Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Strategi pemasaran melalui media sosial bagi mitra nawaina tours 'Ilmi, Zujajatul; Meutia, Nur Shabrina; Irhamni, Firly
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024937

Abstract

Di tengah perkembangan era digital, penggunaan media sosial sebaga sarana pemasaran menjadi strategi yang efektif pada berbagai usaha termasuk travel umrah. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar dalam penyedia layanan umrah termasuk Nawaina Tours. Terlepas dari potensi yang ditawarkan media sosial saat ini, mitra dari Nawaina tours belum sepenuhnya memahami cara memanfaatkannya secara efektif. Penguasaan media sosial sebagai alat pemasaran kini menjadi kunci dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi mellaui cerama efektif, pelatihan dan pendampingan pembuatan konten pada platform seperti Youtube, Facebook Reels, WhatsApp Business, Tiktok, Indtagram Reels dan instastory. Tim pengabdian juga memberikan contoh kalender konten yang dapat digunakan oleh mitra untuk strategi pemasaran yang konsisten. Hasil kegiatan yang didapat mitra dari Nawaina Tours memahami lebih dalam lagi potensi media sosial dalam meningkatkan visual untuk audiens yang lebih luas dan dapat membuat konten-konten dengan menggunakan editing vidio seperti CapCut, mengedit langsung di Tiktok ataupun instagram dengan dipadukan musik yang sedang tren agar lebih menarik untuk diunggah pada media soialnya. Selain itu mereka dapat memposting ulang konten yang telah diunggah oleh travel Nawaina ke akun media sosialnya sendiri.Abstract. In the midst of the development of the digital era, the use of social media as a marketing tool has become an effective strategy for various businesses, including Umrah travel. As a country with the largest Muslim population, Indonesia has a large market potential for Umrah service providers, including Nawaina Tours. Despite the potential that social media currently offers, Nawaina tours partners do not yet fully understand how to utilize it effectively. Mastering social media as a marketing tool is now the key to building long-term relationships with customers and expanding market reach. The methods used in this service activity include socialization through effective lectures, training and assistance in creating content on platforms such as YouTube, Facebook Reels, WhatsApp Business, Tiktok, Instagram Reels and Instastory. The service team also provides an example of a content calendar that partners can use for a consistent marketing strategy. The results of the activities obtained by partners from Nawaina Tours understand more deeply the potential of social media in enhancing visuals for a wider audience and can create content using video editing such as CapCut, editing directly on Tiktok or Instagram combined with trending music to make it more interesting to upload on social media. Apart from that, they can repost content that has been uploaded by Nawaina travel to their own social media accounts.
E-Posyandu: Pemanfaatan Teknologi Informasi pada Layanan Kesehatan Posyandu Meutia, Nur Shabrina; Magfira, Dike Bayu; Kurniastuti, Ima
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024938

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Saat ini Posyandu 1C yang terletak pada Griya Permata Gedangan masih melakukan pencatatan secara manual, hal tersebut menjadi permasalahan tersendiri seperti hilangnya data pasien ataupun kurangnya efisiensi waktu pada saat pemeriksaan. Oleh karena itu, Tim Pengabdian menawarkan implementasi system informasi Posyandu. Implementasi system E-Posyandu diharapkan Posyandu 1C dapat mengurangi permasalahan yang ditimbulkan oleh pengelolaan system secara manual. Dengan adanya E-Posyandu, pengelolaan data bisa dilakukan dengan lebih baik karena Sistem informasi membantu pencatatan data secara elektronik. Selain itu, E-Posyandu memungkinkan kader Posyandu melaporkan hasil kegiatan mereka secara real-time ke Puskesmas atau dinas kesehatan, sehingga mempermudah koordinasi.Abstract. Posyandu is a form of Community-Based Health Effort (UKBM) managed from, by, for, and with the community, to empower the community and provide convenience to the community in obtaining basic health services. Currently, Posyandu 1C located in Griya Permata Gedangan still records the data manually, this system has caused a problem such as loss of patient data or lack of time efficiency during examinations. Therefore, the Community Service Team offers the implementation of a Posyandu web-based information system. The implementation of the E-Posyandu system is expected that Posyandu 1C can reduce problems caused by manual system management. With the implementation of E-Posyandu, data management can be done better because the Information System helps record data electronically. In addition, E-Posyandu allows Posyandu cadres to report the results of their activities in real-time to the Health Center or health office, thus facilitating coordination.
Implementasi Aplikasi Berbasis Web SIMByO (Sistem Informasi Baby Spa Outlet) dalam Mendukung Manajemen Baby Spa yang Efisien Magfira, Dike Bayu; Sulistiyani, Endang; Meutia, Nur Shabrina; 'Ilmi, Zujajatul; Sandiarsi, Herlinda; Siswanti, Anas Tifa Rahma
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024933

