Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Evaluasi Pemahaman Dan Identifikasi Kesulitan Mahasiswa Dalam Mengkaji Masalah Kesehatan Reproduksi: Evaluating Student Understanding and Identifying Difficulties in Analyzing Reproductive Health Issues Ratna Ratna
Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5 No 1 (2026): Barongko : Jurnal Ilmu Kesehatan (November)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/bajik.v5i1.1612

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang membutuhkan kemampuan mahasiswa untuk memahami konsep, mengenali tanda dan gejala masalah reproduksi, melakukan pengkajian, serta menentukan tindakan yang sesuai. Kemampuan tersebut penting bagi mahasiswa kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang komprehensif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat pemahaman dan mengidentifikasi kesulitan mahasiswa dalam mengkaji masalah kesehatan reproduksi. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Responden penelitian berjumlah 46 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mencakup pemahaman mengenai konsep kesehatan reproduksi, sistem reproduksi, infeksi saluran kemih, gangguan menstruasi, keputihan, infeksi reproduksi, kanker payudara, kanker leher rahim, penyakit menular seksual, endometriosis, PCOS, deteksi dini, serta kemampuan mengidentifikasi dan menentukan tindakan terhadap masalah kesehatan reproduksi. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan skor pemahaman responden. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman mahasiswa adalah 89,93 dari 100, dengan median 91,50. Skor terendah adalah 58 dan skor tertinggi 100. Sebagian besar mahasiswa menunjukkan tingkat pemahaman yang baik, namun masih terdapat mahasiswa dengan skor relatif rendah yang menunjukkan adanya kesulitan pada aspek tertentu dalam mengidentifikasi tanda bahaya, membedakan kondisi normal dan abnormal, serta menentukan tindakan yang tepat. Kesimpulan: Secara umum pemahaman mahasiswa mengenai masalah kesehatan reproduksi berada pada tingkat baik. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan pembelajaran terutama pada keterampilan analisis kasus, identifikasi tanda bahaya, deteksi dini, dan pengambilan keputusan klinis.