Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PROSES PEMBELAJARAN PROGRAM HOMESCHOOLING TINGKAT SEKOLAH DASAR DI PKBM ANUGRAH BANGSA KOTA SEMARANG ANGGARA, DAMEIS SURYA; ABDILLAH, CANDRA
EDUKA : Jurnal Pendidikan, Hukum, Dan Bisnis Vol 4, No 1 (2018): JURNAL EDUKA
Publisher : Faculty of training and education, Pamulang university

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.873 KB) | DOI: 10.32493/eduka.v4i1.2051

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perencanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, (3) penilaian pembelajaran dan (4) pengawasan pembelajaran program homeschooling tingkat Sekolah Dasar di PKBM Anugrah Bangsa Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi Phenomenology. Subjek penelitian adalah koordinator Sekolah Dasar, tutor, dan homeschooler kelas 4 dan 6. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data diperoleh melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi, dan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) perencanaan pembelajaran disusun setiap awal semester, yang meliputi pembuatan program tahunan, program semester, silabus, dan rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran terbagi menjadi dua sistem pembelajaran, yaitu sistem komunitas, dan sistem Distance Learning dengan menerapkan berbagai model pembelajaran seperti model Numbered heads Together, Snowball Throwing, Talking Stick, Think Pair Share, dll yang dikombinasikan dengan E-Learning, (3) penilain pembelajaran yang dilaksanakan antaralain tugas individual, tugas kelompok, tugas proyek, tugas produk, ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian praktik, ujian sekolah bertaraf nasional yang wajib diikuti oleh semua siswa, (4) pengawasan pembelajaran dilakukan secara berkala oleh Koordinator Sekolah Dasar dan Pengawas Internal Sekolah, seperti pengecekan daftar hadir tutor, daftar hadir siswa, perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran, dan proses penilaian pembelajaran. Kata Kunci : homeschooling, pembelajaran, sekolah dasar.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PREDICT-OBSERVE- EXPLAIN PADA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM KELAS IV Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.532 KB) | DOI: 10.33578/jpfkip.v9i4.7967

Abstract

This study aims to produce teaching materials in the form of Predict-Observe-Explain-based student worksheets in class IV science lessons the theme of Always Saving Energy is valid, practical, and effective in improving understanding of concepts. The research approach uses mixed methods with the Research and Development (R and D) methodology with procedures consisting of 4 steps namely 1) define, 2) design, 3) develope, 4) disseminate. Furthermore, the data collection instruments used questionnaire sheets for product validation by experts, teacher response questionnaire sheets, and items about understanding the concept of science. Data collected sequentially were analyzed using the Content Validity Index (CVI), Descriptive Statistics, and Independent Sample t Test. The results obtained are Predict-Observe-Explain student worksheets: 1) content valid criteria with a CVI value of 0.9, 2) good practicality criteria with a percentage of 79.56%, and 3) effective criteria in increasing understanding of the concept of Natural Sciences with evidence of a significant difference between an increase in the average understanding of the concept of experimental class science by 21.3750 higher than the increase in understanding of the concept of science in the control class of only 16.2500.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PENILAIAN PEMBELAJARAN UNTUK GURU SMK SASMITA JAYA 1 DAN SMK SASMITA JAYA 2, TANGERANG SELATAN, BANTEN Candra Abdillah; Dameis Surya Anggara; Saptina Retnawati; Marissa Ulfa
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v3i2.20304