Abstract

Implementasi aplikasi berbasis web SIMByO (Sistem Informasi Manajemen Baby Spa Outlet) dalam mendukung efisiensi manajemen operasional baby spa. Sistem ini dirancang untuk mengotomatiskan proses pendaftaran pelanggan, pencatatan riwayat kesehatan bayi, dan pengelolaan transaksi keuangan. SIMByO diimplementasikan pada lingkungan localhost untuk uji coba awal, dengan fokus pada bagaimana sistem ini dapat meningkatkan efisiensi operasional outlet. Hasil pengujian menunjukkan bahwa SIMByO mampu mempercepat pendaftaran pelanggan dan mengurangi kesalahan pencatatan transaksi dibandingkan metode manual. Desain antarmuka berbasis web yang responsif dan user-friendly memudahkan pengguna dalam mengakses fitur-fitur utama. Namun, pengujian performa dan keamanan sistem dalam skala lebih besar masih diperlukan untuk memastikan skalabilitas dan stabilitas sistem di server eksternal. Penelitian ini merekomendasikan pengujian lebih lanjut di server eksternal serta pengembangan aplikasi mobile untuk mendukung fleksibilitas akses.
Improved Edge Detection using Morphological Operation to Segmentation of Fingernail Images Kurniastuti, Ima; Herlambang, Teguh; Wulan, Tri Deviasari; Magfira, Dike Bayu; Meutia, Nur Shabrina; Saputro, Hendik Eko; Soraya, Sabrina Ifahdini
Journal of Electronics, Electromedical Engineering, and Medical Informatics Vol 7 No 1 (2025): January
Publisher : Department of Electromedical Engineering, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/jeeemi.v7i1.589

Abstract

Accurate segmentation of fingernail images is essential for biomedical applications like dermatological diagnostics and nail disease assessments. This study compares traditional methods (Sobel and Canny edge detectors) with an improved method using adaptive thresholding and morphological closing for fingernail image segmentation. The methodology includes data collection, preprocessing, edge detection, segmentation, and evaluation. A dataset of 500 fingernail images (free of nail polish) was captured using a digital camera. Preprocessing involves grayscale conversion to simplify analysis and Gaussian smoothing to reduce noise while preserving key features. For segmentation, thresholding and K-means clustering isolate the fingernail from the background. Evaluation combines qualitative and quantitative analyses. Qualitative results demonstrate that the improved method consistently outperforms traditional techniques under diverse conditions. Quantitative evaluation, based on accuracy, recall, F1 score, and Intersection over Union (IoU), further supports these findings. The Sobel method achieves 0.80 accuracy, 0.77 recall, 0.87 F1 score, and 0.77 IoU. The Canny method achieves 0.82 accuracy, 0.78 recall, 0.88 F1 score, and 0.78 IoU. In contrast, the improved method achieves 0.97 accuracy, 0.98 recall, 0.99 F1 score, and 0.98 IoU. The results clearly show that the improved method, using adaptive thresholding and morphological closing, provides superior segmentation performance. Additionally, the approach remains computationally efficient, making it suitable for real-time applications in medical diagnostics.
Peningkatan Literasi Digital Mahasiswa UNUSA Untuk Pengamanan Data Pribadi Budiarti, Rizqi Putri Nourma; Magfira, Dike Bayu; Meutia, Nur Shabrina; Rulyansah, Afib
Journal of Dedicators Community Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v7i1.3775

