Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ekonomi Efisiensi Operasional Puskesmas dalam Peningkatan Cakupan Layanan Kesehatan Dasar: Pendekatan Teori Efisiensi Farrell dan Metode Frontier Analysis di Kabupaten Bengkalis Maharani, Vidia Putri; Elna, Rika Media; Abdi, Telpa; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6276

Abstract

Community health centers (Puskesmas) play a strategic role as the frontline providers of basic health services in Indonesia. However, variations in operational capacity across units often lead to differences in performance outcomes. This study aims to analyze the operational efficiency of Puskesmas in Bengkalis Regency using Farrell’s Efficiency Theory and Frontier Analysis. A quantitative descriptive-analytic approach was employed, utilizing secondary data on input variables (number of health workers, operational costs, service rooms) and output variables (patient visits, basic immunization coverage, maternal and child health coverage). The results show substantial variation in input allocation and service output across 22 Puskesmas. Only a few units Pakning, Sadar Jaya, and Lubuk Muda achieved high Technical and Economic Efficiency, while others such as Pancur Jaya, Teluk Lecah, and Bengkalis demonstrated low efficiency levels due to high input usage but suboptimal output. These findings emphasize the need for improved planning, resource allocation, and service management to enhance the performance of primary health care facilities.
Akses Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan: Analisis Equity dalam Sistem Kesehatan Elona, Rika Media; Maharani, Vidia Putri; Abdi, Telpa; Hartono, Budi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i1.4095

Abstract

Ketidakmerataan akses terhadap pelayanan kesehatan hingga saat ini masih menjadi persoalan mendasar dalam upaya membangun sistem kesehatan yang berkeadilan, terutama di negara berpenghasilan menengah seperti Indonesia. Walaupun implementasi kebijakan jaminan kesehatan nasional telah meningkatkan perlindungan finansial bagi masyarakat, realitas di lapangan menunjukkan bahwa berbagai kendala non-finansial dan faktor struktural tetap membentuk pengalaman akses layanan kesehatan secara tidak setara pada kelompok masyarakat tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat serta faktor-faktor yang memengaruhi equity dalam akses pelayanan kesehatan dengan menyoroti dimensi ketersediaan layanan, akses fisik, keterjangkauan, mutu, kesinambungan pelayanan, dan penerimaan layanan oleh masyarakat. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, penelusuran dokumen, dan observasi terbatas terhadap 23 informan yang mencakup pengelola fasilitas kesehatan, pembuat kebijakan di tingkat daerah, serta pengguna layanan dari beragam latar belakang sosial ekonomi. Data dianalisis menggunakan thematic analysis dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa ketimpangan akses pelayanan kesehatan masih berlangsung secara nyata, terutama berkaitan dengan hambatan geografis, variasi kualitas layanan, dan beban keterjangkauan non-finansial, khususnya pada masyarakat di wilayah terpencil dan kelompok rentan. Temuan ini menunjukkan bahwa perluasan jaminan kesehatan belum secara otomatis memastikan tercapainya equity dalam akses pelayanan. Studi ini merekomendasikan strategi percepatan pemerataan melalui transformasi layanan primer, redistribusi tenaga kesehatan, dan digitalisasi layanan kesehatan sebagai langkah krusial dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Secara keseluruhan, penelitian ini memperkaya pemahaman teoretis.