Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

STRATEGI INOVATIF GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0 Anida Anida
Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 12, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v12i3.16393

Abstract

The era of society is a refinement of the previous industrial era 4.0. The era of society shows a minimal human role which all leads to the use of machines or ICT in various fields. This era has an impact on all lines of life including the education sector. For this reason, Islamic religious education needs to improve and innovate learning strategies to be better and in accordance with the times. This research is library research by analyzing related studies to produce a conclusion regarding the innovative strategy of Islamic education in the era of society 5.0. through this study shows that one of the things that needs to be done in Islamic education is to change the paradigm of thinking about the concept of Islamic learning and opening oneself to new things as a support for accelerating the understanding of religious objects in students. This includes getting used to the learning process using the e-learning system with an interesting approach and adapting to the environment.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMAN 4 BANDA ACEH Raiyan Raiyan; Zulfikar Zulfikar; Muhammad Muhammad
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan seorang guru sangat berperan dalam keberhasilan siswanya, keberhasilan itu dapat dilihat pada prestasi belajar siswanya yang dibuktikan dengan nilai rapor. Tingkat pendidikan guru bergaruhnya terhadap prestasi belajar siswa Di SMAN 4 Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kuantitatif. Data yang dikumpulkan melalui angket, nilai rapor dan dokumentasi, kemudian data itu dianalisis melalui teknik analisis data dengan memakai rumus Kolerasi Product Moment, alpha crombach, dan rumus Regresi linear. Hasil penelitian ditemukan bahwa prestasi belajar siswa sangat berhubungan dengan tingkat pendidikan guru dilihat dari nilai rapor siswa, dan tingkat pendidikan guru sangat mempengaruhi prestasi belajar siswa dilihat dari pengolahan data yang mengunakan rumus regresi linear. Dilihat dari nilai rapor siswa kelas 2 IPA 4 dan 2 IPA 5 terdapat perbedaan prestasi belajar, walaupun materi yang diajarkan kedua guru ini sama, tetapi cara mengajar pasti berbeda. Ketika kedua guru menggunakan metode yang berbeda maka cara memahami isi materi pun siswa akan berbeda, ada siswa yang cepat memahami isi materi ada juga siswa yang lama memahami isi materi, hal ini disebabkan oleh bagaimana cara guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Dan hasil penelitian yang memakai rumus Regresi Linear yaitu: Y=a + bX. Dari pengelohan data, hasil yang didapatkan adalah a + bX = 3.411,3404539 + -4.139,569426. Maka dari hasil pengelohan data diatas dapat disimpulkan tingkat pendidikan guru PAI berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Variabel X adalah tes kemampuan seorang guru dalam bentuk angket sedangkan Variabel Y adalah Nilai Rapor Siswa. Kata Kunci: Tingkat Pendidikan Guru, Prestasi Belajar
INOVASI PEMBELAJARAN DALAM PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK UNTUK MENGHASILKAN OUTPUT YANG BERKUALITAS Anida, Anida; Waled, muhammad Ar; Ramadhan, Muhammad Ramadhan; Asman, Yunita
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i2.19138

Abstract

Pendidikan sayogyanya merupakan sebuah proses yang menghendaki perbaikan positif dan berbagai sisi. Pelaksanaan pendidikan yang baik akan menghasilkan nilai yang baik pula, tidak terkecuali pendidikan agama Islam. Dewasa ini pelaksanaan pendidikan Islam secara khusus cenderung berjalan monoton dan kurang inovatif dalam penyajiannya. Penelitian ini mengkaji penerapan model direct instruction dalam pembelajaran Aqidah akhlak untuk menghasilkan output yang berkualitas pada siswa di MTsN Darul Ulum Banda Aceh. Hasilnya menunjukkan bahwa guru Aqidah akhlak melaksanakan proses belajar dengan cara menggunakan model direct instruction. Model ini sangat cocok dilakukan pada mata pelajaran Aqidah akhlak dimana hampir semua materinya memerlukan demonstrasi, salah satunya terkait dengan perilaku. Selain memudahkan siswa dalam memahaminya juga memberikan dampak baik terhadap perkembangan perilaku siswa sebagaimana dipraktekkan guru dan siswa secara langsung bersama-sama. Prosesnya berjalan seimbang antara teori dan praktik yang dilakukan guna mencapai perubahan perilaku siswa. Pembelajaran direct instruction memberikan dampak baik terhadap perkembangan perilaku siswa di sekolah tersebut.
Kreativitas Guru PAI Dalam Meningkatkan Pembelajaran Agama Di SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar Anida, Anida; Ristawati, Ristawati; Mahmudi, Mahmudi; Ramadhan, Muhammad
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i1.23653

