Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Komponen Forensik dalam Pendidikan Profesi Hukum di Indonesia Sumarta, Marta; Dinata Firmansyah; Rosidin; Kusyana
Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 2 (2025): Islamic Studies
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54213/04j45f19

Abstract

This study examines the critical role of forensic components in enhancing the quality and effectiveness of professional legal education in Indonesia. The increasing complexity of modern criminal cases, including corruption, sexual violence, and other sophisticated crimes, necessitates the integration of forensic knowledgesuch as forensic medicine, forensic linguistics, and evidence analysisinto legal curricula. Using a qualitative approach with library research and thematic content analysis, the study analyzed recent literature, journals, and official documents to identify essential forensic components, evaluate their impact on professional competence, and formulate strategic recommendations for curriculum development. Findings indicate that integrating forensic components equips law graduates with multidisciplinary competencies, ethical awareness, and collaborative skills, enabling them to interpret scientific evidence, analyze verbal and written testimonies, and work effectively with forensic experts. The study proposes a forensic-legal competency framework emphasizing legal knowledge, forensic analytical skills, and ethical-procedural awareness. Implementing structured theoretical and practical forensic training not only improves individual competence but also strengthens the justice system by promoting evidence-based decisions and minimizing errors. This research extends existing legal education theories, offering a foundation for curriculum innovation and future empirical studies on the synergy between law and forensic science, ultimately preparing Indonesian legal professionals to handle complex criminal cases effectively and ethically.
Keabsahan Pelantikan Advokat Oleh Organisasi Advokat Yang Tidak Memiliki Kewenangan Dalam Akta Pendirian Cut Fadhlan Akhyar; Broto Pramono Istianto; Kusyana; Eva Berta Pattinasarny; M. Aslam Fadli
Jurnal Ilmu Hukum Vol. 1 No. 3 (2026): Maret-Mei
Publisher : Jurnal Ilmu Hukum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelantikan advokat merupakan tonggak utama legitimasi profesional dalam praktik hukum. Namun, pelantikan yang dilakukan oleh organisasi advokat yang tidak memiliki kewenangan formal sebagaimana diatur dalam akta pendirian dan peraturan perundang-undangan menimbulkan ketidakpastian hukum yang signifikan. Fenomena ini tidak hanya mempertanyakan status hukum advokat yang dilantik, tetapi juga berimplikasi terhadap perlindungan hukum bagi klien dan kredibilitas sistem peradilan. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan hukum pelantikan advokat oleh organisasi advokat yang tidak berwenang, sekaligus menilai konsekuensi hukum dan implikasi profesionalnya. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-konseptual, memanfaatkan studi dokumen berupa Undang-Undang Advokat, akta pendirian organisasi, putusan pengadilan, dan literatur hukum terkait. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelantikan advokat oleh organisasi yang tidak sah secara formal bertentangan dengan prinsip legalitas dan ketentuan Undang-Undang Advokat, sehingga status advokat yang dilantik dapat dipertanyakan dan berisiko menghadapi konsekuensi hukum. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepatuhan organisasi advokat terhadap akta pendirian dan regulasi yang berlaku, demi memastikan kepastian hukum, profesionalisme, dan perlindungan publik dalam praktik advokat.