Liana Rochmatul Wachidah
Universitas Islam Negeri Madura

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analisis Validitas Konstruk Soal Asesmen Madrasah Bahasa Indonesia Kelas XI MA: Perspektif Taksonomi Bloom. Albaburrahim Albaburrahim; Febriana Nikmatul Khair; Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107312

Abstract

Madrasah assessment questions as an evaluation instrument for learning to measure students' thinking skills need to ensure that the questions are by what will be measured and with the learning indicators. This study aims to determine the validity of the Indonesian language madrasah assessment questions in terms of the Bloom taxonomy perspective, construct and describe the role of teachers in ensuring valid questions. The method used is qualitative research with data in the form of Indonesian language assessment questions for class XI, MA Matsaratul Huda and indicators on the grid. Data analysis was carried out by comparing the suitability of the cognitive level in the assessment questions with the cognitive level in the indicators in the grid based on Bloom's taxonomy. The results of the study showed that out of ten exam questions, eight questions were valid in terms of construction because they had a match between their cognitive levels. Therefore, a re-evaluation is needed so that the questions have high quality, so that they can measure the abilities of students. This shows the importance of teachers in understanding the preparation of evaluation instruments so that learning objectives can be achieved properly.Soal asesmen madrasah sebagai instrumen evaluasi pembelajaran untuk mengukur kemampuan berpikir siswa perlu dipastikan bahwa soal tersebut sudah sesuai dengan apa yang akan diukur dan sesuai dengan indikator pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan soal asesmem madrasah Bahasa Indonesia secara konstruk perspektif taksonomi bloom dan mendeskripsikan peran guru dalam menjamin soal yang valid. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan data berupa soal asesmen Bahasa Indonesia kelas XI MA Matsaratul Huda dan indikator pada kisi-kisi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kesesuaian level kognitif pada soal asesmen dengan level kognitif pada indikator dalam kisi-kisi yang berdasar pada taksonomi bloom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh soal ujian terdapat delapan soal yang valid secara kontruksi karena memiliki kesesuaian antara level kognitifnya. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi kembali agar soal memiliki kualitas yang tinggi sehingga dapat mengukur kemampuan yang dimiliki siswa. Hal tersebut menunjukkan pentingnya guru dalam memahami penyusunan instrumen evaluasi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Analisis Tes Objektif dan Uraian Pada Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VIII Menggunakan Taksonomi Bloom Arin Anni Nabilah; Liana Rochmatul Wachidah; Aria Indah Susanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107229

