Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan literasi Al-Qur’an dalam kurikulum pendidikan dan pemahaman antarbudaya di SMAN 1 Labuapi Siti Lamusiah; Abib Al Absin; Ikhwanul Muslimin; Hayatun Nufus; Nurfaidah Nurfaidah; Siti Hartati Jenab; Mirwan Wahidin; Rizal Mujahid Akbar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.30347

Abstract

Abstrak SMA Negeri 1 Labuapi Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur'an. Program literasi Al-Quran menumbuhkan budaya membaca Al-Quran di kalangan peserta didik dan didukung oleh kurikulum yang tepat agar berjalan efektif serta mencapai tujuan yang diharapkan. Metode pembelajaran yang bervariasi seperti pembelajaran aktif, diskusi kelompok, dan studi kasus, digunakan untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Pendampingan program ini melibatkan integrasi ke dalam kurikulum reguler dan kegiatan ekstrakurikuler. Hasil dari program literasi Al-Qur'an diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca Al-Qur'an dan meningkatkan minat baca peserta didik. Literasi Al-Qur'an juga diharapkan dapat membentuk kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini mengkaji aspek-aspek penting dalam pengembangan kurikulum, seperti tujuan, isi, strategi pembelajaran, sumber daya, dan evaluasi. Kata kunci: literasi Al-Quran; pemebelajaran; kurikulum Abstract SMA Negeri 1 Labuapi, Labuapi District, West Lombok Regency which aims to improve students' abilities in reading, understanding and practicing the contents of the Al-Qur'an. The Al-Quran literacy program fosters a culture of reading the Al-Quran among students and is supported by an appropriate curriculum so that it runs effectively and achieves the expected goals. Various learning methods, such as active learning, group discussions, and case studies, are used to increase student interest and understanding. Implementation of this program involves integration into the regular curriculum and extracurricular activities. The results of the Al-Qur'an literacy program are expected to foster the habit of reading the Al-Qur'an and increase students' interest in reading. Al-Qur'an literacy is also expected to shape students' spiritual intelligence. This research examines important aspects in curriculum development, such as objectives, content, learning strategies, resources, and evaluation. Keywords: literacy Al-Quran; learning; curriculum.
Tumbuh tanpa tekanan: stop bullying dan perkawinan anak (become agent of change trough awarrnes) Aliahardi Winata; Arpan Islami Bilal; Baiq Hapipah; Nahlya Nahlya; Mohamad Jayadi; Nurkisah Nurkisah; Hayatun Nufus; Isnaini Isnaini; Zedi Muttaqin; Saddam Saddam; Ahmad Afandi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.30229

Abstract

Abstrak Program sosialisasi "Tumbuh Tanpa Tekanan: Stop Bullying dan Hindari Perkawinan Anak (Become agent of change trough awarrnes)" yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa PLP 2 KKN-DIK Universitas Muhammadiyah Mataram di SMKN 1 Janapria pada 18 September 2024 berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap isu bullying dan perkawinan anak. Dengan pendekatan materi yang komprehensif dan interaktif, siswa memahami definisi, bentuk, dampak, serta pencegahan bullying, dan dampak negatif pernikahan di bawah umur. Partisipasi aktif dalam sesi diskusi menunjukkan keterlibatan siswa, sedangkan pembagian instrumen evaluasi mendorong refleksi pribadi terhadap pengalaman mereka terkait kedua isu tersebut. Dukungan dari pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan guru, turut memfasilitasi kelancaran kegiatan. Hasil dari sosialisasi ini menciptakan dasar yang kuat untuk tindakan pencegahan berkelanjutan terhadap bullying dan perkawinan anak di lingkungan sekolah, serta memberikan rekomendasi untuk program sosialisasi yang lebih efektif di masa mendatang. Kata kunci: tumbuh tanpa tekanan; stop bullying; perkawinan anak Abstract The socialization program “Grow Without Pressure: Stop Bullying and Avoid Child Marriage (Become agent of change through awareness)” implemented by a team of PLP 2 KKN-DIK students of Muhammadiyah Mataram University at SMKN 1 Janapria on September 18, 2024 succeeded in raising students' awareness of the issues of bullying and child marriage. With a comprehensive and interactive material approach, students understood the definition, form, impact, and prevention of bullying, and the negative impact of underage marriage. Active participation in discussion sessions demonstrated student engagement, while the distribution of evaluation instruments encouraged personal reflection on their experiences related to both issues. Support from the school, including the principal and teachers, facilitated the smooth running of the activities. The results of this socialization create a strong foundation for sustainable preventive actions against bullying and child marriage in the school environment, and provide recommendations for more effective socialization programs in the future. Keywords: growing up without pressure; stop bullying; child marriage
Analysis of the Results of Students' Difficulties in Writing News Texts in Grade XI at SMAN 1 Tanjung, North Lombok Regency Siti Lamusiah; Eza Almalik; Al-vina Aulia; Miftahul Jannah; Hayatun Nufus; Desfika Sarideti; Dodi Azhari
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v12i1.10077

Abstract

This study aims to analyze the difficulties experienced by eleventh-grade students of SMAN 1 Tanjung in writing news texts, identify the contributing factors, and describe the quality of writing based on 27 student works. The study used qualitative methods with observation, interview, and documentation techniques. The results showed that most students experienced difficulties in formulating leads, arranging 5W + 1H elements coherently, and applying language rules according to PUEBI. As many as 74% of students were able to write news by fulfilling some criteria, but only 33% fulfilled the criteria well. Factors causing difficulties included minimal experience in writing news, low interest in reading, weak ability to construct effective sentences, and poor spelling mastery. The news topics written by students were divided into two main themes, namely Covid 19 and Technology. The findings of this study underscore the importance of continuous practice, structured learning strategies, and habituation to reading journalistic texts to improve news writing skills.