Abstract

Salah satu tugas guru sebagai pendidik professional adalah menilai hasil belajar siswa. Guru harus mampu menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. Perangkat penilaian pembelajaran berupa kisi-kisi penilaian, item butir soal tes berbasis HOTS (high order thinking skills), pedoman peskoran, dan pedoman penilaian. Berdasarkan realita di lapangan dan hasil survey awal di SMK Sasmita Jaya 1 dan SMK Sasmita Jaya 2, Tangerang Selatan, Banten, terdapat beberapa permasalahan terkait penilaian pembelajaran tersebut. Adapun permasalahan penilaian pembelajaran antara lain guru hanya fokus terhadap penilaian ranah kognitif saja, kemampuan guru dalam menyusun perangkat penilaian masih rendah, guru belum mampu menyusun item butir soal yang berkualitas, penilaian hanya berfokus pada hasil tanpa mempertimbangkan penilaian proses, dan penilaian yang dilakukan masih mengandung unsur subjektivitas. Berdasarkan  hasil survei awal di SMK Sasmita Jaya 1 dan SMK Sasmita Jaya 2, Tangerang Selatan, Banten, guru-guru belum mampu menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. Banyak guru yang masih melakukan penilaian pada ranah kognitif saja dan mengabaikan penilaian afektif dan psikomotorik. Penyusunan item butir soal sebagai instrument penilaian ranah kognitif siswa juga belum tepat. Soal yang disusun guru sebagian besar masih menggunakan soal low order thinking skill (keterampilan berpikir rendah). Atas dasar itu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. PkM ini dilaksanakan pada 4-6 Oktober 2021 menggunakan media aplikasi Zoom Meeting. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan guru terkait menyusun perangkat penilaian pembelajaran dengan tepat. Sebelum adanya pelatihan, rata-rata pemahaman guru tentang penyusunan perangkat penilaian pembelajaran memperoleh nilai 68, sedangkan setelah diberi pelatihan menjadi 84. Keterampilan guru dalam membuat menyusun perangkat penilaian pembelajaran juga meningkat dibuktikan dengan produk berupa kisi-kisi penilaian, item butir soal tes berbasis HOTS (high order thinking skills), pedoman peskoran, dan pedoman penilaian yang wajib dibuat oleh peserta pelatihan.Kata Kunci: Perangkat Penilaian Pembelajaran, Guru SMK, High Order Thingking Skill (HOTS)
PEMBERIAN TREATMENT CARA PENYELESAIAN SOAL LITERASI KUANTITATIF BAGI SISWA KELAS V DI SD NEGERI BOGOSARI 1, GUNTUR, DEMAK Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah; Putut Said Permana; Enggar Prasetyawan; Saptina Retnawati
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2020): Edisi Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i3.6885

Abstract

Literasi kuantitatif merupakan kemampuan bernalar dalam mengelola informasi berbentuk angka dan statistik dalam berbagai hal. Kemampuan tersebut sangat dibutuhkan dalam kehidupan terlebih di era digital 4.0 ini. Namun demikian, matematika yang merupakan wadah dari literasi kuantitatif justru realitanya banyak menghadapi masalah. Berdasarkan analisis situasi di SD Negeri Bogosari 1 dapat diketahui bahwa siswa hanya menguasai soal-soal bersifat rutin dan sederhana. Mereka belum mampu menyelesaikan soal-soal bertipe High Order Thinking skills (HOTS) seperti soal yang penyelesaiannya membutuhkan kemampuan memecahkan masalah. Atas dasar itu dilakukanlah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tujuan memberikan pengetahuan cara penyelesaian butir soal berjenis HOTS seperti butir soal literasi kuantitatif. Selanjutnya, PKM ini dilaksanakan pada 11 – 13 Maret 2020 dengan subyek siswa kelas V di SD Negeri Bogosari 1. Adapun metode pelaksanaan PKM ini menggunakan metode ceramah dan diskusi yang terkemas melalui pendekatan Polya. Hasil yang diperoleh yaitu kemampuan siswa dalam menyelesaikan butir soal literasi kuantitatif meningkat, tercermin dengan adanya peningkatan kemampuan literasi kuantitatif dari 54,13 menjadi 73,87 atau naik sebesar 19,73.Keywords: literasi kuantitatif, high order thinking skills, pendekatan polya
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUK ILMIAH PENDIDIKAN BAGI GURU DI YAYASAN NURUL HIDAYAH, BOJONGSARI, DEPOK Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah; Putut Said Permana; Enggar Prasetyawan
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2020): Edisi Mei
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.486 KB) | DOI: 10.32493/al-jpkm.v1i2.4972

Abstract

Effective learning can be achieved if the teacher is able to analyze the learning problem and solve it. One of the solutions to this problem is through research based on the creation of educational products. Based on the situation analysis, it was found that the teachers at Nurul Hidayah Foundation had not been maximized in conducting research that produced educational products as solutions to learning problems. This difficulty is felt because teachers still do not understand how to conduct research that produces educational products. This situation has an impact on the ineffectiveness of learning undertaken. Based on that, community service is carried out with the aim of providing socialization and mentoring to teachers in developing educational scientific products with elementary and junior high school teachers in the Nurul Hidayah Foundation. The activity was carried out using lecture, discussion and workshop methods. The results obtained are the teacher is able to understand and implement how to register problems, identify problems, determine problems, and determine the topic of research based on educational products.Keywords: educational scientific products, research paradigms, problem identification
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA EKONOMI MELALUI MODEL THINK PAIR SHARE DENGAN MEDIA POWERPOINT PADA MAHASISWA KELAS 03PIE PAPENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS PAMULANG DAMEIS SURYA ANGGARA
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol 2, No 2 (2016): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.458 KB) | DOI: 10.32493/pekobis.v2i2.P12-22.358

