Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Current Ratio Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return On Asset Pada Perusahaan Dagang Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Suhartati Suhartati; Ayuvera Rifani Ray
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 2 No. 2 (2025): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v2i2.277

Abstract

Dalam mendirikan suatu perusahaan tentunya mempunyai tujuan untuk mendapatkan keuntungan, tetapi juga akan mengalami penurunan kondisi keuangan. Sehingga banyak berbagai perusahaan yang mengalami kebangkrutan dikarenakan perusahaan tersebut kurang efektif dan efisien dalam mengelola laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Equity (DER) terhadap Return on Assets (ROA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan data sekunder dan jenis perumusan masalah asosiatif yang memiliki hubungan sebab akibat. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2021-2023. Berdasarkan kriteria yang ada, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sampel yang diperoleh 10 perusahaan dengan total sampel 30 data. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, analisis korelasi, regresi linier berganda, uji koefisien determinasi, serta uji parsial (t-test) dan simultan (f-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Curent Ratio (CR) tidak memiliki pengaruh terhadap Return on Asset (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap return on asset (ROA). Secara simultan Curent Ratio (CR) dan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Return on Asset (ROA).
The Effect of Logarithmic Total Assets and Liabilities on Log Net Income in Trading Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Ayuvera Ray; Suhartati
Journal of Sustainable Economics Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Sustainable Economics
Publisher : TALENTA PUBLISHER UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jse.v4i1.23794

Abstract

company's financial position is crucial to analyze, particularly for stakeholders. A company’s financial condition and structure can be reflected through two key components in its financial statements: total assets and total liabilities. This study examines how these two variables affect net income, by transforming all data into natural logarithmic form. The data was obtained from eight trading companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), for the period 2021-2024. Multiple linear regression was used to assess the influence of log total assets and log total liabilities on log net income. The results suggest that, within the observed sample, both variables significantly affect log net income. However, when examined individually, only log total liabilities have a significant effect on log net income, while log total assets show no significant effect. These findings indicate that a firm's financing structure through liabilities plays an important role in influencing net income, more so than the size of its assets.
Pengaruh Aset Pajak Tangguhan terhadap Kinerja Perbankan pada PT Bank Central Asia Tbk Periode 2023–2025 Juendiny Chrisna Ekasari; Ayuvera Rifani Ray; Suhartati Suhartati
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v4i2.110

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh aset pajak tangguhan terhadap kinerja perbankan pada PT Bank Central Asia Tbk (BCA) selama periode 2023-2025. Laporan tahunan dan laporan keuangan audit tahun 2023-2025 digunakan sebagai basis utama untuk membaca kebijakan pengakuan dan komposisi aset pajak tangguhan, sedangkan laporan keuangan triwulanan resmi BCA periode 2023Q1-2025Q4 digunakan untuk membangun 12 observasi kuartalan. Variabel independen diukur dengan rasio aset pajak tangguhan terhadap total aset, sedangkan kinerja perbankan diproksikan dengan return on assets (ROA). Analisis dilakukan melalui statistik deskriptif, korelasi Pearson, uji normalitas Shapiro-Wilk, regresi linear sederhana, uji F, uji t, dan uji ketahanan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset pajak tangguhan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa pada kasus BCA, kenaikan intensitas aset pajak tangguhan lebih merefleksikan pembentukan perbedaan temporer daripada penguatan profitabilitas inti bank.
Pengaruh Kenaikan Pendapatan Dan Beban Operasional Terhadap Penurunan Laba Bersih PT Mayora Indah Tbk Ayuvera Rifani Ray; Suhartati Suhartati; Juendiny Chrisna Ekasari
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16791

