Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Intervensi Psikoedukatif melalui Program SANTUN untuk Membangun Empati dan Mencegah Bullying di Sekolah Hafnidar Hafnidar; Yulia Nanda Safitri; Ikhyanuddin Ikhyanuddin; Nursan Junita; Mishkatul Ameerah; Yella Silvia; Nadia Ulfa; Masjidah Khoiriah Hasibuan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/awwapf08

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kesejahteraan psikologis siswa, khususnya pada masa remaja awal. Rendahnya empati, lemahnya regulasi emosi, serta kurangnya kesadaran sosial menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku perundungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun empati dan mencegah perilaku bullying melalui intervensi psikoedukatif berbasis nilai melalui Program SANTUN (Sikap Aman dan Tenteram untuk Semua). Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 7 Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan 55 siswa dan 18 guru serta tenaga pendidik. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi berbasis nilai dengan pendekatan ceramah interaktif, simulasi, role play, refleksi kelompok, dan focus group discussion (FGD), yang mengintegrasikan prinsip psikologi positif dan nilai pendidikan Islam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, kesadaran emosi, serta kemampuan mengekspresikan empati dan perilaku prososial. Guru juga menunjukkan peningkatan kapasitas dalam mengenali dan menangani perilaku bullying serta menerapkan teknik self-therapy sederhana dalam pembelajaran. Program SANTUN dinilai efektif sebagai intervensi preventif dan promotif dalam menciptakan iklim sekolah yang aman, inklusif, dan berlandaskan nilai empati.
PERBEDAAN GAYA CINTA PADA PASANGAN MAHASISWA LDR DI TINJAU BERDASARKAN JENIS KELAMIN Naiza Ferona; Syaufi Nazmi Akmal; Fida Rafalina; Najwa Safhira; Shofiatun; Ghina Alfi Mahiroh; Nur Afni Safarina; Yulia Nanda Safitri
Jurnal Cinta Nusantara Vol. 3 No. 2 (2025): April-Juni, Ilmu Sosial dan IPA
Publisher : CV. Bunda Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63754/jcn.v3i2.70

Abstract

This study aims to examine the differences in love styles between male and female university students engaged in long-distance relationships (LDR). This topic is important because love styles influence how individuals build and maintain romantic relationships, especially when facing physical limitations such as in LDRs. The hypothesis of this study is that there are significant differences in love styles between males and females in long-distance relationships. The research employed a comparative quantitative approach with purposive sampling and used questionnaires based on Lee’s (1977) six love styles theory. Data were analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed a significant difference in love styles between male and female students (p = 0.001). Female students tended to exhibit mania, ludus, and pragma styles, while male students were more likely to show pragma, eros, and agape styles. These findings highlight the importance of understanding gender differences in expressing love, especially to maintain relationship quality in long-distance settings
Hubungan Antara Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat di Rumah Sakit Umum Haji Medan M. Fikri Jaka Pratama; Yulia Nanda Safitri; Leni Maszura
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 6, No 4 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara motivasi kerja dan kepuasan kerja dengan stres kerja pada perawat Rumah Sakit Umum Haji Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan analisis regresi berganda pada 130 orang perawat yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Motivasi Kerja berdasarkan Herzberg’s Two-Factor Theory, Skala Kepuasan Kerja berdasarkan aspek-aspek yang dikemukakan Robbins dan Judge, serta Skala Stres Kerja berdasarkan aspek fisiologis, psikologis, dan perilaku, yang seluruhnya telah diuji cobakan pada 30 perawat RSU Haji Medan sebelum digunakan dalam penelitian utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang sangat signifikan antara motivasi kerja dengan stres kerja (r = −0,349; p < 0,001; SE = 12,2%), serta hubungan negatif yang sangat signifikan antara kepuasan kerja dengan stres kerja (r = −0,316; p < 0,001; SE = 10,0%). Secara simultan, motivasi kerja dan kepuasan kerja bersama-sama berhubungan secara sangat signifikan dengan stres kerja (Freg = 141,302; R² = 0,204; p < 0,001), dengan kontribusi gabungan sebesar 20,4%. Gambaran kondisi subjek menunjukkan bahwa perawat memiliki motivasi kerja yang rendah, kepuasan kerja yang cenderung tinggi, namun stres kerja yang berada pada kategori sangat tinggi.