Abstract

Test instruments are tools used to measure students' abilities, knowledge, or skills. Several types of test instruments include: objective, descriptive, and action tests. The purpose of this study was to analyze the level of cognitive domains of objective and descriptive tests in Indonesian language textbooks for grade VIII using Bloom's taxonomy. The focus of this study was objective tests and descriptive tests contained in Indonesian language textbooks for grade VIII junior high school in the poetry and speech chapters. This study used a qualitative literature study method using data sources in the form of books and scientific journal articles. literature study theory. The data source in this study was Indonesian language textbooks for grade VIII junior high school. Based on the results of the analysis of Indonesian language textbooks for grade VIII junior high school in the poetry and speech chapters reflecting the diversity of junior high school students' thinking levels according to Bloom's taxonomy, three objective test data were found, namely C2-Categorizing, C4-Analyzing, and C1-Identifying. Then eight data for descriptive text namely C2-Explaining and comparing, C4-Classifying, C3-Determining, C2-Categorizing, C3-Assigning, C2-Categorizing, C3-Determining, and C6-Creating. For that, the arrangement of objective and descriptive questions for junior high school students can be determined, namely using bloom's taxonomy (C2-C4), paying attention to language levels, variations in question forms, calibration with grids and KD/TP. Thus, in this study, the Indonesian language textbook for class VIII of junior high school is in accordance with Bloom’s taxsonomy and its curriculum.Instrumen tes merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan, pengetahuan, atau keterampilan siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk  menganalisis tingkat ranah kognitif jenis tes objektif dan uraian pada buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII menggunakan taksonomi bloom. Fokus penelitian ini tes objektif dan tes uraian yang terdapat dalam buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP pada bab puisi dan pidato. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi pustaka dengan menggunakan sumber data berupa buku-buku dan artikel-artikel jurnal ilmiah. Sumber data dalam penelitian ini adalah  buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII. Berdasarkan hasil analisis buku teks Bahasa Indonesia kelas VIII SMP pada bab puisi dan pidato mencerminkan keberagaman tingkat berpikir siswa SMP sesuai dengan taksonomi bloom, ditemukan tiga data tes objektif yakni C2-Mengkategorikan, C4-Menganalisis, dan C1-Mengidentifikasi. Kemudian delapan data untuk teks uraian yakni C2-Menjelaskan dan membandingkan, C4-Mengklasifikasi, C3-Menentukan, C2-Mengkategorikan, C3-Menugaskan, C2-Mengkategorikan, C3-Menentukan, dan C6-Menciptakan. Untuk itu dapat ditentukan penyusunan soal objektif dan uraian untuk siswa SMP yaitu menggunakan taksonomi bloom (C2-C4), memperhatikan tingkat bahasa, variasi bentuk soal, kalibrasi dengan kisi-kisi dan KD/TP. Dengan demikian, pada penelitian ini buku teks bahasa Indonesia SMP kelas VIII sudah sesuai dengan taksnomi bloom dan kurikulum.
Media Audiovisual Storytok sebagai Inovasi Pembelajaran Menulis Teks Narasi pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 6 Pamekasan Adilla Zilfana Safira; Mochamad Arifin Alatas; Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107187

Abstract

This research is motivated by the low interest and motivation of students in writing narrative texts caused by conventional learning methods and the lack of media that is interesting and relevant to students' digital world. This research aims to describe the use of TikTok-based StoryTok audiovisual media in learning to write narrative texts for class VIII students at SMP Negeri 6 Pamekasan. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques in the form of observation and interviews. The research subjects were class VIII students, while the objects focused on the process and results of learning to write narrative texts through audiovisual media. The research results show that using StoryTok can increase students' interest and participation in writing, because this media is interactive, visual, and close to their daily lives. Apart from that, it is easier for students to understand narrative structure elements such as plot, characters and setting through creative audiovisual presentations. Technical obstacles such as internet access and application usage skills can be overcome through mentoring. The conclusion of this research is that StoryTok media is an effective digital learning innovation for improving narrative writing skills contextually, creatively and sustainably.Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya minat dan motivasi siswa dalam menulis teks narasi yang disebabkan oleh metode pembelajaran konvensional dan kurangnya media yang menarik serta relevan dengan dunia digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media audiovisual StoryTok berbasis TikTok dalam pembelajaran menulis teks narasi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Pamekasan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Pamekasan, sedangkan objeknya difokuskan pada proses dan hasil pembelajaran menulis teks narasi melalui media audiovisual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan StoryTok mampu meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam menulis, karena media tersebut bersifat interaktif, visual, dan dekat dengan keseharian mereka. Selain itu, siswa lebih mudah memahami unsur struktur narasi seperti alur, tokoh, dan latar melalui penyajian audiovisual yang kreatif. Kendala teknis seperti akses internet dan keterampilan penggunaan aplikasi dapat diatasi melalui pendampingan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media StoryTok merupakan inovasi pembelajaran digital yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi secara kontekstual, kreatif, dan berkelanjutan.
Pemanfaatan Instrumen Portofolio pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Sebagai Alat Ukur Kecerdasan Majemuk Siswa Kelas VII Siti Rohmatun; Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107450

