Meriyati
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS (SWOT) KEBIJAKAN KEPEMIMPINAN DI INDONESIA Nanda Inka Fitri; Zu’ama Anggun Larasati; Nirva Diana; Eti Hadiati; Meriyati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36373

Abstract

This study aims to comprehensively analyze the condition of national and regional leadership in Indonesia through a SWOT approach to map the strengths, weaknesses, opportunities, and threats that influence the effectiveness of policy formulation and implementation. Using a descriptive qualitative method and document analysis, this study draws on various secondary sources, including national and international policy reports, scholarly articles, academic books, and governance data such as the World Governance Indicators and the Corruption Perceptions Index. The analysis was carried out through data reduction, categorization, synthesis, and source triangulation to ensure information validity. The findings reveal that Indonesian leadership possesses several internal strengths, such as democratic legitimacy through direct elections, a wide and potentially powerful bureaucratic structure, progress in government digitalization, and strong social capital. However, structural weaknesses remain dominant, including political fragmentation, overlapping bureaucratic authorities, disparities in regional capacity, limited use of data in policymaking, and a tendency toward personalized leadership. Externally, Indonesia faces significant opportunities such as the demographic bonus, digital transformation acceleration, increased civil society participation, and international cooperation. Nonetheless, leadership also confronts threats such as global economic uncertainty, geopolitical tensions in the Indo-Pacific, political polarization and digital disinformation, widening social inequality, and the risks of natural disasters and environmental crises. The implications of this study emphasize the need for more adaptive, data-driven, and long-term-oriented leadership strategies through strengthened bureaucratic meritocracy, political consolidation, integrated digital governance, and strategic diplomacy in responding to global pressures. The novelty of this research lies in integrating leadership analysis with the SWOT framework into a systematic evaluative model, along with the use of contemporary empirical cases in the post-bureaucratic reform and digital governance era as the basis for strategic mapping. This approach provides a deeper understanding of the strategic position of Indonesian leadership amid increasingly complex global socio-political dynamics and offers relevant policy recommendations for strengthening governance in the future.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Anya Varisha; Meriyati; Ayu Reza Ningrum
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.735

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis dan sistematis, namun hasil belajar siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang tidak menghubungkan materi dengan pengalaman dan konteks budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar serta memetakan tren dan karakteristik penelitian terkait. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 10 artikel terbitan tahun 2021-2025 yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan CRT secara konsisten dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa, baik melalui integrasi dengan model Problem Based Learning dan Project Based Learning maupun melalui pemanfaatan media digital dan media konkret. Selain itu, penelitian CRT didominasi oleh desain Penelitian Tindakan Kelas, sementara studi Kuasi Eksperimen masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa CRT efektif dan relevan dalam pembelajaran matematika sekolah dasar serta perlu dikembangkan melalui penelitian lanjutan dengan desain metodologis yang lebih beragam.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : EKSPLORASI MODEL PEMBELAJARAN SAVI DI SEKOLAH DASAR Alex Sander; Meriyati; Ayu Reza Ningrum
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.774

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar memerlukan model pembelajaran yang mampu melibatkan siswa secara aktif agar proses belajar menjadi lebih bermakna. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model Somatic, Auditory, Visualization, Intellectual (SAVI) yang mengintegrasikan aktivitas fisik, pendengaran, pengamatan, dan proses berpikir dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah dasar serta mengidentifikasi kelebihan dan kekurangannya bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur seleksi artikel menggunakan pendekatan PRISMA. Data penelitian diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah pada database Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Artikel yang dipilih kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan sehingga diperoleh 13 artikel penelitian yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran SAVI di sekolah dasar dilakukan dengan mengintegrasikan unsur somatic, auditory, visual, dan intellectual melalui berbagai aktivitas pembelajaran seperti diskusi kelompok, penggunaan media visual, permainan edukatif, serta kegiatan pemecahan masalah. Selain itu, penggunaan media pembelajaran seperti gambar, video pembelajaran, kartu pembelajaran, dan alat peraga turut mendukung efektivitas penerapan model SAVI. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa model SAVI memiliki beberapa kelebihan, antara lain meningkatkan keaktifan, motivasi, serta pemahaman konsep siswa. Namun demikian, penerapan model ini juga memiliki beberapa keterbatasan, seperti memerlukan persiapan pembelajaran yang lebih matang dan ketersediaan media yang memadai. Oleh karena itu, model pembelajaran SAVI dapat menjadi salah satu alternatif model pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Utilization of Quizizz-Based Digital Media in Islamic Religious Education Learning at SMKN 1 Bandar Lampung Alifia Nuri Anggraini; Meriyati; Fitriani
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 9 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v9i1.9587

Abstract

The use of Quizizz-based digital media in Islamic Religious Education (IRE) instruction at SMKN 1 Bandar Lampung aims to enhance student motivation, participation, and engagement in the learning process. This study employs a qualitative method with a field study approach. Data were collected through direct observation and in-depth interviews with key informants, consisting of PAI subject teachers and students from class X TJKT 3 (Computer Networking and Telecommunications Technology). The selection of these subjects was based on the students' vocational background, which involves high digital literacy, thereby minimizing technical barriers. Key findings indicate that the use of Quizizz transformed the PAI learning paradigm from one previously focused on rote memorization into a more interactive approach through gamification elements. Features such as leaderboards, timers, and instant feedback were proven to motivate students to participate actively and encourage self-directed learning. Additionally, the automatic reporting feature makes it easier for teachers to evaluate learning outcomes efficiently. Technical challenges, such as unstable internet connections, were addressed through creative solutions such as using tethering and group work systems. Based on these findings, it is recommended that the use of Quizizz be combined with project-based learning strategies to create a more effective and inclusive learning environment.