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kenaikan pendapatan dan beban operasional terhadap penurunan laba bersih PT Mayora Indah Tbk pada periode 2018-2025. Meskipun perusahaan mencatatkan kenaikan pendapatan, laporan keuangan menunjukkan penurunan laba bersih yang signifikan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan dan kuartalan yang dipublikasikan perusahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda untuk melihat sejauh mana pengaruh pendapatan dan beban operasional terhadap laba bersih. Kerangka teori mengacu pada teori manajemen laba dan teori biaya yang menjelaskan hubungan antara pendapatan, biaya operasional, dan laba bersih, sejalan dengan temuan Setyaputri et al. (2024) yang menyatakan bahwa beban operasional berpengaruh negatif signifikan terhadap laba bersih. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun pendapatan meningkat, kenaikan beban operasional yang tidak terkendali memberikan pengaruh negatif yang lebih dominan terhadap laba bersih. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi biaya operasional menjadi faktor krusial dalam mempertahankan profitabilitas. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi manajemen perusahaan dalam pengendalian biaya operasional serta menjadi bahan evaluasi strategi keuangan guna mengoptimalkan laba bersih di masa mendatang.
Pengaruh Likuiditas Dan Leverage Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Pangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Suhartati Suhartati; Juendiny Chrisna Ekasari; Ayuvera Rifani Ray
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16792

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas perusahaan pangan di BEI periode 2019-2023. Profitabilitas mencerminkan kemampuan menghasilkan laba sebagai indikator keberhasilan operasional. Likuiditas menunjukkan kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek, sedangkan leverage menggambarkan porsi utang dalam struktur keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, sementara leverage tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan, likuiditas dan leverage memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan struktur modal, khususnya kebijakan utang, menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja keuangan perusahaan pangan di Indonesia.
ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) DENGAN METODE FULL COSTING DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK TENUN IKAT (Studi Kasus Pada Sanggar M’bola So Desa Hewuli Kabupaten Sikka) Veronika Relu Suban; Maria E. D. Tunti; Suhartati Suhartati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13823

Abstract

This study aims to analyze the production cost calculation process previously applied by the M'bola So weaving workshop, to calculate the cost of goods manufactured (COGM) of ikat weaving products using the full costing method, and to analyze the suitability of the selling prices set by the workshop with the resulting COGM. This is a case study using a quantitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed using the full costing method, which accounts for all elements of production cost, both fixed and variable. The results show that: (1) the production cost calculation previously carried out by the workshop was still simple and did not classify costs systematically into raw material, direct labor, and overhead components, and had never included equipment depreciation; (2) the COGM calculated using the full costing method for one production cycle yielded Rp845,000 for large-motif cloth, Rp700,000 for small-motif cloth, and Rp340,000 for shawls, all higher than the workshop's own estimates of Rp750,000, Rp450,000, and Rp280,000 respectively; and (3) the selling prices currently set by the workshop are not yet fully consistent with the full-costing COGM, with the small-motif cloth and shawl sold below their real cost, resulting in unrecognized losses of Rp200,000 and Rp40,000 per unit, while only the large-motif cloth still generated a positive margin. A cost-plus pricing recommendation with a 30% mark-up is proposed to align selling prices with actual production costs.
GEMAR KEMIRI (Gerakan Mandiri Energi dari Kemiri): Revitalisasi Ekonomi Desa melalui Transformasi Limbah Kemiri menjadi Briket di Kelompok Tani Gemoy Oefafi Mandiri, Kabupaten Kupang Ni Putu Nursiani; Ika Fitri Krisnasiwi; Ayuvera Rifani Ray; Suhartati Suhartati; Juendiny Chrisna Ekasari; I Komang Arthana; Robertho Kadji
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1558

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat GEMAR KEMIRI (Gerakan Mandiri Energi dari Kemiri) bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Kotabes, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang melalui pemanfaatan limbah cangkang kemiri menjadi briket sebagai energi alternatif. Permasalahan utama adalah melimpahnya limbah cangkang kemiri yang belum dimanfaatkan serta ketergantungan masyarakat pada kayu bakar dan minyak tanah. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan teknis dan manajemen usaha, penerapan teknologi sederhana, serta pendampingan produksi dan pemasaran. Teknologi yang digunakan meliputi pirolisis sederhana, mesin disk mill, alat pencetak briket, dan rak pengering. Hasil kegiatan menunjukkan sekitar 80% anggota kelompok tani mampu memproduksi briket secara mandiri. Selain itu, terbentuk unit usaha kelompok dengan kapasitas produksi 100–125 kg per bulan. Produk dipasarkan secara langsung dan digital dengan branding “GEMAR KEMIRI”. Program ini meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi limbah, serta menyediakan energi ramah lingkungan dan berkelanjutan di tingkat desa.
AVOTEA: Hilirisasi Limbah Biji Alpukat Menjadi Teh Herbal melalui Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Oelbubuk Maria Prudensiana Leda Muga; Ni Luh Putu Ravi Cakswindryandani; Juendiny Chrisna Ekasari; Suhartati Suhartati; Ayuvera Rifani Ray; I Komang Arthana; Aditya Ly
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1560

