Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Alat Bantu Peroboh Sapi Qurban: Meningkatkan Efisiensi, Keamanan, dan Kualitas Penyembelihan Masyarakat di Desa Sorowako Abdul Tahir; Sirama Sirama; Musakirawati Musakirawati; Jasman Jasman
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.10248

Abstract

The sacrificial animal slaughtering activities in Sorowako Village have long faced challenges such as occupational accident risks, lack of attention to animal welfare, and potential meat quality degradation due to manual toppling methods. This community service aims to develop a cattle-toppling aid to improve the efficiency, safety, and quality of the slaughtering process. The method used was Research and Development (R&D) with a participatory approach, involving the Al-Ukhuwah Mosque Prosperity Council (DKM) and experienced butchers. The activity stages included needs analysis, design, prototype fabrication, as well as testing and evaluation. The result is a functional, sturdy, and user-friendly toppling device based on a hollow iron frame with a pulley system. Implementation during Eid al-Adha demonstrated significant improvements: safety for butchers and committee members increased drastically, the toppling process became faster and more humane, and meat quality and hygiene were better maintained due to minimized contamination and bruising. The tool was well received by the community and has become a tangible solution aligned with Islamic principles (taysir) and animal welfare standards. Further development and continuous training are recommended for optimal use of the tool.
Systematic Literature Review Berbasis PRISMA: Integrasi Capaian KPI, Critical Incident Technique, dan 360-Degree Feedback dalam Penilaian Kinerja Karyawan Musakirawati Musakirawati; Abdul Tahir; Irdam Irdam
MUARA EKONOMI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis Vol. 2 No. 3 (2026): JULI : Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, Manajemen & Bisnis
Publisher : CV Muara Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muanomi.v2i3.486

Abstract

Penilaian kinerja karyawan merupakan salah satu praktik penting dalam manajemen sumber daya manusia karena hasilnya memengaruhi pengembangan kompetensi, promosi, kompensasi, suksesi, dan pengambilan keputusan organisasi. Namun, sistem penilaian kinerja sering menghadapi persoalan subjektivitas, bias penilai, keterbatasan indikator, serta lemahnya keterkaitan antara hasil kerja, perilaku, dan bukti kontekstual. Artikel ini menyajikan systematic literature review mengenai model penilaian kinerja yang berkaitan dengan integrasi capaian Key Performance Indicator (KPI), Critical Incident Technique (CIT), dan 360-degree feedback. Kajian disusun dengan mengacu pada prinsip PRISMA 2020. Sebanyak 31 dokumen PDF diidentifikasi dari korpus yang diberikan, empat dokumen duplikat dihapus, dan 27 artikel unik disaring. Satu artikel klasik tentang CIT tahun 1954 digunakan sebagai dasar konseptual, tetapi tidak dimasukkan dalam sintesis utama karena berada di luar rentang 2019-2025. Dengan demikian, sintesis tematik dilakukan terhadap 26 studi utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa KPI dan balanced scorecard kuat dalam mengukur pencapaian sasaran strategis; 360-degree feedback memperkaya bukti perilaku melalui penilaian multisumber; CIT memberikan data insiden yang konkret dan kontekstual; sedangkan HR analytics dan sistem pendukung keputusan membantu integrasi, visualisasi, dan kalibrasi hasil penilaian. Meskipun demikian, literatur masih terfragmentasi karena sebagian besar studi hanya menonjolkan satu pendekatan. Artikel ini mengusulkan model penilaian kinerja terintegrasi KPI-CIT-360 yang menggabungkan capaian hasil, perilaku kerja, dan bukti insiden kritis melalui pembobotan, kalibrasi kualitas bukti, dan jalur keputusan SDM yang transparan.