Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Potret Usaha Peternakan Kerbau di Kabupaten Padang Pariaman Riza Andesca Putra; M. Ikhsan Rias; Fuad Madarisa
Jurnal Sains Peternakan Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Sains Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jsp.v9i2.6181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak, karakteristik usaha, sistem pemeliharaan, sistem pengelolaan pakan, sistem pengelolaan reproduksi, dan sistem pemasaran ternak kerbau di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Padang Pariaman yaitu peternak di daerah terpilih pada bulan Juni sampai Juli 2021. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan respondennya adalah peternak kerbau yaitu sebanyak 30 orang responden yang dipilih secara purposive. Penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa profil peternak kerbau di Kabupaten Padang Pariaman adalah : pada umumnya masih berusia produktif (60%), berpendidikan SD/sederajat (60%), berjenis kelamin perempuan (56,7%) dan telah memiliki pengalaman beternak >10 tahun (46,7%). Sementara profil usaha nya adalah : sebagian besar merupakan usaha sampingan (76,6%), masih berskala kecil (73,3%) dengan rata-rata ternak yang dipelihara 3,3 ekor per peternak, status kepemilikan ternak adalah ternak milik sendiri (73,3%), dan ternak berfungsi sebagai tabungan (73,3%). Sistem pemeliharaan ternak kerbau yang dilakukan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman adalah pada umumnya dengan sistem semi intensif (90%) dengan pakannya adalah hijauan hasil merumput ditambah rumput potong (90%) tanpa memperhatikan jumlahnya. Sementara sistem reproduksi pada umumnya menggunakan kawin alam sembarangan (60%) serta pemasaran ternak masih melalui toke ternak/pedagang pengumpul (76,7%). Kata kunci: sistem pengelolaan, usaha peternakan kerbau
PEMBERDAYAAN PETERNAK MELALUI RENOVASI KANDANG PADA ITIK PEDAGING DI NAGARI SUNGAI KAMUYANG KECAMATAN LUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Kadran Fajrona; Erpomen Erpomen; Syafri Nanda; Linda Suhartati; El Latifa Sri Suharto; Tevina Edwin; Roni Pazla; Riza Andesca Putra; Amri Syahardi
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 2 No 4.b (2019)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.225 KB) | DOI: 10.25077/jhi.v2i4.b.319

Abstract

Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada peternakan itik yang berlokasi di Nagari Sungai Kamuyang, Kabupaten Limapuluh Kota. Usaha peternakan itik pedaging ini masih dikelola secara tradisional yaitu berupa perpaduan antara sistem perkandangan dan umbaran. Kondisi perkandangan yang memprihatinkan dan belum memadai merupakan kendala utama yang dihadapi peternak itik. Peternak melakukan umbaran pada persawahan yang ada di lingkungan sekitar kandang. Ternak itik dilepas di pagi hari dan kembali ke kandang disore harinya. Kondisi atap kandang yang bocor, pencahayaan yang buruk dan lantai tanah yang lembab menjadi penyebab ternak itik mudah terserang penyakit yang dapat menurunkan produktivitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki manajemen sistem pemeliharaan ternak itik melalui renovasi kandang. Metode kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat partisipatif meliputi penyuluhan, pendampingan atau pembinaan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari peternak. Kegiatan pengabdian dalam rangka merenovasi kandang ternak itik ini mampu mengatasi masalah peternak dalam hal penanganan penyakit ternak dan meningkatkan produktivitas ternak.
PENGUATAN PETERNAK KAMBING MELALUI PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT DI KABUPATEN TANAH DATAR Riza Andesca Putra; Fuad Madarisa; Roni Pazla
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v4i2.489