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan ketrampilan dasar mengajar dosen, meningkatkan aktivitas mahasiswa dalam pembelajaran, dan meningkatkan prestasi belajar mahasiswa.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian mahasiswa kelas 03PIEPAPendidikan Ekonomi, FKIP, Universitas Pamulang.Penelitian ini dilaksanakan 3 siklus, dengan dua kali pertemuan setiap siklusnya.  Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data ketrampilan dasar mengajar dosen yang diperoleh melalui instrumen lembar observasi ketrampilan dasar mengajar dosen, data aktivitas mahasiswa yang diperoleh melalui instrumen lembar observasi aktivitas siswa, dan data prestasi belajar mahasiswa yang diperoleh melalui instrumen tes.Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data deskriptif yaitu manggambarkan atau mendeskripsikan data tanpa bermaksud mengeneralisasikan atau membuat kesimpulan tapi hanya menjelaskan kelompok data itu saja.Hasil penelitian ketrampilan dasar mengajar dosen pada siklus 1 diperoleh skor 22 dengan kategori baik, siklus 2 diperoleh skor 25 dengan kategori baik, dan siklus 3 diperoleh skor 30 dengan kategori sangat baik. Aktivitas mahasiswa pada siklus 1 diperoleh skor  17 dengan kategori cukup, siklus 2 diperoleh skor 23 dengan kategori baik dan siklus 3 diperoleh skor 26 dengan kategori sangat baik. Adapun prestasi belajar mahasiswa pada siklus 1 diperoleh, 48,1 %, pada siklus 2 diperoleh 70,1 % , dan pada siklus 3 diperoleh 88,9 %. Hasil penelitian dapat disimpulkan model think pair share dengan media powerpoint dapat memperbaiki kualitas pembelajaran Matematika Ekonomi dengan indikator meningkatnya ketrampilan dasar mengajar dosen, aktivitas mahasiswa, dan prestasi mahasiswa. Kata kunci : kualitas pembelajaran, model think pair share, media Powerpoint.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN DAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI SDN WILAYAH KELURAHAN NALUMSARI, JEPARA DAMEIS SURYA ANGGARA; CANDRA ABDILLAH
Pekobis : Jurnal Pendidikan, Ekonomi, dan Bisnis Vol 4, No 2 (2019): PEKOBIS
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.727 KB) | DOI: 10.32493/pekobis.v4i2.P9-20.3945

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan prestasi belajar pada mata pelajaran matematika kelas IV yang menerapkan model Predict-Observe-Explain (POE) dan model konvensional, perbedaan prestasi belajar matematika kelas IV yang memiliki minat belajar tinggi dan rendah, serta pengaruh interaksi antara faktor model pembelajaran dan faktor minat terhadap prestasi belajar matematika kelas IV. Pendekataan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metologi Quasi Eksperiment Tipe Desain Faktorial 2 x 2. Selanjutnya instrumen pengumpul data berupa butir soal dan lembar angket minat belajar. Data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis menggunakan Anova Dua Jalan dengan syarat berdistribusi normal dan memiliki varians homogen. Hasil yang diperoleh yaitu : 1) Terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata prestasi belajar siswa yang menerapkan model Predict-Observe-Explain dengan model konvensional pada mata pelajaran matematika di SDN Wilayah Kelurahan Nalumsari, Jepara dengan rincian prestasi belajar siswa yang menerapkan model Predict-Observe-Explain lebih tinggi dibanding yang menerapkan model konvensional bagi siswa memiliki minat belajar tinggi, dan prestasi belajar siswa yang menerapkan model Predict-Observe-Explain lebih tinggi dibanding yang menerapkan model konvensional bagi siswa memiliki minat belajar rendah. 2) Terdapat perbedaan signifikan antara prestasi belajar siswa yang memiliki minat belajar tinggi dan rendah pada mata pelajaran matematika di SDN Wilayah Kelurahan Nalumsari, Jepara dengan rincian prestasi belajar siswa dengan rminat belajar tinggi lebih baik dibandingkan rminat belajar rendah bagi  yang menerapkan model Predict-Observe-Explain dan prestasi belajar siswa dengan minat belajar tinggi lebih baik dibandingkan yang minat belajar rendah bagi  menerapkan model pembelajaran konvensional. 3) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antar faktor model pembelajaran dan minat belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SDN Wilayah Kelurahan Nalumsari, Jepara.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Website Bagi Guru di MTs Ta'dibul Ummah, Parung Panjang, Bogor Dameis Surya Anggara; Candra Abdillah; Enggar Prasetyawan; Putut Said Permana; Saiful Anwar
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.232 KB)