Abstract

Evaluation of learning plays a crucial role in education, serving to examine and enhance the quality of teaching and learning activities. This research aims to develop a portfolio assessment tool that demonstrates high validity, usability, and effectiveness in assessing the descriptive writing skills of seventh-grade students at SMP Plus Al-Ibrohimy. Additionally, the instrument is designed to reflect multiple intelligences, with a particular focus on linguistic intelligence. Employing a qualitative descriptive methodology, the data were collected through observations and interviews. Findings from a study involving 21 seventh-grade student show that portofolio assessment offers a thorough insigh into students’ writing skills. From this group, a purposive sampling technique selected 8 students to represent varying proficiency levels-high, moderate, and low. The portofolio tool effectively encompasses elements such as vocabulary choice, sentence contruction, stylistic features, and the depth of descriptive content. In addition to evaluating the final outcomes, it also serves as an effective means to monitoring the learning process and track students’ progress over time.  Consequently, the portfolio functions both as an evaluative instrument and as a learning aid that supports the enhancement of students’ writing capabilities.Evaluasi pembelajaran merupakan unsur penting dalam dunia pendidikan yang berfungsi untuk mengkaji serta meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang instrumen penilaian portofolio yang memiliki tingkat validitas, kepraktisan, dan efektivitas tinggi dalam mengukur kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII di SMP Plus Al-Ibrohimy. Instrumen tersebut juga diharapkan mampu merefleksikan kecerdasan majemuk, khususnya kecerdasan linguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil studi dengan populasi sebanyak 21 siswa kelas VII menunjukkan bahwa penilaian portofolio dapat memberikan gambaran menyeluruh terhadap kemampuan menulis siswa. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling sebanyak 8 siswa yang mewakili Tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Instrument portofolio ini mampu mencakup aspek diksi, struktur kalimat, gaya penulisan, serta kedalaman deskripsi. Selain menilai hasil akhir, instrumen ini juga efektif untuk memantau proses belajar dan perkembangan siswa secara berkesinambungan. Dengan demikian, portofolio berperan ganda sebagai alat evaluasi dan sarana pembelajaran yang mendorong peningkatan kualitas kemampuan menulis. Guru dianjurkan untuk menerapkan penilaian portofolio secara berkelanjutan dan memperluas pengembangan instrument sejenis guna menunjang keterampilan berbahasa lainnya.
Penanaman Pekerti melalui Simbol Makanan Rakyat dalam Cerita Digital: Perspektif Gastrosemiotik tentang Kecerdasan Majemuk Liana Rochmatul Wachidah; Henny Subandiyah; Titik Indarti; Albaburrahim Albaburrahim; Mochamad Arifin Alatas
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107327

Abstract

Digital folklore with culinary themes contains cultural values and social ethics that are close to children's lives. This study aims to examine the symbolism of food in digital culinary stories as a means of instilling character values, as well as educating them with the potential to develop children's multiple intelligences. This study uses a qualitative descriptive method through literature study, based on a digital book (BUDI) published by the Ministry of Education and Culture entitled Cerita Kuliner Indonesia by Olany Agus Widiyani. The results of the study show that traditional foods and drinks such as klepon, cenil, onde-onde, lemper, getuk, sekoteng, and angsle are proven to contain living symbols of welfare. The wrapping of forms, local ingredients, presentation methods, and social contexts in digital narratives contain character values such as honesty, mutual cooperation, ease, hard work, empathy. This digital story presents a contextual and multisensorial learning experience. Story-based literacy activities can effectively accommodate the diversity of children's learning styles through linguistic, kinesthetic, spatial, interpersonal, and naturalist aspects. Thus, folk food in the story is not only a tool for preserving culture, but also a means of fun character education and a learning strategy that is oriented towards the diversity of children's potential.Cerita rakyat digital bertema kuliner menyimpan nilai-nilai budaya dan etika sosial yang dekat dengan kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji simbolisme makanan dalam cerita kuliner digital sebagai sarana penanaman nilai pekerti, serta mengaitkannya dengan potensi pengembangan kecerdasan majemuk anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, bersumber pada buku digital (BUDI) terbitan Kemendikbud berjudul Cerita Kuliner Indonesia karya Olany Agus Widiyani. Tahapan analisis data dalam penelitian ini mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan dan minuman tradisional seperti klepon, cenil, onde-onde, lemper, getuk, sekoteng, dan angsle terbukti menyimpan simbol-simbol kebajikan yang hidup. Balutan bentuk, bahan lokal, cara penyajian, serta konteks sosial dalam narasi digital memuat nilai-nilai karakter seperti kejujuran, gotong royong, kesederhanaan, kerja keras, empati. Cerita digital ini menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan multisensorial. Aktivitas literasi berbasis cerita dapat secara efektif mengakomodasi keragaman gaya belajar anak melalui aspek linguistik, kinestetik, spasial, interpersonal, dan naturalis. Dengan demikian, makanan rakyat dalam cerita tidak hanya menjadi alat pelestarian budaya, tetapi juga sarana pendidikan pekerti yang menyenangkan dan strategi pembelajaran yang berorientasi pada keberagaman potensi anak.
Implementasi Aplikasi Pear Deck Sebagai Evaluasi Pembelajaran dalam Pembelajaran Menulis teks Berita Siswa kelas VII MTs Miftahul Qulub Zainuri Ihsan; Liana Rochmatul Wachidah; Moh. Hafid Effendy; Mochamad Arifin Alatas
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107493