Abstract

The current COVID-19 pandemic has shaken many things. This condition makes the goat breeders of the ZCD (Zakat Community Development) program in Tanah Datar Regency demotivated because many activities and businesses are hampered. This year will plan to build a feed factory due to the assistance of the central ZCD and the establishment of business institutions. Until now, the plan is running in place because all activities that cause crowds have stopped. Sales of products, in the form of goats, also experienced significant disruptions. Moving on from these conditions, we held service activities with training and mentoring methods. The objectives of this activity are 1. They are renewing the enthusiasm and motivation of farmers in running a business, 2, providing knowledge and knowledge on how and stages of establishing a mini-feed factory, 3—providing knowledge and knowledge about the establishment of livestock business institutions. From the results of the activities obtained: (1), The COVID-19 pandemic has indeed disrupted the implementation of the ZCD program in Tanah Datar Regency (including the motivation of farmers), especially activities related to human interaction, but is currently recovering (2) Plans for establishing a mini-feed factory for implementation in 2021. However, breeders and managers better understand the stages to be carried out (3) ZCD managers already understand the plan to establish a livestock business institution to capture a reasonably large goat market opportunity from the internal of National Zakat Agency. The results of this activity suggest: (1) ZCD program activities should be re-run by applying the existing health protocols, (2) Establishment of ZCD member business institutions must be carried out immediately and recommended in the form of cooperatives.
Strategi Pengembangan Usaha Tani Nilam (Pogostemon cablin Benth). Studi Kasus: Kelompok Tani Rimbun Basamo di Desa Balai Batu Sandaran, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto Vivi Hendrita; Riza Andesca Putra; Harryadi Harryadi
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 3 (2021): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v9i3.5600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal yang dihadapi oleh Kelompok Tani Rimbun Basamo dalam usahatani nilam serta menyusun dan merekomendasikan strategi pengembangan usahatani yang tepat. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuisioner.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis SWOT diperoleh total skor IFAS adalah -0.74 dan total skor EFAS 1.69 yang mana koordinat ini pada kuadran 3, dimana posisi ini adalah menerapkan strategi W-O. Strategi yang dihasilkan adalah mengupayakan pengadaan alat suling, melakukan kegiatan promosi, mempelajari dan mempraktikan tentang proses panen dan pascapanen, mempelajari dan mempraktikan tentang pembuatan produk olahan dari minyak nilam
SOSIALISASI PENGUATAN KELOMPOK TERNAK VILLA SAIYO TIMBALUN DI KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG James Hellyward; Tevina Edwin; Riza Andesca Putra; Elita Amrina
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v5i2.412

Abstract

A farmer group is a social forum, as a place for a group of people to work together to achieve a common goal. Farmer groups cannot be separated from social dynamics issues because every member of the farmer group has different characteristics. However, members of groups do not understand the dynamic group, so the farmer groups that have been formed are very vulnerable to disbanding or being inactive. The purpose of this socialization activity is to provide knowledge to the farmers of the Villa Saiyo Timbalun Livestock Group about group dynamics as an effort to help create an active, solid, and sustainable group and be able to develop a business so that it can increase group income for the welfare of the group. The implementation of the activity is carried out by the extension method, namely providing socialization of strengthening livestock groups about group dynamics to the target audience. The target of the implementation of the socialization of livestock groups strengthening to the community is a group of farmers in the city of Padang, namely the Villa Saiyo Timbalun livestock group in Bungus Teluk Kabung District. The Andalas University degree carried out on the livestock group of Villa Saiyo Timbalun, Bungus Timur Village, Bungus Teluk Kabung District was carried out well and smoothly. Farmers are enthusiastic about the implementation of this socialization of livestock group strengthening, which can be seen from the presence of both group members and breeders who are around the location of the livestock group strengthening socialization. the results of the socialization activity for strengthening livestock groups through counseling on the topic of group dynamics created an agreement between group members to return to active group business together. In addition, this activity provides additional knowledge for members to maintain the sustainability of the group, and make the group active again, and it is hoped that the group can run and develop group business so that group welfare can be achieved. The discussions also provided solutions that made the group return to running a business together. It can be concluded that the socialization activity for strengthening the livestock group was carried out well so that the objectives of the activity were achieved.
Identifikasi Peningkatan Kelas Kemampuan Kelompok Tani Ternak Penerima Bantuan Pemerintah di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat Riza Andesca Putra; Noni Novarista; Amrizal Anas; Fuad Madarisa
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 25, No 2 (2023): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.25.2.136-149.2023

