Rasidar, Rasidar
Universitas Tanjungpura

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERAN DINAS PERINDUSTRIAN, PERDAGANGAN, KOPERASI DAN USAHA MIKRO KABUPATEN SANGGAU DALAM MEMBERDAYAKAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) DI DESA SOSOK, KECAMATAN TAYAN HULU, KABUPATEN SANGGAU Agung, Basilius Bopi; Triyono, Joko; Rasidar, Rasidar
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 3 (2023): GOVERNANCE, EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i3.3482

Abstract

 Basilius Bopi Agung: Peran Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau Dalam Memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Skripsi Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tanjungpura. Pontianak 2022Penelitian Skripsi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai peran Pemerintah dalam hal ini mencakup Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau dan Pemerintah Desa Sosok. Penelitian ini  menggunakan metode  penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini juga menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Peran Dinas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau dan Pemerintah Desa dianalisis dengan 3 hal yang menjadi landasan peran pemerintah yang mencakup peran pemerintah sebagai fasilitator, peran pemerintah sebagai regulator dan peran pemerintah sebagai katalisator. Pemerintah masih memiliki banyak tugas dalam perannya memberdayakan UMKM di Desa Sosok dengan merujuk pada peraturan Bupati mengenai tugas Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Sebagai fasilitator belum banyak agenda yang diberikan kepada pelaku usaha, Pemerintah sebagai regulator juga kurang menaungi pelaku usaha dengan regulasi yang jelas begitupun sebagai katalisator yang mana perlu lebih memperhatikan perkembangan UMKM. Diharapkan dapat memaksimalkan tugas dan program pemerintah guna mensejahterakan pelaku UMKM. Kolaborasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah Desa Sosok juga diperlukan agar pelaku UMKM mendapatkan pemberdayaan yang memadai. Kata Kunci: Peran, Pemberdayaan, UMKM dan pelaku usaha
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK DI DESA SUNGAI RENGAS KECAMATAN SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA ANWAR, SYAMSU; Haryaningsih, Sri; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil Implementasi Kebijakan Perlindungan Anak di Desa Sungai Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya Nomor 3 Tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Teori yang di gunakan yaituDonald Van Metter dan Carl Van Horn dalam Agustino(2008:142)bahwa variabel terpenting guna berhasilnya implementasi kebijakan ada 6 indikator namun di sini peneliti mengambil 4 indikator yaitu 1) Ukuran dan Sasaran Kebijakan, kesimpulannya adalah Ukuran dan Tujuan kebijakan dari Peraturan Daerah Kabupaten Kubu Raya Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Perlindungan Anak belum tepat sasaran karena dalam sosialisasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana hanya mensosialisasikan tentang Pengembangan Kualitas Anak. 2) Sumber Daya, kesimpulannya adalah Sumber daya yang dimiliki oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana khususnya dalam sumber daya manusianya sudah memadai, namun tidak menutup kemungkinan bahwa kasus pelecehan seksual tersebut terjadi. 3) Sikap/kecenderungan (Disposis) Para Pelaksana, kesimpulannya adalah Para Pelaksana sepenuhnya telah mendukung untuk mencapai tujuan tersebut, dan juga melakukan tugasnya sesuai dengan SOP namun dalam praktek dilapangan masih ada terjadi kekerasan seksual terhadap anak. 4) Komunikasi, kesimpulannya adalah komunikasi antar organisasi memang sudah dilakukan namun terhadap masyarakat belum optimal, penyampaian informasi serta sosialisasi tentang perlindungan anak harus ditingkatkan dan mudah dipahami masyarakat agar masyarakat lebih mengerti dan tidak ada kasus tindakan kejahatan seksual terhadap anak.
STRATEGIDINAS KESEHATANPROVINSIKALIMANTANBARAT PENCEGAHANPENYAKITVIRUSCOVID-19 (STUDIKASUS DIBIDANGPENCEGAHAN PENANGGULANGAN PENYAKITDINASKESEHATANPROVINSIKALIMANTAN BARAT) Dharmawan, Gusti Fariz; Haryaningsih, Sri; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3213

