Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Model Pemberian Edukasi Melalui Aplikasi Android Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Menghadapi Bencana Alam Gempa Bumi di Guo Pasa Lalang Kuranji Lola Despitasari; Dian Febrida Sari; Novria Hesti; Fitria Alisa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45140

Abstract

Abstrak Gempa bumi berskala besar sering menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi. Manajemen bencana membutuhkan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang cukup untuk kesiapsiagaan melalui pemberian edukasi. Perkembangan sistem operasi android, mulai dari gadget, tablet, smartphone dan aplikasi lain yang memiliki sistem operasi android lainnya dapat mendukung dalam pemberian pendidikan yang dapat diakses oleh penggunanya dimana saja dan kapan saja sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai suatu upaya promotif dan preventif dalam kesiapsiagaan bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan penerapan model pemberian edukasi melalui aplikasi android terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi. Jenis penelitian ini quasi eksperiment dengan desain pre-test and post-test with control group. Populasi pada penelitian ini adalah masyarakat di Guo Pasa Lalang Kuranji dengan jumlah sampel 24 orang. Hasil penelitian menggunakan uj mann whitney. Terdapat perbedaan skor kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi yang diberikan edukasi melalui aplikasi android terhadap kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam gempa bumi (p value = 0,000). Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan dalam bencana alam khususnya gempa bumi setelah diberikan edukasi melalui aplikasi android sehingga masyarakat siaga dalam menghadapi bencana dan dapat mengaplikasinya ketika terjadi bencana alam khususnya gempa bumi. Kata Kunci: Gempa bumi, model edukasi, aplikasi android Abstract Large-scale earthquakes often cause casualties and material losses. Disaster management requires sufficient knowledge, attitudes and skills for preparedness through providing education. The development of the Android operating system, starting from gadgets, tablets, smartphones and other applications that have other Android operating systems, can support the provision of education that can be accessed by users anywhere and at any time so that it can increase public awareness as a promotive and preventive effort in disaster preparedness. The aim of this research is to determine the effectiveness of implementing the model of providing education via an Android application on community preparedness for facing earthquake natural disasters. This type of research is quasi-experimental with a pre-test and post-test design with control group. The sample in this research was the community in Guo Pasa Lalang Kuranji using a purposive sampling technique with a sample size of 24 people. The research results were processed using the Mann Whitney test. The results showed a difference in the preparedness scores of communities facing earthquake natural disasters who were given education via the Android application regarding community preparedness facing earthquake natural disasters (p value = 0.000). t is hoped that the community can increase their preparedness for natural disasters, especially earthquakes, after being given education through Android applications so that people are prepared to face disasters and can apply it when natural disasters occur, especially earthquakes. Keywords : Earthquake, educational model, android application
Terapi Self Healing Berbasis Virtual Reality Terhadap Skala Nyeri Post Operasi Pasien Kanker Payudara Di RS M. Djamil Padang Lola Despitasari; Fitria Alisa; Lidya Lidya
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50705

Abstract

Penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya antara lain disebabkan oleh kanker payudara. Penatalaksanaan pada pasien kanker salah satunya dengan pembedahan. Permasalahan yang ditimbulkan setelah post operasi pada pasien kanker adalah nyeri post operasi. Terapi self healing merupakan salah satu terapi non farmakologis untuk mengatasi nyeri post operasi pada pasien kanker payudara. Pendekatan model terapi self healing melalui virtual reality memungkinkan pasien untuk merasakan imajinasi dalam lingkungan tiga dimensi yang memungkinkan penyampaian ransangan sensorik melalui layar yang dipasang di kepala dan perangkat khusus. Pendekatan ini dapat membantu pasien dalam menurunkan nyeri post operasi pada pasien. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui efektifitas terapi self healing berbasis virtual reality terhadap skala nyeri post operasi pasien kanker payudara. Jenis penelitian ini quasi eksperiment dengan desain one group pre-test and post-test design. Sampel pada penelitian ini adalah pasien post operasi kanker payudara sebanyak 20 orang responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil diolah dengan menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan pada selisih skor nyeri sebelum diberikan terapi dengan sesudah diberikan terapi self healing berbasis virtual reality  (p = 0,000, α = 0,05) sehingga disimpulkan bahwa terapi Self Healing berbasis virtual reality efektif dalam menurunkan nyeri terhadap skala nyeri post operasi pasien kanker payudara. Intervensi terapi self healing berbasis virtual reality  dapat menjadi salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat diterapkan perawat dalam menurunkan nyeri pada pasien post operasi kanker payudara.
PENGEMBANGAN PROGRAM EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN HERBAL LOKAL (KAYU MANIS DAN PARE) DALAM POLA MAKAN SEHARI-HARI BAGI PENDERITA DIABETES MELITUS  febriyanti febriyanti; Yola Yolanda; Dedi Adha; Zulham Efendi; Lola Despitasari; Fitria Alisa; Nurleny
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 5 No 2 (2025): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/zqk30410

Abstract

Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan mandiri melalui edukasi, pola makan sehat, dan dukungan berkelanjutan. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pasien DM dalam memanfaatkan herbal lokal, yaitu pare (Momordica charantia) dan kayu manis (Cinnamomum verum), sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Kegiatan melibatkan 33 pasien dan 2 kader kesehatan melalui edukasi, demonstrasi pengolahan herbal, serta pendampingan selama 14 hari. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan, dengan kategori baik meningkat dari 58,2% menjadi 93,3%. Peserta mampu mengolah pare tanpa rasa pahit dan memanfaatkan kayu manis sebagai minuman sehat. Kepatuhan konsumsi tinggi, disertai penurunan kadar gula darah sewaktu. Kesimpulan program ini efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta perilaku makan sehat, sehingga dapat menjadi model intervensi komunitas berbasis kearifan lokal untuk pengelolaan DM.