Abstract

Learning evaluation is an essential component in education because it functions to measure students' competency achievements and provide feedback to improve the quality of learning, especially in writing skills that require clear structure, language accuracy, and critical thinking ability. This study aims to explore the application of the Pear Deck application as an evaluation medium in teaching news writing to seventh-grade students at MTs Miftahul Qulub. This study uses a descriptive qualitative approach with a subject group of 28 students. The research design is exploratory, encompassing the planning stage, implementation of Pear Deck-based learning, and evaluation of student assignment results. The data collection instruments consist of observation sheets, interview guidelines, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing, and were validated with triangulation techniques. The research results show that Pear Deck is capable of increasing student participation and literacy. Interactive evaluative activities and assignments based on actual events encourage the systematic application of the 5W+1H principle. More than 80% of students achieved good to very good results, affirming the effectiveness of Pear Deck in supporting writing skills and active learning. Based on these findings, it is recommended that educators, particularly Indonesian language teachers, integrate Pear Deck media into writing skills evaluation activities as an effort to encourage active student engagement and improve the quality of learning outcomes.Evaluasi pembelajaran merupakan komponen esensial dalam pendidikan karena berfungsi mengukur pencapaian kompetensi siswa serta memberikan umpan balik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam keterampilan menulis yang menuntut struktur yang jelas, ketepatan bahasa, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penerapan aplikasi Pear Deck sebagai media evaluasi pada pembelajaran menulis teks berita bagi siswa kelas VII MTs Miftahul Qulub. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 28 siswa. Desain penelitian bersifat eksploratif, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan pembelajaran berbasis Pear Deck, dan evaluasi hasil tugas siswa. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, serta divalidasi dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pear Deck mampu meningkatkan partisipasi dan literasi siswa. Aktivitas evaluatif interaktif dan penugasan berbasis peristiwa aktual mendorong penerapan prinsip 5W+1H secara sistematis. Lebih dari 80% siswa memperoleh hasil baik hingga sangat baik, menegaskan efektivitas Pear Deck dalam mendukung keterampilan menulis dan pembelajaran aktif. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar pendidik, khususnya guru Bahasa Indonesia, mengintegrasikan media Pear Deck dalam kegiatan evaluasi keterampilan menulis sebagai upaya untuk mendorong keterlibatan aktif siswa dan meningkatkan mutu capaian pembelajaran.
Penggunaan Edpuzzle Sebagai Alat Evaluasi Pada Materi Teks Eksplanasi Aldi Firnanda; Liana Rochmatul Wachidah; Agus Purnomo Ahmad Putikadyanto; Mochamad Arifin Alatas
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107209

