Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan stunting Pada periode 1000 hari pertama kehidupan Maria Sindrela Wea; Maria Rosalia Ede; Maria Yasinta Fengi; Stefania Bibiana Bue; Genoveva Meo; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.116

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) melalui keterlibatan aktif keluarga. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada optimalisasi peran keluarga dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan praktik pembuatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan lokal. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan praktik pengolahan PMT yang melibatkan ibu hamil, orang tua balita, guru PAUD, dan kader posyandu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pentingnya pemenuhan gizi pada 1000 HPK serta pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber gizi anak. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat peran keluarga dan masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting.
STRATEGI GURU DALAM MENERAPKAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN ASPEK BAHASA ANAK USIA DINI DI TKK BUNDA PENGANTARA RAHMAT NGEDUKELU Maria Sindrela Wea; Apolonia Bela; Gaudensia Nio Nuwa; Stefania Bibiana Bue; Maria Magdalena Kae; Maria Orliana Adin; Hendrika Suri; Efrida Ita
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 2 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Februari)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i2.6661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan metode bercerita untuk meningkatkan aspek bahasa anak usia dini di TKK Bunda Pengantara Rahmat Ngedukelu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian kepala sekolah dan guru kelas B, serta objek penelitian berupa kemampuan bahasa anak usia 4–6 tahun yang meliputi kemampuan menyimak, berbicara, dan penguasaan kosakata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan rekam catat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 5  anak masih mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa, seperti keterbatasan kosakata, pengucapan kata yang kurang jelas, dan kesulitan menceritakan kembali cerita. Penerapan metode bercerita dengan strategi yang tepat, seperti pemilihan cerita sesuai usia anak, penggunaan media buku cerita bergambar, variasi intonasi suara, serta pelibatan aktif anak dalam kegiatan tanya jawab dan menceritakan ulang, terbukti mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak. Metode bercerita juga membantu meningkatkan fokus, daya ingat, serta keberanian anak dalam berkomunikasi. Dengan demikian, metode bercerita yang diterapkan secara terencana, menarik, dan berkesinambungan dapat menjadi strategi efektif guru dalam mengembangkan aspek bahasa anak usia dini.
Regulation of Early Childhood Socio-Emotional Behavior through Teacher–Parent Collaboration at TKK Bunda Pengantara Rahmat Ngedukelu: Pengendalian Perilaku Sosial Emosional Anak Usia Dini Melalui Kolaborasi Guru dan Orang Tua Di TKK Bunda Pengantara Rahmat Ngedukelu Maria Sindrela Wea; Efrida Ita; Yasinta Maria Fono; Gde Putu Arya Oka
Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/bjpd.v7i1.4983

Abstract

Early childhood socio-emotional behavior plays a crucial role in children's overall development. This study aims to describe the process of controlling socio-emotional behavior in early childhood and the forms of collaboration between teachers and parents at TKK Bunda Pengantara Rahmat Ngedukelu. A descriptive qualitative method with a case study approach was employed, and data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the management of children's socio-emotional behavior is carried out through synergistic collaboration between teachers who apply cognitive functions (emotional literacy) and parents who apply affective functions (emotional reassurance and affection). This collaboration is realized through routine communication during school drop-off and pick-up, the alignment of rules between school and home to prevent value confusion, and periodic meetings as a structured monitoring system. These interventions have proven effective in transforming children's negative behaviors into positive socio-emotional competencies. This study contributes practical strategies for school-family collaboration in early childhood education, while also raising awareness of the vital role of parents as children's primary emotional support figures.