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmenganalisis strategialternatif yangdinilaiberdasarkanpadalingkunganinternaldan eksternaldalampencegahanpenyakitvirusCovid-19olehDinasKesehatanProvinsiKalimantanBaratdibidangPencegahan, Penanggulangan, danPenyakit.PermasalahandalampenelitianiniminimnyaSDM(SumberDayaManusia)yangmerekamilikidikarenakanterfokuskepadavirusCovid-19 sedangkanadabeberapapekerjaanyangterhambatsertaSosialisasitentang5M dalampencegahanpenyebaranpenyakitvirus Covid-19 belummaksimal.PenelitianinimenggunakanmetodePenelitianDeskriptifmelaluiteknikpengumpulandatadengancaraObservasi,Wawancaradan DokumentasimelaluiPendekatanKualitatif.PenelitianinimenggunakananalisisSWOTMenurutYunus(2016:83).Hasildaripenelitianinimenunjukanbahwamempunyaiduafaktor Internaldan eksternal,faktorinternalmemiliki 1).Kekuatan(Strengths)yakniKekuatan(Strengths)yakniketersediaanvaksin;memilikianggaran;adanyalandasanhukum;tersedianyasaranadan prasarana. 2). Kelemahan(Weakness)yakniKurangnyaSDM;terbatasnyavaksinasi;belummaksimalnyaSosialisasitentang 5Mkepadamasyarakatdanfaktoreksternal 3). Peluang(Opportunities)yakniadanyadukungandaripemerintahdaerah;masyarakattidakdipungutbiayasaatmelakukanvaksinasi;kerjasamayang terjalindenganberbagaipihak. Sedangkan 4). Ancaman (Threats) yaknikurangnyapemahamanmasyarakatdan banyaknyainformasitidakbenaryangberedardimasyarakat. SarandalampenelitianiniadalahDinas Kesehatan  ProvinsiKalimantan  Barat
KINERJA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN KETAPANG DALAM MENANGGULANGI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KABUPATEN KETAPANG JANUARDI, JANUARDI; Sunyata, Lina; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3097

Abstract

The purpose of this research was to describe the performance of the Regional Disaster Management Agency of Ketapang Regency in handling forest and land fires in Ketapang Regency. The problem of forest and land fires was a very interesting problem to study because forest and land fires in Ketapang Regency were increasing and causing many negative impacts for humans, the environment and the ecosystem. In this research, the researcher used qualitative descriptive method with the theory of performance indicators from Dwiyanto (2017: 50), namely: 1.) Productivity, productivity was not maximized, because the target had not gotten the results as expected, in addition to the ineffective and inefficient firefighting. 2.) Service Quality, the service quality was considered quite good because the community was satisfied with the services of the BPBD of Ketapang Regency. 3.) Responsiveness, the responsiveness was quite good which was indicated by the fairly fast response from the BPBD of Ketapang Regency when receiving reports of forest and land fires from a place. 4.) Responsibility, the responsibility was considered suboptimal because the personnel did not carry out the firefighting activities in accordance with the SOP (Standard Operating Procedure) to the fullest. 5.) Accountability, the accountability was considered quite good because the BPBD of Ketapang Regency carried out forest and land fire management fairly and prioritized human values existing in the community. Keywords: Organizational Performance, BPBD, Handling Forest and Land Fires, Ketapang Regency.  
Partisipasi Masyarakat Dalam Proses Pembangunan Pelabuhan Kijing Kabupaten Mempawah Aswa, Jumratul; Mardhalena, Azrita; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3121