Abstract

Transformasi era digital 4.0 dan penggunaan media sosial di masyarakat, terutama para remaja milenial khususnya mahasiswa memberikan pengaruh transformasi keterbukaan data personal yang mudah didapatkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa aplikasi yang didownload dan terpasang di handphone para milenial, dimana kurangnya awareness-nya dengan tidak menghiraukan aturan kesepakatan dalam permulaan instalasi setiap aplikasi atau kadang kurangnya pemahaman aturan kesepakatan aplikasi yang sering disediakan dalam bahasa inggris. Bahkan tidak sedikit, mahasiswa yang tidak sengaja terjebak dalam pinjaman online dengan menyerahkan data pribadi dan informasi personal lainnya dalam mengakses data didalam handphonenya. Kurangnya pengetahuan terkait literasi digital dalam pengamanan data pribadi sehingga dapat menyebabkan penggunaan data pribadi yang tidak sesuai harapan. Adanya pembelajaran seperti pengenalan etika berinternet, pengenalan dasar ethical hacking terkait pengenalan protocol dan spoofing serta pembagian informasi seputar keamanan aset informasi sangat dibutuhkan. Dengan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pembelajaran digitalisasi ini, edukasi digital terkait peningkatan literasi digital keamanan data pribadi yang dikhususkan bagi Mahasiswa UNUSA agar memahami pentingnya menjaga data pribadi agar tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Walaupun penggunaan teknologi dan keterbukaan akses internet khususnya di Indonesia belum bisa sepenuhnya mewadahi keamanan siber baik informasi dan komunikasi tetapi semua bisa dilakukan secara bertahap sehingga masyarakat khususnya para milenial untuk belajar etika berinternet dan pembelajaran khusus pengenalan dasar ethical hacking untuk lebih mengenal cara pengamanan data sehingga bisa menjadi solusi di era digital yang serba terbuka.
Pendampingan Pemanfataan Media Sosial Sebagai Sarana Digital Branding pada Pondok Pesantren Al-Muin Syarif Hidayatullah Meutia, Nur Shabrina; Sulistiyani, Endang; Kurniastuti, Ima; Sari, Rita; Lukiyono, Yauwan Tobing
Journal of Dedicators Community Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v7i1.3847

Abstract

Digital Branding in educational institutions is very crucial to do because it will improve reputation and form an institutional brand image. Regarding the use of digital technology in the Al-Muin Islamic Boarding School environment, currently, it can be said to be very low. This stated shows from the lack of social media owned by the Al-Muin Islamic boarding school. Meanwhile, with social media, the boarding school will be able to communicate and build public relations with the society. Having a relationship with the society will improve the good image of the Islamic boarding school and also as a medium of communication for the boarding school with the soociety. The implementation team of community service activities will assist in the use of social media as a means of digital branding at the Al Muin Syarif Hidayatullah Islamic Boarding School. The teams activity are carried out in four stages, namely: initiation, preparation of facilities and infrastructure, execution and evaluation. The comparison of the pre-test and post-test results shows an increase in the level of understanding of the caregivers of the Al Muin Syarif Hidayatullah Islamic Boarding School in using social media Instagram as a means of digital branding.
Optimizing Course Scheduling Efficiency through Genetic Algorithms Nur Shabrina Meutia; Budiarti, Rizqi Putri Nourma
TEKNOLOGI DITERAPKAN DAN JURNAL SAINS KOMPUTER Vol 8 No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/atcsj.v8i1.7307

