Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PEMANFAATAN SOCIAL COMMERCE DALAM MEMBANTU AKTIVITAS BISNIS BAGI IBU RUMAH TANGGA Lathif Hanafir Rifqi; Ana Zahrotun Nihayah
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1569

Abstract

Ibu rumah tangga memiliki potensi lebih untuk meningkatkan perekonomian rumah tangga. Ibu rumah tangga dapat melakukan aktivitas bisnis dari rumah disamping masih tetap menjalankan aktivitas kerumahtanggaan. Kecanggihan teknologi sangat membantu untuk memanfaatkan potensi tersebut. Aplikasi social media tidak hanya terbatas pada fungsi interaksi sosial semata. Media sosial juga dapat digunakan untuk aktivitas bisnis sehingga familiar disebut dengan social commerce. Secara metodologis ilmiah, kegiatan dilakukan dengan pendekatan service learning. Kegiatan dilaksanakan melalui webinar. Tahapan kegiatan secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu pra kegiatan, kegiatan utama dan evaluasi. Pra kegiatan terdiri dari pembuatan materi, penentuan jadwal, dan publikasi peserta. Sementara kegiatan utama meliputi pembukaan, pemaparan materi, diskusi dan praktik pemanfaatan social commerce. Evaluasi dilakukan dengan mengukur (mengoreksi) tingkat keberhasilan peserta dalam membuat contoh pemanfaatan social commerce. Substansi materi secara garis besar memaparkan strategi memanfaatkan media sosial untuk kegiatan bisnis (komersil). Ada tiga strategi yang dapat dilaksanakan yaitu pengenalan terhadap target audiens, pembuatan konten yang menarik, keaktifan interaksi dengan audiens. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 100% peserta dapat mempraktikkan dalam membuat contoh memanfaatkan social commerce melalui akun social media masing-masing. Hasil yang diperoleh menunjukkan kontribusi pelatihan (pengabdian) dalam meningkatkan kompetensi peserta dalam mengoptimalkan social commerce dalam bianis yang telah atau akan dijalani.
PEMANFAATAN SOCIAL COMMERCE DALAM MEMBANTU AKTIVITAS BISNIS BAGI IBU RUMAH TANGGA Lathif Hanafir Rifqi; Ana Zahrotun Nihayah
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i3.1569

Abstract

Ibu rumah tangga memiliki potensi lebih untuk meningkatkan perekonomian rumah tangga. Ibu rumah tangga dapat melakukan aktivitas bisnis dari rumah disamping masih tetap menjalankan aktivitas kerumahtanggaan. Kecanggihan teknologi sangat membantu untuk memanfaatkan potensi tersebut. Aplikasi social media tidak hanya terbatas pada fungsi interaksi sosial semata. Media sosial juga dapat digunakan untuk aktivitas bisnis sehingga familiar disebut dengan social commerce. Secara metodologis ilmiah, kegiatan dilakukan dengan pendekatan service learning. Kegiatan dilaksanakan melalui webinar. Tahapan kegiatan secara garis besar dibagi menjadi tiga yaitu pra kegiatan, kegiatan utama dan evaluasi. Pra kegiatan terdiri dari pembuatan materi, penentuan jadwal, dan publikasi peserta. Sementara kegiatan utama meliputi pembukaan, pemaparan materi, diskusi dan praktik pemanfaatan social commerce. Evaluasi dilakukan dengan mengukur (mengoreksi) tingkat keberhasilan peserta dalam membuat contoh pemanfaatan social commerce. Substansi materi secara garis besar memaparkan strategi memanfaatkan media sosial untuk kegiatan bisnis (komersil). Ada tiga strategi yang dapat dilaksanakan yaitu pengenalan terhadap target audiens, pembuatan konten yang menarik, keaktifan interaksi dengan audiens. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 100% peserta dapat mempraktikkan dalam membuat contoh memanfaatkan social commerce melalui akun social media masing-masing. Hasil yang diperoleh menunjukkan kontribusi pelatihan (pengabdian) dalam meningkatkan kompetensi peserta dalam mengoptimalkan social commerce dalam bianis yang telah atau akan dijalani.
Comparative Study: Analysis of the Implementation of Sustainable Distribution of Funds for Sharia Banks and Conventional Banks in Indonesia nihayah, ana zahrotun; Rifqi, Lathif Hanafir
AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/al-arbah.2023.5.2.18065

