Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manfaat Kefir Dan Yoghurt Sebagai Prospek Masa Depan Bahan Baku Kosmetik Antiaging Dan Ramah Lingkungan Firman Rezaldi; Jihan Nabilla; Rina Nurmaulawati; Novi Ayuwardani; Erni Suminar; Mohammad Zulkarnain; Chairul Anam Afgani; Roni Gumilar; Heny Sasmita; Ucu Wandi Somantri
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penuaan kulit merupakan proses biologis kompleks yang melibatkan stres oksidatif, penurunan kolagen, peradangan kronis, dan peningkatan aktivitas enzim pemecah matriks seperti MMPs. Dalam upaya mencari bahan aktif alami yang efektif dan berkelanjutan untuk kosmetik anti-aging, produk fermentasi susu seperti kefir dan yoghurt mulai mendapat perhatian. Keduanya mengandung berbagai komponen bioaktif seperti probiotik, peptida, eksopolisakarida, asam organik, dan senyawa antioksidan yang dapat menurunkan stres oksidatif, meningkatkan sintesis kolagen, serta memperbaiki fungsi barrier kulit. Kajian literatur ini bertujuan menelaah mekanisme biologis kefir dan yoghurt dalam memperlambat penuaan kulit, mencakup aktivitas antioksidan, antiinflamasi, modulasi mikrobioma, dan stimulasi matriks dermis. Berdasarkan hasil telaah pustaka terbaru, kefir dan yoghurt terbukti berpotensi besar sebagai bahan aktif kosmetik anti-aging yang ramah lingkungan dengan keunggulan pada keberlanjutan proses fermentasi dan pemanfaatan limbah biomassa. Namun, dibutuhkan penelitian lanjut mengenai formulasi topikal terstandar dan uji klinis untuk memastikan efektivitas serta keamanan penggunaannya.
Analisis Status Gizi Berbasis Artificial Intelligence Menggunakan Metode K-Nearest Neighbor Mohammad Zulkarnain; Reonaldy Berikang; Fernando Dotulong; Ferdinan Jufri Maleke
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 2 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i2.16071

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kesehatan individu maupun populasi. Identifikasi status gizi secara akurat dibutuhkan untuk mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan stunting, obesitas, maupun malnutrisi. Metode konvensional yang sering digunakan biasanya mengandalkan pengukuran antropometri, wawancara gizi, dan perhitungan manual berdasarkan standar WHO. Namun, pendekatan tersebut memiliki keterbatasan dari sisi kecepatan, akurasi, dan kemampuan dalam menangani data dalam jumlah besar. Artificial Intelligence (AI) hadir sebagai solusi inovatif dengan kemampuan analisis data otomatis, prediksi berbasis machine learning, serta pengambilan keputusan yang lebih tepat. Paper ini membahas penerapan AI dalam analisis status gizi, mencakup metode, teknologi pendukung, manfaat, serta tantangan implementasinya..