Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Legal review of dumping practices in Indonesia: A comparative study of international economic law and Sharia economic law Syahra, Wafa Ibra; Fahmi , Chairul; Shabarullah, Shabarullah
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i1.1464

Abstract

Dumping is an international trade practice that can distort markets and harm domestic industries in importing countries, prompting the development of anti-dumping policies as trade protection instruments. This study aims to analyze the regulation and implementation of anti-dumping policy in Indonesia, examine its conformity with international trade law principles under the World Trade Organization (WTO) framework, and assess dumping and anti-dumping practices from the perspective of Sharia economic law. This study employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and comparative law approaches, drawing on secondary data such as international agreements (GATT 1994 and the WTO Anti-Dumping Agreement), national legislation (Law No. 7 of 2014 and Government Regulation No. 34 of 2011), and scholarly literature on international and Islamic economic laws. The findings indicate that, normatively, Indonesia’s anti-dumping regulations have adopted WTO principles, particularly regarding the determination of dumping margins, material injury, and causation. However, in practice, the implementation of anti-dumping measures through the Indonesian Anti-Dumping Committee (KADI) continues to face procedural constraints and challenges in effectively protecting domestic industries. From the perspective of Sharia economic law, dumping is viewed as being inconsistent with the principles of justice, the prohibition of harm, and the ethical norms of fair competition. Therefore, Indonesia’s anti-dumping policy should be strengthened not only to ensure compliance with WTO law but also through the internalization of substantive justice values, as emphasized in Sharia economic law.
Fun Learning: Inovasi Stimulasi Holistik dalam Mengembangkan Potensi Anak di PAUD Al-Mizan Kota Banda Aceh Meutia, Rachmi; Syahra, Wafa Ibra; Mukhlas, Muhammad; Maulana, Ahmad; Azhari, Luthfi; Muhammad, Fathir; Kiranasasi, Kiranasasi; Akbar, Ferdian; Ikhrami, Zul; SY, Syifa Qarira; Kania, Windi; Putri, Dea Adelya; Annisa, Cut Rina; Khairunnisa, Khairunnisa; Nafila, Nasywa; Riski, Niara; Pitria, Pitria; Rangkuti, Nur Okta Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4354

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangatlah penting karena bertepatan dengan fase golden age, di mana perkembangan kognitif dan sosial-emosional anak berlangsung secara akseleratif. Oleh karena itu, proses pembelajaran PAUD harus mengintegrasikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan relevan agar dapat memberikan stimulasi optimal yang mendukung pertumbuhan serta perkembangan anak secara holistik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan pembelajaran menyenangkan atau fun learning terhadap perkembangan anak usia dini di PAUD Al-Mizan di Kota Banda Aceh. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data yang diperoleh melalui observasi, pelaksanaan kegiatan, dan dokumentasi. Kegiatan ini merupakan program unggulan mahasiswa KPM Reguler Kelompok 11 UIN Ar-Raniry Tahun 2025 sebagai bentuk intervensi sosial terencana untuk menstimulasi anak pada usia dini. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan Fun learning yang melibatkan 33 anak dengan rangkaian aktivitas senam, estafet bola sendok, mewarnai, dan menempel karakter sangat efektif meningkatkan kemampuan motorik, kognitif, serta sosial-emosional anak secara signifikan. Disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis bermain yang menyenangkan mampu menjadi media stimulasi perkembangan anak yang komprehensif, sehingga direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.