Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Integrasi Ecoliteracy Dalam LKPD Untuk Menumbuhkan Kreativitas Ilmiah Siswa SMP Pada Pembelajaran IPA Alvina Hermawaty; Rayendra Wahyu Bachtiar; Firdha Yusmar; Fauziyatul Iffah; Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103419

Abstract

Abad ke- 21 menuntut siswa memiliki keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif (4C’s), namun, pembelajaran IPA di SMP masih didominasi oleh pendekatan konvensional yang kurang mendukung pengembangan kreativitas ilmiah siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis integrasi ecoliteracy dalam pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) untuk menumbuhkan kreativitas ilmiah siswa SMP pada pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber teoritis dan hasil penelitian terkait ecoliteracy, kreativitas ilmia, dan pengembangan LKPD. Hasil kajian telah menunjukkan bahwa integrasi ecoliteracy dalam LKPD berpotensi menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan interaktif, serta mendorong siswa berpikir ilmiah dan kreatif dalam menghadapi permasalahan lingkungan. Kajian ini memberikan landasan teoritis bagi pengembangan perangkat pembelajara IPA yang mampu menghubungkan pengetahuan ilmiah dengan kepedulian lingkungan secara solutif.
Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis EDP Dalam Mata Pelajaran IPA Siswa SMP: Kajian Literatur Vinna Ariyani; Rayendra Wahyu Bachtiar; Firdha Yusmar; Fauziyatul Iffah; Sri Wahyuni
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103417

Abstract

Pembelajaran IPA menumbuhkan rasa ingin tahu dan membentuk sikap positif terhadap sains. Pembelajaran IPA di abad 21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis dan kreatif, sehingga diperlukan media pembelajaran inovatif berbasis Engineering Design Process (EDP). Penelitian bertujuan mengkaji pemanfaatan media pembelajaran berbasis EDP pada mata pelajaran IPA di SMP melalui studi literatur. Pencarian literatur melalui Google Scholar dan Garuda Jurnal dengan rentang publikasi tahun 2015 sampai 2025 yang mencakup artikel bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Metode penelitian menggunakan analisis terhadap artikel-artikel yang relevan terhadap hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran seperti LKPD, LKS, Modul yang berbasis EDP berpengaruh signifikkan bagi siswa dan mempunyai persepsi positif bagi guru. EDP terdiri dari beberapa kemampuan yaitu asking, imagining, planning, creating, dan improving. Disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis EDP layak digunakan dalam pembelajaran IPA karena dinyatakan efektif mendukung pengembangan kompetensi abad 21.
Designing Metacognitive Scaffolding Based on Science Talk to Enhance Students Scientific Argumentation Rusdianto Rusdianto; Supeno Supeno; Ulin Nuha; Rizka Elan Fadilah; Soraya Firdausi; Ferry Budi Prasetya; Fauziyatul Iffah; Achmad Faisal Masruri; Li Yi Xuan
Unnes Science Education Journal Vol. 15 No. 2 (2026): August 2026
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v15i2.48402

Abstract

Scientific argumentation is essential for critical thinking and evidence-based reasoning in 21st-century science education. However, procedural teaching methods often neglect metacognitive regulation in argument construction. This study aims to analyze the validity, practicality, and effectiveness of student worksheets designed as operational representations of science talk-based metacognitive scaffolding. Employing a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), the research involved Grade 7E students at SMP Negeri 2 Panti, Jember. Data were gathered through expert validation, observation, pretest-posttest assessments, and student questionnaires. Results demonstrated high validity (95.5%) and practicality (95.5%). Effectiveness was evidenced by a moderate N-gain score of 0.67 and a 93.0% positive student response rate. These findings suggest that integrating metacognitive scaffolding and dialogic pedagogy significantly enhances students' scientific argumentation skills. This research contributes to the theoretical framework of argumentative learning design and metacognitive regulation in science education.
Tinjauan Literatur: Peran Model Pembelajaran Think Pair Share dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Pembelajaran IPA Mita Riski Annisa; Rayendra Wahyu Bachtiar; Firdha Yusmar; Fauziyatul Iffah; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid; Sri Wahyuni
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 7 No. 1 (2026): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Tadris IPA FTIK UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v7i01.197

Abstract

Critical thinking is one of the essential competencies that students need to develop to meet the demands of 21st-century learning. However, many studies indicate that junior high school students' critical thinking skills remain relatively low, highlighting the need for learning models that encourage active participation. One such model is Think-Pair-Share (TPS), which allows students to think independently, discuss ideas with a partner, and share their conclusions with the class. This study aimed to analyze the effectiveness of the Think-Pair-Share learning model in improving junior high school students' critical thinking skills in science learning through a literature review. A total of 25 articles published between 2021 and 2026 were collected from the Google Scholar database and analyzed based on predetermined criteria. The findings show that TPS improves students' critical thinking skills, active participation, conceptual understanding, and ability to express logical arguments. In addition, the effectiveness of TPS is influenced by students' cognitive styles and the use of learning media. Therefore, the TPS learning model can serve as a relevant instructional strategy for developing students' critical thinking skills in 21st-century science education. Keyword: Critical thinking, Junior High School Students, Think Pair Share Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan siswa untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sekolah menengah pertama masih tergolong rendah, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mendorong partisipasi aktif siswa. Salah satu model tersebut adalah Think Pair Share (TPS), yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpikir secara mandiri, berdiskusi dengan pasangan, dan membagikan hasil pemikirannya kepada seluruh kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Think Pair Share dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA melalui metode literature review. Sebanyak 25 artikel yang diterbitkan pada tahun 2021–2026 diperoleh dari database Google Scholar dan dianalisis berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, partisipasi aktif, pemahaman konsep, serta kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat secara logis. Selain itu, efektivitas TPS juga dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa dan penggunaan media pembelajaran. Oleh karena itu, model pembelajaran TPS dapat menjadi strategi pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di abad ke-21.  Kata kunci: Berpikir kritis, Siswa SMP, Think Pair Share