Damanik, Syahroni
Departemen Kebidanan, VFakultas Farmasi Dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penyuluhan tentang Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Tindakan SADARI di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 12 Desa Punggulan Hasanah Pratiwi Harahap; Wardiah Wardiah; Syahroni Damanik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i1.4603

Abstract

Kanker payudara dikenal sebagai salah satu kanker yang paling sering menyerang kaum wanita. Selain itu, kecenderungan peningkatan prevalensinya tidak dapat dihindari. Ditambah lagi kematian karena kanker payudara masih tinggi, terutama pada negara-negara sedang berkembang, karena keterlambatan diagnosis yang berarti juga keterlambatan pengobatan. Berdasarkan data Kementrian Kesehatan RI, penyakit kanker serviks dan kanker payudara merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di Indonesia pada tahun 2013, yaitu kanker serviks sebesar 0,8% dan kanker payudara sebesar 0,5% atau 61.682 jumlah kasus. Yayasan Kanker Payudara Indonesia menyatakan ada kecenderungan penurunan usia penderita kanker payudara di Indonesia terutama pada remaja. Kasus yang pernah ditangani dilaporkan berusia 15 tahun. Kecenderungan ini diperkirakan karena gaya hidup terutama makanan yang tidak sehat (junk food), kurang konsumsi sayur dan buah, merokok dan alkohol. Masalah gizi pada remaja muncul dikarenakan asupan gizi yang belum baik, yaitu ketidakseimbangan antara asupan gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan. Masalah gizi yang dapat terjadi pada remaja adalah gizi kurang (under weight), obesitas (over weight) dan anemia. Pada masa remaja, komposisi diet saat pubertas yang tidak seimbang serta gaya hidup yang tidak sehat juga memiliki peran besar sebagai penyebab kanker payudara di kemudian hari. Hal ini disebabkan, gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kadar esterogen dan estradiol dalam tubuh. Mengingat telah ditemukannya kasus kanker payudara pada remaja maka perlu diberikan penyuluhan dan edukasi tentang deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dalam rangka meningkatkan kesehatan reproduksi. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi pada remaja mengenai deteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
Penyuluhan tentang Pentingnya Pemberian Imunisasi MR (Measles Rubella) pada Anak Balita di Klinik RB Bunda Fatimah Syahroni Damanik; Yuka Oktafirnanda; Rumini Misna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v1i1.4604

Abstract

Imunisasi merupakan hal yang terpenting dalam usaha melindungi kesehatan anak. Imunisasi merupakan suatu cara yang efektif untuk memberikan kekebalan khusus terhadap seseorang yang sehat. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 menunjukkan bahwa terdapat 19,4 juta anak yang tidak mendapatkan imunisasi dan memperkirakan 30.000 anak akan meninggal akibat penyakit campak. Kejadian campak di kawasan Asia Tenggara tahun 2018 bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India dengan presentase 20,1%. Berdasarkan kelompok umur, proporsi kasus campak terbesar pada kelompok umur 1-4 tahun dan 5-9 tahun dengan proporsi masing-masing sebesar 25,4%. dan 31,6%. Kasus campak dari 12.681 kasus ternyata hanya 4.466 (35,2%) yang divaksinasi. Lebih dari tiga per empat dari total kasus yang dilaporkan, baik campak 88% maupun rubella 77%, diderita oleh anak usia di bawah 15 tahun. Di Indonesia, rubella merupakah salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya pencegahan efektif. Data surveilans selama lima tahun terakhir menunjukan 70% kasus rubella terjadi pada kelompok usia 15 tahun. Hasil laporan yang didapat dari periode tahun 2010 sampai tahun 2015 terdapat sekitar 23.164 kasus campak 3% dan 30.463 kasus rubella 5%. Adapun jumlah kasus suspek campak-rubella yang dilaporkan antara 2014 sampai dengan  Juli 2018 ini sudah tercatat 2.389 kasus suspek, terdiri dari 383 positif campak dan 732 positif rubella. Rendahnya cakupan imunisasi tidak lepas dari faktor yang mempengaruhi imunisasi yaitu perilaku kesehatan. Perilaku kesehatan Faktor predisposisi terdiri dari pengetahuan, pendidikan, sikap, pendapatan, pekerjaan, dan dukungan keluarga. Faktor pemungkin terdiri dari keterjangkauan tempat imunisasi, ketersediaan sarana dan prasarana dan ketersediaan waktu. Sedangkan faktor penguat terdiri dari kader, petugas kesehatan, pemerintah  dan orang tua. Ibu sebagai orang tua memiliki peran yang penting dalam pencapaian imunisasi anak. Persepsi yang dimiliki seseorang dapat mempengaruhi perilaku kesehatannya. Begitu juga dengan persepsi ibu terhadap imunisasi MR (Measles Rubella) dapat berbeda-beda pada setiap individunya dipengaruhi juga oleh perbedaan geografis. Faktor yang mempengaruhi ketidakpatuhan orang tua membawa anaknya untuk di imunisasi MR (Measles Rubella), antara lain orang tua yang sibuk bekerja, kurang memiliki waktu, bahkan kurang pengetahuan tentang imunisasi dan perhatian terhadap kesehatan anakpun berkurang, kurang informasi.Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi pada ibu tetnag pentingnya pemberian imunisasi MR (Measles Rubella)  pada Balita.
PENGARUH PEMBERIAN OLAHAN JANTUNG PISANG TERHADAP KELANCARAN AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU POST PARTUM Syahroni Damanik; Pratiwi Nasution; May Frinsiska Siahaan
JOMIS (Journal of Midwifery Science) Vol. 9 No. 1 (2025): JOMIS (Journal Of Midwifery Science)
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jomis.v9i1.5295

Abstract

Introduction; Breast milk is the best food for babies, but according to the World Health Organization (WHO) in 2023, global coverage of exclusive breast milk is recorded at 44%, this is because the mother's breast milk does not come out, so it is necessary to give food that is high in lactogogum, such as processed banana blossoms. Banana blossoms have high levels of nutrients that can meet nutritional needs and influence breast milk adequacy, so that the breastfeeding period goes smoothly. Objective: determine the effect of providing processed banana flower to the smooth production of breast milk in postpartum mothers at Lasmi Kartika Clinic, Tanah Tinggi Village. Method; The is quasi-experimental research that was conducted at clinic in July 2024. The population was 15 post partum mothers. The sample used purposive sampling as many as 10 people. Data analysis using univariate and bivariate with paired t test. Result; The findings showed that the majority of respondents aged 20-35 years were 7 individuals (70%), 8 people (80%), and 10 people (100%), respectively. The average smoothness of breast milk before providing processed banana flower 31.5 ml, while the average smoothness of breast milk after giving processed banana floweri 71.5 mL. The paired t test resulted in a sig value of 0.001 < 0.05.. Conclusion; The study concluded that giving processed banana heart had an influence on the smoothness of breast milkin postpartum mothers at Lasmi Kartika Clinic, Tanah Tinggi Village and mothers are expected to consume processed banana blossoms.