factors such as supportive agro-climatic conditions and large market demand, have the potential to support the development of ginger farming businesses. However, there are also challenges such as limited capital, distance to farming locations, and interference from Plant Pest Organisms (OPT). Based on the SWOT analysis, a development strategy using the SO (Strengths-Opportunities) approach is recommended to utilize internal strengths and external opportunities. This strategy includes optimizing land use with skilled labor and strengthening cooperation between farmers, government and traders to improve marketing information.