p-Index From 2021 - 2026
1.006
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JESASI Saraweta
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

EDUKASI KEAMANAN SIBER BAGI REMAJA SEKOLAH MENENGAH DALAM MENGHADAPI ANCAMAN HOAKS DAN CYBERBULLYING Rahmawati; Abdul Rahman; Muhammad Nur Iman
JESASI (JURNAL EDUKASI, SAINS, DAN INOVASI) Vol. 2 No. 2 (2025): JESASI (Jurnal Edukasi, Sains, dan Inovasi) August - December 2025
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66225/jesasi.v2i2.20

Abstract

This study aims to enhance cybersecurity awareness among secondary school students through an educational program focused on the prevention of hoaxes and cyberbullying. The initiative was implemented in response to the growing exposure of adolescents to misinformation, online harassment, and privacy risks in digital environments. Using a participatory approach, the program involved 50 students from two secondary schools who participated in workshops, simulations, and interactive discussions. Data were collected through pre-test and post-test questionnaires, observations, and semi-structured interviews to assess knowledge, attitudes, and behavioral changes. The results revealed a significant improvement in participants’ understanding of online safety concepts, including critical evaluation of digital information, ethical communication, and privacy management. Statistical analysis using a paired sample t-test (p < 0.05) indicated an increase in cybersecurity literacy after the intervention. Qualitative findings supported this, showing enhanced awareness, empathy, and responsibility in digital interactions. Overall, the program successfully empowered students to identify and respond effectively to hoaxes and cyberbullying, fostering a safer and more ethical online culture among youth. These findings highlight the importance of continuous cybersecurity education in schools as a strategic effort to build digital resilience and promote responsible digital citizenship.
Raodatul Jannah Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Siswa Kelas V MI Hidayatul Ihsan Raodatul Jannah; Mujahidah; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa kelas v (lima) MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa dan apa faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter siswa. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini bertempat di MI Hidayatul Ihsan Desa Mangeloreng Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros. Sumber data yang digunakan adalah data premier dan data sekunder. Dalam penelitian ini, yang menjadi instrumen penelitian untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru aqidah akhlak dalam membentuk karakter siswa adalah guru sebagai pendidik dan guru sebagai pengajar. Adapun faktor pendukung dalam membentuk karakter siswa adalah lingkungan sekolah atau guru aqidah akhlak beserta guru yang lain juga melakukan hal yang sama seperti memberikan contoh yang baik kepada siswa, dan adanya kesadaran siswa dari dalam dirinya sendiri. Sedangkan faktor penghambat yang dialami guru adalah siswa yang memiliki sikap yang tidak menghormati dan menghargai gurunya, pengaruh media sosial, dan kurangnya perhatian dari orang tua atau lingkungan keluarga.  
Pengaruh Pembelajaran Paikem Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas V Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Mutmainnah; A. Muhammad Yusri; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering kali terjadi dalam proses pembelajaran ialah terkait dengan model pembelajaran yang digunakan oleh pendidik kurang efektif dan kurang mengembangkan pembelajaran yang demokratis. Oleh karena itu, hasil belajar siswa kurang optimal. Atas dasar hal tersebut, maka penerapan PAIKEM merupakan solusi untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh PAIKEM terhadap hasil belajar belajar PKn dan kendala yang dihadapi dalam menerapkan model PAIKEM di kelas V UPTD SDN 213 Inpres Sanggalea. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan dalam mengumpulkan data yang digunakan adalah tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Adapun teknik analisis data yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial, mencari hubungan korelasi antara (x) dan (y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar dengan menggunakan pendekatan PAIKEM mendapatkan nilai rata-rata 78,75, sedangkan nilai rata-rata yang diperoleh dengan tidak menggunakan pendekatan PAIKEM adalah 49,50. Dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan pendekatan PAIKEM meningkatkan hasil belajar siswa. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan PAIKEM adalah karakter siswa yang berbeda-beda dan kurangnya sarana dan prasarana.
Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Siswa Kelas II hadriani nani; A. Muhammad Yusri; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya siswa yang belum mencapai standar ketuntasan maksimal pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas II UPTD SDN 234 Barambang II Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Metode demonstrasi dipilih karena dinilai efektif dalam memadukan materi pembelajaran dengan praktik langsung, sekaligus mendorong keaktifan siswa sehingga mampu meningkatkan pemahaman dan minat belajar mereka. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi, tes hasil belajar, serta dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan dua kali tes, rata-rata hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siklus I adalah 70 dengan persentase kentuntasan belajar sebesar 57,7% dalam kategori tuntas dan 42,3% dalam kategori tidak tuntas sedangkan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 82,86 dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 80,8% dalam kategori tuntas dan 19,2% dalam kategori tidak tuntas. Ini berarti bahwa terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 12,86% dan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 23,1% dari siklus I dan siklus II.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Pada Siswa Kelas III Sri Muliati; Mujahidah; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran IPAS merupakan suatu masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course review horay dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas III di MIN Maros dan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay dapat meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas III MIN Maros Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe course review horay yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas III MIN Maros yang terdiri dari 19 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pada siklus I berada pada kategori belum tuntas dengan persentase ketuntasan nilai hasil tes belajar siswa yaitu 31,57% dengan jumlah siswa yang tuntas adalah 6 siswa dan siswa yang belum memenuhi ketuntasan adalah 13 siswa dengan persentase 68,43%. Pada siklus II sudah tergolong tuntas dengan persentase ketuntasan nilai tes belajar yaitu 84,21%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ismaniar; Rahmat Rizal; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar sering menjadi hambatan dalam proses pembelajaran karena memengaruhi pemahaman materi dan perkembangan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dan menganalisis kendala guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di MIS Darul Ulum Amessangeng. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melakukan bimbingan individual, menggunakan metode pengenalan huruf dan bunyi, serta memanfaatkan media sederhana untuk membantu siswa. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya dukungan orang tua, daya ingat siswa yang rendah, dan keterbatasan sarana sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan membaca, meskipun diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan gambaran empiris mengenai praktik nyata guru dalam menangani kesulitan membaca di madrasah ibtidaiyah, serta menjadi referensi bagi guru, sekolah, dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran literasi dasar yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengatasi kesulitan membaca, meskipun diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar hasilnya lebih optimal.