Abstract

Teachers have a very big role, both in improving the quality of education and developing students' interest in learning. Thus, teachers must be creative in teaching so that the learning objectives are achieved well. In this research, the problem is how to plan creativity in teaching, implement methods and models as well as supporting and inhibiting factors for developing religious teacher creativity in student learning at SMP Negeri 1 Darussalam Aceh Besar. This research uses an analytical description method with the type of field research and is supported by references related to the themes discussed in this thesis (library research). The subjects of this research were class II students at SMP Negeri 1 Darussalam Kab. Aceh Besar. The data collection technique used was interviews assisted by observation and documentation. Based on the results of research in the field, it shows that the religion teacher at SMP Negeri 1 Darussalam before the learning process carried out MGMP and formulated learning objectives, chose books that had a high weight, the implementation used relevant teaching methods and media to stimulate students' thinking power, apart from that the teacher utilize the learning media available at school and also create your own learning media. Thus, the methods and materials of religious teachers in improving student learning achievement are quite optimal and also religious teachers have sufficient creativity in the teaching and learning process.
KOMPETENSI SOSIAL GURU AGAMA ISLAM DI ERA SOCIETY 5.0 DAN IMPLEMENTASINYA Nita, Yunita Asman; Muhammad, Muhammad; Anida, Anida; Alkhalidi, Ahmed
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i1.19667

Abstract

Era society 5.0 saat ini menitikberatkan segala lini kehidupan masyarakat tidak terlepas dari teknologi. Kondisi ini mempersempit ruang terciptanya nilai positif dari interaksi sosial. Akibatnya, terjadi berbagai macam perilaku buruk secara virtual dan menjadi tontonan meskipun bertentangan dengan norma kehidupan sosial. Kajian ini merupakan library risearch (kajian kepustakaan), penulis mengkaji buku, artikel ilmiah, dan penelitian terkait lainnya untuk menemukan pendekatan, peran dan impelementasi terkait kompetensi sosial guru agama Islam.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kompetensi sosial guru agama menciptakan hubungan baik antara guru dengan guru, peserta didik, wali murid dan masyarakat pada umumnya. Kompetensi sosial sangat menekankan pada kemampuan komunikasi seorang guru agama dengan koleganya. Guru memiliki peran strategis dalam memainkan perannya di sekolah maupun luar sekolah bidang sosial, karena guru adalah tauladan bagi peserta didik maupun masyarakat. Untuk itu, sikap inklusif, objektif, komunikasi yang efektif, rasa empatik, santun dan aktif dalam berbagai kesempatan yang diselenggarakan sekolah maupun masyarakat merupakan suatu keharuan dan menjadi bagian dari kompetensi sosial yang perlu dipahami dan direalisasikan oleh seorang guru. Realisasi sikap tersebut menghasilkan nilai sosial positif pada anak di era society 5.0 seperti; rasa empati, partisipasi, dermawan, komunikatif, negeosiasi dan terampil dalam penyelesaian masalah. Nilai ini sangat berguna mengingat kehidupan peserta didik era ini berada dalam lingkaran teknologi dan hampir tidak beriteraksi sosial antar sesama secara langsung sehingga kepekaan terhadap nilai interaksi sosial menjadi hilang dan memperngaruhi perlikau sosial peserta didik di masa mendatang.
Pendekatan Kolaboratif Antara Guru Agama Dan Orang Tua Dalam Pendidikan Akhlak Siswa SMAN 1 Bandar Baru Asman, Yunita; Rahmah, Husni; Muhammad, Muhammad

Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/linuhung.v1i2.271

Abstract

Teachers and parents play an important role in developing students' morals. Children's success really depends on parents and teachers in educating and developing them. This research aims to determine the forms of collaboration between religious teachers and parents in developing students' morals. This research uses a descriptive analysis method, namely describing and analyzing existing data. This research was carried out at SMAN 1 Bandar Baru, Pidie Jaya Regency with a sample size of 70 parents. Data collection techniques in this field research use questionnaires, observation, documentation and interviews. The results of the research show that the religious teachers and parents of students at SMAN 1 Bandar Baru have collaborated well, this can be seen from the forms of collaboration carried out by holding meetings and establishing good communication. The obstacles faced are due to parents being busy with daily activities, however, efforts are being made to overcome these obstacles by taking time away from daily activities, the majority of whom are farmers and fishermen.
Efektivitas Model Pembelajaran Hybrid Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Mahasiswa Di Era Digital Rasyidin, Rasyidin; Raiyan, Raiyan; Anida, Anida; Nanda, Silvia
Educompassion: Jurnal Integrasi Pendidikan Islam dan Global Vol. 2 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/educompassion.v1i3.133

Abstract

Islamic Religious Education in the digital era faces challenges in adapting learning methods to technological developments. The hybrid learning model is an innovative solution that combines online and offline learning to improve student understanding. This research uses a pseudo-experimental method by comparing the experimental group that uses the hybrid model and the control group that learns conventionally. The results showed that students in the hybrid group experienced a significant increase in understanding, were more active in discussions, and had wider access to digital learning resources. However, challenges such as technological readiness and lecturer adaptation still need to be considered so that this method can be applied optimally.
Pengaruh Manajemen Adaptif Terhadap Kecepatan Pemulihan Operasional Umkm Pascabencana Banjir Bandang Di Kabupaten Bireuen Sri Yanna; Anida Anida; Muhammad Romy
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6893

Abstract

Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Bireuen menimbulkan gangguan serius terhadap keberlangsungan operasional Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kondisi ini menuntut kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi secara cepat agar proses pemulihan usaha dapat berlangsung efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen adaptif terhadap kecepatan pemulihan operasional UMKM pascabencana banjir bandang di Kabupaten Bireuen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui survei terhadap UMKM terdampak banjir bandang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berskala Likert, dan data dianalisis menggunakan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen adaptif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecepatan pemulihan operasional UMKM. Indikator fleksibilitas pengambilan keputusan dan adaptasi strategi pemasaran merupakan faktor dominan yang mendorong percepatan pemulihan usaha. Temuan ini menegaskan bahwa pemulihan UMKM pascabencana tidak hanya ditentukan oleh faktor finansial, tetapi sangat dipengaruhi oleh kapasitas manajerial adaptif pelaku usaha. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi manajemen adaptif sebagai strategi utama dalam program pemulihan UMKM pascabencana di Kabupaten Bireuen.
Aktivitas Jasmani dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai Faktor Protektif Stres Siswa Pascabanjir Bandang Muhammad Reza; Novida Humaira; Anida Anida; Melly Sukma Fitri; Sely Faulinda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6894

Abstract

Banjir bandang tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis siswa, khususnya berupa stres pascabencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah 27 siswa dari satu kelas di SMP Negeri 1 Juli yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani pascabencana. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aktivitas jasmani dan skala stres siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas jasmani siswa berada pada kategori sedang dengan keterlibatan siswa yang relatif baik, sementara tingkat stres siswa pascabjir bandang didominasi kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara aktivitas jasmani dan tingkat stres siswa, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, semakin rendah tingkat stres siswa. Berdasarkan temuan tersebut, aktivitas jasmani dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani berperan sebagai faktor protektif terhadap stres siswa pascabjir bandang pada konteks penelitian ini.