Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas proses seleksi konvensional dan digital pada PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dalam upaya meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan kualitas hasil rekrutmen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, di mana data diperoleh melalui kajian buku, jurnal, serta artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses seleksi konvensional memiliki keunggulan dalam menilai aspek interpersonal dan kepribadian calon karyawan secara langsung, namun cenderung membutuhkan waktu dan biaya yang lebih besar. Sementara itu, seleksi digital dinilai lebih efisien dalam hal waktu, biaya, dan pengelolaan data pelamar, serta memberikan transparansi dan kecepatan dalam pengambilan keputusan. Meski demikian, seleksi digital memiliki keterbatasan dalam menilai soft skills dan kecocokan budaya kerja calon karyawan. Oleh karena itu, hasil penelitian menyarankan penerapan sistem seleksi hybrid yang menggabungkan kedua metode tersebut. Model ini dinilai paling efektif karena mampu memanfaatkan keunggulan teknologi digital tanpa mengabaikan dimensi kemanusiaan dalam proses seleksi. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing dan perusahaan lain dalam merancang strategi rekrutmen yang adaptif, efisien, dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia di era digital.