Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Aktivitas Jasmani dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai Faktor Protektif Stres Siswa Pascabanjir Bandang Muhammad Reza; Novida Humaira; Anida Anida; Melly Sukma Fitri; Sely Faulinda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6894

Abstract

Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa, khususnya berupa stres pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 27 siswa dari satu kelas di SMP Negeri 1 Juli yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani pascabencana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas jasmani dan skala stres siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan keterlibatan siswa yang relatif baik, sementara tingkat stres siswa pascabjir bandang didominasi kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas jasmani dan tingkat stres siswa, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, semakin rendah tingkat stres siswa. Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani berperan sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang pada konteks penelitian ini.
Education on Sports Injury Prevention and Management for Physical Education Teachers and School Health Unit (UKS) Members in Jeumpa District, Bireuen Regency Muhamad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira
Jurnal Pengabdian Pemersatu Bangsa Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sports injuries are among the most common risks encountered during Physical Education, Sports, and Health (PESH) classes and extracurricular sports activities in schools. Limited knowledge of physical education teachers and School Health Unit (UKS) members regarding injury prevention and initial management may increase the likelihood of inappropriate first-aid practices. This community service program aimed to improve the knowledge and practical skills of physical education teachers and UKS members in preventing and managing sports injuries in the school environment. The program was conducted in Jeumpa District, Bireuen Regency, using a participatory educational approach consisting of lectures, interactive discussions, demonstrations, hands-on practice, and evaluation through pre-tests and post-tests. The educational materials included sports injury risk factors, prevention strategies, first-aid procedures based on the Protection, Rest, Ice, Compression, and Elevation (PRICE) principle, and basic splinting techniques. The evaluation results indicated a significant improvement in participants' knowledge, with the average score increasing from 61.2% in the pre-test to 91.6% in the post-test, representing an improvement of 30.4%. Participants also demonstrated better practical skills in performing appropriate first-aid procedures for sports injuries. Overall, the program successfully enhanced the competence of physical education teachers and UKS members in promoting a safer and healthier school environment with improved preparedness for sports injury management.
The Level of Basic Futsal Skills Among Elementary School Students Participating in Extracurricular Futsal Activities at State Elementary School 04 Jeumpa, Academic Year 2025/2026 dedi saputra; Rahmat Hidayat; Muhammad Reza Reza; Imam Taufik Harahap; Novida Humaira
Journal of Health and Recreation Physical Education (JHRPE) Vol. 1 No. 2 (2026): Journal of Health and Recreation Physical Education (JHRPE)
Publisher : CV Abid Abadi Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the level of basic futsal skills among students participating in the futsal extracurricular program at State Elementary School 04 Jeumpa in the 2025/2026 academic year. A quantitative descriptive design was used. The sample comprised 20 students selected through total sampling, so all extracurricular participants became research subjects. Data were collected using a basic futsal skills test covering passing, dribbling, shooting, and ball control. The data were analyzed descriptively using mean, percentage, frequency, minimum and maximum scores, and standard deviation. The results showed that students’ overall basic futsal skills were in the moderate category, with a mean score of 57.13. In detail, 2 students (10.0%) were categorized as very good, 5 students (25.0%) as good, 9 students (45.0%) as moderate, 3 students (15.0%) as poor, and 1 student (5.0%) as very poor. Each skill component also tended to fall in the moderate category. These findings indicate that students have sufficient basic futsal ability, but their technical performance still needs to be improved through structured, continuous, and age-appropriate training. Therefore, teachers and coaches should prioritize repetitive drills, game-based practice, and regular evaluation to support better mastery of fundamental futsal techniques in extracurricular sessions throughout the school year
Edukasi Gizi Olahraga Berbasis Digital untuk Remaja Aktif di Lingkungan Sekolah Muhammad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira; Irwan Idris; Muhammad
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v239v313

Abstract

Remaja yang aktif secara fisik membutuhkan pemahaman gizi yang baik untuk mendukung performa, pemulihan, dan pertumbuhan tubuh secara optimal. Namun, literasi gizi di kalangan siswa masih rendah dan penyuluhan yang dilakukan umumnya masih bersifat konvensional serta kurang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi olahraga melalui pendekatan digital berbasis media edukatif. Metode pelaksanaan terdiri dari survei kebutuhan, penyusunan media digital (e-booklet, video pendek, dan infografis), webinar interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, dengan rata-rata skor naik sebesar 26,5 poin. Siswa juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap media digital yang digunakan. Kesimpulannya, edukasi gizi olahraga berbasis digital terbukti efektif dan relevan dalam meningkatkan literasi gizi remaja yang aktif di lingkungan sekolah.
Sekolah Tangguh Bencana: Pendampingan Literasi Kebencanaan bagi Siswa dan Guru Muhammad Reza; Novida Humaira; Anida Anida; Melly Sukma Fitri; Sely Faulinda
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/yjqqxj64

Abstract

Sekolah di wilayah rawan bencana menghadapi tantangan serius dalam menjaga keselamatan dan kesiapsiagaan warga sekolah, khususnya dalam menghadapi banjir bandang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kebencanaan siswa dan guru melalui program Sekolah Tangguh Bencana: Pendampingan Literasi Kebencanaan bagi Siswa dan Guru yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Juli. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, sosialisasi literasi kebencanaan, pendampingan praktik kesiapsiagaan, simulasi sederhana, serta evaluasi melalui pengukuran tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan nyata literasi kebencanaan siswa dan guru pada seluruh aspek yang diukur, termasuk pemahaman karakteristik banjir bandang, risiko bencana, langkah kesiapsiagaan, jalur evakuasi, dan peran warga sekolah dalam situasi darurat. Peningkatan tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan menegaskan bahwa pendampingan literasi kebencanaan berbasis sekolah efektif dalam memperkuat kesiapsiagaan dan kesadaran bencana warga sekolah. Kegiatan ini berkontribusi sebagai langkah awal dalam membangun ketahanan sekolah menuju terwujudnya sekolah tangguh bencana.
Implementasi Model Pendidikan Jasmani Berbasis Health-Promoting School dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Siswa Sekolah Muhammad Reza; Dedi Saputra; Novida Humaira
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i1.3111

Abstract

This study aimed to examine the implementation of a Health-Promoting School-based Physical Education model in improving healthy lifestyle behaviors among elementary school students. A quantitative approach with a one-group pretest–posttest design was employed. The study was conducted at SD Negeri 18 Bireuen, Indonesia, involving 30 fifth-grade students selected through total sampling. The intervention was implemented over eight weeks by integrating physical activity, health education, and healthy lifestyle practices into physical education lessons. Data were collected using a validated and reliable healthy lifestyle behavior questionnaire. Descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and a paired-samples t-test were used for data analysis at a significance level of 0.05. The results indicated that the mean healthy lifestyle behavior score increased from 65.00 ± 8.00 at pretest to 69.00 ± 7.80 at posttest. The paired-samples t-test revealed a statistically significant difference between pretest and posttest scores (t = 4.85, p < 0.001). Furthermore, the effect size (Cohen's d = 0.50) indicated a moderate effect of the intervention. These findings suggest that implementing a Health-Promoting School-based Physical Education model is effective in improving healthy lifestyle behaviors among elementary school students. Integrating health education into physical education learning may therefore serve as an effective strategy to promote healthy school environments and sustainable healthy behaviors