Nurul Hasanah
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Al Maksum

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

WORKSHOP SENI RUPA 2D DAN 3D SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN KOMPETENSI MAHASISWA PGSD STKIP AL MAKSUM Aisah; Nurhamimah Rambe; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah; Dini Puji Anggraini
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kagiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas serta kompetensi mahasiswa PGSD STKIP Al Maksum melalui kegiatan workshop seni rupa 2D dan 3D. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya kemampuan seni bagi calon guru SD agar mampu menciptakan pembelajaran yang lebih hidup, inovatif, dan sesuai perkembangan anak. Workshop mencakup pelatihan berbagai teknik dasar menggambar, membuat kolase, hingga merancang karya tiga dimensi dengan bahan sederhana. Setelah mengikuti kegiatan, mahasiswa menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menghasilkan karya yang lebih kreatif dan beragam, serta tampak lebih percaya diri mengintegrasikan aktivitas seni dalam proses belajar mengajar. Mereka juga memperoleh pemahaman lebih kuat mengenai pemanfaatan media kreatif di ruang kelas. Secara keseluruhan, hasil kegiatan menegaskan bahwa pelatihan seni rupa menjadi langkah strategis untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan daya cipta mahasiswa PGSD.
DISEMINASI DAN IMPLEMENTASI MODEL INKUIRI BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS BERBASIS HOTS DI SEKOLAH DASAR Kiki Pratama Rajagukguk; Retno Dwi Suyanti; Abdul Hasan Saragih; Elfi Lailan Syamita Lubis; Nurul Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih didominasi pendekatan konvensional yang belum secara optimal mengembangkan literasi sains berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kondisi ini juga ditemukan pada sekolah dasar di Kabupaten Langkat, ditandai dengan keterbatasan pemahaman guru terhadap model pembelajaran inovatif dan minimnya pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan dan mengimplementasikan model pembelajaran inkuiri berbasis proyek sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA yang berorientasi HOTS. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif kolaboratif melalui tahapan analisis kebutuhan, diseminasi model, pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran, pendampingan implementasi di kelas, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah 76 guru SD/MI di Kabupaten Langkat yang berasal dari sekolah negeri dan swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, wawancara, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 85,5% guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap model inkuiri berbasis proyek, 77,6% guru mampu menyusun perangkat pembelajaran secara mandiri dengan kategori sangat valid, dan keterlaksanaan pembelajaran di kelas mencapai 83,4% dengan kategori baik. Selain itu, sikap dan respons guru terhadap kegiatan berada pada kategori sangat baik. Hasil ini menegaskan bahwa model inkuiri berbasis proyek efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA serta memperkuat literasi sains berbasis HOTS di sekolah dasar. Kata Kunci: Inkuiri Berbasis Project, HOTS, Literasi Sains, IPA
Transformasi Ekonomi Digital Berbasis Blue Economy pada Usaha kecil Kelompok Usaha Pengolahan Ikan Asin di Desa Jaring Halus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Muhammad Sadri; Trysanti Kisria Darsih; Agus Noviar Putra; Nurul Hasanah; Shinta Br. Ginting
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok usaha pengolahan ikan asin di Desa Jaring Halus mengalami permasalahanpada aspek produksi, manajemen, dan pemasaran. Permasalahan pada aspek produksiterletak pada keterbatasan peralatan, dimana proses produksi hanya memanfaatkan panassinar matahari. Proses i n i sering mengalami kendala akibat cuaca hujan. Selain itukendala dalam mengembangkan usahanya karena modalnya terbatas. Pengelola pernahmengajukan pinjaman modal di Bank namun ditolak karena tidak memiliki pembukuanusaha. Permasalahan lainnya pada aspek pemasaran. Kemasan produk ikan asin ini kurangmenarik dan produk ikan asin hanya dipasarkan di pasar tradisional.Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperbaiki permasalahan produksi, manajemen, danpemasaran pada kelompok usaha pengolahan ikan asin untuk meningkatkan produksi dankualitas produk ikan asin, meningkatkan pemasaran, dan pengelolaan keuangan. Solusi yangdiupayakan melalui kegiatan PKM ini adalah 1) Melakukan rancang bangun, pelatihan danpendampingan alat pengeringan ikan; 2) Melakukan pelatihan dan pendampinganpenyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi akuntansi berbasis android; 3)Melakukan rancang bangun kemasan produk ikan asin yang berdaya saing; dan 4)Melakukan rancang bangun pemasaran berbasis e-commerce.Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan pada Kelompok usaha pengolahan ikan asinini meliputi rancang bangun, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan tahapan pelaksanaankegiatan PKM yaitu 1) Koordinasi kegiatan; 2) Persiapan peralatan dan bahan; 3) Rancangbangun teknologi tepat guna (TTG); 4) Pelatihan dan pendampingan 5) Serah terima TTG;6) Monitoring dan evaluasi; dan 7) Pencapaian luaran dan penyusunan laporan.Hasil kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna alatpengering ikan mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 300% dan Efisiensibiaya yang dicapai akibat penggunaan alat pengering ikan adalah sebesar 37%. Selain ituKelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus telah memiliki Aplikasi AkuntansiSederhana Berbasis Android yang menjadi solusi dalam memecahkan permasaahanmanajemen keuangan di Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus dan telahmemiliki kemasan yang digunakan untuk membungkus, melindungi, mengirim,mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi dan membedakan sebuah produk di pasaruntuk menjadi ciri khas atau branding. kegiatan ini juga menghasilkan profile pemasaransecara online (e-commerce) bagi Kelompok usaha pengolahan ikan asin Jaring Halus.
Development of Basic Science Concept Teaching Materials Integrating Project-Based Inquiry Models to Improve Science Process Skills Kiki Pratama Rajagukguk; Nurul Hasanah; Elfi Lailan Syamita Lubis; Aisah
ISER (Indonesian Science Education Research) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026): Indonesian Science Education Research (ISER) (In Press)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/iser.v7i2.70264

Abstract

This research aimed to develop and evaluate Basic Science Concepts instructional materials integrating a project-based inquiry model (BAKDIPA) to improve among pre-service elementary teachers. The study employed a Research and Development (R&D) design using the Plomp model, consisting of Investigation, Design, and Realization phases. The participants included 33 students in the experimental class and 35 students in the control class enrolled in a Basic Science Concepts course. Data were collected using validation sheets, SPS test instruments, and practicality questionnaires. Experts and practitioners assessed the validity of the developed product, while its practicality and effectiveness were examined through field implementation. The validation results revealed a high level of validity with overall mean scores of 4.10 for the Semester Learning Plan and 4.27 for instructional materials, categorized as “very valid”. Practicality assessment also indicated positive user responses, confirming that the material was feasible to implement. The effectiveness test using a paired t-test indicated a significant improvement in SPS, where the tcount (14.5) > ttable (2.87). The normalized gain analysis further showed an N-Gain of 0.813, categorized as medium effectiveness, while the distribution of SPS levels demonstrated that more students in the experimental class achieved high proficiency compared to the control class. In conclusion, the BAKDIPA instructional material is valid, practical, and effective for enhancing SPS in Basic Science learning for pre-service elementary teachers. This research provides a promising contribution toward strengthening inquiry-oriented science education in teacher preparation programs.