Abstract

This study aimed to determine the interaction of the community with the village government and PT Pelindo and determined community participation in decision making. The problem of this research was that there were some people who did not attend meetings or discussions in decision-making deliberations and there were some people who refused land acquisition in the Kijing Port development process in Sungai Kunyit Laut Village of Mempawah Regency. The method used in this research is descriptive research method with qualitative analysis techniques. The theory used by the researcher in this study is the theory proposed by Cohen and Uphoff (in Dwiningrum, 2011: 61-62) which has 4 participating forms, such as: 1) Attendance at meetings is stated low which is influenced by the time of the meeting which coincides with working time for the community and the uninformed community about the meeting information. 2) Discussion, the community still defended their rights and only some of the community were present. 3) Contribution of thoughts, the community showed that they rejected the port development process. 4) The response or rejection of the program offered, the absence of definite clarity or clear details regarding the costs of the land acquisition process..Keywords: Community Participation; Kijing Port Development; Decision Making;                                           Mempawah Regency
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH NO 1 TAHUN 2010 TENTANGKETERTIBAN UMUM (Studi pada Pedagang Kaki Lima di Waterfront Kota Pontianak) Bastom, Ahmad Hamdan; Maryuni, Sri; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3098

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengungkapkan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Implementasi Peraturan Daerah No 1 Tahun 2010 Tentang Ketertiban Umum (Studi pada Pedagang Kaki Lima di Waterfront Kota Pontianak). Permasalahan dalam penelitian ini yaitu  masih banyak para pedagang kaki lima yang berjualan di atas area Waterfront. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Deskriptif melalui teknik pengumpulan data dengan cara Observasi, Wawancara dan Dokumentasi melalui Pendekatan kualitatif.Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori dari Mazmanian dan Sabatier (2006) yang didasarkan pada variabel-variabel yang mempengaruhi implementasi kebijakan yaitu:karakteristik masalah, karakteristik kebijakan dan lingkungan kebijakan.Hasil penelitian menunjukan bahwa kebijakan ini belum berjalan dengan baik karena masih banyak pedagang kaki lima yang berjualan di atas Waterfront, kurang tegasnya petugas terkait dalam menerapkan aturan tersebut. Selain itu, kondisi sosial ekonomi masyarakat juga dapat mempengaruhi implementasi kebijakan ini. Saran dari peneliti yaitu Dinas dan Kelurahan harus terus memberikan sosialisasi kepada para pedagang kaki lima dalam setiap waktu dan kesempatan, memberikan sanksi yang tegas agar dapat menimbulkan efek jera, meningkatkan pengawasan dilapangan secara berkala dan menyediakan lokasi yang strategis untuk pedagang kaki lima agar tertib dalam berjualan.
STRATEGI PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA PONTIANAK MONIKA, YUTIE; Pudjianto, Pudjianto; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi peningkatan penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan pada Kantor Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak. Permasalahan yang ada di sumber daya aparatur yang belum memadai menyebabkan belum maksimalnya realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bisa memperoleh informasi melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Safi’i (2007: 217) analisis SWOT: 1. Faktor Internal: 1.1 Kekuatan yaitu sudah adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan adanya insentif atau upah yang dapat memaksimalkan meningkatkan penerimaan pajak PBB-P2, 1.2 Kelemahan yaitu jumlah pegawai yang kurang, sarana dan prasarana yang harus segera diatasi guna memakimalkan peningkatan penerimaan pajak PBB-P2. 2. Faktor Eksternal: 2.1 Peluang yaitu teknologi dan pembangunan yang sudah berkembang dapat menjadi strategi dalam meningkatkan penerimaan pajak PBB-P2 oleh Kantor Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak, 2.2 Ancaman yaitu kurang sadarnya masyaarkat dalam membayar pajak dapat menjadi suatu ancaman jika tidak segera diatasi. Saran untuk penelitian ini memaksimalkan pengelolaan data pajak yang berbasis online, menambah pegawai, mengadakan sosialisasi yang rutin dan memaksimalkan kualitas pelayanan.