Abstract

Purpose - This research aims to identify the application of sustainable finance in sharia banks and conventional banks and identify obstacles in the application of sustainable finance.Method - The method used in this research is qualitative with a descriptive design. The type of descriptive design method used is a comparative study.Result - The research results show that the implementation of sustainable finance as represented by the allocation of financing at conventional banks (BRI) reached 65.5%, higher than sharia banks (BSI) which only reached 26.95%. the establishment of rules and regulations that are not yet comprehensive in the financial sector, low financial inclusion, low sustainable finance literacy, lack of common perception in financial institutions, the difficulty of balancing economic, social and environmental aspects and low market potential in lending to environmentally sound companies.    Implication - This research was conducted to provide an explanation of the implementation of sustainable distribution of funds in Sharia banks and conventional banks and its challenges.  Originality - Several previous studies have discussed sustainable finance in banking. However, there are still few discussing the comparison of the implementation of sustainable finance and the risks involved.
EDUKASI KESEHATAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MUSLIM MILENIAL Nihayah, Ana Zahrotun; Chamami, M Rikza; Rifqi, Lathif Hanafir
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.7687

Abstract

Rumah tangga muslim milenial memiliki berbagai persoalan rumah tangga diantaranya adalah masalah keuangan. Persoalan ini dikarenakan pemikiran pasangan rumah tangga muda belum pada tingkat yang matang. Pelaksanaan pengabdian kepada masayarakat menggunakan metode service learning. Kegitan dibagi dalam tiga tahapan yaitu persipan, layanan dan refleksi. Tahapan persiapan diurai dalam empat aktivitas yaitu penetapan jadwal, pembuatan materi, publikasi peserta, dan pembuatan rundown penyuluhan. Tahapan layanan memaparkan dua materi besar yaitu penyebab kesehatan fakror-faktor yang mengganggu persoaalan kesehatan keuangan rumah tangga serta indikator kesehatan keuangan rumah tangga. Ada lima hal yang menyebabkan kesehatan keuangan rumah tangga bermasalah yaitu 1) perbedaan gaya hidup (perilaku konsumsi); 2) ketimpangan penghasilan; 3) kepemilikan pinjaman tersembunyi, 4) tidak memiliki perencanaan keuangan, 5) kepemilikan tabungan rahasia. Sementara, terdapat lima indikator kesehatan keuangan rumah tangga yaitu a) kelancaran arus kas periode tertentu, b) besaran kepamilikan tabungan rumah tangga, c) batasan angsuran pinjaman yang diperbolehkan, d) kepemilikan asuransi kesehatan, serta e) kepemilikan investasi. Tahapan refleksi menyampaikan tingkat pemahan peserta atas materi yang sudah disampaikan, 70% peserta merasa sangat paham, 23% peserta merasa paham sedangkan 7% peserta merasa kurang paham.
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga: Solusi Cerdas untuk Pupuk Organik Cair Berkualitas Cair di Desa Banteng Tersono Batang Ahmad Rizal Fikri; Iqbal Imam Taufiq; Catelia Rifqi Lestari; Irma Juliana; Muhammad Azkiyak; Lathif Hanafir Rifqi
Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2024): Oktober : Transformasi Masyarakat : Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/transformasi.v1i4.586

Abstract

The amount of waste and residual materials produced by human enrichment increases every year along with the increasing population. Empowering household units in managing domestic organic waste has the potential to reduce organic waste, including food waste. In addition to disposing of household organic waste, it can also be used as raw material for making compost. The purpose of this community service activity is to demonstrate liquid organic fertilizer production techniques to the local community and increase public awareness of the benefits of household waste processing. This activity was attended by 20 people from household representatives in Banteng Village, Tersono District, Batang Regency. The demonstration service method implemented was considered effective in terms of the interest and level of innovation of the community in utilizing empty land as a follow-up to making liquid organic fertilizer independently.
EDUKASI KESEHATAN KEUANGAN RUMAH TANGGA MUSLIM MILENIAL Nihayah, Ana Zahrotun; Chamami, M Rikza; Rifqi, Lathif Hanafir
InEJ: Indonesian Engagement Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/inej.v4i2.7687