Abstract

Course scheduling is an important aspect of educational administration in academic institutions. An effective procedure enhances students' educational experience, maximizes resource utilization, and lowers operational expenses. However, course scheduling often faces various constraints and complexities, such as limited space, time and human resources. Therefore, an effective and efficient approach is needed to solve the course scheduling problem. This study implements the genetic Algorithm to solve the problem of optimization course scheduling. This study intends to develop a course scheduling application using genetic algorithm to enhance the effectiveness of course scheduling in educational institutions. There are 8 genetic algorithm procedures for solving problems in this research; Encoding techniques, initial population, fitness function, selection, crossover, mutation, elitism and the condition of iteration is complete when the maximum has been reached, and the fitness value is 1. The best result from 25 iteration and 15 population found at probability of crossover is 0,5 and mutation rate is 10%. The lowest fitness value is 0,09 with the fastest execution time, that is 395 seconds for subjects in odd semester and 563 seconds for subjects in even semester.
Santripreneur: Digital Transformation in Halal Start-Up Management for Islamic Boarding School Students [Santripreneur: Transformasi Digital Dalam Manajemen Start-Up Halal Bagi Santri] 'Ilmi, Zujajatul; Novitasari, Dwi; Muttaqi'in, Ninnasi; Meutia, Nur Shabrina; Putra, Riyan Sisiawan
Indonesia Berdaya Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251312

Abstract

Abstract. Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS) Sidoarjo is a boarding educational institution that provides free education for outstanding orphaned children at the junior and senior high school levels from various regions in Indonesia. This community service activity was carried out under the theme "Santripreneur: Digital Transformation in Halal Start-Up Management for Islamic Boarding School Students." The chosen theme aligns with the activity's objective, which is to enhance digital literacy and sharia-based entrepreneurial insight among the students. Initial observations, conducted through a pre-test, revealed that students’ understanding of business digitalization and knowledge of halal start-ups was still limited. The activity method consisted of three stages: (1) delivering material on digital entrepreneurship, sharia business, and simple business strategies; (2) practicing the production of herbal drinks made from toga plants (ginger, lemongrass, lemon, and pandan), including taste testing; and (3) implementing sustainability through the cultivation of herbal plants as a source of independent raw materials. The results of the activity showed an increase in students' understanding of business digitalization, halal start-ups, and skills in designing simple business models using the Business Model Canvas (BMC). Furthermore, in the future, students will be able to produce herbal products and develop the cultivation of toga plants as a sustainability effort. This activity proves that integrating business digitalization, Islamic values, and local potential can create an adaptive, sustainable, and sharia-based entrepreneurial ecosystem in Islamic boarding schools or boarding schools. Abstrak. Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS) Sidoarjo merupakan sebuah Lembaga Pendidikan asrama yang menyediakan Pendidikan gratis bagi anak-anak yatim berprestasi Tingkat SMP dan SMA dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilakukan dengan mengusung tema “Santripreneur: Transformasi Digital dalam Manajemen Start-Up Halal bagi Santri.” Tema yang diangkat disesuaikan dengan tujuan kegiatan, yaitu meningkatkan literasi digital dan wawasan kewirausahaan berbasis syariah bagi para siswa. Observasi awal, melalui pre-test didapati bahwa pemahaman siswa terhadap digitalisasi bisnis dan wawasan tentang start-up halal masih terbatas. Metode kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu (1) pemberian materi kewirausahaan digital, bisnis syariah, dan strategi bisnis sederhana; (2) Praktik produksi minuman herbal berbahan toga (jahe, sereh, lemon dan pandan) termasuk uji rasa; dan (3) Implementasi keberlanjutan dengan budidaya tanaman herbal sebagai penyedia bahan baku mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai digitalisasi bisni, start-up halal serta keterampilan merancang model bisnis sederhana menggunakan Business Model Canvas (BMC). Selain itu, kedepannya para siswa akan mampu menghasilkan produk herbal dan pengembangan budidaya tanaman toga sebagai upaya keberlanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi digitalisasi bisnis, nilai Islami, dan potensi local mampu menciptakan ekosistem kewirausahaan pesantren ataupun sekolah boarding yang adaptif, berkelanjutan dan berlandaskan syariah.
OPTIMIZING CREATIVE POETRY WRITING THROUGH THE PICTURE-TO-PICTURE METHOD : INTEGRATING LOCAL WISDOM IN MALAYSIAN ISLAMIC EDUCATION Umar Susanto, Rudi; Ghufron, Syamsul; Kasiyun, Suharmono; Hartatik, Sri; Shabrina Meutia, Nur; Rahmaniah Aquariza, Novi
Community Service Journal of Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Community Service Journal of Indonesia
Publisher : Institute for Research and Community Service, Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/csji.v7i2.810

