Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

The Effect of Competence and Preparedness on the Performance of Dompu Regency BPBD Staff in Disaster Emergency Response Muhamad Fauzan Fazrin; Mahmud Mahmud; Risca Ariska Ramadhan
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v4i3.986

Abstract

Purpose: This study aims to analyze and empirically demonstrate the extent of the influence of competence and preparedness on the performance of Dompu Regency BPBD employees during disaster emergency response. Research Method: This quantitative study employed saturation sampling across the entire population of 65 BPBD employees in Dompu Regency. Primary data were collected via a structured Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression analysis. Results and Discussion: The test results demonstrate that competence and preparedness, both individually and collectively, have a positive and significant effect on employee performance. Furthermore, the preparedness variable had a stronger impact on performance than the competency variable. Implications: Local governments and relevant agencies are advised to prioritize development programs that not only enhance cognitive abilities but also strengthen employees’ mental resilience through crisis simulation training and stress management. Originality: This study fills a gap in the literature by focusing on aspects of organizational behavior within the BPBD of a small district with the sociogeographic characteristics of Dompu, complementing previous research that has largely focused on physical disaster infrastructure.
Self-Efficacy and Task-Relevant Budgetary Participation on Managerial Performance through Transformational Leadership Style Nurul Auliyah Safitri; Mahmud Mahmud; Risca Ariska Ramadhan
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v4i3.992

Abstract

Purpose: This study aims to examine the effect of self-efficacy and task-relevant budgetary participation on managerial performance while analyzing the mediating role of transformational leadership among MSMEs in Dompu Regency. Research Method: An explanatory quantitative design was employed. Data were collected via questionnaires from 126 managers of halal-certified MSMEs, selected through purposive sampling. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was utilized for data analysis. Results and Discussion: The findings reveal that self-efficacy and task-relevant budgetary participation have no direct significant impact on managerial performance. However, transformational leadership successfully and significantly mediates both relationships. This proves that individual psychological potential and participative budgeting processes require a visionary leader to be converted into actual managerial effectiveness. Implications: MSME stakeholders and policymakers should prioritize transformational leadership development programs rather than merely focusing on technical administrative training to optimize resource management and operational efficiency. Originality: This research highlights transformational leadership as an indispensable catalyst that bridges cognitive factors and participative control systems within the resource-constrained ecosystem of developing regional MSMEs.
Perceived Organizational Support (POS) and Work Discipline on the Performance of Village Officials through Organizational Commitment as a Mediating Variable Nuraini Nuraini; Mahmud Mahmud; Shoalihin Shoalihin
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v4i3.1004

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the effects of Perceived Organizational Support (POS) and work discipline on the performance of village apparatus, specifically examining organizational commitment as a mediating variable. Research Method: A quantitative approach was employed, using a saturated sampling (census) of 54 village apparatus across the villages of Lune, Jambu, and Ranggo, Indonesia. Data were collected via questionnaires on a 5-point Likert scale and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results and Discussion: POS significantly enhances both apparatus performance and organizational commitment. While work discipline strongly builds commitment, it has little effect on direct performance. Furthermore, organizational commitment fails to mediate the relationship between POS, work discipline, and performance. This indicates that psychological attachment alone cannot drive optimal productivity without practical, task-related support. Implications: Village governments must prioritize creating supportive work environments and technical capacity-building rather than relying solely on apparatus loyalty to improve public service. Future studies should employ mixed methods and incorporate broader variables, such as leadership and motivation. Originality: This study provides novel empirical evidence that contextualizes Social Exchange Theory within rural public bureaucracy, demonstrating that the mediating efficacy of organizational commitment is neither universal nor uniform in village governance.
Evaluasi Keberlanjutan Strategi Pengembangan SDM dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Akhmad Yani; Mahmud Mahmud; Lilis Marlina
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.525