Abstract

Penelitian ini bertolak dari pengaruh besar keberadaan kelompok tani untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Tujuannya untuk mengetahui dua hal: (1) perkembangan kelas kemampuan kelompok tani ternak penerima bantuan pemerintah. (2) perkembangan populasi ternak bantuan pemerintah pada kelompok tani ternak. Keduanya berada di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian dilakukan di kelompok tani ternak penerima bantuan pemerintah 2018-2021, yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai Oktober 2022. Kajian menggunakan metode survey dengan sampel ditetapkan sebanyak 10 kelompok atau (20%) dari total kelompok. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan buku Pedoman Penilaian Kelas Kemampuan Kelompok Tani yang dikeluarkan oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan RI 2018. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Rata-rata total nilai ketercapaian indikator penilaian kelas kemampuan kelompok tani ternak responden di Kabupaten Padang Pariaman, adalah 158,9. Angka ini masuk kategori pemula. Rinciannya: 70% termasuk kategori pemula dan 30% termasuk kategori lanjut. (2) Populasi ternak bantuan pemerintah pada kelompok tani ternak di Kabupaten Padang Pariaman tidak berkembang, bahkan mengalami penurunan sebesar 49%.
ANALISIS POTENSI WILAYAH DALAM PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN SIJUNJUNG KABUPATEN SIJUNJUNG Nova Anggraini; Riza Andesca Putra
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 2, No 2 (2017): November 2017
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v2i2.380

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui potensi sumber daya manusia peternakan sapi potong di Kecamatan Sijunjung. (2) Mengetahui ketersediaan fasilitas pendukung untuk pengembangan peternakansapi potong di Kecamatan Sijunjung. (3) Mengetahui potensi lahan dan pakan di Kecamatan Sijunjung terhadap pengembangan peternakan sapi potong. (4) Mengetahui kemampuan wilayah Kecamatan Sijunjung dalam pengembangan peternakan sapi potong. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sijunjung yaitu berlangsung pada bulan Januari - Juli 2016. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan survey.Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Kecamatan Sijunjung memiliki karakter sumber daya manusia peternak yang tergolong cukup baik dalam upaya pengembangan sapi potong. Hal tersebut berdasarkan pada bahwa umumnya berusia produktif (82,05%), rata-rata berpendidikan SMP (51,28%), sapi yang dipelihara merupakan milik sendiri (69,23%), berjenis kelamin perempuan (53,85%), dengan rata-rata jumlah ternak yang dimiliki 1-5 ekor (79,49%), dan memiliki pengalaman beternak <5 tahun (66,67%). Walaupun fasilitas pendukung peternakan seperti Puskeswan dan RPH/TPH pada umumnya belum sesuai ketentuan kecuali PosULIB. Kecamatan Sijunjung tidak memiliki pasar ternak, pada umumnya kelompok tani ternak adalah kelompok lanjut (55,32%), tidak ada asosiasi peternak, dan terdapat 1 Bank Pemerintah, 1 Bank Pembangun daerah, 2 Bank Swasta, 2 Bank Perkeriditan Rakyat dan 50unit koperasi yang tersebar di seluruh Kecamatan Sijunjung. Namun Nilai Indeks Daya Dukung (IDD) pakan di Kecamatan Sijunjung adalah 8,23, artinya IDD > 2 berada di wilayah aman dalam pengembangan peternakan sapi potong. Wilayah mampu dalam menampung ternak ruminansia adalah 24.816,248 ST. Saat ini populasi ternak sebanyak 6.030,68 ST, sehingga bisa dilakukan penambahan ternak sebanyak 18.785,568 ST. Untuk populasi sapi potong dapat dilakukan penambahan sebanyak 3.615,54 ST.
Kajian Sistem Pengelolaan Usaha Peternakan Sapi Potong di Kabupaten Sijunjung Putra, Riza Andesca; Hendrita, Vivi
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 2 No. 2 (2019): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.279 KB) | DOI: 10.32530/jlah.v2i2.186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak, sistem pemeliharaan, sistem pengelolaan pakan, sistem pengelolaan reproduksi, dan sistem pemasaran ternak sapi potong di Kabupaten Sijunjung. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kabupaten Sijunjung yaitu peternak di daerah terpilih pada bulan Juni sampai Juli 2019. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan respondennya adalah peternak sapi potong yaitu 44 orang responden. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha peternakan sapi potong di Kabupaten Sijunjung masih usaha sampingan masyarakat (93,18%), jumlah ternak yang dipelihara 1-3 ekor per peternak (77,27%) dan pada umumnya merupakan sapi milik sendiri (61,36%). Sistem pemeliharaan ternak pada umumnya dengan sistem semi intensif (45,45%) dengan pakan yang diberikan adalah hijauan dengan merumput ditambah hijauan hasil pemotongan (47,73%). Sistem reproduksi menggunakan kawin alam dengan jantan pemacek (50%) dan inseminasi buatan (50%) serta pemasaran ternak masih melalui toke ternak/pedagang pengumpul (88,64%).
Potensi Pengembangan Ayam Buras Di Nagari Silokek Kabupaten Sijunjung Sebagai Kawasan Geopark Triani, Hera Dwi; Putra, Riza Andesca; Elisia, Rini
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 3 No. 1 (2020): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.372 KB) | DOI: 10.32530/jlah.v3i1.213

