Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Linking Organizational Culture, Leadership Style, and Motivation to Employee Performance: A Strategic HRM Perspective Kahar; A Nur Achsanuddin UA; Ismail Rasulong; Rahayu Japar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2575

Abstract

This study explores the influence of motivation, organizational culture, and leadership style on employee performance within the context of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Witel Makassar. The objective is to understand how these human resource factors interact to shape individual productivity in a state-owned enterprise operating in a competitive and technologically dynamic sector. Employing a quantitative research design, data were collected through a structured questionnaire distributed to 92 employees, and analyzed using multiple linear regression to determine the significance and strength of the relationships among variables. The results reveal that motivation has the most substantial and statistically significant impact on employee performance, followed by organizational culture, while leadership style contributes positively but with weaker statistical relevance. These findings affirm that a performance management system centered on motivational drivers and culturally aligned practices can generate higher productivity and job satisfaction. The study also highlights the importance of leadership behaviors that support communal values, especially in the Indonesian context. Overall, this research contributes to the growing literature on strategic human resource management by offering empirical insights relevant to Southeast Asian enterprises. It emphasizes the need for integrated and context-sensitive HR practices to enhance employee outcomes in service-based industries.
Analisis Kinerja Keuangan Pengelolaan Alokasi Dana Desa Menggunakan Rasio Efektivitas dan Rasio Pertumbuhan Di Kantor Desa Nanga Kantor Barat Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur Yuyun Marlina; Andi Rustam; Rahayu Japar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8694

Abstract

Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang transparan dan akuntabel merupakan pilar utama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan desa secara berkelanjutan. Efektivitas penggunaan anggaran ini menjadi indikator krusial dalam menilai keberhasilan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pengelolaan ADD di Kantor Desa Nanga Kantor Barat, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, selama periode 2021–2025 dengan fokus pada rasio efektivitas dan rasio pertumbuhan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sumber data sekunder berupa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) periode 2021–2025. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung rasio efektivitas dan pertumbuhan untuk menilai kinerja keuangan secara objektif dan mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan pemerintah desa bersifat fluktuatif selama periode lima tahun tersebut. Berdasarkan rasio efektivitas, pengelolaan dana tergolong sangat efektif pada tahun 2021 (99,57%), 2022 (99,36%), 2023 (99,16%), dan 2025 (99,16%) karena realisasi anggaran mencapai target di atas 90%. Namun, kinerja menurun drastis menjadi tidak efektif pada tahun 2024 dengan rasio hanya sebesar 40,22%. Sejalan dengan hal tersebut, rasio pertumbuhan juga menunjukkan ketidakstabilan dengan pertumbuhan tinggi pada awal dan akhir periode penelitian, namun mengalami penurunan atau pertumbuhan negatif yang signifikan pada tahun 2024, baik pada sisi pendapatan maupun belanja. Fluktuasi ini mengindikasikan adanya kendala teknis atau hambatan dalam realisasi program kerja pada pertengahan periode penelitian