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, dan kelembagaan terhadap keberlanjutan sumber daya manusia (SDM) dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta mengidentifikasi dimensi yang paling relevan dalam mendukung kinerja SDM secara berkelanjutan. Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei melalui kuesioner terhadap 32 orang pengamanan hutan (Pamhut) di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Toffo Pajo Soromandi, Bima-Nusa Tenggara Barat. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) versi 3.00 untuk menguji lima hipotesis yang diajukan. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi ekonomi dan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan SDM Karhutla. Sebaliknya, dimensi ekologi, teknologi, dan kelembagaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menekankan pentingnya peran dukungan anggaran dan keterampilan komunikasi dalam mempertahankan kinerja SDM di lapangan. Implikasi: Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan strategi kapasitas SDM karhutla yang berbasis bukti. Implikasi praktisnya, pengambil kebijakan perlu memprioritaskan aspek ekonomi dan sosial dalam program pencegahan karhutla. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan metode campuran di wilayah yang lebih luas untuk memperkuat generalisasi hasil.
Pengaruh Perencanaan Anggaran, Pencatatan Administrasi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Penyerapan Anggaran Muh. Jihan Perdana; Mahmud Mahmud; Shoalihin Shoalihin
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.601

Abstract

Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh perencanaan anggaran, pencatatan administrasi, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap penyerapan anggaran pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Dompu. Isu rendahnya penyerapan anggaran pemerintah daerah merupakan masalah klasik di Indonesia yang dapat menghambat pelayanan publik dan pembangunan. Metode Penelitian: Metode kuantitatif-deskriptif dengan pendekatan survei. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden, yaitu seluruh pegawai yang terlibat dalam pengelolaan anggaran di DP3A Kabupaten Dompu (total sampling). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics 21, didahului dengan uji kualitas data (validitas dan reliabilitas) serta uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas). Hasil dan Pembahasan: Bahwa secara parsial, perencanaan anggaran memiliki pengaruh terhadap penyerapan anggaran, namun tidak signifikan secara statistik (Sig. 0.056 > 0.05). Sementara itu, pencatatan administrasi (Sig. 0.475 > 0.05) dan kompetensi sumber daya manusia (Sig. 0.428 > 0.05) tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap penyerapan anggaran. Namun, secara simultan atau bersama-sama, perencanaan anggaran, pencatatan administrasi, dan kompetensi sumber daya manusia secara signifikan berpengaruh terhadap penyerapan anggaran (F hitung 18.720 > F tabel 2.74, Sig. 0.000 < 0.05). Model regresi mampu menjelaskan 68,4% variasi penyerapan anggaran. Implikasi: Hal ini menekankan bahwa meskipun masing-masing faktor mungkin tidak selalu berpengaruh signifikan secara mandiri, sinergi dan keterpaduan antara perencanaan anggaran yang baik, pencatatan administrasi yang tertib, serta kompetensi SDM yang memadai sangat vital untuk mencapai optimalisasi penyerapan anggaran. Oleh karena itu, upaya peningkatan penyerapan anggaran di DP3A Kabupaten Dompu perlu pendekatan holistik yang menyentuh ketiga aspek ini secara terintegrasi, bukan hanya fokus pada satu aspek saja.
Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa: Analisis Pengaruh Kompetensi Aparatur, Partisipasi Masyarakat dan Teknologi Informasi Aulia Ishardiyanti; Mahmud Mahmud; Fahrul Mauzu
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.612

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi aparatur desa, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu. Metode Penelitian: Dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan kuesioner terhadap aparatur desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Populasi penelitian ini adalah gabungan dari seluruh elemen aparatur desa dan masyarakat. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan responden secara sengaja berdasarkan kriteria tertentu, yaitu sebanyak 100 responden. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa uji t (uji parsial) variabel kompetensi aparatur berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Hu'u, dengan nilai Sig. sebesar 0,000 ≤ 0,05. Partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Hu'u, dengan nilai dengan Sig. sebesar 0,010 ≤ 0,05. Dan pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengalolaan dana desa di Hu'u, dengan nilai Sig. sebesar 0,034 ≤ 0,05. Sedangkan uji f (uji simultan) menunjukan bahwa variabel kompetensi aparatur, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi informasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengeloaan dana desa. Implikasi: Kebijakan terpadu yang secara simultan dapat meningkatkan kompetensi aparatur, partisipasi warga, dan pemanfaatan teknologi.
Pengaruh Keterlibatan Kerja, Kesesuaian Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Ade Galu; Mahmud Mahmud; Fahrul Mauzu
Advances in Management & Financial Reporting Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/amfr.v3i3.620