Abstract

Pengembangan peternakan berbasis ternak lokal merupakan salah satu strategi pembangunan daerah yang potensial. Ternak ayam buras merupakan salah satu ternak lokal yang berpotensi untuk dikembangkan, di negara berkembang. Berkembangknya wisata Geopark Ranah minang di Nagari Silokek dibutuhkan sumberdaya manusia yang sehat, cerdas dan berpendidikan. Pengembangan ayam buras sebagai ternak lokal dapat mempunyai peran untuk hal tersebut. Pada pengembagan ayam buras di Nagari Silolek perlu dikaji potensi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode survey, dengan mengumpulkan informasi dari sebagian sampel untuk mewakili populasi. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Data yang dipakai adalah data primer dan sekunder. Data sekunder diperoleh dari BPS Kabupaten Sijunjung, Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, BPP Kecamatan Sijunjung, Kantor Wali Nagari Silokek. Data primer diperoleh dengan melakukan survey dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ternak ayam buras mempunyai potensi untuk dikembangkan di Nagari Silokek sebagai kawasan Geopark Ranah Minang beberapa potensi yang ada meliputi bibit yang ada, bahan pakan lokal, pengalaman yang ada, manajemen pemeliharaan yang tidak sulit, meningkatkan kesejateran dan ketahanan pangan masyarakat, ayam, lebih tahan penyakit, warisan budaya serta adanya kelembagaan atau pasar sebagai faktor pendukung. Potensi pengembangan ayam buras di Nagari Silokek melalui perbaikan genetik, peningkatan jumlah populasi, perbaikan manajemen pemeliharaan dan pemanfaatan secara efektif sarana dan prasarana.
Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Kerbau pada Kawasan Pengembangan Kabupaten Sijunjung: Analysis of Buffalo Farm Business Income in the Development Area of Sijunjung Regency Putra, Riza Andesca; Rahmi, Elfi; Madarisa, Fuad
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 4 No. 2 (2021): August
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.807 KB) | DOI: 10.32530/jlah.v4i2.422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan peternak dan efisiensi usaha peternakan kerbau yang dilakukan masyarakat Kabupaten Sijunjung. Penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Sijunjung yaitu pada peternak di daerah terpilih pada bulan November 2020. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan respondennya adalah peternak kerbau sebanyak 50 orang responden. Data yang dianalisis adalah data 1 tahun berjalan yaitu bulan Oktober 2019 - September 2020. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan masyarakat peternak Kabupaten Sijunjung dari usaha peternakan kerbau adalah sebesar Rp 6.644.344/peternak/tahun. Kemudian dari analisis R/C ratio, didapatkan nilai 8,07 yang artinya usaha yang dilakukan sudah efisien dan layak untuk dilanjutkan.