Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KOLABORASI EDUKATIF MELALUI AKTIVITAS JALAN SEHAT: UPAYA MENSTIMULASI MOTORIK KASAR DAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT ANAK USIA DINI DI TKK REGINA PACIS Genoveva Meo; Maria Rosvita Isang; Maria Irene Oje Fodju; Andi Nafsia
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Januari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i1.6525

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kolaborasi antara guru dan mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) dalam kegiatan jalan sehat sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat dan menstimulasi perkembangan fisik motorik kasar anak usia dini di TKK Regina Pacis Bajawa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak usia dini kelompok A dan B, sedangkan informan penelitian adalah anak yang diamati selama pelaksanaan kegiatan jalan sehat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan mahasiswa PLP dalam kegiatan jalan sehat berjalan efektif dan memberikan dampak positif, baik dalam menumbuhkan kebiasaan hidup sehat anak maupun dalam menstimulasi perkembangan motorik kasar, seperti keseimbangan, koordinasi gerak, dan daya tahan tubuh.
Optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan stunting Pada periode 1000 hari pertama kehidupan Maria Sindrela Wea; Maria Rosalia Ede; Maria Yasinta Fengi; Stefania Bibiana Bue; Genoveva Meo; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.116

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui keterlibatan aktif keluarga. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan praktik pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan lokal. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik pengolahan PMT yang melibatkan ibu hamil, orang tua balita, guru PAUD, dan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1000 HPK serta pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi anak. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.
Implementation of Loose Parts Media to Improve Problem-Solving Skills of Children Aged 5–6 Years at TKK Regina Pacis Bajawa Genoveva Meo; Andi Nafsia; Efrida Ita; Maria Yuliana Kua
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 15 No. 2 (2026): Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v15i2.16001

Abstract

This study aims to determine the effect of using loose parts media on the problem-solving abilities of children aged 5–6 years at TKK Regina Pacis Bajawa. This research employed a pre-experimental method with a qualitative data analysis approach. The research subjects consisted of 25 children from Class B Merah. Data collection techniques were carried out through observation and documentation of learning activities to obtain a comprehensive picture of the problem-solving processes demonstrated by children during play activities. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the analysis showed changes in children’s behavior after the implementation of loose parts media, particularly in their ability to identify problems, try various solution strategies, and solve problems more independently. Children appeared more active, creative, and demonstrated persistence when facing challenges during play. Thus, the use of loose parts media has a positive effect on improving the problem-solving abilities of children aged 5–6 years at TKK Regina Pacis Bajawa.
Edukasi Pengelolaan Limbah Rumah Tangga sebagai Strategi Stimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Berbasis Lingkungan Andi Nafsia; Genoveva Meo; Maria Irene Oje Fodju; Maria Rosvita Isang
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v4i1.1700

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan edukasi pengelolaan limbah rumah tangga sebagai strategi stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini berbasis lingkungan. Kegiatan dilaksanakan di TKK Regina Pacis Kelurahan Trikora Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) dengan melibatkan guru dan anak usia dini TKK Regina Pacis. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif dan edukatif melalui sosialisasi pengelolaan limbah organik, praktik pembuatan pupuk organik (bokasi), serta pengenalan aktivitas ramah lingkungan yang dapat diadaptasi sebagai pembelajaran kontekstual bagi anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis lingkungan memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan mampu menstimulasi perkembangan kognitif anak, khususnya dalam aspek kemampuan mengamati, mengelompokkan, mengenal hubungan sebab-akibat, berpikir logis, serta pemecahan masalah sederhana. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran akan peanak dan guru tentang pentingnya lingkungan sebagai sumber belajar dalam mendukung pembelajaran PAUD yang holistik dan berkelanjutan.