Abstract

This community service activity aims to optimize the poetry writing creativity of students through the application of the Picture to Picture method combined with local wisdom values. The service was carried out at the Guidance Studio of the An-Nahdloh Islamic Boarding School, Selangor, Malaysia, on July 29, 2025. The method of implementation of the activity was a workshop that included providing materials, an introduction to the Picture to Picture method, poetry writing exercises, presentations of works, and reflections. The results of the activity showed that students were able to improve their creative writing skills by being more imaginative, communicative, and contextual. The poems produced were full of nuances of religiosity, Islamic boarding school life, and local Malay culture. Thus, the Picture to Picture method has proven effective in developing writing skills based on local wisdom and is suitable for implementation in various educational institutions.
Cerdas Digital: Peluang Bisnis di Media Sosial untuk Generasi Z Meutia, Nur Shabrina; Magfira, Dike Bayu; Ilmi, Zujajatul; Budiarti, Rizqi Putri Nourma
Indonesia Berdaya Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261310

Abstract

Abstract. Social media has evolved into one of the most effective platforms for communication, marketing, and business transactions. Generation Z, as digital natives, holds significant potential in leveraging social media as a business platform. However, various challenges remain, ranging from low levels of digital literacy to limited understanding of social media algorithms. This community engagement program was conducted at SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School, Sidoarjo, with the aim of enhancing students’ understanding of digital entrepreneurship, introducing the use of artificial intelligence (AI) for promotion, and training them in creating marketable digital content. The implementation method consisted of four stages: initiation, preparation, execution in the form of socialization and training, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results indicated an improvement in students’ comprehension of digital entrepreneurship concepts, their ability to utilize social media productively, and their creativity in content creation. The average pre-test score of 95.14 increased to 96.00 in the post-test, reflecting strengthened conceptual understanding and practical skills. This article underscores the importance of educational strategies and the sustainability of training programs to ensure that young generations can optimize social media as a business tool. Abstrak. Media sosial telah berkembang menjadi salah satu sarana paling efektif untuk komunikasi, pemasaran, sekaligus transaksi bisnis. Generasi Z sebagai generasi digital native memiliki potensi besar dalam memanfaatkan media sosial sebagai platform bisnis. Namun, berbagai tantangan masih dihadapi, mulai dari rendahnya literasi digital hingga pemahaman yang terbatas terkait algoritma media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang digital entrepreneurship, memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk promosi, serta melatih keterampilan pembuatan konten digital bernilai jual. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap inisiasi, persiapan, eksekusi berupa sosialisasi dan pelatihan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait konsep kewirausahaan digital, kemampuan memanfaatkan media sosial secara produktif, serta kreativitas dalam pembuatan konten. Nilai rata-rata pre-test sebesar 95,14 meningkat menjadi 96,00 pada post-test, menunjukkan adanya penguatan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis. Artikel ini menegaskan pentingnya strategi edukatif dan keberlanjutan program pelatihan agar generasi muda mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana bisnis.