Abstract

Guru sebagai ujung tombak pendidikan memiliki peranan sangat penting dalam menciptakan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkompeten. Berdasarkan hasil survey awal di MTs Ta'dibul Ummah Parung Panjang, Bogor, diperoleh informasi bahwa guru belum pernah mengembangkan media-media pembelajaran yang memanfaatkan TIK. Setelah dilakukan analisis mendalam melalui wawancara, ternyata kendala yang dihadapi guru adalah minimnya pengetahuan tentang TIK yang bisa dimanfaatkan untuk membuat media pembelajaran, sehingga ketrampilan dalam membuatnya pun kurang. Atas dasar itu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis website. PkM ini dilaksanakan pada 5-7 November 2020 dengan metode pelatihan. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guru tentang media pembelajaran. Sebelum adanya pelatihan, rata-rata pemahaman guru tentang media pembelajaran memperoleh nilai 67, sedangkan setelah diberi pelatihan menjadi 81. Kemudian dilihat dari ketrampilan membuat media, sebelum pelatihan guru tidak dapat membuat media berbasis website, tetapi setelah diberi pelatihan guru dapat membuat media pembalajaran berbasis powtoon dan animaker.Kata kunci: Media Pembelajaran, Powtoon, Animaker
Peningkatan Literasi Pedagogik Guru melalui Pendampingan Penyusunan Asesmen Pembelajaran berbasis HOTS Candra Abdillah; Saptina Retnawati; Dameis Surya Anggara
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.687 KB)

Abstract

Adanya asesmen kompetensi minimum (AKM) sebagai pengganti ujian nasional, mengharuskan guru untuk mampu melakukan pembelajaran dan menyusun penilaian berbasis HOTS. Hal ini juga berkaitan dengan kompetensi pedagogik guru yang perlu ditingkatkan, salah satunya dengan menyusun asesmen pembelajaran berbasis HOTS. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah SMA guru-guru mata pelajaran di PGRI 22 Serpong. Tujuan pengabdian adalah pendampingan penyusunan asesmen pembelajaran berbasis HOTS guna meningkatkan literasi pedagogik guru. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan penugasan. Tahapan pengabdian meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi kegiatan. Tahap perencanaan terdiri dari survey lokasi, koordinasi dengan tim dan pihak sekolah, penyusunan materi pelatihan. Tahap pelaksanaan terdiri dari penyampaian materi dan latihan praktik membuat soal HOTS. Sedangkan tahap evaluasi terdiri dari presentasi dan analisis hasil produk soal HOTS. Dampak pengabdian ini antara lain : 1) guru dapat menyusun kisi-kisi berbasis HOTS; 2) guru dapat membedakan kata kerja operasional untuk HOTS dan LOTS; 3) guru dapat mengembangkan soal item HOTS sesuai dengan kisi-kisi.Kata kunci: asesmen; pembelajaran; HOTS; pedagogik.
Pelatihan Pengembangan Item High Order Thinking bagi Guru Sekolah Dasar Candra Abdillah; Dameis Surya Anggara; Enggar Prasetyawan; Putut Said Permana
Pekodimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Pekodimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.83 KB)

Abstract

Salah satu tugas guru sebagai pendidik profesional adalah mengevaluasi siswa. Guru harus mampu menyusun instrumen evaluasi hasil belajar siswa berbentuk soal tes dengan tepat. Berdasarkan hasil survey awal di SDIT Irsyadul 'Ibad, Pandeglang, Banten, diperoleh informasi bahwa banyak guru yang belum mampu membuat instrumen penilaian berbasis high order thinking dengan baik. Setelah dilakukan analisis mendalam melalui wawancara, ternyata kendala yang dihadapi guru adalah kurangnya pengetahuan guru terkait high order thinking. Atas dasar itu dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat item high order thinking. PkM ini dilaksanakan pada 19-21 April 2021 dengan metode pelatihan melalui aplikasi zoom meeting. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan guru terkait pembuatan item high order thinking. Sebelum adanya pelatihan, rata-rata pemahaman guru tentang high order thinking memperoleh nilai 65, sedangkan setelah diberi pelatihan menjadi 82. Keterampilan guru dalam membuat item high order thinking juga meningkat dibuktikan dengan produk berupa sepuluh butir item high order thinking berbasis permasalahan kontekstual dengan bentuk soal pilihan ganda, isian singkat, maupun uraian.