Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Artificial Intelligence dalam Mendukung Problem-Based Learning pada Pembelajaran IPA: Systematic Literature Review Ade Prisma Sitepu; Ayyu Rizkia Nasution; Godman Lesmana Pakpahan; Maykhel Yustinus Hutapea; Raudatul Fadilla; Sania Siregar; Tariza Fairuz; Halim Simatupang
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung penerapan Problem-Based Learning (PBL) pada pembelajaran IPA melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2026 dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berperan signifikan dalam mendukung setiap tahapan PBL, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi solusi melalui penyediaan sumber belajar yang adaptif dan umpan balik secara real-time. Integrasi AI dan PBL terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, literasi sains, hasil belajar, motivasi, serta kemandirian belajar peserta didik. Namun, implementasi AI masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, serta rendahnya pengembangan aspek kolaborasi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pembelajaran yang mengintegrasikan AI secara optimal dan berkelanjutan.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri e.coli Ayyu Rizkia Nasution; Hanna Mawarni Manullang; Katri Nafisa; Raudatul Fadilla; Sania Siregar; Endang Sulistyarini Gultom; Rini Hafzari
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7727

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap pertumbuhan Escherichia coli sebagai alternatif antibakteri alami. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Universitas Negeri Medan menggunakan desain eksperimen laboratorium. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada konsentrasi ekstrak 50%, 75%, dan 100%. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran diameter zona hambat, dengan kloramfenikol sebagai kontrol positif dan etanol 96% sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli pada seluruh konsentrasi yang diuji, dengan peningkatan diameter zona hambat seiring meningkatnya konsentrasi ekstrak. Konsentrasi 100% menghasilkan daya hambat tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji berpotensi dikembangkan sebagai antibakteri alami, meskipun efektivitasnya masih lebih rendah dibandingkan antibiotik standar.
PERKEMBANGAN INTELEKTUAL PADA ANAK SD NEGERI Anggi Putri Simamora; Anisa Ramadhani; Dewi Pratiwi; Hanna Mawarni Manullang; Katri Nafisa; Raudatul Fadilla
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v1i2.56078

Abstract

Elementary school students are children who are still in the intellectual development stage. Intellectual/cognitive is an aspect that must be developed in children. For that, parents and teachers need to understand this aspect of intellectual development. The purpose of writing this article is to examine the intellectual development of elementary school students. This type of research is qualitative research using a literature study design. The findings prove that Every elementary school child will definitely experience intellectual development. Development The intellectual level of elementary school children at the concrete operational stage is around the age of 7 years around 11-12 years old, according to the age of elementary school children. So that we know developments elementary school children, we can find out the characteristics of children's intellectual development based on concrete operational stages. So, by knowing the characteristics of development elementary school students, teachers and parents can know to what extent intellectual development that a school student should or has not gone through basic knowledge and know and can minimize the impact of problems on development child intellectual. and able to provide appropriate assistance efforts. Keywords: Development, Intellectual, Elementary School.
Pemanfaatan Trichoderma Harzianum Sebagai Agen Hayati Dalam Mempercepat Pengomposan Daun Mahoni (Swietenia Mahagoni) Ayyu Rizkia Nasution; Dea Clara May Christin Sijabat; Davina Alyanti; Dita Salsabila; Raudatul Fadilla; Sri Masnita Pardosi
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.9160

Abstract

Limbah daun mahoni (Swietenia mahagoni) merupakan salah satu limbah organik yang banyak ditemukan di lingkungan Universitas Negeri Medan dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos. Namun, daun mahoni relatif sulit terurai sehingga diperlukan pemanfaatan agen hayati untuk mendukung proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Trichoderma harzianum sebagai agen hayati dalam proses pengomposan daun mahoni serta mengetahui perubahan suhu, pH, dan karakteristik organoleptik kompos selama proses pengomposan. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif karena penelitian difokuskan pada pengamatan dan pendeskripsian perubahan parameter pengomposan selama proses berlangsung. Bahan penelitian berupa daun mahoni kering yang dicampurkan dengan tanah dan T. harzianum, kemudian dikomposkan selama tiga minggu. Pengamatan dilakukan pada tiga perlakuan (P1, P2, dan P3) dengan parameter suhu, pH, warna, bau, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pada ketiga perlakuan mengalami penurunan dari 38–40°C pada minggu pertama menjadi 30–32°C pada minggu ketiga. Nilai pH mengalami perubahan selama proses pengomposan dan pada minggu ketiga seluruh perlakuan mencapai pH 7. Pada akhir pengamatan, seluruh perlakuan menghasilkan kompos berwarna coklat kehitaman, berbau tanah, dan bertekstur gembur. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa proses dekomposisi berlangsung dan mengarah pada kondisi kompos yang lebih matang. Penggunaan T. harzianum pada pengomposan daun mahoni menunjukkan potensi dalam mendukung proses dekomposisi dan pemanfaatan limbah daun mahoni menjadi bahan organik yang lebih bernilai guna. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan kelompok kontrol, variasi dosis T. harzianum, dan parameter kualitas kompos yang lebih lengkap untuk mengetahui pengaruhnya secara lebih terukur.