Abstract

Rumah tangga muslim milenial memiliki berbagai persoalan rumah tangga diantaranya adalah masalah keuangan. Persoalan ini dikarenakan pemikiran pasangan rumah tangga muda belum pada tingkat yang matang. Pelaksanaan pengabdian kepada masayarakat menggunakan metode service learning. Kegitan dibagi dalam tiga tahapan yaitu persipan, layanan dan refleksi. Tahapan persiapan diurai dalam empat aktivitas yaitu penetapan jadwal, pembuatan materi, publikasi peserta, dan pembuatan rundown penyuluhan. Tahapan layanan memaparkan dua materi besar yaitu penyebab kesehatan fakror-faktor yang mengganggu persoaalan kesehatan keuangan rumah tangga serta indikator kesehatan keuangan rumah tangga. Ada lima hal yang menyebabkan kesehatan keuangan rumah tangga bermasalah yaitu 1) perbedaan gaya hidup (perilaku konsumsi); 2) ketimpangan penghasilan; 3) kepemilikan pinjaman tersembunyi, 4) tidak memiliki perencanaan keuangan, 5) kepemilikan tabungan rahasia. Sementara, terdapat lima indikator kesehatan keuangan rumah tangga yaitu a) kelancaran arus kas periode tertentu, b) besaran kepamilikan tabungan rumah tangga, c) batasan angsuran pinjaman yang diperbolehkan, d) kepemilikan asuransi kesehatan, serta e) kepemilikan investasi. Tahapan refleksi menyampaikan tingkat pemahan peserta atas materi yang sudah disampaikan, 70% peserta merasa sangat paham, 23% peserta merasa paham sedangkan 7% peserta merasa kurang paham.
Analisis Ilmu Ekonomi Syariah dalam Kerangka Filsafat: Indonesia Ana Zahrotun Nihayah; Lathif Hanafir Rifqi
Maro: Jurnal Ekonomi Syariah dan Bisnis Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Prodi Ekonomi Syariah Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/maro.v6i2.4522

Abstract

Ilmu ekonomi syariah masih memiliki persoalan mengenai keberagaman cara pandang terhadap konsep keilmuan untuk kemudian “disepakati” dalam sebuah konsep ideal. Diskursus terhadap konseptualisasi ilmu ekonomi syariah masih menjadi kajian menarik dalam kurun waktu terakhir. Makalah ini menjadi bagian dari diskursus tersebut yang memberikan analisis konsep ilmu ekonomi syariah melalui pendekatan filsafat. Makalah fokus menganalisis konsep ilmu ekonomi syari’ah dari perspektif tiga cabang ilmu filasafat yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologi, ilmu ekonomi syariah merupakan perpaduan dari ilmu ekonomi murni dengan fikih muamalah. Ilmu ekonomi syariah dalam pendekatan epistemologis merupakan ilmu yang bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Sementara, secara aksiologis ilmu ekonomi syariah bermanfaat dalam membawa manusia mencapai falah (kebahagiaan dunia dan akhirat) diantaranya melalui kemaslahatan
Transformation of Household Waste: Effective Ways to Convert It into Liquid Organic Fertilizer Ahmad Rizal Fikri; Iqbal Imam Taufiq; Catelia Rifqi Lestari; Irma Juliana; Muhammad Azkiyak; Lathif Hanafir Rifqi
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2024): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/prosemnasimkb.v1i1.32

Abstract

Household waste, although a significant environmental challenge, has the potential to be converted into valuable resources. This article discusses effective methods for transforming household waste into Liquid Organic Fertilizer (LOF), an environmentally friendly solution that improves soil quality and supports plant growth. By utilizing materials such as food scraps, fruit peels, and dry leaves, this process not only reduces the volume of waste sent to landfills but also benefits home gardening. The article outlines practical methods for producing LOF, including simple fermentation techniques, necessary equipment, and a step-by-step guide. It also discusses the ecological and economic benefits of using household waste as LOF and its impact on sustainability and waste management. With comprehensive and easy-to-follow information, this article aims to encourage individuals and communities to adopt these practices as part of their waste management and sustainable agriculture efforts.
Critical Study of Bank Interest Using Double Movement Hermeneutics from the Perspective of Fazlur Rahman Nihayah, Ana Zahrotun; Musahadi; Muhlis; Rifqi, Lathif Hanafir
IQTISHODUNA: Jurnal Ekonomi Islam Vol. 14 No. 1 (2025): April
Publisher : LPPM, Universitas Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/iqtishoduna.v14i1.2852

Abstract

This study discusses the practice of bank interest using the double movement hermeneutic approach developed by Fazlur Rahman. This approach consists of two main stages: first, reconstructing the social and historical context in which the verses on usury were revealed to understand the moral and sociological background of the prohibition; second, updating the universal moral values contained in the verses to make them relevant to modern life and economic system. This study uses a qualitative method with an in-depth literature study approach to the works of Fazlur Rahman, academic literature, and verses of the Qur'an related to usury. The results of the study show that bank interest cannot be classified as usury unless it contains elements of injustice and exploitation. In a modern profit-oriented financial system, interest is seen as a form of compensation for the risk and service of using funds. This insight has global relevance as the contemporary Islamic financial system continues to face challenges in bridging Shari'ah principles with the realities of the modern economy.