Abstract

The use of Edpuzzle as an evaluation tool offers an interactive and enjoyable approach to measuring students' understanding in learning. The purpose of this research is to understand the steps in using and the results of Edpuzzle media as an evaluation tool for learning explanatory text material. This research uses a qualitative descriptive method. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The research results show that Edpuzzle provides a more interactive learning experience for students in understanding explanatory text material. Students appeared more focused and active when answering questions embedded in the instructional video. In conclusion, 8 students scored above the Minimum Completeness Criteria (KKM), indicating better engagement in the evaluation process. Penggunaan Edpuzzle sebagai alat evaluasi menawarkan pendekatan interaktif dan menyenangkan dalam mengukur pemahaman siswa pada pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui langkah-langkah penggunaan dan hasil media Edpuzzle sebagai alat evaluasi pembelajaran materi teks eksplanasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Edpuzzle memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi siswa dalam memahami materi teks eksplanasi. Siswa tampak lebih fokus dan aktif saat menjawab pertanyaan yang disisipkan dalam video pembelajaran. Kesimpulannya terdapat sebanyak 8 siswa memperoleh nilai di atas KKM, yang mengindikasikan adanya keterlibatan yang lebih baik dalam proses evaluasi. 
Pengaruh Reliabilitas Instrumen Evaluasi Berbasis Nearpod terhadap Hasil Belajar Mahasiswa pada Mata Kuliah Sosilinguistik Nora Erika Aulia; Agik Nur Efendi; Liana Rochmatul Wachidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107396

Abstract

The reliability of an instrument in learning evaluation is a crucial aspect that determines the consistency of measurement results. Reliability testing of evaluation instruments can minimize errors in describing student learning achievement. This study aims to determine the effect of the reliability of Nearpod-based evaluation instruments on student learning outcomes in the Sociolinguistics course. The method used in this study is quantitative with a test-retest approach, namely retesting the same instrument at two different times. The subjects of this study were 20 students of the Indonesian Language Education Study Program, Class of 2023 at UIN Madura. The instrument was in the form of 10 multiple-choice questions tested through the Nearpod platform with a five-day gap between the two tests. The data analysis technique used Pearson Product Moment Correlation which was processed through the SPSS application. The results of the study showed a correlation coefficient value of r = 0.827 with a significance level of p = 0.000, which indicated that the Nearpod-based instrument had very high reliability and was considered feasible and reliable for use. Thus, the Nearpod-based evaluation instrument has a very high level of reliability which contributes significantly to producing consistent and accurate measurements, as well as supporting the improvement of student learning outcomes in sociolinguistics courses.Keandalan suatu instrumen dalam evaluasi pembelajaran merupakan aspek krusial yang menentukan konsistensi hasil pengukuran. Uji keandalan terhadap instrumen evaluasi dapat meminimalisasi kekeliruan dalam menggambarkan tentang pencapaian belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh reliabiltas instrumen evaluasi berbasis Nearpod terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Sosiolinguistik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan test-retest, yakni pengujian ulang suatu instrumen yang sama dalam dua waktu berbeda. Subjek penelitian ini adalah 20 mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Angkatan 2023 di UIN Madura. Instrumen berupa 10 soal pilihan ganda yang diujikan melalui platform Nearpod dengan jeda lima hari antara kedua tes. Teknik analisis data menggunakan Korelasi Pearson Product Moment yang diolah melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,827 dengan tingkat siginifikansi p = 0,000, yang mengindikasikan bahwa instrumen berbasis Nearpod memiliki reliabilitas sangat tinggi serta dinilai layak dan andal untuk digunakan, serta memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, instrumen evaluasi berbasis Nearpod memiliki tingkat reliabilitas sangat tinggi yang berkontribusi secara signifikan dalam menghasilkan pengukuran secara konsisten dan akurat, serta mendukung peningkatan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Sosiolinguistik.