Abstract

Desa Oelbubuk memiliki potensi alpukat, tetapi bijinya belum dimanfaatkan produktif oleh mitra. Program AVOTEA bertujuan mengolah biji alpukat menjadi teh herbal bernilai tambah sekaligus memperkuat kapasitas produksi dan usaha Kelompok Tani Nanjam Kuale'u. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan-evaluasi, dan keberlanjutan. Pelaksanaan utama pada 20 Agustus 2026 diikuti 40 peserta atau 133,3% dari target. Hasil terverifikasi meliputi produk AVOTEA berkemasan, paket teknologi, merek, strategi pemasaran, dan model HPP. Simulasi HPP Rp15.200 per dus dengan harga Rp20.000-Rp25.000 menghasilkan marjin kotor simulatif sekitar 24,0%-39,2% dari harga jual. Program menunjukkan bahwa hilirisasi hasil samping pertanian dapat dipadukan dengan teknologi, literasi biaya, dan pemasaran untuk membangun dasar usaha lokal.
Dari Biji Menjadi Literasi: Pengembangan Wisata Edukasi Behind the Scene Perkebunan Kopi Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Ni Putu Nursiani; I Komang Arthana; Suhartati Suhartati; Efandri Agustian
Abdimas Mandalika Vol 5, No 6 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v5i6.41672

Abstract

Abstract:  Beja Village in Bajawa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, is known as a producer of Arabica coffee with the “Ini Gya” Geographical Indication and has strong potential to become a coffee plantation-based educational tourism destination. However, coffee farmers face three major problems: fluctuating seasonal income, approximately 480 tons of accumulated coffee husk waste, and wastewater pollution from coffee processing indicated by BOD of 45 mg/L and COD of 120 mg/L. This community service program aimed to develop “Behind The Scene Coffee Plantation” educational tourism through community empowerment, coffee husk composting, and wastewater control using a simple treatment system. The implementation method applied a participatory approach through asset and problem mapping, tour guide training, composting training, wastewater treatment training, digital marketing assistance, facility implementation, trial tours, and monitoring and evaluation. The program design resulted in three thematic tourism packages, namely “From Garden to Cup”, “Coffee and Environment”, and “Coffee, Culture, and Village Stories”; the preparation of ten local guides; the establishment of the “Beja Organik” compost unit; and a simple constructed wetland-based wastewater treatment model. The program is expected to increase farmers’ income by 30% outside the harvest season, strengthen environmental literacy, and build a green coffee-based economic foundation in Beja Village.Abstrak: Desa Beja di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan wilayah penghasil kopi Arabika Indikasi Geografis “Ini Gya” yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi berbasis perkebunan kopi. Namun, masyarakat petani masih menghadapi tiga persoalan utama, yaitu pendapatan musiman yang fluktuatif, penumpukan limbah kulit kopi sekitar 480 ton, serta pencemaran limbah cair hasil pengolahan kopi yang ditandai dengan nilai BOD 45 mg/L dan COD 120 mg/L. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan wisata edukasi “Behind The Scene Perkebunan Kopi” berbasis pemberdayaan masyarakat, pengolahan limbah kulit kopi menjadi kompos, dan pengendalian limbah cair melalui IPAL sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pemetaan aset dan masalah, pelatihan pemandu wisata, pelatihan pengomposan, pelatihan pengelolaan IPAL, pendampingan pemasaran digital, implementasi sarana, uji coba paket wisata, serta monitoring dan evaluasi. Hasil rancangan program menunjukkan terbentuknya tiga paket wisata tematik, yaitu “Dari Kebun ke Cangkir”, “Kopi dan Lingkungan”, serta “Kopi, Budaya, dan Cerita Desa”; tersiapkannya sepuluh pemandu lokal; terbentuknya unit kompos “Beja Organik”; serta tersusunnya model IPAL sederhana berbasis constructed wetland. Program ini diharapkan meningkatkan pendapatan petani sebesar 30% di luar musim panen, memperkuat literasi lingkungan, dan membangun fondasi ekonomi hijau berbasis kopi di Desa Beja.