Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Development of Audio Visual Media to Improve Science Learning Outcomes of Grade V Elementary School Students Rika Yuliana; Trio Erawati Siregar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36991

Abstract

Students in science learning activities still get low results. Student motivation is relatively low because the presentation of material in learning activities is very monotonous because teachers do not make enough use of supportive learning media. This research aims to develop audio-visual media in improving the science learning outcomes of grade V elementary school students. This type of research uses development research with a 4D model which includes 4 stages, namely define, design, develop, and disseminate. The research sample was 67 elementary school students in class V. After development, the audio-visual media was tested for feasibility by three experts, namely linguists, materials and media experts, then the media would be disseminated or implemented to obtain data on student learning outcomes by collecting data using pre-test and post-test. The data analysis technique uses SPSS to test normality, n-gain and the T-Test pired sample test to find out how effective and how much difference student learning outcomes are in science learning. The results showed that the audio-visual media obtained an N-Gain value of 82.43 with the effective category and the T test result of <.001 which means that there is a significant difference between before and after treatment.
PENDAMPINGAN PAMERAN KEARIFAN LOKAL UNTUK MENUMBUHKAN CINTA BUDAYA DI SDN 4 ARDIREJO Tety Nur Cholifah; Yulia Eka Yanti; Hendra Rustantono; Rahmad Zulfikar Ramadani; Haniyah Bilqis Wakhidah; Maftukhatul Muniroh; Trio Erawati Siregar
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v4i4.8162

Abstract

Pelestarian budaya lokal menghadapi tantangan besar di tengah derasnya arus globalisasi yang menyebabkan generasi muda semakin jauh dari warisan budaya daerahnya. Salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan adalah melalui pendidikan berbasis kearifan lokal yang diterapkan sejak jenjang sekolah dasar. Berdasarkan kebutuhan tersebut, tim dosen Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melaksanakan kegiatan pengabdian berupa pendampingan pameran kearifan lokal di SDN 4 Ardirejo. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap budaya Malang, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat rasa bangga terhadap identitas budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, edukasi budaya (seminar Tari dan Topeng Malangan), pendampingan pembuatan karya seni siswa (mewarnai rumah adat, kolase budaya, topeng Malangan), pendampingan penampilan seni (tari, drama, puisi, dan paduan suara), hingga puncak kegiatan berupa pameran gelar karya. Seluruh rangkaian kegiatan melibatkan kolaborasi antara dosen, mahasiswa PPL, guru, dan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan budaya siswa, keterampilan berkarya, dan keberanian tampil di depan umum. Selain itu, siswa merasa lebih bangga terhadap budaya lokal Malang, sementara guru memperoleh inspirasi untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran. Apresiasi positif dari orang tua, pihak sekolah, dan perguruan tinggi memperlihatkan bahwa kegiatan ini efektif sebagai sarana edukatif sekaligus hiburan yang bermakna. Dengan demikian, pendampingan pameran kearifan lokal terbukti mampu menjadi media pembelajaran kontekstual yang menumbuhkan cinta budaya sekaligus membangun karakter siswa. Kegiatan ini layak untuk direplikasi di sekolah lain sebagai bentuk sinergi perguruan tinggi dengan sekolah dasar dalam upaya melestarikan warisan budaya bangsa.