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan kerja, kesesuaian kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Satria Mitra Sejati. Fokus utama penelitian adalah menguji sejauh mana faktor psikologis dan keselarasan individu dengan pekerjaan mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 46 karyawan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang sebelumnya telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen, baik secara terpisah maupun secara bersama-sama, terhadap kinerja karyawan. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan kerja, kesesuaian kerja, dan kepuasan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara keterlibatan, kesesuaian, dan kepuasan kerja membentuk model yang kuat dalam memprediksi kinerja karyawan, sekaligus memperkuat hipotesis bahwa faktor psikologis dan keselarasan kerja berperan penting dalam pencapaian performa. Implikasi: Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa manajemen PT Satria Mitra Sejati perlu mengembangkan strategi sumber daya manusia yang terintegrasi. Pendekatan tersebut harus tidak hanya meningkatkan keterlibatan kerja, tetapi juga memastikan kesesuaian antara individu dan pekerjaannya serta menjaga tingkat kepuasan kerja. Dengan demikian, perusahaan dapat menciptakan kondisi kerja yang lebih produktif, harmonis, dan berkelanjutan.
Pengaruh Beban Kerja dan Fasilitas Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Sub Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu Nurhayati Nurhayati; Mahmud Mahmud; Fahrul Mauzu
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2354

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Sub Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Dompu. Latar belakang penelitian didasarkan pada peran strategis unit kerja dalam memfasilitasi kegiatan legislatif yang dinamis, namun dihadapkan pada indikasi kinerja yang belum optimal akibat kendala manajemen tugas dan sarana pendukung. Pendekatan kuantitatif teknik sampling jenuh, melibatkan seluruh populasi sebanyak 72 pegawai (26 PNS dan 46 PPPK). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (SmartPLS). Hasil penelitian beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, mengindikasikan bahwa tuntutan tugas dipersepsikan sebagai tantangan yang memacu motivasi (challenge stressor). Fasilitas kerja terbukti berpengaruh positif signifikan dan menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan kinerja. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 65,7% variabilitas kinerja pegawai. Penelitian ini merekomendasikan prioritas pada modernisasi fasilitas kerja dan pemeliharaan keseimbangan beban kerja untuk optimalisasi pelayanan kesekretariatan.
Pengaruh Employee Engagement dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Aparatur Desa Se- Kecamatan Pajo Diani Hesti; Mahmud Mahmud; Asmawati Asmawati
Jurnal Economic Resource Vol. 9 No. 1 (2026): October - March
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/jer.v9i1.2355

Abstract

Optimalisasi kinerja aparatur desa masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait rendahnya motivasi dan komitmen yang berdampak pada kualitas pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan loyalitas kerja terhadap kinerja aparatur desa se-Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik sensus, melibatkan seluruh populasi sebanyak 98 aparatur desa sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Hasil penelitian menunjukkan temuan empiris yang signifikan bahwa: (1) Employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja aparatur, mengindikasikan bahwa semakin tinggi keterikatan emosional dan fisik, semakin baik kualitas kerja yang dihasilkan; (2) Loyalitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, membuktikan bahwa kesetiaan terhadap organisasi menjamin stabilitas dan kedisiplinan kerja; dan (3) Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi pengaruh sebesar 69,7% terhadap variabilitas kinerja aparatur, tergolong dalam kategori kuat. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kinerja birokrasi di tingkat desa tidak cukup hanya mengandalkan kompetensi teknis, melainkan sangat ditentukan oleh sinergi antara keterikatan psikologis dan loyalitas pegawai terhadap institusi desa.
Optimalisasi Pengendalian Proses Produksi Tahu untuk Mendukung Keberlanjutan Usaha Mikro di Kelurahan Simpasai, Kabupaten Dompu Muhammad Bayu Aldi Wijaya; Mahmud Mahmud
Economics and Digital Business Review Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengendalian proses produksi tahu di Kelurahan Simpasai, Kabupaten Dompu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Usaha tahu di wilayah ini sebagian besar masih menggunakan metode produksi tradisional dan dijalankan tanpa standar operasional prosedur (SOP) tertulis. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha dan tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan pengendalian proses produksi bersifat informal, bergantung pada pengalaman individu, dan tidak terukur secara teknis. Beberapa kendala utama meliputi absennya SOP, tidak adanya pelatihan teknis, minimnya alat bantu produksi, serta lemahnya sistem monitoring dan evaluasi. Namun, nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan kekeluargaan menjadi kekuatan internal yang dapat diintegrasikan dalam sistem manajemen berbasis lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan pengendalian produksi berbasis SOP sederhana, pelatihan teknis kontekstual, dan pemanfaatan teknologi tepat guna sebagai strategi peningkatan mutu dan keberlanjutan usaha tahu skala kecil di Simpasai.