Nasution, Mustofa Abdullah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Akidah Akhlak dalam Perspektif Imam Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih: Telaah Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Ghozali Ma’arif, Muhammad; Siregar, Zahra Rafia Rani; Maulana, M.; Nasution, Mustofa Abdullah; Lubis, Zulfahmi; Basri, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2082

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep akidah (keyakinan) dan akhlak (moral) dalam perspektif dua ulama besar Ahlussunnah wal Jama’ah, yaitu Imam Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih. Melalui telaah mendalam terhadap karya-karya mereka, seperti Ihya’ Ulumuddin karya Al-Ghazali dan Tahdzib al-Akhlaq karya Ibn Miskawaih, artikel ini mengeksplorasi bagaimana akidah sebagai fondasi keimanan berintegrasi dengan akhlak sebagai praktik moral dalam kehidupan sehari-hari. Analisis ini menunjukkan bahwa kedua ulama menekankan pentingnya harmoni antara keyakinan teologis dan perilaku etis untuk mencapai kesempurnaan spiritual, dengan Al-Ghazali lebih menekankan aspek sufistik dan Ibn Miskawaih lebih pada pendekatan filosofis. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman ulang konsep-konsep tersebut dalam konteks Islam moderat Ahlussunnah wal Jama’ah, relevan untuk kajian etika dan teologi Islam kontemporer.
Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Kepramukaan Untuk Membentuk Sikap Disiplin dan Tanggung Jawab Peserta Didik Nasution, Mustofa Abdullah; Padli Nasution, Muhammad Irwan
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2204

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pendidikan yang bertujuan membentuk pribadi peserta didik yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan karakter melalui kegiatan kepramukaan di sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan mampu menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter, khususnya kedisiplinan dan tanggung jawab. Faktor pendukungnya antara lain dukungan guru pembina dan partisipasi aktif siswa, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana prasarana dan motivasi sebagian peserta didik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pengelolaan kepramukaan yang lebih terarah agar nilai karakter dapat lebih optimal ditanamkan.
Epistemologi Pendidikan: Menilai Hubungan Pengetahuan, Guru, dan Peserta Didik Nur Hanifah, Muthi’; Yusmardani, Indi; Nasution, Mustofa Abdullah; OK, Azizah Hanum
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2476

Abstract

Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur untuk menelaah berbagai sumber yang berkaitan dengan epistemologi pendidikan. Temuan kajian menunjukkan bahwa pengetahuan dalam pendidikan bersifat fleksibel, situasional, dan dibentuk melalui interaksi pengajaran. Pengajar berfungsi sebagai perantara epistemologis yang mengatur dan memfasilitasi pengetahuan agar dapat dipahami dengan baik oleh siswa. Di sisi lain, siswa dianggap sebagai individu yang aktif yang membangun pengetahuan melalui pengalaman belajar dan interaksi sosial. Hubungan epistemologis yang seimbang antara pengajar, pengetahuan, dan siswa membawa dampak positif bagi pembelajaran yang kritis, reflektif, dan berarti. Oleh karena itu, pemahaman tentang epistemologi pendidikan menjadi dasar yang penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan pengembangan pendidikan di Indonesia.