Priska Ekayanti Mahdiansyah
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Psychological Response to Chemotherapy: The Association Between Treatment Related Side Effects and Anxiety in Breast Cancer Patients Hayatus Sa’adah Ayu Lestari; Yuza Olsi Rahmi; Tsuwaibatul Islamiyah; Rifda Nur Achriyana Arif; Muthmainnah Muthmainnah; Yohana Agustina; Priska Ekayanti Mahdiansyah
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54960

Abstract

Anxiety is a common emotional response among patients undergoing chemotherapy and may influence treatment adherence and quality of life. Understanding the association between chemotherapy side effects and anxiety is essential to support comprehensive cancer care. This study aimed to analyze the relationship between chemotherapy side effects and anxiety in breast cancer patients undergoing chemotherapy. This study employed a quantitative correlational method with a cross-sectional design. The research was conducted at Bangil Regional Hospital from November to December 2022. A total of 104 female breast cancer patients undergoing chemotherapy were selected using purposive sampling based on inclusion and exclusion criteria. Data were collected using two instruments: a chemotherapy side effects questionnaire adapted from Portenoy et al. (1994), and the Zung Self-Rating Anxiety Scale (SAS). The data were analyzed using spearman’s rank correlation. Chemotherapy side effects were predominantly classified in the mild category, with 66 respondents (63.5%) meanwhile, anxiety levels were mostly within the normal range, as reported by 68 respondents (65.4%). Spearman rank correlation analysis demonstrated a statistically significant positive relationship between chemotherapy side effects and anxiety (ρ = 0.335, p = 0.001). There is a statistically significant positive relationship between chemotherapy side effects and anxiety levels among breast cancer patients undergoing chemotherapy, indicating that greater severity of chemotherapy side effects is associated with higher levels of patient anxiety
GALUH LANGKAR (Gerakan Penyuluhan Langsung Tangkal Kardiometabolik) Edukasi Pola Makan Sehat Pada Kelompok Risiko di Banua Ahmad Rizqie Kurniawan; Rismia Agustina; Maulidya Septiany; Priska Ekayanti Mahdiansyah; Juhdi Juhdi; Cindy Tri Utami
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pd7dnp66

Abstract

Peningkatan prevalensi penyakit kardiometabolik di Banua akibat pola makan tidak sehat memerlukan intervensi komunitas yang proaktif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi dan meningkatkan pengetahuan kelompok berisiko mengenai pola makan sehat melalui program "GALUH LANGKAR". Bertempat di Pendopo Desa Sungai Asam, Karang Intan, kegiatan melibatkan 40 peserta. Metode yang digunakan meliputi skrining kesehatan awal, edukasi tatap muka, demonstrasi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil skrining menunjukkan risiko tinggi: hipertensi (82,5%), prediabetes (32,5%), dan overweight (32,5%). aPasca-intervensi, tingkat pengetahuan kategori baik melonjak dari 10% menjadi 57,5%, sedangkan kategori kurang menyusut drastis hingga tersisa 5%. Kesimpulannya, pendekatan edukasi langsung "GALUH LANGKAR" sangat efektif meningkatkan pemahaman kognitif masyarakat dalam pencegahan risiko kardiometabolik. Program ini disarankan diintegrasikan secara berkelanjutan dengan agenda Posbindu PTM setempat.
Edukasi Meningkatkatkan Pengetahuan tentang Penyakit Diabetes Mellitus pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk Chrisnawati Chrisnawati; Ahmad Rizqie Kurniawan; Serli Wulan Safitri; Ken Rangga Galang Adiantara; Firda Apriyanti; Firman Prastiwi; Ayumi Ayumi; Yohana Agustina Sitanggang; Priska Ekayanti Mahdiansyah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i1.23189

Abstract

ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a global health problem characterized by hyperglycemia, which can lead to chronic complications and decreased quality of life. In Indonesia, the increasing number of DM cases highlights the urgency of public education for the prevention and management of the disease. Health education plays a crucial role in improving self-care behaviors and glycemic control. The objective of this community service activity was to provide education aimed at increasing public knowledge about DM in the working area of the Sungai Tabuk Health Center. The activity took place at the Village Office Hall of Abumbun Jaya, Sungai Tabuk, on October 13, 2025, involving 50 participants who were either diagnosed with DM or at high risk of developing the disease. The program included blood pressure measurements, random blood glucose tests, and an initial assessment of participants’ knowledge (pretest) using a questionnaire. This was followed by a health education session delivered through leaflet and audio-visual media using a lecture method, and subsequently a posttest to reassess participants’ knowledge levels.The pretest results showed that most participants had poor (22%) and less satisfactory (62%) levels of knowledge. However, posttest results revealed an improvement, with 48% showing fair and 28% showing good levels of knowledge. The Marginal Homogeneity Test produced a p-value of 0.000, indicating a significant effect of the educational intervention on the participants’ knowledge levels.Health education using leaflet and audio-visual media significantly improved public knowledge about Diabetes Mellitus in the working area of the Sungai Tabuk Health Center. It is expected that the community will be able to recognize risk factors, seek early treatment, and adopt healthier lifestyles to control the risk of developing Diabetes Mellitus. Keywords: Diabetes Mellitus, Health Education, Health Knowledge.  ABSTRAK Diabetes Mellitus (DM) adalah masalah kesehatan global yang ditandai dengan hiperglikemia, yang dapat menyebabkan komplikasi kronis dan menurunkan kualitas hidup. Di Indonesia, peningkatan kasus DM menunjukkan urgensi edukasi masyarakat untuk pencegahan dan pengendalian penyakit. Edukasi kesehatan penting untuk meningkatkan perilaku perawatan diri dan memperbaiki kontrol glikemik. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DM di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk. Pengabdian masyarakat dilakukan di Pondopo Kantor Desa Abumbun Jaya, Sungai Tabuk, pada tanggal 13 Oktober 2025, dengan 50 peserta yang merupakan penderita DM atau berisiko tinggi. Kegiatan meliputi pengukuran tekanan darah, cek gula darah sewaktu, dan pengukuran tingkat pengetahuan (pretest) menggunakan kuesioner. Selanjutnya, diberikan pendidikan kesehatan dengan media leaflet dan audio-visual menggunakan metode ceramah, diikuti dengan pengukuran kembali pengetahuan (posttest). Hasil pretest menunjukkan sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan tidak baik (22%) dan kurang baik (62%), sedangkan posttest menunjukkan peningkatan menjadi cukup baik (48%) dan baik (28%). Analisis Marginal Homogeneity Test menghasilkan nilai p=0.000, yang menunjukkan adanya pengaruh pemberian edukasi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat. Pendidikan kesehatan melalui media leaflet dan audio-visual secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Tabuk. Diharapkan masyarakat mampu menilai faktor risiko, melakukan pengobatan secepatnya, dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat untuk mengendalikan risiko diabetes mellitus Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan Kesehatan.